Apa Yang Dimaksud Vendor? Ini Pengertian & Penjelasannya

Pengertian Vendor – Tidak semua perusahaan atau dalam bidang bisnis bisa memenuhi segala bahan untuk produksinya. Terkadang, mereka mengalami kesulitan untuk mencukupi bahan tersebut. Maka dari itu, dalam dunia bisnis ada yang dikenal dengan pemasok yang bisa menyediakan baik itu bahan, produk atau layanan. Demikian inilah disebut dengan Vendor.

Pada nantinya, kebutuhan itu akan memberikan pengaruh pada hasil kerja suatu perusahaan. Hal ini sehingga vendor tidak bisa lepas dari apa yang dikatakan dengan rantai usaha bisnis. Hal itu karena vendor mempunyai peran penting dalam operasional suatu usaha.

Walaupun demikian, dalam memilih vendor butuh analisis dan kajian yang mendalam, sebab tidak sedikit vendor yang abal-abal. Tentu, setiap orang tidak ingin segala kebutuhan dari perusahaan atau bisnisnya itu terhambat karena kurangnya pasokan. Melihat dari definisi singkat dari vendor ini, terlihat jelas bahwa vendor erat kaitannya dengan supplier. Apakah demikian arti atau pengertian vendor itu? Berikut penjelasannya.

Pengertian Vendor Adalah?

Secara harfiah, arti Vendor adalah penjual. Namun tidak sesimpel itu arti dari vendor. Sebab vendor jauh lebih dari itu. Vendor adalah pihak ketiga dalam supply chain. Apasih itu Supplay Chain? Supplay Chain adalah istilah yang terdapat dalam industri yang menghubungkan produk dari produsen ketangan pelanggan yang menjual barang kepada perusahaan untuk kemudian dijual kembali atau dipakai oleh pengguna dari perusahaan itu.

Baca Juga  Pengertian Laporan Keuangan, Fungsi, Jenis, Sifat & Manfaatnya

Menurut Wikipedia bahwa yang dimaksud dengan Vendor adalah istilah manajemen rantai pasokan yang berarti siapapun yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan atau individu. Sedangkan menurut pengertian Vendor dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa Vendor adalah orang yang menjual rumah, tanah dan sebagainya dapat diartikan juga sebagai penjual.

Vendor bisa berbentuk lembaga, perorangan atau pihak ketiga. Fungsi dari Vendor secara sederhana menyediakan bahan, jasa dan produk. Fungsi tersebut sangat membantu bagi peningkatan bagi kinerja perusahaan, hal itu karena dalam sebuah proyek, pengadaan barang berupa material dan peralatan perlu dijabarkan dalam proyek. Sehingga dalam menjalankan suatu proyek, akan terlihat jelas jumlah material serta peralatan yang dibutuhkan.

Fungsi Vendor Adalah?

Secara umum, fungsi Vendor adalah pihak kedua/pihak luar yang menjamin ketersediaan barang/jasa, untuk keberlangsungan kegiatan operasional atau kegiatan jual beli perusahaan. Umumnya, ia menyediakan banyak barang sebab vendor tahu bahwa pihaknya sebagai penyedia untuk badan usaha lain. Selain itu, Vendor memberikan manfaat, sebab siapasih yang tidak ingin mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga yang ada dipasaran.

Baca Juga  Pengertian Sistem Ekonomi Komando, Ciri, Kelebihan & Kelemahan

Contoh Vendor Adalah?

Terlihat dalam data LKPP bahwa tahun anggaran 2018 nilai pengadaan barang/jasa pemerintah mencapai lebih dari Rp 800 triliun yang nilainya 3 kali besar pada tahun 2010. Berdasarkan dari nila ini tidak mengherankan ada banyak peluang bisnis yang menggiurkan, khususnya bagi para vendor. Untuk mengetahui seperti apa yang dikatakan vendor, dapat melihat contohnya dibawah ini:

  1. Contohnya adalah perusahaan baju, dimana vendornya adalah benang dan kancing. Namun, perusahaan baju juga bisa jadi vendor ketika terdapat toko baju yang sebagia customer yang kemudian dijual kembali.
  2. Perusahaan jasa cleaning service adalah vendor bagi badan usaha lain yang memakai jasanya. Cleaning service tidak dijual lagi kepada pihak lain, tetapi dipakai untuk kepentingan jalannya perusahaan.
  3. Pada bidang bisnis event organizer, fotografer, decor dan venue merupakan vendor dalam bentuk jasa dan barang. EO biasanya akan menawarkan vendor-vendor yang belum klien dapatkan.
Baca Juga  Pengertian Ekspor : Apa itu Ekspor ??...

Tata cara kerja vendor itu dengan bertindak business-to-business (B2B). Maksudnya menyediakan bagian dari suatu produk ke bisnis lain untuk membuat produk akhir. Tentunya ini tidaklah mudah, ada beberapa tawaran yang disampaikan oleh Vendor yaitu, harga yang kompetitif, produk berkualitas, dan efisiensi waktu.

Selain itu, Vendor butuh kemahiran dan keterampilan dalam berkomunikasi agar bisnis dapat berjalan lancar. Terkadang, bagi calon mitra juga memberikan seleksi bagi vendor, agar pasokan dari vendor berjalan efektif dan tidak ada kendala dikemudian hari. Berikut tahap-tahapan pemilihan vendor sebelum bekerja secara resmi.

  1. Adanya pengumuman soal kebutuhan sebuah perusahaan.
  2. Diadakan proses tender untuk menentukan vendor mereka.
  3. Adanya wawancara untuk menentukan vendor yang sesuai.
  4. Pembicaraan soal harga, produk yang sesuai standar dan harga mulai dinegosiasikan.
  5. Apabila menemukan kesepakatan, maka dilakukan perjanjian pembelian utama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Demikianlah informasi mengenai Apa Yang Dimaksud Vendor? Ini Pengertian & Penjelasannya. Semoga informasi ini dapat bermanaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...
Apa Yang Dimaksud Vendor? Ini Pengertian & Penjelasannya | fajeros | 4.5