Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Sosialisme, Sejarah, Ciri, Jenis Sosialisme & Contohnya

Sosialisme – Ideologi adalah salah satu istilah yang memiliki cakupan yang lu-as karena istilah ideologi sesungguhnya dapat dibicarakan dalam ba-nyak konteks. Ideologi dapat dibicarakan dalam konteks pendidikan, ilmu, dan tentu saja dalam konteks politik.

Dengan luasnya istilah ideologi, maka tidak sedikit yang melakukan pentingnya dan kajian. Apalagi berkenan mengenai ideologi politik. Maksudnya ialah ideologi yang menjadi landasan berkembangnya praktek kehidupan politik.

Tidak sedikit dijumpai berbagai siaran televisi dan media yang mengisi dialog dengan tema-tema mengenai Ideologi dan hal itupun menjadi perbincangan dalam kehidupan kenegaraan.

Demikian ini melihat dari peran sekaigus kemutlakan sebagai eksistensi untuk kelangsungan satu bangsa dan negara.

Secara sederhana yang dimaksud dengan ideologi adalah nilai yang menjadi kehidupan masyarakat, sebagai pedoman tingkah laku warga dalam penjabaran dalam bentuk peraturan hukum.

Selain itu ideologi memiliki fungsi sebagai kepribagian bangsa dan negara, sebab ideologi menampilkan orientasi masyarakat, sebab terikat nilai yang dianggap penting oleh masyarakat.

Walaupun begitu penting ternyata masih ada juga yang lalai dengan pembahasan ini, sebab menganggap bahwa saat ini hanyalah persoalaan ekonomi atau hidup saja.

Namun perlu diketahui pembahasan ideologi masih memiliki peran penting dalam proses ekonomi atau sistem ekonomi yang terjadi baik secara nasional maupun secara global.

Dalam sejarah manusia terdapat banyak macam ideologi yang dapat dikatakan masih ada hingga saat ini, sedikitnya ada ideologi yang namanya masih terus diperbincangkan seperti liberalisme, sosialisme, komunisme, fasisme, kapitalisme, komunisme dan ideologi-ideologi lainnya.

Diantara ideologi yang disebutkan pada paragraf diatas, terdapat ideologi yang masih dianut oleh negara besar dan ada juga yang telah tidak menganut ideologi itu sebab tidak mampu bertahan dengan sistem dunia global.

Baca Juga  Pengertian, Manfaat dan Resiko Kontrak Berjangka Indeks Saham

Salah satu ideologi yang pernah menjadi dominasi dan bentuk perlawanan antara lain ialah sosialisme dan kapitalisme. Pembahasan kali ini mengenai, sosialisme.

Pengertian Sosialisme, Sejarah, Ciri, Jenis Sosialisme & Contohnya
Pengertian Sosialisme, Sejarah, Ciri, Jenis Sosialisme & Contohnya

Sebagai ideologi yang berpengaruh secara luas dalam perkembangan sosio ekonomi politik internasional, sosialisme muncul pada awal abad ke-19 sebagai alternatif dalam melawan ideologi liberalisme dan kapitalisme yang dianggap tidak sesuai dengan masyarakat.

Pengertian Sosialisme: Apa itu?

Secara etimologi, diketahui bahwa yang dimaksud dengan istilah sosialisme dimana dalam bahasa Inggris disebut dengan “Socialism” yang dari bahasa Prancis dikenal sebagai “So-sial” yang artinya adalah “kemasyarakatan”.

Apabila melihat sejarah terbentuknya ideologi sosialisme, sebenarnya terbentuk pertama kali di Prancis tahun 1830.

Pada hakikatnya, dalam sejarah itu atau awal mula dari sosialisme mengusung cita-cita sebagai pandangan yang dimana setiap masyarakat berhak dan hendak untuk mewujudkan hak milik bersama terhadap alat produksi.

Tujuan dari hal ini adalah agar produksi tidak hanya diselenggarakan oleh orang atau lembaga perorangan atau swasta dengan keuntungan melimpah dimana mendapatkan laba, dan rakyat hanya digunakan sebagai pelayan.

Namun apabila merujuk secara terminologi, dimana istilah sosialisme dapat dipahami dengan bermacam-macam oleh para tokoh. Apabila mengacu pada penjelasan dari Franz Magnis-Suseno (2001: 270).yang menjelaskan dengan 2 point utama yaitu:

  • Ajaran dan gerakan yang menganutnya bahwa keadaan sosial tercapai melalui penghapusan hak milik pri-badi atas alat-alat produksi,
  • Keadaan masyarakat di mana hak milik pribadi atas alat-alat produksi telah dihapus.
Baca Juga  Ekonomi Makro: Pengertian, Tujuan Ekonomi Makro & Ruang Lingkupnya

Tidak hanya itu, ada juga yang dikenal dengan “Sosialisme Ilmiah” yang disebut oleh Karl Marx. Yang dimaksud dengan pendapat Karl Marx ini dimana sosialisme ilmiah dalam arti yang pertama ialah untuk memperlihatkan dengan meneliti hukum-hukum perkembangan masyarakat bahwa sosialisme. Sedangkan untuk arti yang kedua ialah mengenai pasti akan datang.

Menurut Encyclopedia of Social History bahwa yang dimaksud dengan Sosialisme ialah sebuah istilah berkenaan tentang pergerakan atau tentang teori organisasi sosial yang menginginkan akan kepemilikan atau pengontrolan secara bersama-sama terhadap produksi dan distribusi.

Sosialisme merupakan awal munculnya sebagai reaksi dari berkembangnya industrialisme dan kapitalisme pada abad 19-20.

Kebanyakan dari teoritisi sosialisme menyarankan pentingnya kerja sama, perencanaan, dan kepemilikan publik, untuk melawan kompetisi dan pencarian laba individual sebagaimana digagas oleh kapitalisme (N. Stearns, 1994: 896).

Definisi lain tentang sosialisme dapat juga dapat ditinjau dari menurut Kamus Filsafat karya Lorens Bagus, yang mengungkapkan bahwa istilah sosialisme menunjuk pada “asosiasi apapun, dapat pribadi (swasta) atau umum (pemerintah)”.

Salah satu ciri khas dari pemikiran sosialisme adalah pengendalian harta dan produksi serta kekayaan oleh kelompok (Bagus, 2002: 1030).

Sejak abad ke-19, sosialisme telah berkembang ke banyak aliran yang berbeda yaitu:

  • Anarkisme,
  • Komunisme,
  • Marhaenisme,
  • Marxisme,
  • Sindikalisme,

Berdasarkan ideologi sosialisme bahwa suatu komunitas yang terorganisir mempunyai kewenangan atau hak dalam mengelola modal, tanah, mekanisme produksi, distribusi barang, dan hal-hal yang dikira sebagai perlu bagi kesejahteraan umum secara mandiri.

Baca Juga  Dampak Positif Penerapan Ekonomi Mikro & Makro Bagi Masyarakat dan Pemerintah

Pada hakekatnya, ekonomi memiliki sifat mampu bersikap adil. Produksi secara bebas dan kompetitif harus dihilangkan.

Ciri-Ciri Ideologi Sosialisme

Berdasarkan ciri-ciri atau karakteristik ideologi sosialisme diantaranya yaitu:

  • Mencapai kesejahteraan dengan cara damai dan demokratis.
  • Berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat dan perbaikan nasib buruh dengan luwes secara bertahap.
  • Mementingkan kekuasaan dan kepentingan negara.
  • Pemikiran keagamaan sosialisme terpengaruh kuat oleh pemikiran yang berdasarkan ajaran agama bahwa manusia harus saling tolong menolong.
  • Mencita-citakan masyarakat yang didalamnya dapat bekerja sama dan solidaritas dengan hak-hak yang sama.
  • Tidak ada kelas kaya dan miskin atau pun kelas majikan dan buruh, sebab semua sama.
  • Paham ini mempunyai pemikiran ekonomi negara centeris yaitu untuk mengatasi kesenjangan.
  • Pemikiran politik sosialisme ialah bahwa negara sangat diperlukan untuk membina dan mengkoordinasikan kebersamaan.
  • Hak milik pribadi atas alat-alat produksi mesin diakui secara terbatas.
  • Sosialisme berpegang pada prinsip-prinsip kesederajatan dan pemerataan.

Contoh Ideologi Sosialisme

Negara yang manganut sosialisme dalam konstitusinya diantaranya yaitu Suriah, Srilangka, India, Bangladesh, Bolivia, Aljazair. Adapun perbuatan yang mencerminkan sosialisme yaitu:

  • Membantu kecelakaan.
  • Gotong royong.
  • Mengerjakan pekerjaan untuk kepentingan orang lain tanpa pamrih.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Sosialisme, Ciri, Jenis Sosialisme & Contohnya. Semoga informasi bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *