Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Karakteristik Topologi Star (Bintang) Pada Jaringan Telekomunikasi

Topologi Jaringan Star (Bintang) – Ada banyak hal yang perlu dihapami, salah satunya saat melakukan instalasi jaringan Komputer. Dalam memasang jaringan komputer, tidak boleh asal.

Karena pada dasarnya, dalam instalasi jaringan komputer, hal yang perlu diperhatikan lebih dalam adalah berkenaan dengan topologi. Dalam instalasi jaringan komputer, persoalan topologi adalah hal yang mendasar sebab mengarah kepada fungsi dan pemafataan instalasi jaringan komputer itu.

Sehingga pada saat selesai membuat instalasi jaringan komputer, manfaatnya dapat dirasakan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh si konsumen.

Demikian ini, karena dalam memilih instalasi jaringan komputer, terdapat bentuk ataupun struktur topologi yang hendak digunakan.

Perlu diketahui bahwa yang dimaksud dengan Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.

Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Melihat dari penjelasan ini apalagi yang zaman saat ini butuh jaringan yang cepat, kalau lambat pasti akan menuai kritik.

Baca Juga  8 Karakteristik Topologi Bus Pada Jaringan Telekomunikasi

Olehnya itu, perlu dicermati lebih jauh mengenai kelebihan atau keuntungan dan kekurangan atau kerugian terhadap macam-macam topologi menurut karakteristiknya.

Sebab topologi jaringan dalam telekomunikasi ada banyak jenisnya. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

Pada kali ini yang menjadi pembahasan adalah topologi star? Apasih itu yang dimaksud dengan Topologi Star

Topologi Star

Karakteristik Topologi Star (Bintang) Pada Jaringan Telekomunikasi
Karakteristik Topologi Star (Bintang) Pada Jaringan Telekomunikasi

Dalam topologi jaringan star (bintang), salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Ketika dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini memiliki tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis,

Akan tetapi, yang perlu diketahui bahwa beban yang dipikul sentral pusat atau komputer utama ternyata cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

Baca Juga  Macam-Macam Jenis Spreadsheet (Pengolah Angka)

Berbeda ketika sentral utama atau komputer utama memiliki kapasitas atau spek yang tinggi, maka bisa saja dapat mengurangi beban itu. Sehingga komputer utama harus lebih berkualitas dibandingkan dengan komputer-komputer lainnya atau setiap node.

Secara umum, pengertian Topologi star atau bintang adalah salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch atau hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.

Karakteristik Topologi Star

Karakteristik Topologi Star (Bintang) Pada Jaringan Telekomunikasi
Karakteristik Topologi Star (Bintang) Pada Jaringan Telekomunikasi

Berikut beberapa karakteristik yang terdapat pada Topologi Star:

  • Medium transmisi yang dipakai dalam tipe topologi ini, membentuk jalur tertutup (closed loop), dan setiap workstation memiliki kabel tersendiri untuk langsung berhubungan dengan file server, sehingga seluruh sistem tidak akan gagal bila ada salah satu kabel pada workstation yang terganggu.
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node itu yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain.
  • Dapat dipakai Kabel Lower sebab hanya meng-handle satu trafik node dan biasanya memakai kabel UTP.
  • Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Mudah di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
Baca Juga  Pengertian Hacker: Apa itu Definisi Hacker?

Cara Kerja Topologi Star

  • Setiap komputer berkomunikasi dengan hub pusat yang akan mengirim kembali pesan kepada semua komputer (broadcast) atau hanya pada komputer tujuan (switched)
  • Hub pada broadcast dapat aktif maupun pasif.
  • Hub aktif (multiport repeater) memiliki fungsi untuk mengulang sinyal yang diterima dan mengirim sinyal tersebut pada semua komputer.
  • Hub pasif memiliki fungsi sebagai titik sambung dan tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya.
  • Dapat memakai beberapa tipe kabel untuk mengimplementasikan jaringan star.

Demikianlah informasi mengenai Karakteristik Topologi Star (Bintang). Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *