Menu

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya

Hujan Orografis – Apasih yang dimaksud dengan hujan? Hujan adalah jatuhnya hydrometeor yang terdiri dari partikerl air berukuran diameter 0.5 mm atau lebih sampai ke tanah. Namun, apabila partikel air itu ternyata tidak mencapai tanah dan lantas menguap bukan hujan lagi namanya, melainkan disebut virga.

Secara sederhana, hujan bisa diartikan sebagai uap yang mengkondensais dan jatuh ke tanah melalui rangkai proses hudrologi. Sebab sebagai bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang ada di atmosfer.

Bentuk lain dari presipitasi ialah salju dan es. Agar terjadi hujan dibutuhkan titik-titik kondensasi, amoniak, debu dan asam belerang. Sifat dari titik kondensasi ini ialah dapat mengambil uap air dari udara.

Untuk di Indonesia, penamaan satuan curah hujan dinyatakan dalam satuan millimeter. Apasih itu curah hujan?. Disini curah hujan diartikan ketinggian air yang terkumpul dalam tempat datar, tidak menguap, tidak meresap dan juga tidak mengalir.

Contohnya curah hujan dengan 1 militer. Arti dari contoh ini adalah dimana luasan 1 meter persegi pada tempat datar yang tertampung air setinggi 1 milimeter atau tertampung air sebanyak 1 liter.

Itulah curah hujan, belum lagi jika melihat dari intensitas hujan itu. Apasih intensitas hujan? intensitas huan dimaksudkan banyaknya curah hujan persatuan dalam jangka waktu tertentu. Secara sederhana, disebut intensitas besar artinya hujannya lebat dan bisa saja terjadi banjir, lonsor, dll.

Diketahui terjadinya hujan bergantung pada unsur fisik lingkungan dan biasanya turun hujan pada waktu dan tempat tertentu. Maka dari itulah, mengapa terdapat jenis-jenis hujan didunia ini, apalagi jika berbicara mengenai di Indonesia.

Baca Juga  Pengertian Tektonisme, Apa itu ?..

Diketahui jenis-jenis hujan yang biasa terjadi di Indonesia yaitu: hujan siklonal, hujan frontal, hujan musom, hujan zenithal dan hujan orografis.

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya
Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya (Foto: Artikelsiana.com)

Sejalan dengan pembahasan kali ini yaitu akan membahas mengenai Hujan Orografi. Apasih itu yang dimaksud dengan Hujan Orografis?

Pengertian Hujan Orografi: Apa itu?

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya
Pengertian Hujan Orografis (Foto: Artikelsiana.com)

Yang dimaksud dengan hujan orografis secara umum adalah hujan yang terjadi disebabkan adanya penghalang topografi sehingga udara dipaksa naik. Hal ini sehingga pada hujan erografis selanjutnya akan mengembang dan mendingin sampai terjadi pengembunan.

Setelah proses itu terjadi, maka setelah terjadi pengembunan akan jatuh sebagai hujan. Diketahui untuk bagian lereng yang menghadap angin, karakteristik hujannya akan lebih lebat, dibandingkan dengan hujan yang terjadi pada bagian lereng belakang.

Sebab salah satu faktor penentu pada hujan orografi tentang curah hujannya adalah mengenai ketinggian. Umumnya curah hujan makin besar pada tempat-tempat yang lebih tinggi sampai suatu ketinggian tertentu.

Proses Terjadinya Hujan Orografi

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya
Proses Terjadinya Hujan Orografis (Foto: Artikelsiana.com)

Proses terjadinya hujan orografi sebenarnya sama dengan proses terjadinya hujan pada umumnya dengan melibatkan faktor-faktor lainnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya proses hujan orografi adalah angin fohn, udara yang mengandung uap air dan wilayah pegunungan.

Baca Juga  Pengertian Batuan Beku dan Jenis-Jenis Batuan Beku

Diketahui bahwa proses terjadinya hujan orografi dengan hujan pada umumnya sama, hal itu berarti tahapan atau langkah-langkah mengenai proses terjadinya hujan juga sama. Olehnya itu untuk mengetahui proses terjadinya hujan orografi dapat dilihat dibawah ini:

  1. Langkah pertama ialah di sekitar wilayah pegunungan itu terdapat udara yang mengandung uap air
  2. Dengan adanya angin fohn, maka uap air yang ada di sekitar pegunungan akan bergerak ke atas gunung, mendaki lereng, dan hingga pada ketinggian tertentu.
  3. Apabila uap air tersebut semakin tinggi, maka akan semakin besar juga untuk mengalami pengembunan, sebab udara dengan ketinggian tertentu akan semakin dingin yang menyebab proses pengembunan atau kondensasi.
  4. Melalui tahapan ini, maka akan membentuk awan hitam atau titi- titik air.
  5. Seteleh terdapat banyak titik-titik air yang berkumpul sampai-sampai angin tidak lagi sanggup maka titik air tersebut akan saling berjatuhan.
  6. Apabila titik-titik air dalam jumlah banyak itu jatuh di wilayah pegunungan maka akan disebut dengan hujan orografis.

Untuk mengetahui proses terjadinya hujan orografis, dapat dengan melihat gampar proses terjadinya hujan orografis dibawah ini:

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya
Gambar Proses Terjadinya Hujan Orografis (Foto: Artikelsiana.com)

Melalui gambar diatas, dapat disimpulkan bahwa proses terjadinya hujan orografis secara singkat dan sederhana adalah diangkatnya udara mengandung uap air oleh angin fohn, lalu melewati tempat yang tinggi hingga pada akhirnya jatuh ke area lereng gunung.

Baca Juga  Upaya Menanggulangi Pemanasan Global (Global Warming)

Ciri-Ciri Hujan Orografis

Walaupun proses terjadinya hujan orografis sama dengan proses terjadinya hujan pada umumnya, akan tetapi disetiap jenis-jenis hujan apalagi di Indonesia masih memiliki perbedaan yang mendasar.

Untuk mengetahui perbedaan hujan orografis dengan hujan lainnya adalah dengan melihat dari ciri atau karakteristik hujan orografis itu. Adapun ciri-ciri hujan orografis itu adalah:

  1. Sebagaimana penjelasan diatas tentang proses terjadinya hujan orografis adalah terjadi di wilayah pegunungan atau daerah gunung.
  2. Disebabkan adanya angin fohn.
  3. Adanya udara mengandung uap air naik ke atas gunung
  4. Turunnya air hujan di lereng gunung

Manfaat Hujan Orografis

Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya
Manfaat dan Keutungan Hujan Orografis (Foto: Artikelsiana.com)

Seperti hujan pada umumnya, hujan orografis juga memberikan manfaat yang menguntungkan bagi wilayah yang jatuhnya, apalagi hujan orografis diidentikkan dengan hujan yang jatuh di daerah pegunungan. Sejalan dengan hal itu, maka manfaat khusus dari hujan orografis adalah:

  1. Menyegarkan tanaman di daerah pegunungan
  2. Menambah sumber cadagan air bersih di daerah pegunungan
  3. Menambah cadangan air minumm bagi hewan yang tinggal di daerah pegunungan
  4. Membasahi tanah di wilayah pegunungan
  5. Menjaga kelangsungan hidup makhuk hidup yang berada di wilayah pegunungan
  6. Membersihkan udara di daerah pegunungan
  7. Mengurangi polusi udara di daerah front
  8. Menyuburkan tanaman di wilayah pegunungan

Demikianlah informasi mengenai Hujan Orografis: Pengertian, Proses Hujan Orografis & Manfaatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *