Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

[ Jawaban ] Tari Piring Berasal Dari? Berikut Penjelasannya

Inilah jawaban pertanyaan tari piring berasal dari?? Bicara tentang Provinsi Sumatra Barat, daerah yang memiliki ciri khas berupa rumah gadang yang menjadi rumah adat tradisional, pakaian adat tradisional dan tari piring yang sangat begitu populer di Indonesia sampai manca negara dan berbagai macam kuliner yang memiliki cita rasa pun ada di daerah tersebut. Kemudian Sumatera Barat juga sangat terkenal mempunyai tingkat kebudayaan yang tinggi.

Salah satu dari peninggalan kebudayaan yang ada di daerah Sumatera barat yaitu tari Piring. Tari Piring berasal dari Sumatera Barat yang merupakan tari Tradisional yang asalnya dari tanah Minangkabau, dimana tepatnya dari kota Solok Provinsi Sumatera Barat. Tari-tarian ini sering disebut tari Piring. Baca juga: tari saman berasal dari?

Karena memiliki gerakan yang unik, maka sampai sekarang pertunjukan tari piring sangat begitu diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain dari masyarakat lokal, ternyata turis mancanegara juga banyak merasa kagum dengan tari piring karena memiliki keunikan tersendiri.

Keindahan dan keunikan dari tari piring telah membuat tarian ini ingin dikenal di dunia. Hal tersebut membuat nama Indonesia semakin terkenal dalam kancah internasional. Keunikan dari tarian ini berbeda dengan tari-tarian yang lainnya. Adapun yang membedakan tari piring dibandingkan tarian lainnya yaitu tarian ini memakai piring sebagai alat utama tariannya.

Tari Piring bErasal Dari

tari piring berasal dari

Sejarah Tari Piring

Tari piring berasal dari tanah Minangkabau yang tepatnya di Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat. Pada zaman dahulu kala, masyarakat Minangkabau selalu mengadakan ritual ucapan rasa syukur kepada dewa dewa karena hasil panen yang begitu melimpah ruah.

Pada saat melakukan ritual, masyarakat sekitar membawakan sesaji dalam bentuk makanan yang ditaruh di atas piring. Piring-piring yang berisikan makanan dibawa dengan gerakan-gerakan yang berirama dan diringi oleh adanya musik.

sejarah tari piring

Namun, setelah Agama Islam sudah masuk di tanah Minangkabau, tarian ini tak lagi dipakai untuk melakukan ritual kepada dewa-dewa. Tapi tari piring ini dipakai sebagai hiburan untuk masyarakat. Tarian ini seringkali ditampilkan untuk kegiatan-kegiatan adat minangkabau.

Fungsi Tari Piring

Tari Piring, seringkali ditampilkan pada saat kegiatan upacara adat, seperti upacara khitanan, pernikahan dan pengangkatan hulu. Selain daripada itu, tari piring ini juga dipentaskan ketika ada anggota masyarakat yang sedang panen hasil bumi yang begitu melimpah ruah. Pada zaman dulu juga, hanya orang-orang mampu secara ekonomi saja yang bisa melaksanakan pentas tari piring tersebut.

Baca Juga  Karakteristik & 4 Contoh Teks Monolog Singkat Tentang Ibu dan Ayah

fungsi tari piring

Seiring perkembangan waktu yang sudah semakin maju, tarian ini tak hanya dipentaskan untuk kegiatan upacara adat saja. Pentas tari piring ini seringkali ditampilkan ketika ada hari-hari besar nasional seperti HUT Republik Indonesia. Selain daripada itu, tari piring ini juga sering dipentaskan pada saat ada festival dan untuk dapat menyambut tamu-tamu agung.

Keunikan Tari Piring

Seiring perkembangan teknologi yang semakin cepat, tak membuat tarian tradisional ini mulai termakan oleh zaman. Sampai sekarang ini, tari piring masih terus ditampilkan. Dengan memiliki gerakan-gerakan yang unik, akan menghadirkan decak kagum dari para penonton. Nah, adapun keunikan dari tari piring antara lain:

1. Piring Sebagai Alat Utama

Tari piring ini memakai piring sebagai properti utamanya dalam menari. Alat inilah yang membuat tarian ini terlihat berbeda dengan tarian yang lainnya. Piring yang ada dalam tarian ini memiliki kandungan makna sejarah tersendiri.

2. Gerakan Tari Yang Unik

Piring diletakkan berada di atas kedua telapak tangan dengan cara digenggam. Kemudian digerakkan memutar dan diayun-ayunkan dengan mengikuti iringan musiknya. Uniknya, piring tersebut tak jatuh ketika dimainkan.

3. Diiringi oleh Banyak Alat Musik

Pada tarian ini terdapat iringan dari berbagai alat musik seperti Gong, Saluang, Rebana, Talempong dan lain-lainnya. Tarian ini diiringi dengan musik penayuhan, yang biasanya memakai lagu Takhian Sai Tiusung dan Takhi Pinghing Khua Belas. Selain dari gerakannya yang unik, musik penggiring tari piring ini juga tergolong unik karena mengombinasikan beberapa alat musik.

4. Dentingan Cincin

Pada tarian ini, kita bisa mendengarkan bunyi iringan yang telah dihasilkan dari suara dentingan cincin. Suara dentingan pada cincin dan piring ini menambah keunikan dari tarian ini. Suara dentingan ini bisa bersatu dengan musik pengiring pada tarian ini.

Baca Juga  999+ Kumpulan Meme Tuman Lucu Bikin Teman Merasa Tersindir
5. Menari Di atas Pecahan Piring

Adapun keunikan yang satu ini tak akan anda temukan pada pertunjukan tari-tari lainnya. Dimana pada akhir pertunjukan, penari tersebut akan melemparkan piringnya ke lantai. Kemudian penari akan menari berada di atas pecahan piring tersebut.

Ragam Gerak Tari Piring

Pada gerakan tari piring ini memakai dua buah piring yang sudah diletakkan di atas telapak tangannya penari. Kemudian diayun-ayunkan mengikuti irama musiknya. Gerakan pada tarian ini tak hanya itu saja, tarian ini mempunyai beberapa ragam gerakan seperti gerak singanjuo lalai, gerak pasambahan, gerak mencangkul, gerak membuang sampah, gerak menyiang, gerak menyemai, gerak memagar, gerak bertanama, gerak melepas lelah dan gerak mencabut benih.

Selain daripada itu, juga terdapat gerakan-gerakan lain seperti gerak mengambil padi, gerak menyambit padi, gerak mengikir padi, gerak menganginkan padi, gerak membawa padi, gerak mengantar juadah, gerak menumbuk padi, gerak menampih padi, gerak gotong royong dan gerak menginjak pecahan kaca.

Busana Tari Piring

busana tari piring

Seperti halnya pada tari-tarian tradisional, tarian ini juga memakai busana tradisional. Busana yang dipakai untuk pementasan tarian ini terbagi atas dua yakni busana penari wanita dan busana penari pria. Meskipun terbagi menjadi dua, busana yang dipakai tetap seragam sehingga bisa tetap terlihat kompak.

1. Busana Untuk Penari Pria

Busana atau kostum yang digunakan oleh para penari pria mempunyai ciri-ciri yang berbeda dibandingkan dengan kostum penari wanita. Meskipun berbeda, tapi mereka tetap sama-sama memakai busana asli dari Sumatera Barat. Sehingga mereka tetap dapat tampil secara kompak meskipun model busana mereka terlihat berbeda.

Busana Rang mudo adalah busana atau kostum yang dikenakan penari pria dimana mempunyai lengan panjang dan dihiasi dengan missia atau biasa disebut dengan renda emas. Penari pria menggunakan celana yang disebut saran gelombang. Celana ini berukuran besar dan pada bagian tengahnya mempunyai warna yang sama dengan baju atasannya.

Penari pria yang memakai sisampek dan cawek pinggang, bentuknya seperti kan songket yang telah dililitkan di pinggang. Kain tersebut mempunyai panjang sepanjang lutut. Sisampek dan cawek pinggang ini pada ujungnya diberi hiasan berupa adanya rumbai-rumbai.

Baca Juga  [ Jawaban ] Tari Saman Berasal Dari Provinsi? Ini Jawabannya

Ketika mementaskan tarian ini, para penari pria memakai destar atau deta. Destar adalah penutup bagian kepala yang terbuat dari bahan dasar kain songket yang berbentuk segitiga. Kemudian diikatkan pada kepala si penari pria.

2. Busana Untuk Penari Pria

Saat Melakukan pentas, penari wanita memakai busana berupa baju kurung. Baju kurung ini dibuat dari beludru dan kain satin. Selain daripada itu, penari wanita juga menggunakan selendang dari kain songket yang menjadi hiasan dimana diletakkan pada bagian kiri badan.

Penari wanita memakai penutup kepala yang dibuat dari kain songket, bentuknya hampir sama dengan tanduk. Penutup kepala ini disebut tikuluak tanduk balapak. Tidak lupa juga penari wanita selalu menggunakan kalung rambai dan kalung gadang serta anting-anting atau subang.

Jawaban Tari Piring Berasal Dari

Kesimpulannya bahwa tari piring berasal dari daerah Minangkabau, Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat. Adapun alat utama dalam pementasan tarian ini yaitu piring. Tari-tarian ini mempunyai banyak macam gerakan berjumlah 21 gerakan. Tari piring ini dipentaskan oleh para wanita dan pria dengan memakai kostum yang berbeda. Musik penggiring tarian ini terdiri atas beberapa alat musik tradisional.

Indonesia memang sangat memiliki tari-tarian daerah termasuk tari piring. Oleh karena itu, para generasi muda mesti melestarikan budaya asli Indonesia terutama tari piring ini.

Nah, demikianlah informasi jawaban pertanyaan Tari Piring Berasal Dari. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi terkait dimanakah asal tari piring.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *