Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

[Jawaban] Pancasila Berasal Dari Bahasa? Begini Penjelasannya

Dalam berlangsungnya bangsa ini dari saat kemerdekaan hingga sampai saat ini mempunyai ruang untuk menjaga dan melindungi NKRI dengan ideologi negara Pancasila.

Pancasila adalah dasar negara dan juga pandangan hidup bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah tumpuan bagi rakyat dan juga negara untuk mengetahui arah dan cita-cita akan dibawah ke masa depan.

Selain sebagai ideologi bangsa dan negara, Pancasila merupakan dasar filsafat Indonesia. Dasar negara dan pandangan hidup bangsa dan negara Indonesia ini melewati proses yang panjang dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Sebab dikatakan sebagai filsafat Indonesia sebab merupakan karakter budaya Indonesia yang menjunjung tinggi adat istiadat, religus dan berkebudayaan.

Barulah pada sidang pertama BPUPKI I dan II, berlanjut pada Piagam Jakarta hingga sampai pada sidang PPKI, Pancasila disahkan sebagai dasar negara dan ideologi negara.

Walaupun pada saat itu, adalah momen sejarah penggunaan nama Pancasila sebagai dasar negara, ternyata bukanlah awal muasal atau asal kata dari kata Pancasila, melainkan telah sejak dulu ada pada saat masa-masa kerajaan.

Baca Juga  Peran Pendidikan Karakter Teciptanya Kepribadian Baik

Pancasila Berasal dari Bahasa?

[Jawaban] Pancasila Berasal Dari Bahasa? Begini Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)
[Jawaban] Pancasila Berasal Dari Bahasa? Begini Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)

Secara etimologis Pancasila berasal dari bahasa Sansakerta yang terdiri atas 2 kata yaitu Panca dan Syila. Diketahui bahasa sansakerta merupakan bahasa klasik India. Penulisan Pancasila ditulis dalam huruf Dewa Nagari.

Arti dari Panca adalah “lima”. Sedangkan untuk kata Syila memiliki 2 arti bergantung dari penyebutan vokal i pendek atau panjang.

Untuk arti “Syila” dengan vokal i pendek berarti “batu sendi”. Sehingga apabila digabungkan arti dari Pancasyila adalah berbatu sendi yang bersendi lima. Sedangkan apabila kata “syila” menggunakan vokal i panjang artinya “perbuatan yang senonoh/ normatif”.

Jadi untuk arti ini, maka Pancasyiila adalah “lima perbuatan yang senonoh/normatif, perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan”. Akan tetapi, untuk arti yang umum tentang Pancasila digunakan adalah “lima dasar” 

Diketahui kata Pancasila ditemukan dalam kitap yang ditemukan pada abad ke XIV zaman Majapahit. Diketahui kata Pancasila tertulis dalam 2 buku yang dikenal Sutasoma dan Nagara Kertagama. Buku Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular tercantum dalam Panca Syiila Krama yang merupakan 5 (lima) pedoman yang berisi larangan atau pantangan yaitu :

  1. Tidak boleh melakukan kekerasan
  2. Tidak boleh mencuri
  3. Tidak boleh dengki
  4. Tidak boleh berbohong
  5. Tidak bolehmabuk
Baca Juga  Peristiwa Madiun/PKI dan Cara Pemerintah dalam Penanggulangannya

Sedangkan untuk Buku Negara Kertagama ditulis oleh Mpu Prapanca tercantum pada sarga 53 bait 2 (dua) sebagai berikut : Yatnag gegwani Pancasyiila kertasangkara bhiseka karma. Selama berabad-abad bangsa Indonesia tidak mendengar lagi kata Pancasila

Mengapa Dasar Negara Memakai Nama Pancasila?

Barulah pada proses perumusan Pancasila pertama kali terjadi pada sidang BPUPKI I, saat itu tokoh bernama dr. Radjiman Widyodiningrat, mengajukan suatu masalah, khususnya akan dibahas pada sidang mengenai rumusan dasar negara Indonesia yang akan dibentuk. Kemudian tampillah pada sidang tersebut tiga orang pembicara yaitu Mohammad Yamin, Soepomo dan Soekarno.

Ketiga tokoh ini menyampaikan konsepnya tentang nilai-nilai dasar negara. Barulah pada saat Ir. Soekarno menyampaikan konsep 5 dasar negara dalam sidang itu pada 1 Juni 1945 yaitu 1. Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia, 2. Internasional atau perikemanusiaan, 3. Mufakat atau demokrasi, 4. Kesejahteraan Sosial, 5. Ketuhanan yang berkebudayaan. Konsep yang dibuatnya itu ia namakan dengan sebutan “Pancasila”.

Soekarno mengatakan bahwa penamaan untuk menggunakan Pancasila ini berdasarkan dari usulan temannya yang tidak ingin ia sebutkan namanya. Namun terungkap bahwa yang mengusulkan pemakaian nama Pancasila adalah berasal dari usulan Mr. Muhammad Yamin.

Walaupun usulan ketiga tokoh ini ternyata tidak digunakan sebagai nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara, dan begitupula pada saat Piagam Jakarta, melainkan yang sah adalah pada rumusan PPKI. Akan tetapi dasar negara tetap masih menggunakan nama Pancasila.

Baca Juga  [Jawaban] Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Pandangan Hidup?

Demikianlah jawaban tentang pertanyaan Pancasila Berasal dari Bahasa?. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *