Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Bakteri Aerob & Anaerob Serta Perbedaannya

Pengertian Bakteri Aerob & Anaerob Serta Perbedaannya| Hai.. bro & sis, kali ini pelajaran untuk anak IPA mengenai pengertian bakteri aerob dan pengertian bakteri anaerob beserta perbedaannya. Langsung saja menuju ke pembahasan Pengertian Bakteri Aerob dan Anaerob. Pengertian Bakteri Aerob adalah bakteri yang membutuhkan oksigen untuk hidup. Sedangkan Pengertian Bakteri Anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidup. Berikut penjelasan bakteri aerob dan anaerob… 

1. Kajian Bakteri Aerob 
Bakteri aerob adalah bakteri yang membutuhkan oksigen untuk hidupnya. Jika tidak ada oksigen, bakteri akan mati. Bakteri aerob menggunakan glukosa atau zat organik lainnya seperti etanol untuk dioksidasi menjadi CO2, H2O, dan sejumlah energi. Contoh-contoh bakteri aerob adalah Nitrobacter, Nitrosomonas, Methanimonas (pengoksidasi metan), Nitrosococcus, Acetobacter, Hydrogemonas, Nocardiaasteroides (penyebab penyakit paru-paru), Thiobacillus thiooxidans. 

Baca Juga  Mekanisme atau Proses Pendengaran Telinga Manusia

                                Bakteri Aerob
a. C6H12O6 + 6O2    ————->     6CO2 + 6H2O + 675 Kkal
                                 Bakteri asam asetat
b. CH3CH2OH+ O2    —————>   CH3COOH + H2O +166 Kkal 

Pengertian Bakteri Aerob & Anaerob Serta Perbedaannya
“Contoh bakteri aerob : nitrosomonas”

2. Kajian Bakteri Anaerob 
Bakteri anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidupnya. Bakteri anerob terbagi atas dua yaitu bakteri anaerob fakultatif dan bakteri anaerob obligat.

  • Bakteri anaerob fakultatif adalah bakteri yang dapat hidup dengan baik baik itu dengan oksigen atau tanpa oksigen. Contoh-contoh bakteri anaerbo fakultatif adalah Streptococcus, Aerobacter aerogenes, Escherichia coli, Lactobacillus, Alcaligenesis.  
  • Bakteri anaerob obligat adalah bakteri yang tidak membutuhkan dalam hidupnya. Jika ada oksigen bakteri tersebut akan mati. Contoh-contoh bakteri anaerob obligat adalah Prevotella melaninogenica (menyebabkan abses pada rongga mulut dan faring), Clostridium tetani (menyebabkan kejang otot), Peptostreptococcus (menyebabkan abses otak dan abses saluran kelamin wanita), Methanobacterium (menghasilkan gas metana), dan Bacteroides fragilis (menyebabkan abses atau tumpukan nanah di usus). 

Baca Juga : 
Pengertian Archaebacteria dan Eubacteria (Bakteri)
Ciri-Ciri Bakteri
Bentuk dan Ukuran Bakteri
Mengenal Reproduksi Bakteri
Jenis-Jenis Bakteri dan Contohnya
Bakteri Gram Positif dan Bakteri Gram Negatif
Macam-Macam Bagian Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya
Macam-Macam Manfaat Bakteri Menguntungkan Bagi Kehidupan Manusia
Pengertian Jenis Bakteri Autotrof & Bakteri Heterotrof

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Bakteri Aerob & Anaerob Serta Perbedaannya. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian bakteri aerob, pengertian bakteri anaerob, jenis-jenis bakteri anaerob, contoh-contoh bakteri aerob, pengertian bakteri anaerob fakultatif, pengertian bakteri anaerob obligat, contoh-contoh bakteri anaerob fakultatif, contoh-contoh bakteri anaerob obligat. Sekian dan terima kasih. “Salam Berbagi Teman-Teman”. 

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *