Menu

Pengertian Floem Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi & Struktur Floem

Pengertian Floem Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi & Struktur Floem – Jaringan pembuluh yang terdapat pada tumbuhan terdiri atas xilem dan floem. Xilem adalah jaringan pengangkut air, sedangkan untuk floem adalah jaringan pengangkut bahan organik (bahan makanan).

Xilem dan floem juga biasa disebut dengan berkas pengangkut (berkas vaskular). Tumbuhan yang memiliki jaringan pengangkut dinamakan dengan tumbuhan vaskular, bahkan untuk spermatophyta dan pteridopyta.

Dari kedua hal ini, dimana bagian berkas pengangkut, xilem memiliki struktur yang lebih tegar sehingga dapat utuh apabila terjadi perubahan menjadi fosil yang bisa dipakai sebagai bahan untuk mengidentifikasi tumbuhan jenis vaskular.

Jaringan pengangkut atau berkas vaskuler berperan untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar hingga daun. Selain itu mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tubuh tumbuhan.

Selain itu, xilem dan floem kemudian berkembang dengan diferensiasi dari prokambium. Prokambium ini selanjutnya dibentuk oleh promeristem pucuk.

Xilem dan floem ini dihasilkan oleh prokambium yang disebut dengan xilem primer dan floem primer.

Xilem primer terdiri atas protoxilem dan metaxilem. Sedangkan untuk floem primer terdiri atas metafloem dan protofloem.

Baca Juga  Pengertian HAKI adalah, Tujuan & Macam-Macam Haki

Namun pada kali ini akan hanya membahas jauh mengenai floem. Mulai dari definisi, ciri, fungsi dan struktur penyusun dari floem. Adapun penjelasannya dapat dilihat dibawah ini:

Pengertian Floem: Apa itu Floem?

Pengertian Floem Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi & Struktur Floem (Foto: Artikelsiana.com)
Pengertian Floem Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi & Struktur Floem (Foto: Artikelsiana.com)

Secara umum, pengertian jaringan Floem (pembuluh tapis) adalah jaringan pengangkut untuk mengangkut dan mendistribusikan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke bagian tumbuhan yang lain.

Ciri dan karakteristik Floem tersusun adalah terdiri atas bentuk sel yang bersifat hidup dan mati.

Struktur penyusun floem terdiri dari 5 seperti unsur tapis, sel pengiring, sel albumin (pada gimnosperma), serat-serat floem, dan parenkim floem.

Ciri-Ciri Floem

Berdasarkan dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri floem adalah

  1. Terdiri dari sel hidup dan mati.
  2. Selnya hidup tak berinti.
  3. Dinding melintang berpori.
  4. Tersusun dari sel tapis (sel mati), sel pengiring (sel hidup), parenkin, serabut, dan sklereid.
  5. Dinding terbuat dari lignin yang padat.

Struktur Floem

Adapun penjelasan dari struktur susunan dari floem yang terdiri atas 5 bagian itu adalah: 

Baca Juga  Pengertian Emosi & Macam-Macam Emosi Dalam Psikologi

1. Unsur-Unsur Tapis

Unsur tapis adalah daerah tapis di dindingnya dan inti hilang dari protoplas. Daerah tapis adalah noktah yang termodifikasi. Unsur tapis terlihat merupakan daerah cekung. Selain itu, unsur tapis juga memiliki dinding berpori-pori.

Pori-pori ini dilalui oleh plasmodesmata yang menghubungan dua unsur tapis yang berdampingan. Bentuk dari sel-sel tapis ialah panjang dengan ujungnya yang meruncing di bidang tangensial dan membulat di bidang radial.

Dinding lateral mengandung daerah tapis yang berpori. Pada komponen bulu tapis, dinding ujungnya saling berdekatan dengan dinding ujung sel di bawahnya atau di atas sehingga membentuk deretan sel-sel memanjang yang disebut pembuluh tapis.

2. Sel Pengiring

Sel pengiring berhubungan erat dengan pembuluh tapis. Umumnya, sel-sel pengiring terdapat untaian/deretan yang mirip dengan sel parenkim.

Sel ini bersifat hidup. Diduga, sel pengiring pada floem berfungsi sebagai keluar masuknya zat-zat makanan melalui pembuluh tapis.

3. Sel Albumin

Sebagai struktur penyusun floem, Sel albumin adalah sel-sel jari-jari empulur dan sel-sel parenkim buluh tapis yang mengadung banyak zat putih telur dan terletak dekat dengan sel-sel tapis pada tumbuhan Gymnospermae. Diduga sel-sel albumin mempunyai fungsi serupa dengan sel pengiring.

Baca Juga  Pengertian Wilayah Formal & Pengertian Wilayah Fungsional

4. Serat-Serat Floem

Letak serat-serat floem pada berkas floem bervariasi. Pada floem primer, serat terdapat di bagian jaringan sebelah luar yang awalnya berkelompok membentuk suatu klaster atau masa kemudian dalam perkembangannya akan menjadi homogeny,

Sedangkan pada floem sekunder letak serat mengikuti berbagai pola. Serat dewasa dapat bersifat hidupa maupun mati. Selain itu, serat hidup memilii fungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

5. Parenkim floem

Sebagai struktur penyusun jaringan floem, Parenkim floem adalah jaringan parenkim yang terletak di bagian buluh tapis. Sel ini bersifat sebagai sel hidup yang berfungsi sebagai tempat penyimpan zat-zat tepung, lemak, dan zat-zat organik lainnya.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Floem Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi & Struktur Floem. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *