Arti Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal: Tulisan Arab dan Kapan Diucapkan?

Pasti diantara kita pernah mendengar perkataan ALHAMDULILLAH ‘ala kulli haal (الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ)? Apakah anda tau, itu apa artinya? Tentu saja bagi seorang muslim, mendengar ucapan tersebut tidaklah sesuatu yang asing hadir ditelinga kita. Apalagi mendengar kata “Alhamdulillah”, sudah setiap hari orang muslim pasti mengucapkan kata tersebut, minimal diucapkan dalam sholatnya. Karena pada kata tersebut termasuk kutipan dari Al-Quran pada surat Al-Fatihah yang wajib kita bacakan saat melakukan sholat.

Tetapi, mengapa dibelakang kata Alhamdulillah ditambahkan dengan kata “ala kulli haal”, itu artinya apa yah?? Kira-kira hal tersebut menunjukkan makna seperti apa?. Ini tentu saja menjadi pertanyaan kita bersama yang mesti dijawab berdasarkan referensi yang jelas. Jika kita coba terjemahkan satu per satu kata maka pasti kita menemukan bahwa arti ucapan Alhamdulillah ‘ala Kulli Haal merupakan ucapan yang memiliki ungkapan rasa syukur dari seorang muslim untuk Allah Swt.

Akan tetapi rasa syukur seperti apakah yang dimaksud pada ucapan Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal?. Nah, berdasarkan hasil dari penelusuran tim artikelsiana.com maka ternyata banyak diantara netizzen yang sudah menanyakan hal tersebut. Google telah merekam begitu banyak pengetikan tentang kata kunci “arti alhamdulillah ‘ala kulli haal”. Nampaknya mereka masih belum dapat mengetahui seperti apa arti dari alhamdulillah ala kulli haal.

Oleh sebab itulah, pada kesempatan yang singkat ini, kami akan membahas secara mengkhusus mengenai arti alhamdulillah ‘ala kulli haal. Kemudian di bawah ini terdapat penjelasan tentang kapankah digunakan ucapan alhamdulillah ‘ala kulli haal.

Baca Juga  Kedahsyatan Bacaan Istighfar dan Doa Sayyidul Istighfar

alhamdulillah 'ala kulli haal

Arti Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal (الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ)

Penjelasan Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal

Alhamdulillah ‘Ala Kulli haal merupakan suatu ungkapan menggunakan bahasa Arab yang mempunyai arti yaitu “Segala Puji bagi Allah dalam setiap keadaan”. Perkataan ini memiliki makna berupa rasa syukur dari seorang hamba yang tiada henti-hentinya ditujukan kepada sang Maha Pencipta, Allah Swt. Seorang hamba menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi di atas dunia ini, akan tetapi atas izin dari Allah Swt dan semuanya mesti disyukuri.

Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal termasuk bagian dari memberikan penegasan iman seseorang muslim yang memang telah sungguh-sungguh menyerahkan dirinya kepada Allah Swt. Dia percaya bahwa takdir Allah mencakup segala sesuatu yang mulai dari persoalan remeh temeh hingga persoalan yang sangat rumit.

Pengertian Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal

Sudah kita mengetahuinya bersama bahwa ucapan Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal merupakan suatu ucapan yang berbahasa Arab. Tulisan Arab dari kata Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal adalah (الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ). Secara sederhana bahwa pada ucapan tersebut dapat kita artikan sebagai “Segala Puji Bagi Allah dalam Setiap Kondisi/keadaan/situasi”.

Sungguh luar biasa arti perkataan tersebut. Islam telah mengajarkan kepada kita tentang rasa syukur harus senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah Swt. Apapun kondisinya, inilah yang menjadi puncak keimanan tertinggi dari seorang hamba kepada Tuhannya.

Penggunaan Ucapan Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal

Nah, berkut ini terdapat beberapa contoh mengenai kondisi penggunaan ucapan Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal.

1. Ketika Mendapatkan Musibah

ucapan alhamdulillah 'ala kulli haal

Mengenai pemakaian ucapan kata Alhamdulillah ‘ala kulli haal pada saat telah mendapatkan musibah maka kita bisa mengacu pada hadits riwayat ibnu majah berikut ini:

Baca Juga  Pengertian Najis dan Macam-Macam Najis

Dari Aisyah RA, Rasulullah Saw ketika mendapatkan atau melihat sesuatu yang dia sukai, beliau mengucapkan “Alhamdulillahilladzi bi nimatihi tatimmush sholihat (segala puji hanya milik Allah yang dengan segala nikmatnya segala kebaikan menjadi sempurna)”. Dan ketika beliau mendapatkan sesuatu yang tidak disukai, beliau mengucapkan “Alhamdulillah ‘ala kulli hal (Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan)” [HR. Ibnu Majah].

Jadi bahwa ucapan Alhamdulillah ‘ala kulli haal diucapkan saat seseorang telah mendapatkan sesuatu yang tak disukai, semisal musibah.

2. Ketika Mendapatkan Kabar yang kurang Baik

arti alhamdulillah ala kulli haal

Selain musibah, ucapan kata Alhamdulillah ‘ala kulli haal dianjurkan untuk diucpkan pada kondisi mendapatkan kabar yang kurang bagus. Setiap orang pasti sangat menyukai kabar yang baik, akan tetapi terkadang pada kehidupan sehari-hari kita juga telah mendapatkan kabar yang kurang baik. Semisal, seseorang telah memberikan kabar kepada kita bahwa tanaman buah-buahan yang ditanam di ladang sudah dicuri orang.

Dalam menghadapi situasi seperti ini maka Islam telah melarang kita untuk mengeluh, apalagi mengutuk kondisi tersebut. Kita tetap diwajibkan untuk terus bersabar. Sangat dianjurkan untuk mengucapkan dalam hati dengan ucapan Alhamdulillah ‘ala kulli haal (Segala puji bagi Allah dalam segala kondisi). baca juga: arti astaghfirullahaladzim

3. Ketika Sedang Bersin

Ucapan Alhamdulillah ‘ala kulli haal juga dapat kita ucapkan saat bersin. Sebagaimana yang sudah diriwayatkan oleh Thabrani dan BUkhari yang ada dalam hadits berbunyi:

Baca Juga  Masya Allah, Inilah Kecerdasan Semut Yang Harus Diketahui

Jika seorang di antara kalian bersin hendaklah membaca, ‘Alhamdulillah ‘ala kulli haal,’ dan hendaklah yang disampingnya mengatakan, ‘Yahdiikumullah wa yuslih baalakum,’ (HR. Thabarani dan Bukhari)

4. Ketika Sakit, Sedih dan Kesal.

Pada kondisi sakit, kesal atau sedih maka kita dianjurkan untuk dapat mengucapkan alhamdulillah ‘ala kulli haal. Jadi kita bersyukur, tidak hanya dalam keadaan berbahagia saja, akan tetapi dalam keadaan kurang mengenakkan pun kita tidak boleh untuk berhenti mensyukuri nikmat dari Allah. Rasulullah Muhammad Saw pernah bersabda bahwa sebagaimana hadits yang sudah diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi yaitu:
“Sesungguhnya balasan terbesar adalah dari ujian terberat. Jika Allah mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa ridha, maka Allah pun ridha. Dan barangsiapa murka, maka baginya murka Allah.” (HR. Tirmidzi)

Kesal, Sedith dan sedih merupakan cobaan untuk kita. Kalau kita ridha terhadap cobaan tersebut maka Allah pun akan senantiasa ridho kepada kita. Baca juga: arti tabarakallah

Nah, demikianlah penjelasan mengenai arti alhamdulillah ‘ala kulli haal. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan tentang arti ucapan tersebut. Sekian dan terimakasih.baca juga: arti syafakillah

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...
Arti Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal: Tulisan Arab dan Kapan Diucapkan? | fajeros | 4.5