Menu

Bagaimana Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial

Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial – Manusia adalah makhluk sosial, yang selalu bergantung dengan individu lainnya.

Apalagi dalam kehidupan masyarakat, dimana manusia mau tidak mau membutuhkan interaksi agar tercipta masyarakat yang tentram dan damai. Secara etimologis, interaksi berasal dari 2 kata yaitu action (aksi) dan inter (antara).

Sehingga secara terminologi, pengertian interaksi adalah rangkaian tingkah aku antara 2 orang atau lebih yang saling merespon. Sedangkan yang dimaksud dengan interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis.

Yang dimaksud dengan hubungan sosial disini adalah antara individu, antara individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok lainnya.

Apabila merujuk pada H. Bonner, bahwa definisi dari interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua atau lebih individu yang kelakuan individu yang satu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki kelakuan individu yang lainnya.

Perlu diketahui bersama bahwa interaksi sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat.

Apasih yang dimaksud dengan lembaga sosial? definisi dari lembaga sosial adalah lembaga yang terbentuk dari kebiasaan yang dilakukan terus menerus hingga menjadi adat-istiadat dan berkembang sebagai mores atau tata kelakuan.

Sedangkan menurut pendapat dari Hoarton dan Hunt bahwa lembaga sosial tidak sama dengan bangunan, bukan jugah hanya kumpulan dari sekelompok orang, atau organisasi.

Melainkan menurut Hoarton dan Hunt bahwa lembaga sosial itu sebenarnya suatu sistem norma untuk mencapai tujuan yang dianggap oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang penting.

Baca Juga  Ciri-Ciri Emosi & Faktor Penyebab Emosi dalam Psikologi

Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial

Kembali ke topik dan pertanyaan sebelumnya mengenai bagaimana pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial, yang dimana diketahui bahwa dalam interaksi sosial itu manusia saling bekerja sama, terdapat budaya gotong royong, menghargai, hidup rukun dan menghormati.

Maksud dari hal ini, bahwa melalui sikap itulah sehingga dapat menciptakan keteraturan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat sehingga pada akhirnya memunculkan lembaga sosial.

Lebih sederhana lagi mengenai pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial dimana diketahui bahwa manusia saling membutuhkan untuk memenuhi kehidupan hidupnya sehingga dikatakan sebagai makhluk sosial.

Sejalan akan hal itu, kegiatan untuk memenuhi ini membentukan aturan-aturan atau norma yang perlu ditaati oleh masyarakat. Dalam aturan atau norma itulah yang ada dalam lembaga sosial.

Sehingga apabila suatu masyarakat mempunyai kehidupan yang begitu kompleks, maka otomatis akan kompleks juga lembaga sosial yang diperlukan untuk kebutuhan bersama. Apabila tidak maka akan terjadi kekacauan besar seperti tindakan kriminalisasi, diskriminasi dll.

Olehnya itu dalam memperkuat dan memperkokoh hal itu maka diperlukan interaksi sosial yang begitu intens atau aktif agar semakin memperkuat lembaga sosial di masyarakat.

Contohnya saja dalam kehidupan sehari-hari, dimana tidak sedikit pemerintah dan legislatif melakukan sosialisasi di masyarakat baik itu dari tingkat desa hingga pusat.

Bagaimana Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial (Foto: Artikelsiana.com)
Bagaimana Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial (Foto: Artikelsiana.com)

Tujuan ini semata-mata agar mengenalkan aturan atau norma baru yang bertujuan untuk memperkuat lembaga sosial dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Pengertian Bunyi Audiosonik, Infrasonik & Ultrasonik Adalah

1. Kesimpulan: Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial 

Dari penjelasan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa interaksi sosial itulah sehingga lembaga sosial dapat terbentuk agar tercipta keteraturan sosial.

Sebenarnya terdapat beberapa tahapan dalam keteraturan sosial seperti adanya tertip sosial, adanya order yang memulai menerima dan memandang tata tertip, adanya keajegan atau telah terdapat kesesuaian dalam masyarakat, dan yang terakhir terdapat pola yang selalu diulang-ulang berdasarkan dari adanya keajegan itu.

2. Contoh Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Lembaga Sosial 

Interaksi sosial adalah kunci utama kehidupan sosial, sehingga jika tidak ada interaksi sosial yang terjadi maka tidak ada kehidupan bersama.

Interaksi sosial ini tidak hanya semata-mata hanya bertemu orang perorang secara badaniah, melainkan lebih dai itu adalah terdapat pergaulan hidup yang saling berbicara, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama bahkan terjadi persaingan dan lain sebagainya.

Tanpa disadari bahwa ada banyak pengaruh interaksi sosial yang terjadi di kehidupan ini hingga memunculkan lembaga-lembaga sosial tersebut. Adapun contoh-contoh pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial adalah:  

  • Modal bisa ada karena dari kreditur kepada debitur dalam lembaga yang disebut bank
  • Kebutuhan telekomunikasi bisa terjadi karena adanya hubungan manusia melalui signal atau peran internet dalam organisasi internet internasional
  • Pendidikan dibutuhkan setiap manusia, pendidikan bisa terjadi melalui pertemuan antara guru dan siswa di sekolah dan universitas
  • Kebutuhan kesehatan terjadi karena interaksi sosial antara dokter dengan pasien di lembaga sosial seperti puskesmas dan rumah sakit
  • Air minum bisa diperoleh dari penyedia air minum dengan konsumen melalu perusahaan PDAM.
  • Pekerjaan atau mata pencaharian bisa terjadi karena ada pengusaha dan tenaga kerja yang ada di perusahaan industri.
  • Kebutuhan untuk meneruskan keturunan maka terjadi interaksi antara pria dan wanita dalam lembaga sosial yang disebut penikahan atau perkawinan.
  • Kebutuhan terhadap makan dan minum maka dapat dilakukan interaksi sosial antara penjual dan pembeli melalui lembaga sosial berupa pasar, toko, dan supermarket
  • Transportasi dengan adanya sopir dan penumpang dalam sebuah lembaga misalnya perusahaan Bus seperti PT Damri.
  • Listrik bisa dipenuhi karena adanya interaksi antara perusahaan listrik dengan pelangan melalui lembaga sosial berupa badan usaha milik negara PLN
  • Kebutuhan keamanan lingkungan bisa diwujudkan dengan gotonng royong warga dalam bentuk Siskamling.
  • Sandang atau pakaian bisa didapatkan melalui bertemunya penjual dan pembeli di pasar pakaian atau swalayan. 
Baca Juga  Pengertian Persaingan (Competition) dan Contohnya

Demikianlah informasi mengenai Bagaimana Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Pembentukan Lembaga Sosial. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *