Menu

Penemuan Benda Kuno Mengejutkan Para Ilmuwan | Aneh dan Unik

Halo bro selamat datang di blog artikelsiana.com. Kali ini artikelsiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Penemuan Benda Kuno Mengejutkan Para Ilmuwan.

Para ahli arkeologi yang terus-menerus menemukan benda-benda kuno, yang berasal dari fakta-fakta tahun lalu. Lewat penemuan benda kuno tersebut, kita juga tahu sejarah peradaban zaman dulu. Namun, ada beberapa penemuan kuno yang membuat kita. Jangankan kita yang orang awam, para ilmuwan pun dibuat bange oleh penemuan benda kuno itu. Berikut ini adalah benda-benda kuno yang berhasil ditemukan, namun benda tersebut diselimuti misteri.

Kitab Iblis

Codex Gigas

Penemuan benda kuno yang aneh yang pertama adalah Kitab Iblis, atau dikenal juga dengan nama Codex Gigas. Sesuai namanya, buku ini berkaitan dengan iblis. Penemuan Kitab Iblis ini penuh dengan misteri karena selain ukurannya yang sangat besar, berbeda dengan kitab-kitab lain yang hanya berkaitan dengan buku-buku pada umumnya, kitab ini juga bukan tujuan yang dibuatnya.

Buku ini diketahui memiliki 620 halaman dan diklaim 1 meter. Begitu layaknya buku ini sampai selesai perlu lebih dari 160 kulit binatang untuk diangkat dan 2 orang untuk mengangkatnya. Yang membuat orang-orang tercengang bukan hanya ukurannya saja, namun demikian membuatnya lebih berisikan kisah iblis. Dinamakan Kitab Iblis karena memang di dalam kitab tersebut ada satu halaman yang membahas ilustrasi iblis dan kutipan iblis.

Konon, buku ini ditulis oleh seorang pendeta di bohemia (sekarang republik ceko) pada abad ke-13 atas perintah iblis. Pendeta ini akhirnya menjawab mati dengan cara dicuration hidup-hidup tanpa jalan keluar. Menurut penelitian, buku ini memang hanya ditulis oleh satu orang, karena buku ini memiliki keseragaman dari halaman awal hingga akhir. Anehnya, diterbitkan buku ini dibuat dalam waktu yang singkat, yaitu hanya semalam saja, karena pendeta ini disediakan oleh iblis. Khusus, untuk menulis satu buku yang membutuhkan waktu yang singkat, minimal 2 tahunan. Hingga kini, masih belum tahu siapa pembuatnya, dan untuk apa dia membuat kitab ini.

Beras Peta Piri

Beras Peta Piri

Peta Piri Reis ditemukan pada tahun 1929 oleh kumpulan sejaravan di Istana Topkapi di Istanbul, Turki. Peta ini tergambar di atas kulit Gazelle tua yang tertanggal tahun 1513. Peta ini menggambarkan Eropa, Afrika Utara, Brasil, dan bahkan Antartika dengan begitu rinci. Padahal Antartika baru ditemukan 300 tahun kemudian. Hal yang membuat peta ini aneh dan penuh misteri.

Baca Juga  Peristiwa Penangkapan Terkonyol Yang Dilakukan Aparat | Aneh dan Unik

Peta ini ditandatangani oleh seorang laksamana Angkatan Menurut Turki bernama Piri Ibn Haji Memmed, yang juga dikenal sebagai Piri Rice. Menurut Piri Rice, peta ini disusun dari 20 peta yang digambar pada zaman Alexander Agung. Dikatakan, beras peta buatan piri ini memiliki tingkat detail geografis dan pengetahuan matematika yang jauh melampaui peringkat navigator dari abad ke-16 atau lebih awal. Keakuratan ini hanya bisa didukung dengan bantuan survei udara, yang mana pada saat itu pesawat terbang yang masih belum ditemukan. Ada dugaan bahwa peta ini dibuat dengan bantuan pengumpulan gaib.

Hal menarik lainnya dari Peta beras piri adalah Antartika tergambarnya dengan sangat lengkap. Sementara peta tersebut bisa menggambarkan wilayah Antartika yang diselimuti selama 6 ribu tahun. Para ahli pun membuat kebingungan, bagaimana peta ini bisa dibuat dengan sangat akurat, padahal perlengkapan zaman dulu belum secanggih sekarang. Peta Zaman Sekarang Yang Dibuat Dengan Perlengkapan Yang Jauh Lebih Canggih Saja Masih Kalah Dibandingkan Dengan Peta Piri Beras. Anhnya lagi, terdapat gambar beberapa hewan mitologi di sekitar Greenland, dan tertulis teks: "Dan di negara ini nampak ada monster berbulu putih, dan juga hewan mirip lembu bertanduk enam." Kira-kira hewan apa itu? Tak ada yang tahu jawabannya.

Mekanisme Antikythera

Mekanisme Antikythera

Diperoleh dari penemuan artifak kuno yang disebut dengan menggunakan Antikythera. Pendekatan Antikythera ini menjawab sebagai komputer yang diterima di dunia. Benda seperti jam ini ditemukan di dekat pulau Antikythera, Yunani pada tahun 1902. Benda yang dibeli 2 ribu tahun ini dipercaya dulunya digunakan oleh para ahli Yunani kuno untuk meramal posisi bintang. Pertengahan tahun 2016 lalu, sebuah tim ahli mengungkapkan hasil penelitian terkait artifak tersebut. Dari 35 ribu karakter Yunani yang menggunakan perangkat kecil itu, jubah itu mekanik Yunani kuno yang bisa membuat perangkat yang jauh lebih rumit jika dibandingkan dengan komputer zaman sekarang.

"Strategi Antikythera telah meminta kepada kami para mekanik Yunani dapat memfasilitasi dan membangun perangkat yang sangat kompleks." Perangkat itu memiliki skala yang sangat kecil, "kata profesor Alexander Jones, pakar sejarah astronomi kuno dari Lembaga Studi Dunia Kuno New York , Amerika Serikat. Artifak ini cukup misterius, tidak ada documentasi contemporar yang dikutip atau menjelaskan tentang perubahan tersebut. Selain itu, tak ada lagi benda serupa yang berhasil ditemukan. Seharusnya, untuk bisa bekerja, objek ini perlu komponain lain, namun dangga sekarang tidak ditemukan artifak yang menjadi pasangan dari mekanisme Antikythera ini.

Baca Juga  Fenomena Pembajakan Siaran Televisi Dan Radio Paling Misterius | Aneh dan Unik

Baterai Baghdad

Baterai Baghdad

Baterai Bahdad adalah keramik guci, yang sesuai namanya, ditemukan di dekat Baghdad, Irak. Namun, guci ini berbeda dengan guci lain pada umumnya, karena ada batang logam dan tabung yang juga ditemukan bersamanya. Guci ini diperkirakan lebih dari 2 ribu tahun, dan digunakan pada masa Parthian, sekitar tahun 250 SM hingga 224 M. Pada awal ditemukan, guci ini memang tidak menarik, dan akhirnya hanya menjadi pajangan di museum. Namun, setelah tiba di Wilhelm Konigh, arkeolog asal Jerman, ke museum yang menyimpan gicu pada tahun 1938, barulah yang menemukan guci ini adalah spesial, karena menggunakan baterai elektrik kuno, baterai mana yang baru ditemukan berabad-abad kemudian.

Kemudian, sebuah percobaan pun dilakukan oleh Willard F.M. Gray, seorang teknisi General Electric di Massachusetts, Amerika Serikat. Dia mencoba memasukkan cairan asam ke dalam jambangan yang ada di dalam guci tersebut. Hasilnya, guci ini mampu menghasilkan tegangan listrik antara 1,5V hingga 2V. Sebenarnya, guci yang bekerja sebagai baterai listrik tidak dapat digunakan selama 18 hari.

Jika pada zaman dulu sudah ada baterai listrik semacam ini, maka penemu baterai memang lebih dulu Alessandro Volta yang menemukan baterai pada tahun 1800. Elektromagnetik Inducsi yang ada di dalam guci baterai listrik itu pun sudah eksis jauh sebelum ditemukannya elektromagnetik oleh Michael Faraday pada tahun 1831. Dengan kata lain, orang-orang pada zaman dulu ternyata sudah lebih mengerti tentang kelistrikan. Namun muncul satu pertanyaan, apa kegunaan guci ini untuk orang-orang yang hidup zaman dulu?

Ada beberapa teori yang menjelaskan penggunaan dari baterai listrik ini, mulai dari menggunakan guci untuk melapisi benda perak dengan emas (dinamakan dengan proses elektroplating), sampai dengan hanya tempat penyimpanan biasa. Lebih dari sekedar yang membantah bahwa baterai listrik digunakan sebagai alat penerangan. Namun, teori ini masih diragukan, karena jika benar guci ini digunakan untuk tempat penyimpanan dan penerangan, ditemukan lebih banyak lagi guci Terlihat. Kenyataannya, guci ini hanya ditemukan satu buah saja.

Baca Juga  Paling Sulit Inilah Misteri Dunia Yang Belum Ketemu Jawabannya | Aneh dan Unik

Artifak Roman Dodecahedron

Artifak Roman Dodecahedron

Roman Dodecahedron adalah artifak berongga dengan bentuk Dodecahedral, yaitu 12 sisi, dengan setiap sisinya bentuk segilima. Artifak ini memiliki rongga di dalamnya dan terlihat hungga luar. Dibuat artifak ini dibuat dari perunggu dan ada juga beberapa yang dibuat dari batu. Artifak Roman Dodecahedron pertama kali didirikan pada awal abad ke -18 dan kemudian ditemukan di berbagai negara di Eropa yang tadinya merupakan bekas jajahan Kekaisaran Romawi. Negara-negara tempat ditemukannya Roman Dodecahedron ini adalah Wales, Hungaria, Itali, Jerman, Perancis, Swiss, Inggris, Belgia, ditemukan, Belanda, sampai Austria. Ukuran dari benda ini bervariasi, mulai dari 4 cm, hungga 11 cm.

Yang menjadi misteri dari artifak ini adalah kegunaannya. Para ilmuwan membuat perjanjian dengan menyetujui artifak ini, untuk apa benda ini dibuat. Beberapa pendapat menyatakan Roman Dodecahedron ini digunakan sebagai tempat lilin untuk penerangan, karena tersedia lilin yang telah mencair saat ditemukan. Pendapat lainnya mengatakan benda ini sebagai dadu, alat menyiram tanaman jika diperlukan dengan pipa air, mainan anak-anak, vas bunga dan instrumen astronomi. Ada Yuga yang membantah bahwa benda ini punya arti religius, mengingat benda ini banyak ditemukan diahat. Sayangnya, tak ada yang tahu pasti kegunaan dari artifak ini.

Itulah benda-benda kuno paling aneh dan penuh misteri. Takada yang tahu kegunaan dari benda-benda tersebut, kecuali pembuatnya, yang dikeluarkan juga merupakan misteri.

Referensi

http://www.misterifaktadanfenomena.com/2017/09/misteri-peta-piri-reis-dan-gambar-hewan.html

http://www.pikiran-rakyat.com/hidup-gaya/mekanisme-antikythera-komputer-tertua-di-dunia

http://www.merinding.com/2017/09/baterai-baghdad-baghdad-battery.html

https://www.boombastis.com/penemuan-kuno-aneh/7067

Gimana mbak bro? kami berharap mas bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share tulisan Penemuan Benda Kuno Mengejutkan Para Ilmuwan di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *