Menu

Letusan Gunung Toba Pernah Nyaris Lenyapkan Umat Manusia | Unik & Aneh

Hai guys selamat datang di web artikelsiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik tentang Letusan Gunung Toba Pernah Nyaris Lenyapkan Umat Manusia. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Toba adalah salah satu gunung berapi terbesar di dunia yang masih aktif. Gunung ini terletak di Sumatera Utara dan memiliki tas magma yang sangat besar. Ketika dia pecah, efeknya sangat besar.

Tapi tahukah Anda jika Gunung Toba pernah pecah sehingga hampir menghilangkan umat manusia di bumi ini? Letusan itu berkali-kali lebih kuat daripada letusan Vesuvius atau Gunung Krakatau.

Sekitar 70.000 SM Terjadi bencana global akibat letusan Gunung Toba. Letusan dianggap sebagai letusan gunung berapi terbesar dalam sejarah manusia.

Baca Juga  Cerita Penampakan Hantu Penghuni Jembatan Letter S Guci | Unik dan Aneh

Perbandingan letusan Gunung Toba dengan gunung lainnya.

Letusan Gunung Toba hampir tidak pernah melenyapkan manusia

Untuk menggambarkan seberapa kuat letusan Gunung Toba itu, kita akan membandingkannya dengan letusan Gunung St. Helens menghabiskan satu kilometer batu kubik pada 1980.

Pada 79 AD, Gunung Vesuvius di Italia mengeluarkan 3 kilometer kubik batu dan material vulkanik. Letusan itu cukup untuk menghancurkan kota Pompeii dan seluruh penduduk.

Pada tahun 1815, Gunung Tambora di Sumbawa meletus dengan hebat, melepaskan 80 kilometer material vulkanik.

Kemudian pada tahun 1883 Gunung Krakatau meletus. Ledakan Krakatau telah melempar batu dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Letusannya dapat didengar hingga 4.600 km. Jika diperkirakan, kekuatan ledakan Krakatau setara dengan 30.000 kali bom atom.

Baca Juga  Ini Yang Terjadi Jika Matahari Menghilang Selama Seminggu | Unik & Aneh

Lantas apa kekuatan letusan Gunung Toba?

Letusan Gunung Toba hampir tidak pernah melenyapkan manusia
Foto: nextbigfuture.com

Menurut para ilmuwan, letusan Gunung Toba pada 70.000 SM. Kekuatan untuk mencapai 2.800 kilometer kubik, setara dengan 4.600.000 kali bom atom meledak di Jepang.

Tidak terbayangkan bagaimana keadaan bumi ini pada waktu itu. Letusan telah menyebabkan bencana di seluruh dunia yang telah melemparkan begitu banyak material ke udara sehingga debu menutupi langit selama 6 tahun dari sinar matahari.

Karena sinar matahari tidak dapat menembus ke permukaan bumi, banyak tanaman mati, banyak hewan mati dan mengganggu siklus hujan.

Baca Juga  5 Bukti Kontroversial Mesin Waktu Benar-benar Bisa Dibuat | Unik dan Aneh

Abu panas membuat banyak hutan terbakar, yang menyebabkan kelaparan ketika orang berjuang untuk bertahan hidup setelah pecahnya Gunung Toba.

Banyak ilmuwan percaya bahwa ini adalah saat ketika populasi manusia hampir punah. Pada saat itu, hanya sedikit orang yang bisa selamat.

Beberapa berpendapat bahwa abu yang menutupi matahari selama bertahun-tahun setelah itu telah membuat planet Bumi menjadi dingin. Medan di Afrika Timur diperkirakan saat ini pada suhu di bawah 20 derajat. Cuaca ekstrem dan kesulitan makan dihilangkan hampir semua orang.

Letusan itu melahirkan Kaledra dan sekarang Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengah.

Sumber: Toptenz, Wikipedia

Gimana guys? Semoga bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *