Menu

7 Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Dalam Berbagai Bidang

Integrasi Nasional – Integrasi nasional merupakan usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan pada suatu negara yang bertujuan terwujudnya keserasian dan keselarasan secara nasional. Hal ini diperlukan mengingat Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari kebudayaan ataupun wilayahnya.

Walaupun disatu sisi, memberikan dampak positif atau manfaat yang besar bagi bangsa Indonesia, sebab memiliki kekayaan alam yang jika dikelola dengan baik dapat berguna untuk kesejahteraan rakyat,

Namun disisi lainnya ternyata keuntungan itu memberikan dampak negatif yang tidak kalah sebab dapat menjadi ancaman yang bisa menganggu terwujudnya integrasi nasional. Sebab dengan wilayah dan budaya yang melimpah, menghasilkan karakter atau manusia manusia yang berbeda juga,

Sehingga dapat mengancam keutuhan bangsa Indonesia. Apalagi wilayah Indonesia yang berpulau dengan keanekaragaman bahasa, suku, ras dan budaya yang membuat ancaman itu cepat membesar ibarat api yang melahap sekitarnya.

Pengertian Integrasi Nasional: Apa itu?

Secara etimologi, yang dimaksud dengan istilah Integrasi Nasional pada dasarnya berasal dari 2 kata yaitu Integrasi dan Nasional. Kata Integrasi berasal dari Bahasa Inggris yaitu integrate. Arti dari kata ini adalah menyatupadukan, mempersatukan atau menggabungkan.

Apabila melihat dari definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa arti Integrasi adalah pembauran sehingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Sedangkan untuk arti nasional berasal dari bahasa Inggris juga, nation yang artinya bangsa.

Sedangkan Secara Politis, integrasi nasional adalah penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional. Secara Antropologi, Integrasi Nasional berarti bahwa proses penyesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu kesatuan fungsi di dalam kehidupan masyarakat.

Pengertian Ancaman: Apa itu?

Menurut UUD No.3 Tahun 2003 mengenai Pertahanan Negara bahwa yang dimaksud dengan ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan negara.

Melihat dari definisi diatas, bahwa terdapat hal-hal yang membahayakan sehingga disebut dengan ancaman. Untuk itu, diperlukan penilaian dengan cara mengevaluasi apakah itu ancaman atau bukan.

Senada dengan pernyataan ini, menurut Jogn M. Collins bahwa dalam mengevaluasi ancaman terdapat 3 pertimbangan yaitu:

  1. Dengan cara menilai kemampuannya (capabilities)
  2. Intensitasnya (intensions)
  3. Kemudahan untuk dapat diserang (vulnerabilities).

Ancaman Terhadap Integrasi Nasional

7 Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Dalam Berbagai Bidang (Foto: Artikelsiana.com)
7 Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Dalam Berbagai Bidang (Foto: Artikelsiana.com)

Ancaman terhadap negara mempunyai keterkaitan dengan terwujudnya integrasi nasional. Pada intinya bahwa pada dasarnya ancaman merupakan segala sesuatu yang dapat mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat.

Sedangkan integrasi nasional proses penyatuan dan penyesuaian antara kebudayaan yang berbeda-beda sehingga tercipta suatu keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Jika kita hubungkan maka jika terjadi ancaman maka proses integrasi nasional atau proses penyatuan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik, maka dari itu kita sebagai warga negara yang baik harus sebisa mungkin mencegah terjadinya ancaman terhadap negara tersebut sehingga kita dapat melaksanakan integrasi nasional dengan sempurna

Baca Juga  Wawasan Nusantara Sebagai Geopolitik Indonesia

Dari segi geografis Indonesia merupakan bangsa yang mejemuk, posisi yang strategis dan potensial serta kemajemukan Indonesia disebabkan oleh berbagai hal, dimana terletak diantara 2 benua yaitu benua asia dan benua Australia dan 2 samudra yaitu samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Dengan posisi strategis ini secara geografis menjadi wilayah yang berada ditengah-tengah dalam lalu lintas dunia yang memungkinkan adanya ancaman besar yang dapat mengganggu integrasi nasional.

Tidak hanya itu faktor yang perlu diantisipasi membuat Indonesia menjadi negara yang memungkinkan timbulnya ancaman baik itu dari dalam negeri atau luar negeri yaitu Indonesia kaya akan sumber daya alam.

Mengingat sejarah, penjajahan dilatar belakangi bermula dari rempah-rempah. Landasan histrois ini, tidak boleh dikesempingkan mengingat masa kelam penjajahan yang cukup lama dan menguras darah dan tenaga warga Indonesia.

Faktor ini yang membuat Indonesia harus terus waspada terhadap adanya ancaman sebab wilayah indonesia yang subur sebab dilewati garis khatulistiwa hingga Indonesia sebagai wilayah yang beriklim tropis.

Bisa dikatakan bahwa sumber daya alam ini adalah ibarat pisau bermata 2, menguntungkan dan sekaligus memberikan tantangan besar bagi Indonesia untuk menjaga NKRI melalui peningkatan wawasan nusantara sebagai identitas nasional.

Tidak hanya itu, ada juga dari faktor jumlah penduduk yang terbesar ke 4 dunia dengan keanekaragaman suku, ras, bahasa dan agama.

Hal ini memang seringkali membuat adanya ancaman bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan integrasi nasional sebab sudah beberapa kali, terjadi diplomasi dan perdamaian yang terjadi untuk menyelesaikan konflik dipermukaan akibat masalah Rasis. Tentunya, apabila ini dibiarkan dapat menjadi ancaman yang dapat menganggu keutuhan NKRI.

Apa sebenarnya yang menjadi ancaman bagi integrasi nasional negara Indonesia? Ancaman bagi integrasi nasional tersebut bisa saja datang dari luar dan dari dalam negeri Indonesia sendiri dari macam-macam bidang di kehidupan.

Ancaman itu biasanya terdiri dari ancaman militer dan nonmiliter. Berikut ini dapat disarikan ancaman yang dapat dihadapi bangsa Indonesia baik itu dari ancaman militer dan juga ancaman non militer..

Ancaman Militer

Yang dimaksud dengan Ancaman militer adalah ancaman yang memakai kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai punya kemampuan yang bisa mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa. 

Ada banyak ancaman militer yang bisa saja terjadi sepanjang sejarah. Untuk mengklasifikasikan berbagai contoh tentang ancaman militer itu adalah ada yang berbentuk agresi, pelanggaran wilayah, spionase, sabotase, aksi teror bersenjata, pemberontakan, dan perang saudara. Ancaman militer ini dibagi menjadi dua yaitu:

Baca Juga  Pengertian Ideologi : Apa itu Ideologi yang Sebenarnya ?...

1. Ancaman Militer Dalam Negeri

  • Ada pemecah  bangsa melalui gerakan pemberontakan dengan mengangkat isu kesukuan atau pemberontakan dari ketidakpuasan daerah terhadap suatu kebijakan pemerintah pusat. 
  • Adanya keresahan sosial dan pelanggaran HAM yang berujung pada kerusuhan massal. 
  • Upaya penggantian ideologi pancasila dengan ideologi yang lain ekstrem atau tidak sesuai dengan kebiasaan dari masyarakat indonesia.
  • Adanya gerakan Makar yang ingin menggulingkan pemerintahan yang sah dan konstitusional

2. Ancaman Militer Luar Negeri

  • Pelanggaran batas negara yang dilakukan oleh negara lain.
  • Pemberontakan senjata yang dilakukan oleh negara lain.
  • Aksi teror yang dilakukan oleh terorisme internasional.

Contoh-Contoh Ancaman Militer

  • Ancaman militer yang berupa aksi teror bersenjata yang dilakukan oleh suatu jaringan terorisme yang luas (internasional) atau ancaman yang dilakukan oleh teroris internasional yang bekerjasama dengan terorisme lokal (dalam negeri).
  • Ancaman militer terhadap suatu negara dapat juga berbentuk suatu pemberontakan yang mana pemberontakan tersebut juga menggunakan senjata.Selain pemberontakan, terjadinya perang saudara yang menggunakan senjata juga termasuk ancaman militer.
  • Selain pemberontakan, terjadinya perang saudara yang menggunakan senjata juga termasuk ancaman militer. Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan komponen utama yang dipersiapkan untuk menghadapi ancaman militer, yang dilaksanakan melalui tugas Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
  • Bombardemen, cara/bentuk dalam melakukan agresi terhadap suatu negara yang kedua adalah bombardemen yang mempunyai pengertian suatu penggunaan senjata lainnya yang dilakukan oleh angkatan bersenjata negara lain terhadap NKRI
  • Agresi, pengertian dari agresi adalah ancaman militer yang menggunakan kekuatan bersenjata oleh negara lain terhadap suatu negara yang dapat membahayakan kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut, dan juga membahayakan keselamatan segenap bangsa tersebut.
  • Invasi, cara.bentuk dalam melakukan agresi terhadap suatu negara yang pertama adalah invasi yaitu suatu serangan yang dilakukan oleh kekuatan bersenjata negara lain terhadap wilayah NKRI
  • Sabotase, adalah ancaman militer yang dilakukan oleh suatu negara yang kegiatannya mempunyai tujuan untuk merusak instalasi militer dan obyek vital nasional. Tentunya sabotase ini dapat membahayakan keselamatan suatu bangsa.
  • Blokade, cara/bentuk dalam melakukan agresi yang terhakshir adalah blokade, yang dilakukan di daerah pelabuhan atau pantai atau wilayah udara NKRI yang dilakukan oleh angkatan bersenjata negara lain, dan lain-lain.
  • Spionase adalah ancaman militer yang dilakukan terhadap suatu negara yang kegiatannya berupa mata-mata dan dilakukan oleh negara lain yang bertujuan untuk mencari dan mendapatkan dokumen rahasia militer suatu negara.

Ancaman Non Militer

Ancaman non militer atau nin-niliter memiliki karakteristik yang berbeda dengan ancaman militer, yaitu tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat sepeni ancaman militer. Ancaman nonmiliter berbentuk ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, penahanan dan keamanan. Berikut ini adalah beberapa contoh ancaman yang berbentuk non militer:

Baca Juga  Pengertian Negara Kesatuan, Ciri, Konsep & Contoh Penganut Sistem Ini

1. Ancaman Berdimensi Ideologi

Sistem politik internasional mengalami perubahan semenjak Uni Soviet runtuh, sehingga paham komunis tidak populer lagi, akan tetapi, potensi ancaman berbasis ideologi masih tetap diperhitungkan. Ancaman berbasis ideologi ini bisa juga dalam bentuk penetrasi nilai-nilai kebebasan (liberalisme) sehingga bisa memicu terjadinya proses disintegrasi bangsa.

2. Ancaman Berdimensi Politik

Politik merupakan instrumen utama dalam menggerakkan perang. Hal ini membuktikan jika ancaman politik bisa menumbangkan suatu rezim pemerintahan, bahkan juga bisa menghancurkan suatu negara. Masyarakat internasional mengintervensi suatu negara melalui politik seperti contohnya Hak Asasi Manusia (HAM), demokratisasi, penanganan lingkungan hidup, serta penyelenggaraan pemerintahan yang bersih serta akuntabel.

3. Ancaman Berdimensi Ekonomi

Ekonomi merupakan salah satu penentu posisi tawar dari setiap negara dalam pergaulan internasional. Kondisi ekonomi tentu sangat menentukan dalam pertahanan negara. Ancaman berdimensi ekonomi ini terbagi menjadi 2, yakni internal serta eksternal.

  • Ancaman yang berasal dari internal bisa berupa inflasi, pengangguran, infrastruktur yang tidak memadai, serta sistem ekonomi yang tak cukup jelas.
  • Ancaman yang berasal dari eksternal bisa berbentuk kinerja ekonomi yang buruk, daya saing yang rendah, tidak siapnya dalam menghadapi era globalisasi serta tingkat ketergantungan terhadap pihak asing.

4. Ancaman Berdimensi Sosial Budaya

Ancaman sosial budaya bisa berupa isu-isu mengenai kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta ketidakadilan yang menjadi dasar timbulnya konflik vertikal, antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, beserta dengan konflik horizontal yakni suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Di tahun 1994 saja misalnya, 18 peperangan dari 23 peperangan yang terjadi di dunia ini diakibatkan oleh sentimen-sentimen budaya, agama, serta etnis. Sementara itu, 75% dari pengungsi dunia yang mengalir ke berbagai negara lain didorong dengan alasan yang sama, tidak berbeda.

Sementara itu, 8 dari 13 operasi pasukan perdamaian yang dijalankan oleh PBB ditujukan guna mengupayakan terciptanya perdamaian dalam berbagai konflik antar etnis di dunia.

5. Ancaman Berdimensi Teknologi Informasi

Kemajuan akan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan sangat pesat serta memberikan manfaat yang sangat besar bagi seluruh masyarakat, namun, kejahatan juga terus mengikuti perkembangan tersebut, seperti contohnya kejahatan cyber dan kejahatan perbankan.

Demikianlah informasi mengenai Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Dalam Berbagai Bidang. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *