Menu

7 Peristiwa Yang Dapat Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia

Peristiwa Yang Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia – Sebagai negara yang berada pada di antara dua samudera besar membuat Indonesia menjadi negara yang beriklim Tropis. Dengan iklim tropis yang dimilikinya, membuat Indonesia kaya akan sumber daya alam. 

Sebab dengan iklim ini, ada banyak tumbuhan dan hewan yang dapat hidup. Selain itu, Indonesia berada pada posisi yang strategis untuk hubungan perdagangan international sebab, negara Indonesia diapit oleh benua australia dan benua asia serta samudra hindia dan pasifik. 

Sehingga segala bentuk arus perdagangan yang ada di dunia ini, melewati Indonesia. Sehingga Indonesia adalah tempat persinggahan dari segala bentuk perdagangan internasional.

Meninjau dari aspek internal Indonesia yakni pada luas laut dan pulau yang membentang dari sabang sampai Merauke, Indonesia menjadi tempat wisatawan untuk hadir di Indonesia.

Banyangkan saja, dengan jumlah pulau jumlah pulau di Indonesia adalah 17.504 pulau itu menjadikan Indonesia adalah negara dengan pesisir terbanyak dan bahkan disetiap pesisir tersebut dapat menjadi objek wisata. 

Bahkan dari setiap persebaran pulau yang ada, memiliki ciri khas mulai dari bahasa, perilaku, dan adat istiadat. Apabila melihat jumlah suku Indonesia yang terdapat 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia, atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. 

Melihat dari banyaknya suku ini memberikan keunikan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Hal ini juga mengapa Indonesia menjadi negara terkaya, kaya tidak hanya pada sumber daya alam seperti emas dan minyak. Melainkan kaya akan budaya, bahasa dan juga corak masyarakatnya. 

Walaupun keanekaragaman yang dimiliki di Indonesia, ditambah dengan hidup rukunnya setiap pemeluk agama dimana dalam Indonesia yang mendapat pengakuan melalui UU terdapat 5 agama yang diakui yakni Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. Melalui dari kelima agama yang diakui ini bisa hidup secara bersama-sama dalam negara yang dikenal dengan Nusantara. 

Keberagaman ini juga yang menjadi perjalanan panjang sejarah di Indonesia hingga terwujudnya negara Indonesia dan juga ideologi bangsa dan negara yakni Pancasila.

Disebut bahwa Pancasila adalah representatif dari keberagaman di Indonesia. Melalui Pancasila inilah, seluruh kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia, budaya, bahasa, dan agama melebur menjadikan Pancasila adalah sebagai titik temu untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

Baca Juga  Keterkaitan Antara Hak Asasi Manusia Dengan Kewajiban Asasi Manusia

Semangat persatuan bangsa Indonesia, memang tidak dipungkiri sering kali digoncang oleh berbagai peristiwa yang bisa menimbulkan pecahnya persatuan bangsa Indonesia. Bahkan setiap tahunnya, ada saja peristiwa-peristiwa yang bisa merusak keberagaman Indonesia. 

Tentunya bagi rakyat Indonesia, tidak asing lagi apabila setiap tahunnya terdapat atau masih saja ada peristiwa yang ingin memecah semangat persatuan kepada bangsa Indonesia seperti konflik antar etnis yang kebanyakan menimbulkan korban jiwa. 

Tentu bagi rakyat Indonesia, tidak asing apabila terdapat pemeluk agama yang konflik dan bahkan mengakibatkan rumah-rumah ibadah ikut menjadi dampak dari peristiwa konflik antara oknum pemeluk agama ini.

Contoh peristiwa yang menimbulkan pecahnya persatuan bangsa Indonesia karena konflik antara pemeluk agama bisa disaksikan diberbagai berita atau media. Selain dari pada peristiwa karena konflik antara pemeluk agama, juga peristiwa yang sering terjadi di Indonesia adalah terorisme.

Aksi yang tidak terpuji ini, sering kali tidak mengenal siapa korbannya, baik itu pelaku atau bukan yang penting mereka sama dalam latar belakang yang dianggap pelakunya, maka akan terkena imbasnya.

Biasanya, aksi terorisme ini dilekatkan kepada oknum pemeluk agama sebagai pelakunya dan sasarannya yang biasa terjadi di Indonesia adalah tempat-tempat strategis yang dianggap menimbulkan maksiat dan yang gelap. Bahkan tidak luput juga, aksi terorisme ini dilakukan di tempat ibadah-ibadah. 

Dengan contoh peristiwa ini membuat munculnya pikiran berbagai orang-orang hingga menyulut emosi dari keluarga dan kerabat korban apalagi tujuan dari aksi terorisme melukai orang-orang yang mempunyai latar belakang agama.

Tentunya bagi sesama agamanya, akan ikut bereaksi, beruntung apabila tidak menimbulkan aksi demikian, akan tetapi peristiwa ini bisa saja menyulut emosi perlawanan yang akan timbul dipermukaan melalui kontak fisik. 

7 Peristiwa Yang Dapat Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia (Foto: Artikelsiana.com)
7 Peristiwa Yang Dapat Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia (Foto: Artikelsiana.com)

Peristiwa Yang Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia Adalah?

Ada banyak contoh peristiwa yang bisa menimbulkan pecahnya persatuan bangsa Indonesia. Apabila merujuk ditahun belakangan ini, tidak terhitung peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi indonesia. Adapun contoh-contoh peristiwa itu bisa dilihat dibawah ini: 

1. Peristiwa Penurunan Patung Budha di Sumatera Utara

Massa di kota Tanjungbalai memaksa penurunan patung Buddha dari sebuah vihara di kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Penyebab dari peristiwa ini karena adanya kegagalan memahami keberagaman sehingga mampu terprovokasi oleh isu-isu perpecahan.

Baca Juga  Latar Belakang Penentuan Lokasi Perundingan Linggarjati

Selain itu kurangnya mengenal sejarah daerah tentang peran agama Budha terhadap perjuangan yang ada di daerah tersebut. Apabila itu diketahui maka pasti masyarakat tidak akan melakukan demikian, serta peran pemuka atau tokoh masyarakat perlu mengambil gerakan cepat untuk mengatasi dan menengahkan konflik yang terjadi.

2. Kelompok Separatis Bersenjata di Papua

Gerakan ini terbentuk disebabkan karena keresahan masyarakat dari PT Freeport yang belum ditutup oleh pemerintah dan bahkan kontraknya diperpanjang. Selain itu, ketidakmerataan ekonomi seperti infrastruktur dan adanya diskriminasi pemerintah terhadap masyarakat papua.

Namun persoalan utamanya, adalah karena faktor ekonomi dan pendidikan. Olehnya itu, perlunya peran pemerintah hadir untuk kebijakannya dilakukan kepada daerah yang tertinggal seperti Papua untuk menyalurkan banyak kebijakan yang sifatnya membangun dari segi infrastructur,

Dan juga pembangunan pendidikan baik infrastruktur dan juga dari peningkatan kualitas guru. Agar setiap masyarakat papua memiliki kedalam ilmu yang tinggi agar tidak mampu terprovokasi dan mampu memahami semangat persatuan bangsa Indonesia.

3. Peristiwa Pemberontakan GAM

Peristiwa ini sangat terkenal, peristiwa pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka, yang merupakan organisasi separatis dengan tujuan agar aceh lepas dari NKRI. Gerakan ini telah ada sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa.

Munculnya GAM ini dilantarbelakang dari adanya Oknum yang ada di Provinsi Aceh yang menginginkan Aceh menjadi negara yang berdiri sendiri. Gerakan ini sangat berbahaya, karena tidak tanggung-tanggung menggunakan senjata dalam setiap aksinya bahkan tidak segan-segan memproklamasikan dirinya untuk keluar dari NKRI.

Olehnya itu, diperlukan penanganan yang efektif melalui musyawarah mufakat dan atau dengan operasi militer apabila tidak ada lagi jalan dan tetap memaksakan diri.

4. Peristiwa Maluku dan Maluku Utara 1999-2002

Contohnya peristiwa pertama adalah kasus Maluku dan Maluku Utara yang terjadi dari 1999-2002 yang terdapat 8.000-9.000 korban meninggal dunia dan 700.000 warga mengungsi. Melihat jumlah itu, kerugian ini sangat besar sebab terdapat 29.000 rumah terbakar dan 7.046 rumah rusak, serta 45 masjid, 57 gereja, 719 toko, 38 gedung pemerintah, dan 4 bank hancur.

Baca Juga  [ Jawaban ] Apakah Hasil Kongres Pemuda 1? Berikut Penjelasannya

5. Peristiwa Daya dan Madura 2001

Contoh peristiwa konflik ini terjadi pada sepanjang tahun 2001 yang dikenal dengan kerusuhan Sampit. Peristiwa ini terdapat 469 korban meninggal dunia dan 108.000 warga mengungsi. Peristiwa ini terjadi di kota sampik ibukota Kotawaringin Timur meluas ke Kota Palangkaraya, Kuala Kapuas, dan Pangkalanbun.

Dengan banyaknya korban jiwa, juga dibarengi dengan kerugian seperti 192 rumah dibakar dan 748 rumah rusak serta 16 mobil dan 43 sepeda motor hancur.

6. Peristiwa Kerusuhan Jakarta 1998

Kerusuhan ini dikenal dengan “Kerusuhan 13-15 Mei 1998”. Kerusuhan dengan banyaknya konflik kekerasan membuat korban yang jatuh mencapai ribuan orang, yang tepatnya sekitar 1.217 korban meninggal dunia. Bahkan kerusuhan ini membuat terdapat 85 wanita diperkosa, dan 70.000 warga mengungsi.

Banyaknya korban ini hanya terhitung dan berlangsung selama 3 hari, bisa dibayangkan betapa besarnya konflik ini yang terjadi di se-Provinsi DKI Jakarta. Dengan besarnya konflik itu, apabila dihitung secara keseluruhan total kerugiannya adalah sekitar Rp 2,5 triliun.

7. Peristiwa Ahmadiyah Lombok

Kasus konflik kekerasan ini menimbulkan 9 korban meninggal duni, 8 luka-luka, 9 gangguan jiwa, 379 terusir, 9 dipaksa cerai, 3 keguguran, 61 putus sekolah, 45 dipersulit membuat KTP, dan 322 dipaksa keluar dari Ahmadiyah. Konflik ini berlangsung hingga 7 kali penyerangan yang massif antara kurun 1998 sampai 2006 dengan 8 tahun warga jadi pengungsian.

Cakupuan konflik ini mencapai 4 wilayah provinsi, yakni Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram. Kasus itu mengakibatkan 11 tempat ibadah dan 114 rumah rusak, dengan 64,14 hektar tanah terlantar, 25 tempat usaha rusak, dan ratusan harta benda rusak dan dijarah. 

Demikianlah informasi mengenai 7 Peristiwa Yang Dapat Menimbulkan Pecahnya Persatuan Bangsa Indonesia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *