Menu

[Jawaban] Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Pandangan Hidup?

Pancasila bukanlah hal yang baru bangsa ini, melainkan Pancasila yang dikatakan sebagai dasar negara dan pandangan hidup sudah sejak dulu diketahui. Sebab Pancasila adalah bagian dalam nilai-nilai budaya kehidupan bangsa Indonesia.

Dalam sejarahnya, nilai-nilai kebudayaan ini yang disebut sebagai karakter bangsa sejak luhur dirumuskan dan diditetapkan dalam proses sejarah yang tidak singkat. (Baca Sejarah BPUPKI dan PPKI).

Pada dasarnya, fungsi Pancasila sebagai dasar negara adalah pangkal bagi seluruh warga Indonesia dalam mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat, bangsa dan bernegara.

Pengamalan Pancasila ini dimana Pancasila terdiri atas lima sila. Disetiap sila dalam dasar negara ini mempunyai arti dan fungsinya masing-masing yang dikatakan merangkum seluruh latar belakang masyarakat Indonesia.

Hal itulah mengapa Pancasila disebut sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Dalam sejarah, perumusan dan penetapan Pancasila tidak boleh dikatakan baik-baik saja, sebab selama bergulirnya penjajahan yang pernah terjadi Indonesia, Pancasila telah menjadi pembangkit semangat bagi para pemuda dan golongan tua.

Namun, dengan momentum yang tepat dimana para penjajah dari Belanda berakhir ternyata membuka semangat bagi seluruh masyarakat untuk bergerak cepat, walaupun Jepang ternyata hadir.

Namun momentum penetapan dasar negara ini akhirnya berhasil walaupun perdebatan demi perdebatan dalam suasana pembukan Pancasila, namun tidak menyurutkan semangat para pemikir bangsa dalam menetapkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan Hidup.

Hal itulah, sehingga dasar negara dan pandangan hidup ini menjadi perjanjian luhur yang dijunjung oleh seluruh elemen bangsa. Ini juga yang membuat Pancasila memiliki sifat-sifat yang membuat kekokohan Pancasila dapat berjalan sampai saat ini.

Sebab Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Maksud dari hal ini dikatakan bahwa semua hukum disusun menurut Pancasila termasuk aturan hukum penyelenggaraan negara. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) yaitu:

... maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Keyakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (Alinea IV).

Dampak dari perumusan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup itu, maka seluruh pelaksanaan perundangundangan merupakan cerminan dari nilai-nilai Pancasila. Sehingga sudah barang tentu bahwa tidak bisa ada aturan yang bertentangan dengan Pancasila.

Baca Juga  Mengapa Tanaman Anggrek Tetap Dapat Bertahan Hidup Meskipun Jarang Disiram Air?

Itulah mengapa Pancasila dapat kokoh bagi negara Indonesia, apabila tidak memiliki dasar negara dan pandangan hidup tentu saja ada banyak aturan yang bisa saja keluar dari jalurnya bergantung dari pemegang kekuasaan.

Namun beruntung dengan kita memiliki Pancasila sebagai dasar negara dan pandanga hidup, maka akibat tidak memiliki dasar negara dan akibat tidak memiliki pandangan hidup ini tidak muncul dipermukaan.

Arti Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri sangat bernilai lebih dari apapun, sebab didalamnya terdapat konsep kehidupan yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia, dan juga gagasan tentang tatanan kehidupan.

[Jawaban] Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Pandangan Hidup? (Foto: Artikelsiana.com)
[Jawaban] Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Pandangan Hidup? (Foto: Artikelsiana.com)

Bisa dibayangkan apabila, negara tidak memiliki pandangan hidup, maka kemana gelombang dan angin bergerak maka bangsa Indonesia akan juga mengikutinya, dan hal itu bisa disebut bahwa Indonesia tidak memiliki ketetapan hati kepada satu tujuan.

Contoh sederhananya adalah pada diri kita sendiri, dari kecil kita telah memiliki cita-cita. Dari cita-cita itulah yang membuat kita untuk terus bergerak, belajar dan membangun diri kita untuk terus lebih baik. Walaupun banyak cita-cita yang lain, namun kita tetap memilih untuk mewujudkan cita-cita kita. Hal itu juga berlaku bangsa Indonesia.

Luarbiasanya Pancasila sebagai pandangan hidup dapat merangkum seluruh cita-cita dan kepentingan dari seluruh warganya. Bisa dibayangkan apabila dasar negara mengekang warganya untuk mewujudkan cita-cita pribadi kita.

Olehnya itu, itulah mengapa Pancasila dikatakan sebagai pandangan hidup seluruh warga negara sebab dengan mengikuti Pancasila, maka sama saja dengan mewujudkan cita-cita kita, cita-cita orang lain, cita-cita negara dan dunia.

Dengan pandangan hidup ini, sebagai tempat mempersatukan bangsa Indonesia dan sebagai kompas yang memberikan petunjuk untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batik bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga  Pengertian CSR Adalah: Prinsip & Sejarah CSR

Selain itu juga pandangan hidup dapat menjaga kelangsungan dan kelestarian bangsa. Dengan kata lain bahwa apabila tidak memiliki pandangan hidup, akan berakibat bangsa ini akan terombang-ambing dalam menghadapi persoalan.

Pandangan hidup akan memberikan wawasan menyeluruh terhadap kehidupan. Pancasila sebagai pandangan hidup juga memberikan pedoman dan kekuatan bagi bangsa untuk berperilaku luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan demikian Pancasila sebagai pandangan hidup wajib dilaksanakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila harus dilaksanakan secara utuh dan konsekuen. Selain itu, mengikat dan memaksa setiap warga negara untuk tunduk pada Pancasila.

Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila sebagai dasar negara berarti bahwa Pancasila merupakan tumpuan atau ideologi bagi negara dalam menjalankan bangsa dan negara ini kepada nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Pengertian Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang berarti bahwa pancasila menjadi petunjuk atau pedoman diberbagai kegiatan kehidupan untuk mengatur kehidupan bernegara dan berbangsa Indonesia dalam berkegiatan sehari-hari.

Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara

Berdasarkan dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan akibat tidak memiliki dasar negara adalah akan membuat bangsa Indonesia tidak memiliki karakter atau ciri khas yang membedakan dengan bangsa yang lainnya dan yang membedakan proses berjalannya negara ini dengan negara yang lainnya.

Maka ketika tidak memiliki dasar negara, maka bisa disebut bahwa negara itu adalah negara boneka yang diatur oleh orang lain atau negara lain. 

Dengan adanya Pancasila sebagai dasar negara, maka segala apapun yang menjadi kebijakan negara pada dasarnya mengacu pada dasar negara yaitu Pancasila. Sebab Pancasila adalah ideologi bangsa, kemana bangsa dan negara ini berjalan tidak boleh keluar dari Pancasila. Adapun lebih terperinci akibat tidak memiliki dasar negara ialah: 

  1. Akibat tidak memiliki dasar negara, sebuah bangsa tak mempunyai dasar hukum kuat.
  2. Akibat tidak memiliki dasar negara, sebuah negara tak mempunyai identitas pasti yang membedakannya dari bangsa lain di dunia
  3. Akibat tidak memiliki dasar negara, suatu negara tentu rentan dengan berbagai masalah yang menjurus pada kehancuran apabila tidak ditangani dengan baik.
  4. Akibat tidak memiliki dasar negara maka pemerintah yang bersangkutan akan kesulitan menyelenggarakan pemerintahan.
  5. Akibat tidak memiliki dasar negara, maka sebuah negara tak memiliki landasan atau acuan atas visi dan misi dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga  Bagaimana Hubungan Antara DPR, MK, Presiden & MPR? Ini Penjelasannya

Akibat Tidak Memiliki Pandangan Hidup

Berdasarkan dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa akibat tidak memiliki pandangan hidup maka suatu negara tidak memiliki arah yang jelas, kemana negara ini kedepannya dan akan seperti apa tidak diketahui.

Berbeda dengan bangsa dan negara yang memiliki pandangan hidup, dapat mengetahui bahwa bangsa dan negaranya kedepannya adalah sesuai dengan apa yang menjadi Pandangan Hidupnya,

Sehingga dalam menjalankan kebijakan pemerintahan memiliki arah yang terukur untuk mewujudkan pandangan hidup yang dimiliki suatu negara. Begitu pula bagi warganya, sehingga dapat bercita-cita dengan baik sejalan dengan cita-cita negaranya.

Dapat dikatakan baik, apabila cita-cita yang dimiliki seorang rakyat atau individu itu sejalan dengan pandangan hidup negaranya. Dan tentunya, setiap bangsa dan negara memiliki pandangan hidup agar bangsa ini bisa besar dan mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya dan bagi perdamaian dunia. Adapun akibat tidak memiliki pandangan hidup ialah: 

  1. Sulit dalam mengambil langkah apalagi saat banyak masalah yang nantinya akan dihadapi,
  2. Selalu merasa khawatir khawatir akan setiap perbuatannya diberi kritik oleh orang lain,
  3. Bingung dalam mengambil keputusan.
  4. Mudah terpengaruh jika ada seseorang yang ingin mengadu domba kita.
  5. Hidup menjadi suram karena orang itu tidak memiliki tujuan hidup,
  6. Tidak memiliki pedoman hidup hingga akan merasa bingung kemana ia harus maju
  7. Tidak menghargai satu bangsa dengan bangsa yang lain.

Demikianlah informasi mengenai Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Pandangan Hidup. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *