Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

16 Tantangan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI dan Penjelasannya

Istilah NKRI merupakan singkatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saat ini semangat untuk menjaga keutuhan NKRI terus disuarakan oleh masyarakat, organisasi dan pemerintah dengan sebutan NKRI Harga Mati dari berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, dan ekonomi. 

Slogan unuk menjaga keutuhan NKRI semakin sering disuarakan tidak akan senyaring ini apabila tidak terdapat ancaman yang menjadi tantangan-tangan untuk dihadapi.

Walaupun, slogan untuk menjaga keutuhan NKRI dengan sebutan NKRI Harga Mati sudah ada tercatat dalam sejarah Indonesia saat Negara Perserikatan Indonesia.

Pada saat itu, tahun 19450-an, Indonesia masih berstatus Republik Indonesia Serikat (RIS) dan berjalannya sejarah, RIS diakhiri oleh Presiden Soekarno dengan persatuan dan kesatuan Indonesia.

Walaupun sudah sejak lama, Slogan dalam menjaga keutuhan NKRI masih tetap diteriakkan oleh seluruh rakyat Indonesia, didampingi dengan teriakan Pancasila sebagai dasar dan pedoman negara. Baik NKRI dan Pancasila tidak terpisahkan sebab NKRI adalah Wilayah Negara Indonesia sedangkan untuk Pancasila adalah Dasar Negara.

Sebab NKRI tanpa dasar negara ibarat tanah yang tak subur sedangkan negara yang memiliki dasar negara tanpa ada wilayah ibarat tanah yang subur tak berpenghuni.

Mengartikan NKRI tidak sesederhana itu, hanya soal wilayah atau tanah, melainkan NKRI merupakan negara yang telah mengakui kemerdekaannya dengan terkandung agama, suku, ras, dan kebudayaan dengan karakteristik masing-masing.

NKRI merupakan satu kesatuan wilayah yang tak terpisahkan dan terbentang luas dari ujung sabang sampai merauke. Itulah mengapa tidak sedikit gangguan yang menjadi tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI dengan sekitar penduduk sekitar 300 juta yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Selain itu, tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI juga semakin dalam sebab secara geografis, Indonesia merupakan negara yang strategis yang diapit oleh dua benua dan dua samudra.

Dengan letak atau posisi Indonesia yang strategis ini, menjadikan tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI semakin terus diperjuangkan sebab dengan letaknya menjadikan NKRI sebagai negara dengan kekayaan alam yang tiada tandingannya.

Apalagi belum berbicara mengenai letak astronomis dan geologis Indonesia yang menjadikan NKRI merupakan wilayah yang subur dengan iklim tropis yang baik. Dengan kondisi wilayah Indonesia ini, ada banyak tantangan-tantangan yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

Spirit ini perlu untuk selalu disuarakan, sebab pada saat ini santer terdengar slogan mengenai NKRI Harga Mati semakin dengung disuarakan, semakin terlihat beberapa orang atau kalangan tidak menyukai dan tidak mau tahu.

Baca Juga  Jelaskan Fungsi Tombol Backspace dan Delete? Begini Fungsinya

Gejala demikian adalah tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI sebab ancaman-ancaman bisa datang dari mana saja, walaupun menyayangkan bahwa pertentangan itu terjadi di dalam negara kita sendiri. Olehnya itu, ancaman ini patut untuk dijadikan sebagai tantangan bagi segenap warga Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI.

Oleh karena itu, segenap warga negara perlu untuk menselaraskan NKRI dengan menjaga keutuhan negara dengan rasa perdamaian negara yang diawali dari pribadi kita masing-masing dengan niatan yang tulis untuk membela negara dan cinta tanah air dengan harapan hidup damai, tentram, rukun bermasyarakat.

Dengan menanamkan sifat Patriotisme demi mewujudkan NKRI akan tetap dalam satu tujuan yang satu, tidak dapat terpecahkan atau tergantikan oleh alasan apapun.

Dengan tujuan agar semangat itu dapat berperan sebagai faktor faktor yang dapat mengurangi dan menghilangkan ancaman-ancaman yang berbau terorisme, penyelewengan ideologi, korupsi, pertentangan agama, mencaci maki satu sama lain dan rasis.

Memang tidak dipungkiri, bahwa penyebab munculnya ancaman ini dikarenakan adanya penurunan moral dan budaya yang keliru yang dipengaruhi oleh kehidupan moral, etika yang rusak, pertikaian, penindasan dan terutama masalah kemiskinan.

Gejala demikian muncul dipermukan yang dapat merusak keutuhan NKRI ini disebabkan karena faktor SDM yang lemah dan kurangnya kesadaran dalam membela negara hingga beradampak pada keutuhan NKRI.

Tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI patut untuk disuarakan oleh seluruh kalangan dari rakyat, pemuda, mahasiswa dan pemerintah untuk menyelesaikan secara bersama-sama, yang dimulai dari hal yang terkecil dengan tujuan menjaga keutuhan NKRI yang berasal dari dalam negeri sendiri.

Seiring dengan itu, faktor yang terjadi dari ancaman dari dalam negeri ternyata seiring dengan apa yang terjadi dengan ancaman yang terdapat yang akan datang dari luar negeri. Tidak dipungkiri bahwa sepanjang sejarah Indonesia, kita selalu menjadi di adu domba oleh bangsa asing yang pernah menjadi masa kelam Indonesia yang panjang.

Tidak sedikit masalah di tanah air, tercium campur tangan bangsa luar. Sebab dengan kekayaan alam yang melimpah ini tentunya tidak sedikit juga bangsa yang akan menginginkan Indonesia, dan merusak keutuhan NKRI yang telah dipupuk sejak lama seperti masalah narkoba yang dapat merusak generasi bangsa hingga dampak yang ditimpulkan akan terasa 5, 10 dan 20 tahun mendatang.

Baca Juga  5 Fungsi Pidato & Metode-Metode Yang Dipakai Dalam Berpidato

Hal itu barulah ancaman dalam hal untuk merusak moral dan etika para generasi bangsa, bukan lagi jika melihat pada sektor industri atau secara umum sektor ekonomi. Ada banyak para pekerja profesional yang masuk ke Indonesia, gejala ini disatu sisi bisa dikatakan bahwa kurangnya publikasi kemampuan sumber daya manusia Indonesia dan ataukah memang kurangnya tenaga profesional dalam negeri.

Olehnya itu, semangat untuk menjaga keutuhan NKRI tidaklah hanya pada bahwa akan ada yang menganggu wilayah Indonesia, melainkan pada persoalan yang dapat memanfaatkan wilayah kita sendiri, dengan masuknya tenaga profesional dari luar ini bisa dikatakan akan memanfaatkan wilayah kita sendiri yang tidak mampu kita manfaatkan.

Selain itu, masalah budaya Indonesia yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, pada era saat ini telah menjadi tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI. Sebab dengan majunya teknologi seakan-akan bangsa dari luar negeri, memasukkan budayanya dalam teknologi buatannya dan kemudian masuk ke Indonesia hingga akan mempengaruhi rakyat Indonesia. Hal ini tidak boleh dianggap enteng atau mudah, sebab apabila ini tidak disadari maka dapat merusak dan bahkan boleh jadi bisa menggantikan budaya Indonesia.

Jika melihat dalam sejarah yang diketahui bahwa Pancasila dengan 5 sila yang ada dapat disarikan menjadi 1 sila yaitu semangat gotong royong. Kita tahu bahwa semangat ini telah lama menjadi semangat yang membuat bangsa bersatu dan merdeka.

Tidak dipungkiri bahwa budaya gotong royong yang telah lama menjadi spirit bangsa, ini akan tergantikan oleh budaya bangsa asing yang notebene sarat akan individualis atau kurangnya kerja sama dan hanya berdasar kepentingan belaka.

Tentunya ancaman ini patut untuk diantisipasi bersama. Membendung hal ini adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan, untuk tidak hanya menjadi rakyat yang konsumeris atau pemakai, melainkan menjadi rakyat yang mampu untuk menciptakan teknologi terbaru dan terbaik. Sebab masa dimana globalisasi dengan manfaat ternyata juga seperti pisau bermata dua.

Olehnya itu, ada banyak ancaman-ancaman dari dalam negeri dan diluar negeri yang menjadi tantangan dalam menjaga keutuhan bersama. Sebab dari dalam negeri mampu kita terawang dan saksikan secara bersama, namun untuk ancaman dari luar negeri sekali lagi merupakan ancaman yang bermain secara halus dengan gejala dan dampak yang akan dirasakan beberapa tahun kemudian.

Maka dari itu kita perlu menguatkan diri masing-masing dalam diri kita sebagai langkah awal atau bekal untuk selalu menjaga keutuhan NKRI sebelum benar-benar bisa menjaga seutuhnya NKRI.

Baca Juga  Kekuasaan Moneter Dilaksanakan Oleh? Begini Penjelasannya dan Pasalnya

Tantangan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

16 Tantangan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI dan Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)
16 Tantangan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI dan Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)

Berdasarkan dari penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam menjaga keuntuhan NKRI terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi keuntuhan NKRI. Tantangan itu bisa dibagia dalam 2 bagian yaitu tantangan dalam negeri dan tantangan luar negeri. Adapun macam-macam tantangan itu dapat dilihat dibawah ini:

Tantangan Dalam Negeri

  1. Gerakan pemberontakan dengan menangakat isu kesukuan atau pembrontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat.
  2. Upaya pergantian Ideologi Pancasila dengan Ideologi lain yang ekstrim atau tidak sesuai dengan jiwa dan perjuangan Bangsa Indonesia.
  3. Penggulingan pemerintah yang sah dan konstitusional.
  4. Keresahan sosial dari kesenjangan ekonomi atau pada dasarnya tentang kemiskinan.
  5. Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang pada gilirannya dapat menyebabkan huru-hara massa yang dapat menganggu ketertiban umum.
  6. Potensi konflik antar kelompok baik perbedaan pendapat dalam politik, dalam masalah politik, konflik akibat pilkada maupun masalah SARA.
  7. Melakukan Kolusi, Korupsi, Nepotisme sangat merugikan negara dan bangsa karena akan mengancam dan menghambat pembangunan nasional.
  8. Kesenjagan ekonomi, pemerataan pendapatan yang tidak adil antar kelompok dan antar daerah.
  9. Munculnya pemikiran memperluas daerah otonomi khusus tanpa alasan yang jelas. Hingga persoalan-persoalan yang muncul di wilayah perbatasan dengan negara lain.
  10. Pemaksaan kehendak golongan tertentu berusaha memaksakan kepentingannya secara tidak konstitusional, terutama ketika sistem politik tidak berhasil menampung aspirasi yang berkembang dalam masyarakat.

Tantangan Luar Negeri

  1. Ideologi merupakan ancaman terhadap dasar negara dan Ideologi Pancasila
  2. Ikut campurnya negara lain dalam urusan dalam Negeri seperti HAM, Hukum, Pemilihan Umum dan sebagainya.
  3. Upaya menghancurkan budaya bangsa melalui disinformasi, propaganda, dan berbagai kegiatan kebudayaan yang dapat mempengaruhi kubudayaan luhur Bangsa Indonesia.
  4. Pelanggaran wilayah oleh kapal atau pesawat militer negara lain, kejahatan Internasional, kelompok luar negeri yang membantu gerakan spartis, dan sebagainya.
  5. Semakin bebasnya impor berbagai produk luar negeri, restoran, investasi asing, perusahaan asing, dan sebagainya.
  6. Bentuk penjarahan sumber daya alam melalui eksploitasi SDA yang tidak terkontrol sehingga merusak lingkungan.

Demikianlah informasi mengenai Tantangan dalam Menjaga Keutuhan NKRI. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *