Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya

Perbedaan Kolenkim dan Sklerenkim – Yang dimaksud dengan Jaringan dalam biologi adalah sekumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama.

Jaringan pada tumbuhan dan hewan memiliki perbedaan. Jenis-jenis jaringan pada tumbuhan adalah jaringan meristem, jaringan epidermal, jaringan dasar dan jaringan pembuluh.

Tumbuhan yang biasa anda lihat dapat kokoh dan tegak adalah akibat salah satu jaringan dasar pada tumbuhan yaitu Jaringan penguat. Diketahui jaringan ini terdiri dari jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

Contoh tumbuhan yang mudah sering ditemui temui ialah rumput gajah. Diketahui rumput ini dapat berdiri kokoh sebab ditunjang jaringan penguat. Dalam bidang peternakan rumput ini dipakai sebagai pakan ternak.

Sehingga agar dapat berdiri dengan tegak, tumbuhan perlu jaringan penguat atau penopang yang disebut jaringan mekanik. Biasanya, sel penyusun jaringan mempunyai dinding tebal dengan kandungan lignin dan macam-macam zat lainnya.

Disebut jaringan penguat sebab mempunyai dinding sel tebal dan kuat sertal selnya telah mengalami spesialisasi. Menurut bentuk dan sifatnya, jaringan mekanik dibedakan ke dalam jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

Walaupun terdiri atas dua jenis, namun kedua jaringan ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Lalu apasih perbedaan antara jaringan kolenkim dan sklerenkim.

10 Perbedaan  Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya
10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya

Jaringan Kolenkim

Yang dimaksud dengan pengertian jaringan kolenkim adalah sel yang mengalami penebalan selulosa. Jaringan yang berperan sebagai jaringan penguat khususnya organ-organ tumbuh yang aktif mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.

1. Ciri-Sel Jaringan Kolenkim

Adapun ciri atau karakteristik jaringan kolenkim adalah:

  • Bersifat lunak, tidak berlignin, dan lentur.
  • Umumnya mempunyai dinding dengan penebalan tidak teratur.
  • Isi selnya mengandung kloroplas makin sederhana diferensianya, ternyata semakin banyak kloroplasnya, hal itu mirip dengan parenkim dan mengandung tanin.
  • Sel-selnya hidup dengan protoplasma aktif, bentuk sel sedikit memanjang.
  • Tidak mempunyai dinding sel sekunder akan tetapi mempunyai dinding primer yang lebih tebal dibandingkan dengan sel-sel parenkim.

Berdasrakan ontogeni, jaringan kolenkim berkembang dari sel-sel memanjang yang serupa dengan prokambium dan terlihat dari sel-sel isdiametris pada jaringan meristem dasar. Maka dari itu, kolenkim tidak mampunyai dinding sekunder dan bahkan bahan penguat seperti lignin.

Baca Juga  Mengapa Tanaman Anggrek Tetap Dapat Bertahan Hidup Meskipun Jarang Disiram Air?

Sehingga kolenkim dapat menyokong batang tanpa menghalangi pertumbuhan. Umumnya, jaringan kolenkim berkelompok dalam bentuk untaian atau silinder. Kolenkim tumbuh memanjang dengan mengikuti akar dan daun yang disokongnya.

Biasanya, kolenkim sering ditemukan pada batang, daun, serta bagian-bagian yang terdapat dalam bunga dan buah.

Untuk akar yang terkena sinar matahari biasa terdapat kolenkim. Umumnya tumbuhan Monocotyledoneae tidak dapat ditemukan adanya kolenkim ketika sklerenkim dibentuk sejak tumbuhan masih muda.

Macam-Macam Kolenkim

10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya
10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya

Menurut penebalan dinding sel-nya, kolenkim dibedakan ke dalam 4 tipe antara lain:

  1. Kolenkim Anguler (kolenkim sudut) ialah penebalan dinding pada sudut sel dan menajang yang mengikuti sumbu sel. Misalnya pada pada tangkai daunb Atropa belladonna, Vitis sp., Solanum tuberosa, dan Begonia sp.,
  2. Kolenkum Tubular (Lakunar) merupakan penebalan dinding sel pada bagian dinding sel yang menghadap ruang antar sel. Misalnya saja pada tangkai daun Althaea, Salvia, dan Malva.
  3. Kolenkim Lameler (Kolenkim lempeng) adalah penebalan dinding sel khususnya dinding tangensial (sejajat permukaan organ) yang membuat irisan melintang agar terlihat seperti dengan papan yang berderet-deret. Misalnya saja pada korteks batang Sembucus Nigra dan Sembucus Javanica.
  4. Kolenkim Tipe Cincin, adalah kolenkim yang penampang lintang lumen sel dengan bentuk lingkaran. Saat mendekati dewasa terlihat bahwa karena pada tipe sudut penebalan bersambungan pada dinding sel maka lumen tidak menyudut lagi.

Jaringan Sklerenkim

Yang dimaksud dengan Jaringan Sklerenkim adalah jaringan penyokong yang ditemui pada organ tumbuhan tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan atau yang telah dewasa.

1. Ciri Jaringan Sklerenkim

Adapun karakteristik atau ciri dari jaringan sklerenkim adalah

  • Sel lebih kaku dibandingkan kolenkim, sel sklerekinm tidak memanjang.
  • Sel telah mati dengan dinding sel yang tebal.
  • Memiliki sifat kenyal, dan biasanya tidak lagi mengandung kloroplas.
  • Dinding sekunder yang tebal, dan terdiri dari zat lignin.
Baca Juga  Pengertian Gizi dan Zat Gizi

2. Macam-Macam Jaringan Sklerenkim 

10 Perbedaan  Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya
10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya

Diketahui jaringan skelerenkim terdiri dari sklereid atau sel batu dan serabut atau serat-serat sklerenkim.

a. Serabut

Umumnya, terdapat bentuk utaian atau bentuk lingkaran. Dalam berkas pengakut, umumnya serabut merupakan suatu seludang yang berhubungan dengan berkas pengankut atau dalam kelompok yang tersebar dalam xilem dan floem.

Menurut letaknya atau tempatnya, serat skelerenkim terbagi atas dua yaitu serat xilem ketika serat itu dalam jaringan xilem dan yang kedua adalah ekstra xilem ketika serat terdapat di luar sistem jaringan xilem.

Serat-serat sklerenkim memiliki ukuran antara 2mm sampai dengan 25cm. Serat sklerenkim yang panjang ditemui pada Hibiscus sabdariffa, Agave,dan Hibiscus canabinus.

b. Sklereid

Sklereid terdapat dalam seluruh bagian tumbuhan khususnya yang terdapat di dalam kulit kayu, pembuluh tapis dan dalam buah atau biji.

Sel sklereid dapat terdapat secara soliter sebagai idioblast atau dalam kumpulan sel dengan jumlah yang besar bahkan pada tempurung kelapa (Cocos nucifera) dimana terdapat hampir seluruhnya terdiri atas sklereid.

Secara ontogenis, sklereid berkembang dari sel-sel parenkim melalui penebalan sekunder dinding selnya.

Berdasarkan bentuknya, sklereis dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:

  1. Brakisklereid ialah sel batu yang bentuknya seperti insang ikan, dijumpai pada floem kulit kayu serta daging buah tertentu seperti pear (Pyrus communis).
  2. Trikoslereid merupakan sklereid yang memanjang seperti benang dengan satu percabangan teratur.
  3. Osteosklereid adalah sel yang berbentuk seperti tulang dengan ujung yang membesar dan kadang-kadang sedikit bercabang. Sklereid ini ditemukan dalam kulit biji dan kadng-kadang dalam daun Dicotyledoneae.
  4. Asteroslereid merupakan sklereid yang bercabang-cabang berbentuk seperti bintang dan sering terdapat pada daun.
  5. Makrosklereid ialah sebutan bagi sklereid yang bentuk seperti tongkat dan dijumpai pada kulit biji tumbuhan suku kacang-kacangan (Leguminosae).
Baca Juga  Nokturnal Adalah, Ciri-Ciri & 13 Contoh Hewan Nokturnal

Perbedaan Kolenkim dan Sklerenkim

Untuk mengetahui perbedaan dari sel kolenkim dan sklerenkim dapat dengan merujuk pada letak, fungsi, sel, dan sifat dari jaringan antara kolenkim dan sklerenkim antara lain:

1. Letak

Dalam merujuk pada letak dari kolenkim dapat diketahhui bahwa terdapat garis perbedaan yang cukup signifikan sebab:

  • Kolenkim memiliki letak lebih ke tepi.
  • Sedangkan untuk Sklerenkim berada pada letak agak ke bawah.

2. Fungsi

Selain dari letaknya, fungsi atau peran dari jaringan sklerenkim dan kolenkim juga berbeda untuk:

  • Jaringan Kolenkim berfungsi membantu organ-organ yang masih terbilang muda.
  • Sedangkan untuk Sklerenkim berfungsi membantu organ-organ yang sudah dewasa sehingga dapat tumbuh.

3. Sel

Adapun perbedaan jaringan kolenkim dan sklerenkim dari hal selnya ialah:

  • Kolenkim memiliki sel yang memanjang ke arah poros yang ditandai dengan terdapat sel primer yang mempunyai dinding yang tebal.
  • Sedangkan untuk Sklerenkim mempunyai dinding yang tebal ,memiliki lignin, dan protoplasmanya mati.

4.  Sifat Jaringannya

Selain itu, sifat dari jaringan kolenkim dan sklerenkim juga menjadi pembeda utama sebab sifat dari jaringannya ialah:

  • Kolenkim bersifat hidup dan primer.
  • Sedangkan untuk Sklerenkim bersifat dewasa, mati, dan juga primer.

Persamaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim

Sebagai jaringan penyokong atau penguat, ternyata kedua jaringan kolenkim daan sklerenking ini mempunyai persamaan sekalipun terdapat perbedaan besar antara kedua jaringan ini. Adapun persamaan antara jaringan kolenkim dan sklerenkim dapat dilihat dari fungsi utamanya yaitu:

  1. Melindungi biji atau embrio
  2. Menguatkan tegaknya batang dan daun
  3. Keduanya terjadi penebalan
  4. Melindungi berkas pengangkut
  5. Memperkuat jaringan parenkim yang menyimpan udara

Demikianlah informasi mengenai 10 Perbedaan Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim dan Persamaannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

 

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *