Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal | Aneh dan Unik

Helo mas bro selamat datang di web artikelsiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik mengenai Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal.

Manusia akan mati jika ada satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik, atau bahkan hilang. Contohnya jantung, jika jantung berhenti berdetak atau bahkan hilang, maka manusia jelas akan mati. Begitu juga dengan kepala, jika kepala tidak ada karena dipenggal, maka sudah bisa dipastikan manusia akan mati. Tapi, ternyata ada beberapa kasus, di mana ada orang yang dipenggal, namun orang itu masih hidup selama beberapa saat, sebelum akhirnya mati. Berikut ini adalah orang yang tetap hidup sambil dipenggal pergi.

Dietz dari Schaumburg

Dietz dari Schaumburg

Kisah ini terjadi pada tahun 1636. Benih itu, Dietz, bersama dengan 4 orang prajurit bayarannya akan dieksekusi mati oleh Raja Bavaria, karena dianggap melakukan pemberontakan. Menurut kebijakan kerajaan, sang penyanyi terpidana bisa meminta permintaan terakhirnya, dan sang raja pasti akan mengabulkannya.

Dietz pun meminta permintaan terakhirnya, yaitu meminta agar pengunjung datang berbaris dengan jarak 2,5 meter masing-masing orang. Tak sampai disitu, dia juga ingin dipenggal pertama, namun dengan persyaratan, jika setelah dipenggal dan dibatalkan jatuh ke tanah, namun dia masih bisa berlari menuju par tentaranya itu, maka raja harus membebaskan mereka. Mengajukan permintaan pada suatu hal yang sangat disetujui untuk dilakukan, akhirnya raja menyetujui untuk meminta permintaannya.

Waktu eksekusi pun tiba. Raja menerima algojo untuk memenggal kepala Dietz, dan algojo menebas kepala Dietz sampai jatuh tergeletak ke tanah. Namun, apa yang terjadi kemudian. Tubuhnya ternyata tak roboh, namun gagal terus berhasil hungga akhirnya berhasil melewati para pejuang bayaran Dietz, barulah setelah itu ia jatuh dan mati. Raja tak bisa mengatakan apa-apa tentang kejadian aneh ini, hungga ia pun mengampuni dan melepaskan semua prajurit tersebut.

Baca Juga  Di Australia, sudah ada es krim rasa ‘Tolak Angin’ | Unik dan Aneh

Anne Boleyn

Anne Boleyn

Anne Boleyn adalah ibu dari Ratu Elizabeth I, dan Anne menjadi Ratu Inggris mulai tahun 1533 hingga 1536. Benih itu, dia adalah istri dari Raja Henry VIII, dan menjadi figur yang dikagumi lebih dulu dibenci oleh rakyat Inggris. Karena dianggap, sosok Anne Boleyn dianggap sebagai sosok yang kontroversial.

Anne pada tahun 1526, dan melangsungkan pernikahan secara rahasia dengan Anne pada tahun 1532. Karena pernikahan mereka dianggap kurang melihat, dan anne juga dalam keadaan hamil setelah pernikahan rahasia itu, maka dilakukanlah pernikahan yang benar-benar diperlukan untuk mengesahkan hubungan mereka pada tahun 1533.

Beberapa waktu kemudian, Raja Henry VIII terbukti berseling sapi dengan salah satu dayang Anne, Jane Seymour, karena dia bosan dengan Anne. Agar dapat menikahi Jane Seymour, Raja Henry VIII mencari cara untuk meminta Anne dengan menuduhnya melakukan perselingkuhan. Untuk merekayasa perselingkuhan ini, Henry VIII diminta oleh Thomas Cromwell, orang kepercayaan raja dan politisi modern yang berselisih dengan Gereja Katolik. Seorang pria dengan nama Percy juga diajak bersekongkol untuk memberikan kesaksian pria bahwa ia telah berzina dengan Anne. Akhirnya, Anne pun ditangkap dan dinyatakan berhak atas haknya memiliki hubungan dengan pria 5, termasuk saudaranya sendiri, George Boleyn.

Dengan berdasarkan kesaksian palsu ini, pengadilan Inggris memutuskan untuk menghukum mati Ratu Anne dengan cara penggal kepala. Sesaat sebelum di eksekusi dihadapan rakyat Inggris, Ratu Anne terus melantunkan doa dan pujian kepada Tuhan. Dan kompilasi pedang penyelesaian, rakyat dan kerajaan bangkit melihat bibir. Anne masih terus bergerak melantunkan.

Antoine Laurent Lavoisier

Antoine Laurent Lavoisier

Antoine Laurent Lavoisier, atau biasanya hanya dikenal dengan nama Antoine Lavoisier, adalah seorang ilmuwan kimia asal Prancis. Selain menguasai ilmu kimia, Lavoisier juga menguasai berbagai ilmu lain, seperti hukum, ekonomi, pertanian, dan geologi.

Sumbangan terbesar Lavoisier terhadap pengembangan ilmu kimia dijuluki Bapak Kimia Modern adalah suksesnya semua penemuan di bidang kimia yang lengkap dan sedang dikembangkan pun menjadi suatu wadah. Dia menemukan oksigen yang berfungsi. Bahkan, nama oksigen juga berasal dari Lavoisier, yang berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu oxus (asam) dan gennan (menghasilkan).

Baca Juga  Ketika Seorang Cewek Dilahirkan Tanpa Jari Manis dan Jari Kelingking..

Pada tahun 1768, Lavoisier terpilih menjadi anggota Akademi Sains (Prancis), sebuah komunitas ilmuwan. Pada tahun yang sama, ia membeli Ferme generale, perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa pengiriman pajak untuk kerajaan.

Meskipun banyak memberikan kontribusi terhadap ekonomi dan Prancis, hidup Lavoisier disetujui berakhir dengan tragis. Ketika terjadi revolusi Prancis, seluru pejabat dan bangsawan ditangkap, termasuk Lavoisier. Ia diwajibkan dakwaan ikut aktif mengambil pajak rakyat untuk kerajaan melalui perusahaan pajaknya itu. Akhirnya Lavoisier dijatuhi hukuman mati.

Sesaat sebelum eksekusi mati dijalankan, Antoine meminta kepada teman-undangan yang tak dijatuhi hukuman mati. Dia berkata bahwa dia akan mengedipkan mata. Teman-teman pun mengangguk selagi tidak percaya. Eksekusi pun dijalankan, Lavoisian menjadi yang pertama. 30 detektif Lavoisier masih mengedipkan mata.

Charlotte Corday

Charlotte Corday

Kisah dari Charlotte ini masih berhubungan dengan Revolusi Prancis. Charlotte Corday adalah seorang wanita bangsawan yang ikut serta menjadi calon legislatif yang mewakili partai. Dirinya terkenal bersih dan tidak memiliki catatan kriminal. Namun entah mengapa sampai ia nekat membunuh Jean Paul Marat, seorang jurnalis secara radikal, dan juga pendukung calon legislatif saingannya.

Charlotte pun ditangkap. Setelah memutuskan pengadilan, dia pun dinyatakan memutuskan, dan dijatuhi hukuman mati dengan cara dipenggal. Saat eksekusi akan dilakukan Charlotte dengan tenang menatap tajam sang algojo. Kepalanya pun ditebas dengan kapak, dan saat kepala charlotte terputus, dinyanyikan algojo dengan hubungan sedikit mengangkat kepala charlotte dan menampar pipinya. Menurut saksi mata, bola mata Charlotte mengarah ke algojo dan raut perpindahan berubah menjadi terlihat marah.

Baca Juga  Arti Khusus Di Balik Formasi Kawanan Serigala | Unik & Aneh

Henri Languille

Henri Languille

Terakhir ada kisah dari seorang narapidana yang bernama Henri Languille. Henri sendiri adalah pemenang, dan dia lalu ditangkap dan diadili. Akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa Henri harus memutuskan mati. Henri pun dijatuhi hukuman mati pada tahun 1905. Di tempat eksekusi, hadirlah seorang dokter ahli forensik yang bernama dr. Gabriel Beaurieux. Dalam waktu yang tak lama lagi, dokter ini akan menyaksikan sendiri dengan mata, satu hal yang mungkin masuk akal secara ilmiah.

Eksekusi pun dilakukan, dan kepala Henri terputus dalam hitungan detik. Dr. Jibril lalu diangkat dan dipindahkan disetujui lewat telinga Henri. Keanehan terjadi, Henry seakan merespons panggilan dr. Gabriel. Henri lalu membuka kelopak dan menatap mata sang dokter. Selang beberapa saat, kepala Henri pun kembali ke kondisi sebelumnya, setelah dipenggal. Keanehan ini terus berulang hingga dua kali. Benih Dr. med. Gabriel mengundang dia yang kedua kalinya, mata dari kepala Henri kembali terbuka dan melihat Gabriel. Sementara untuk mengucapkan yang ketiga, kepala Henri menerima balasannya. Dari sini bisa diakui bahwa Henri sudah benar-benar mati.

Dari kasus-kasus tersebut, kita sekarang dapat bertanya-tanya, bertanya apakah manusia setelah dipenggal dan memperlambat, dan masih memiliki kesadaran selama beberapa detik sampai akhirnya diterima sepenuhnya? Selama ini, kita hanya tahu bahwa manusia akan melambat meninggal setelah dipenggal diterima. Kemungkinan yang bisa ditarik dari kasus-kasus di atas, adalah kita yang sebenarnya tidak melambat karena saat dipenggal, atau cerita di atas hanya karangan belaka. Bagaimana menurut kalian?

Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Anne_Boleyn

https://id.wikipedia.org/wiki/Antoine_Lavoisier

https://www.toptenz.net/top-10-cases-life-decapitation.php

Gimana teman-teman? Mudah-mudahan mas bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *