Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya – Apasih itu Sistem Informasi Manajemen? Sistem Informasi Manajemen atau disingkat SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.

Melihat sejarah awal perkembangan konsep Sistem Informasi Manajemen (SIM), dimulai pada pada pertengahan tahun 1960 sebagai awal kemunculannya.

Beberapa diantaranya, memiliki perasaan yang optimis terkait belum terbuktinya bahwa Sistem Informasi Manajemen dapat memberikan pelayanan dalam hal penyediaan informasi.

Demikian rasa optimis alias ragu. Sebab Sistem Informasi Manajemen dibutuhkan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan semua manajer perusahaan.

Pada awal perkembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) terjadi malapateka dalam memulai SIM, sebab alih-alih ingin Optimis dengan konsep ini, ternyata berbuah kegagalan.

Namun, barulah di era 1990 yang dimulai dari Sistem informasi perusahaan (enterprise information system) menjadi populer. Para ahli menyampaikan kekagumannya dengan sejumlah pendapat.

Sebab dengan munculnya hal ini, ada banyak manfaat atau dampak berupa keuntungan dimana kebutuhan dari informasi umum dan mencakup seluruh perusahaan.

Berbicara mengenai Sistem Informasi Manajemen, sebenarnya bukanlah hal baru sebagaimana penjelasna diatas.

Mengenai Ruang lingkup SIM, pada dasar, hakikat atau konsepnya terbentuk dari tiga kata dalam hal ini ialah “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”.

Diketahui yang dimaksud dengan Sistem adalah kumpulan elemen yang berhubungan dengan yang lainnya membentuk kesatuan dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan.

Apabila mengambil ilustrasi berupa perusahaan, maka maksud dari elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, misalnya persediaan barang jadi, promosi, penjualan, persediaan barang mentah, produksi, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.

Sedangan yang dimaksud dengan Informasi adalah hasil pemrosesan data yang didapatkan dari setiap elemen sistem itu menjadi bentuk yang mudah dimengerti.

Selain itu, sebagai pengetahuan yang sesuai dengan yang diperlukan oleh setiap orang dengan tujuan dan fungsi untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada.

Diketahui bahwa Informasi bagi setiap elemen itu berbeda-beda, hal itu lantaran sejalan dengan keperluan masing-masing Manajemen yang terdiri atas proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan

Seperti saja merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya
Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya

Berdasarkan informasi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data atau berupa informasi yang sesuai dengan pelaksanaan tugas-tugas baik itu perusahaan, organisasi dll.

Apabila menarik lebih luas mengenai definisi sistem informasi manajemen, pengertian pengertian Sistem Informasi Manajemen adalah jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dan disatukan untuk memberikan data kepada manajemen apabila diperlukan, baik data yang bersifat intern dan sifatnya ekstern, untuk mencapai tujuan organisasi.

Sebagaimana penjelasan diatas, yang mana dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Manajemen kumpulan dari sistem-sistem informasi. SIM tergantung dari besar kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem-sistem informasi seperti:

  1. Sistem informasi personalia (personnel information systems).
  2. Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
  3. Sistem informasi analisis kredit (credit analiysis information systems).
  4. Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
  5. Sistem informasi akuntansi (accounting information system),menyediakan informasi dari transaksi keuangan.
  6. Sistem informasi pemasaran (marketing information system), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
  7. Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
  8. Sistem informasi teknik (engineering information systems).
  9. Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information system).
  10. Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
Baca Juga  Pengertian Deviden, Jenis, Contoh & Teori Kebijakan Deviden

Fungsi Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya
Fungsi Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Selain itu, melihat peran penting dari penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang begitu bermanfaat dan menguntungkan, maka Fungsi Sistem Informasi Manajemen adalah untuk meningkatkan aksesibilitas data secara tepat waktu dan akurat, tanpa perlu prantara sistem informasi,

Selain itu, Fungsi Sistem Informasi Manajemen (SIM) juga membuat dapat menetapkan investasi dan memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

Selain dari informasi ini terdapat fungsi lain dari sistem informasi yang dapat penulis himpun dari berbagai makalah, jurnal dan buku yang dapat dilihat dibawah ini:

  1. Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi atau menurunkan biaya organisasi.
  2. Sistem kerja dapat terkoordinir atau teratur dengan baik dan sistematis sehingga bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
  3. Menguntungkan bagi manajer didalam merencanakan, mengawasi, mengarahkan dan mendelegasikan pekerjaan kepada seluruh bawahan atau anggota tim melalui hubungan satu komando atau koordinasi.
  4. Data yang ada dapat lebih efektif dan efisien serta lebih akurat dan tepat waktu.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM) Menurut Para Ahli

Dari awal perkembangan Sistem Informasi Manajemen pada tahun 1960 terdapat banyak tanggapan terkait SIM. Para ahli atau pakar mengadu gagasan dan hingga kesuksesan SIM dalam membentuk sebuah koordinasi dan peningkatan yang baik. Adapun beberapa pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang disampaikan oleh para ahli ialah:

1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut David Kroenke

Menurut David Kroenke (1989) bahwa yang dimaksud dengan pengertian Sistem Informasi Manajemen adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi.

2. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Mc. Leod

Menurut Mc. Leod (1995) bahwa yang dimaksud dengan definisi SIM adalah suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa.

Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya terkait apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.

Informasi itu tersedia berupa laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi dipakai oleh pengelola dan staf lainnya saat membuat keputusan untuk memecahkan kebuntuan atau masalah.

3. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Stoner

Menurut Stoner (1996) bahwa yang dimaksud dengan Sistem Informasi Manajemen ialah metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen dengan tujuan dalam memudahkan dalam proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan, operasi secara efektif dan pengendalian.

Baca Juga  Pengertian Laporan Keuangan, Fungsi, Jenis, Sifat & Manfaatnya

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya
Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Diketahui bahwa Tujuan sistem informasi manajemen adalah untuk memenuhi kebutuhan informasi umum ke seluruh manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.

Selain tujuan dari hal ini, terdapat lagi beberapa tujuan Sistem Informasi Manajemen yang dapat dihimpun seperti dibawah ini:

  • Tersedianya informasi yang dipakai dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
  • Terdapat informasi yang dipakai dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
  • Ada informasi untuk pengambilan keputusan.

Pokok-Pokok Sistem Informasi Manajemen

Sebuah sistem informasi manajemen mengandung unsur-unsur fisik dalam hal ini ialah:

  1. Perangkat keras komputer.
  2. Perangkat lunak dalam Sistem Informasi Manajemen terdiri atas 3 jenis yaitu Perangkat lunak sistem umumm, Perangkat lunak terapan umum dan yang terakhir adalah Program aplikasi.
  3. Database (data yang tersimpan dalam media penyimpanan komputer)
  4. Prosedur.
  5. Petugas Pengoperasian

Dalam hal penerapan, sebuah subsistem terapan yang lengkap sebenarnya terdiri atas dua penerapan yaitu Program untuk melaksanakan pengolahan komputer dan Prosedur untuk membuat terapan menjadi operasional (formulir, petunjuk untuk operator, petunjuk untuk pemakai, dan seterusnya).

Subsistem terapan dapat diuraikan dalam bentuk fungsi keorganisasian yang mendukung (pemasaran, produksi, dan sebagainya) atau dalam bentuk jenis kegiatan yang tengah dilaksanakan.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Adapun contoh-contoh penerapan dalam sistem informasi manajemen adalah:

1. Transaction Processing System (TPS)

Yang dimaksud dengan Transaction Processing System sebagai contoh penerapan dalam Sistem Informasi Manajemen adalah suatu aplikasi sistem informasi yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan mengolah data terkait transaksi suatu proses bisnis.

2. Management Information System (MIS)

Yang dimaksud dengan jenis sistem informasi manajemen dalam hal ini MIS adalah suatu aplikasi Sistem Informasi yang berfungsi untuk menyediakan laporan informasi terpadu bagi pihak manajemen.

Adanya MIS dari hasil beberapa database yang menyimpan data dari beragam sumber, bahkan didalamanya Transaction Processing System. MIS terdapat informasi yang detail, rangkuman informasi dan informasi terpilih.

3. Supply Chain Management (SCM)

Yang dimaksud dengan Sistem SCM sebagai contoh penerapan dalam sistem informasi manajemen adalah suatu aplikasi yang banyak digunakan dan disenangi pihak manajemen lantaran memiliki fungsi dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.

4. Decision Support System (DSS)

Selain itu, untuk penerapan sistem informasi manajemen dalam hal ini Decision Support System adalah salah satu aplikasi Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang mendukung dalam pengambilan keputusan kepada penggunanya. Ketika pengguna DSS adalah seorang manajemen, maka program demikian disebut dengan Executive Information System (EIS).

4. Expert Systems

Yang dimaksud dengan Expert system adalah perluasan dari decision support system. Expert system adalah suatu sistem informasi pengambilan keputusan yang mengambil dan meniru pengetahuan serta keahlian dari seorang expert problem solving atau decision maker dan kemudian berpikir dan bereaksi sejalan dengan seorang expert tadi.

Baca Juga  Kebaikan dan Kelemahan Koperasi

5. Executive Support System (ESS)

Yang dimaksud dengan Sistem ini berfungsi untuk membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.

6. Office Automation and Work Group System

Yang dimaksud dengan Office Automation (OA) System adalah suatu aplikasi yang mendukung pekerjaan pada suatu perusahaan secara luas dan berfungsi untuk meningkatkan aliran pekerjaan dan komunikasi antar sesama pekerja, tidak peduli apakah pekerja tadi berada di satu lokasi yang sama ataupun tidak.

7. Knowledge Work System (KWS)

Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya
Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Sudah barang tentu bahwa semua orang, perusahaan, organisasi dll membutuhkan bisnis. Apalagi untuk organisasi yang terkecil sekalipun contohnya saja rumah tangga, sudah dengan pasti membuhkan sistem manajemen yang tepat.

Jika tidak memakai sistem itu, tentu saja mendapatkan suasana rumah tangga yang teratur dan terkontrol dengan baik.

Apalagi jika hal itu mengarah kepada organisasi yang besar seperti perusahaan dan pemerintahan, tentunya membutuhkan sistem manajemen dan informasi yang baik dan tepat. Seperti pada pembahasan ini sistem informasi manajemen.  

Manfaat Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sudah menjadi cerita yang begitu disukai dan disenangi oleh para perusahaan, manajer dan bawahan, dengan memakai SIM maka terdapat peningkatan dalam hal efektifitas dan efisiensi.

Untuk lebih jelasnya berkenaan dengan manfaat Sistem Informasi Manajemen apalagi dalam hal perusahaan bisnis ialah:

  1. Meningkatkan Efisiensi Operasional.
  2. Merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen berbasis IT.
  3. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
  4. Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien.
  5. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership.
  6. Investasi di dalam teknologi sistem informasi.
  7. Penggunaan ATM.
  8. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis.
  9. Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis.
  10. Mengembangkan jaringan telekomunikasi.
  11. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership.
  12. Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis.
  13. Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Tujuan, Fungsi, Contoh, Manfaatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *