Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Stomata Adalah: Ciri, Fungsi Stomata, Tipe & Letaknya

Pengertian Stomata Adalah: Ciri, Fungsi Stomata, Tipe & Letaknya – Arti Stomata sebenarnya berasal dari istilah Yunani dari kata stoma.

Arti dari stoma adalah lubang atau porus. Sedangkan secara terminologi, pengertian stomada adalah lubang-lubang kecil berbentuk lonjong yang dikelilingi oleh 2 sel epidermis khusus yang dinamakan dengan sel penutup.

Apabila merujuk definisi para ahli dalam hal ini Reece and Mitchell (2000) bahwa yang dimaksud dengan pengertian stomata adalah pori kecil yang diapit oleh sel epidermal yang telah mengalami spesialisasi yang dinamakan dengan sel penjaga (guard cell).

Terdapat 2 sel epidermis atau sel pengawal yang mengelilingi setiap pori-pori stomata. Sel Pengawal atau penjaga ini berbeda-beda dengan sel lainnya pada epidermis dan mengandung kloroplas.

Sedangkan menurut pendapat dari Hamim (2007) bahwa stomata adalah modifikasi sel epidermis daun yang terdiri dari sepasang sel penjaga yang dapat menimbulkan sula (lubang) sehingga uap air dan gas dapat dipertukarkan antara bagian dalam dari stomata dengan lingkungan.

Pengertian Stomata: Apa itu?

Secara umum yang dimaksud dengan definisi Stomata adalah bukaan mikroskopis pada permukaan daun tanaman yang berfungsi untuk memudahkan bagian air, karbon dioksida dan oksigen sehingga dapat menguap.

Stomata memiliki peran penting untuk fungsi fotosintetis sebab daun memerlukan karbon dioksida yang banyak serta melakukan pelepasan oksigen limbah dan kelebihan air.

Selain itu, diketahui bahwa dalam proses fotosintetis membutuhkan peran cahaya. Dengan cahaya yang tinggi dan kelembaban lebih rendah sehingga terjadilah kepadatan yang lebih tinggi,

Hingga membuat jumlah stomata itu pun bergantung dari kondisi lingkungan yang ada. Selain itu dengan tingkat cahaya tertentu pula, maka dapat menyebabkan stomata dapat membuka dan menutup.

Fungsi Stomata Pada Daun

Pengertian Stomata Adalah: Ciri, Fungsi Stomata, Tipe & Letaknya
Pengertian Stomata Adalah: Ciri, Fungsi Stomata, Tipe & Letaknya

Yang pertama dan yang paling utama, fungsi stomada adalah untuk pertukaran gas dan juga penguapan pada tumbuhan itu sendiri yang diketahui stomata terdapat pada bagian tumbuhan yaitu pada daun.

Sedangkan untuk fungsi stomata yang kedua adalah sebagai pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksisa pada daun yang berperan dalam proses fotosintesis ataupun respirasi anaerob dalam sel tumbuhan.

Akan tetapi, fungsi dari sel stomata itu bisa berfungsi apabila terdapat air dalam sel penjaganya. Selain penjelasan diatas mengenai fungsi stomata, secara terperinci ternyata stomata memiliki 4 fungsi antara lain:

1. Mendapatkan Karbondioksida dan Melepaskan Air

Setiap tumbuhan membutuhkan stomata, apalagi pada pagi dan siang hari dalam melakukan proses fotosintesis.

Pada proses itu, stomata membutuhkan karbondioksida, dan akan dibalas dengan mengeluarkan uap air dari daun.

Melalui proses ini dinamakan dengan proses transpirasi. Sehingga dengan melalui fungsi stomata ini, dapat mengurangi adanya pencemaran udara yang bisa terjadi pada industri, dan kendaraan bermotor dll.

Baca Juga  Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator

2. Merespon Perubahan Lingkungan

Faktor perubahan lingkungan disebabkan oleh cahaya, konsentrasi karbondioksida, temperatur dan durasi siang. Apabila terdapat peningkatan karbon di atmosfer maka tumbuhan akan terjadi penurunan jumlah stomata pada tumbuhan.

Jadi stomata dapat menjadi indikator kualitas udara. Jika tidak baik kualitas udara di luar maka jumlah stomata akan menurun.

3. Mencegah Pemborosan Air

Fungsi stomata dalam membuka dan menutup dapat membatasi air yang keluar. Sebab melalui fungsi ini,

Maka pada malam hari dapat menghindari terjadinya penguapan yang tidak perlu saat stomata menutup. Sehingga mencegah pemborosan atau kehilangan air.

4. Sebagai Jalur Pathogen

Pathogen yang masuk melalui stomata mengeluarkan cairan corotine yang memaksa stoma membuka kembali dalam beberapa jam.

Jumlah dan Letak Stomata

Menurut Kartosapoetra (1991) bahwa biasanya stomata ada pada bagian tumbuhan yang memiliki warna hijau khususnya pada bagian daun-daun tanaman.

Dalam hitungan milimeter persegi saja, terdapat sekitar 100 stomata pada permukaan daun. Tidak hanya itu saja, jumlah stomata dapat lebih banyak lagi hingga mencapai 10 kali lipat dan paling tinggi bisa mencapai 2230.

Dalam menghitung jumlah stomata, terdapat kategori atau klasifikasi dalam memberikan penilaian banyak atau sedikitnya jumlah stomata.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Haryati (2010) bahwa untuk kisaran 1-50 adalah kategori sedikit. Sedangkan untuk 51 sampai 100 terhitung sebagai stomata yang cukup banyak,

Selain itu, untuk 101 sampai 200 terhitung sebagai kategori banyak, begitu pula dengan 201-> 300 sebagai kategori sangat banyak dan untuk tak terhingga berada dikisaran 301 – > 700.

Jumlah stomata bermacam-macam diantara bermacam-macam tumbuhan. Dengan kondisi lingkungan ini dapat mempengaruhi kerapatan stomata.

Perlu diketahui bersama bahwa untuk tanaman yang tumbuh di daerah lingkungan yang kering dan dengan cahaya yang tinggi,

Ukuran dan jumlah stomata pada daun biasanya lebih banyak dan berukuran kecil-kecil. Jumlah dan ukuran ini berbeda apabila dibandingkan dengan dengan yang hidup pada lingkungan basah dan terlindung.

Macam-macam ini juga bergantung dari distribusi stomata. Ada yang hanya di permukaan epidermis atas saja atau di permukaan bawah dan ada pula di kedua permukaan, tetap permukaan bawah umumnya berjumlah lebih banyak dibandingkan dengan permukaan atas.

Menurut Salisbury dan Ross (1995) bahwa stomata terdapat di permukaan bawah daun, akan tetapi biasa terdapat di kedua permukaan, walaupun memiliki lebih banyak terdapat di bagian bawah.

Pada tumbuhan air yang daunya terapung dipermukaan air hanya mempunyai stomata di bagian atas, dan tumbuhan yang terendam air tidak mempunyai stomata sama sekali.

Untuk stomata pada tanaman dikotil, stomata ternyata tersebar secara acak, sedangkan untuk stomata pada tumbuhan monokotil ternyata daun tumbuhan sempit dengan ukuran memanjang dengan stomata yang tersusun secara baris-baris teratur sejajar dengan panjang daun.

Baca Juga  Perbedaan Antara Leukoplas, Kromoplas dan Kloroplas? Begini Penjelasannya

Menurut Sutrian dalam Damayanti (2007) bahwa pada daun dengan sistem pertulangan menjalar, diketahui stomata menyebar tidak teratur.

Selain itu, Sutrian memaparkan kembali untuk daun dengan sistem pertulangan sejajar contohnya pada Gramineae, stomata tersusun dengan baris-baris yang sejajar.

Menurut Fahn, (1991) Stomata umumnya bisa ditemukan pada bagian tumbuhan yang berhubungan dengan udara khususnya di daun. Stomata tidak ditemukan di akar dan seluruh permukaan beberapa tumbuhan parasit yang tanpa klorofil.

Pada daun mahkota, stomata juga ada disana, begitu pula pada tangkai sari, daun buah dan biji. Walaupun terdapat pada bagian tersebut, ternyata biasanya stomata tersebut tidak berfungsi.

Kerapatan stomata tidak saja bervariasi antar jenis tetapi juga antar daun dari tumbuhan yang sama. Kimball dalam Sundari dan Atmaja (2011) menjelaskan bahwa tingkat kerapatan stomata dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti: suhu, intensitas cahaya, dan kelembaban.

Semakin tinggi intensitas cahaya, kerapatan stomata di kedua permukaan daun juga semakin meningkat. Kerapatan dan jumlah stomata yang banyak merupakan proses adaptasi dari tanaman terhadap kondisi lingkungannya.

Intensitas cahaya yang berbeda-beda memperlihatkan bahwa jumlah stomata dapat berkurang seiring dengan menurunnya intensitas cahaya (Fahn 1991).

Menurut Agustina dalam Rofiah (2010) bahwa kerapatan stomata diklasifikasikan menjadi kerapatan rendah (<300/mm2), kerapatan sedang (300-500/mm2) dan kerapatan yang tinggi (>500/mm2).

Tipe-Tipe Stomata

Tipe stomata pada daun sangat bervariasi. Berdasarkan hubungan stomata dengan sel epidermis dan sel tetangga ada banyak tipe stomata, tipe yang berbeda dapat terjadi pada satu famili yang sama atau dapat juga pada daun dari spesies yang sama.

Mauseth dalam Arisanti (2005) menyatakan bahwa 5 tipe stomata berdasarkan susunan stomata yang umum yaitu:

1. Tipe Anomositik

Tipe anomositik, stomata dengan sel penutup yang dikelilingi oleh sejumlah sel yang tidak berbeda ukuran dan bentuknya dari sel epidermis lainnya. Jenis ini umum terdapat pada Ranunculaceae, Capparidaceae, Cucurbitaceae, Malvaceae.

2. Tipe Anisositik

Tipe Anisositik atau jenis Cruciferaceae, stomata dengan sel penutup dikelilingi tiga buah sel tetangga yang tidak sama besar. Jenis ini umum terdapat pada Cruciferae, Nicotiana, Solanum.

3. Tipe Parasitik

Tipe Parasitik, Stomata dengan sel yang mudah dikenali. Setiap sel penutup diiringi sebuah sel tetangga atau lebih dengan sumbu panjang sel tetangga itu sejajar sumbu sel penutup serta celah.

Jenis ini umumnya terdapat pada Rubiaceae, Magnoliaceae, kebanyakan spesies Convol vulaceae, Mimosaceae

4. Tipe Diasitik

Tipe diasitik atau jenis Caryophyllaceae, stoma yang dikelilingi dua sel tetangga. Dinding bersama dari kedua sel tetangga itu tegak lurus terhadap sumbu melalui panjang sel penutup serta celah. Jenis ini umum terdapat pada Caryophyllaceae, Acanthaceae.

Baca Juga  Pengertian Annelida, Ciri-Ciri, Klasifikasi, Reproduksi & Peranan

5. Tipe Aktonositik

Tipe aktonositik, stomata yang dicirikan dengan sel penjaga yang dikelilingi dengan banyak sel tetangga yang tersusun secara radial di sekelilingnya.

Struktur Sel Stomata

Sel stomata terbentuk oleh dua sel yaitu sel penjaga dan sel tetangga. Bagian-bagian yang terbentuk oleh sel stomata adalah:

1. Sel Penjaga (Guard Cell)

Bentuknya seperti ginjal berupa sepasang sel simeris yang membentuk celah. Seperti pada umumnya sel terdapat inti sel di bagian sel ini yang terbentuk dari sel epidermis yang berdiferensiasi bentuk dan fungsinya.

Pada bagian ini juga terdapat kloroplas. Berguna untuk mengendalikan mekanisme kerja stomata untuk membuka dan menutup. Terdapat dua jenis letak sel penjaga yaitu:

  • Stomata frenofor yaitu letaknya menonjol di permukaan daun sehingga memudahkan mengeluarkan air terutama pada tumbuhan hidrofit.
  • Stomata kriptofor yaitu letaknya bersembunyi di bawah permukaan daun fungsinya mengurangi penguapan berlebih seperti pada tanaman xerofit.

2. Sel Tetangga (Subsidiary Cell)

Sel tetangga merupakan sel yang mengelilingi sel penjaga. Fungsinya berasosiasi dengan sel penutup. Berdasarkan letak penyebarannya sel ini terbagi 6 jenis letak penyebaran

  • Anomostik (Citrulus): Sejumlah sel yang mengelilingi sel penjaga yang tidak berbeda ukuran dan bentuknya dari sel epidermis lainya. Contoh: Ranunculaceae, Papaveracea.
  • Anisostik (Sedum): Sel tetangga terdiri dari tiga yang tidak sama besar mengelilingi sel penjaga. Contoh: Cruciferaceae, Solanum, Nicotiana.
  • Parasistik (Vigna): Setiap sel penjaga diiringi sel tetangga yang sejajar dengan sumbu celah. Contoh: Rubiupaceae.
  • Diasitik (Dianthus): Sel penjaga dikeliingi oleh dua sel penjaga yang dindingnya sama besar dan tegak lurus pada sumbu celah stoma. Contoh: Acanthaceae, Caryophyllaceae.
  • Aktinositik (Lannea): Sel yang susunannya melingkar radial memanjang ke arah sel penutup. Bentuk dindingnya segilima atau enam. Terdiri dari empat atau lebih sel tetangga. Contoh: Araceae, Musaceae, Commelinaceae.
  • Saiklositik (Schinopsis): Sel tetangga empat atau lebih melingkar memutar radial kearah sel penjaga membentuk lingkaran sempit . Bentuknya persegi panjang dan tidak berbeda jauh dengan bentuk sel penjaga. Contoh: Palmae, Pandanus, Cyclanthaceae
  • Pada tumbuhan monokotil terbentang sejajar. Dua sel tetangga masing-masing disamping sel penjaga yang dikenal dengan tipe halter.

Demikianlah Informasi mengenai Pengertian Stomata Adalah: Ciri, Fungsi Stomata, Tipe & Letaknya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *