Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Kisah Misteri Horor Museum Kesehatan Surabaya Serta Fakta Faktanya | Unik dan Aneh

Halo guys selamat datang di blog artikelsiana.com. Kali ini artikelsiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Kisah Misteri Horor Museum Kesehatan Surabaya Serta Fakta Faktanya. Anda jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Surabaya adalah salah satu kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Saat berkunjung ke Surabaya, Anda dapat mencicipi hidangan khas Surabaya seperti salad Cingur, nasi Kebuli di daerah Ampel atau hidangan kuliner menarik lainnya. Anda juga dapat mengunjungi objek wisata di Surabaya. Dari sekian banyak tempat wisata yang Anda kunjungi, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk mengunjungi museum kesehatan di kota ini. Maka Anda akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Atau pernahkah Anda mengunjungi museum kesehatan di Surabaya? Apa yang Anda rasakan ketika memasuki museum? Pernahkah Anda mendengar kisah misteri di sekitar tempat itu? Bagi yang belum pernah mengunjunginya, inilah sedikit tentang Museum Kesehatan Surabaya.

Dari kisah misteri Nini Thowok ke dunia lain, ada museum ini

Dr. Museum Kesehatan Adhyatma, MPH, didirikan pada tahun 1990 oleh seorang dokter Dr. Haryadi Soeparto. Hanya saja itu sebenarnya dari Menteri Kesehatan Dr. Achmad Sujudi pada 2004 tepat sebelum 14 September. Selain peresmian, perpustakaan khusus telah dibuat dengan koleksi buku, catatan, jurnal, video dan bahan perpustakaan lainnya yang berkaitan dengan sejarah pembangunan kesehatan di Indonesia. Museum ini terletak di Jalan Indrapura 17, Kemayoran, Krembangan. Dikenal sebagai salah satu tempat di mana ada kisah mistik yang sangat menarik di kota Surabaya. Dengan mengunjungi museum ini kita dapat mendengar kisah perkembangan dunia kesehatan di negara Indonesia. Sebelum diubah menjadi museum, gedung ini dulunya rumah sakit seks internasional terbesar di Asia Tenggara. Ini dapat dikenali dari bentuk bangunannya, yang memiliki koridor seperti rumah sakit. Museum atau bekas rumah sakit ini didirikan pada tahun 1950 oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia DR. J Leimena sebagai klinik seks. Prof. Dr. Sutopo adalah pakar penyakit kulit dan kelamin yang digunakan untuk mempelajari penyakit kulit dan menghilangkan penyakit kelamin. Peletakan batu fondasi berlangsung pada 10 November 1951 dan Prof. dr. Sutopo diangkat sebagai direktur rumah sakit pada Oktober 1953.

Ada tiga kamar di museum ini yang bisa Anda masuki ketika Anda mengunjungi tempat ini. Tiga kamar masing-masing dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama-tama, ruang kesehatan bersejarah yang Dr. Adhyatma, MPH, organisasi pendidikan dan kesehatan, fasilitas bersejarah, peralatan non-medis, peralatan medis, dan fasilitas flora dan fauna. Ruang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Kedua, terdiri dari sains dan teknologi di bidang daur ulang dan inovasi. Yang ketiga adalah Ruang Kesehatan Budaya, yang terdiri dari klinik penyembuhan tradisional, klinik kesehatan reproduksi, keterampilan genetik dan akhirnya Sasana Kencana.

Baca Juga  Kisah Mistis Dibalik Ritual Satu Suro di Sendang Sidukun | Unik dan Aneh

Saat memasuki museum, Anda akan menemukan patung Dewa Airlangga, perangkat medis yang merupakan barang kuno, dan perangkat medis lainnya yang disebut simulator / alat peraga seks sex toys, serangkaian mikroskop, kendaraan kuno, mesin fotokopi tua dan kursi dan kursi bersalin, sebagian besar di kamar dokter gigi. Anda juga akan melihat dua boneka menyeramkan, boneka Jailangkung dan boneka Nini Thowok.

Dalam film horor boneka jailangkung sebagai boneka kenang-kenangan, ketika diceritakan tentang kisah misteri yang digunakan sebagai sarana untuk memanggil setan atau roh dalam permainan mistis, sejarah perkembangan perawatan kesehatan menggunakan boneka jailangkung juga sebagai alat perawatan dan diagnosis penyakit . Dalam praktiknya, dua anak yang dianggap keramat masih memegang boneka Jailangkung dan dipimpin oleh seorang pawang. Sementara itu, diyakini bahwa boneka Nini Thowok mampu menahan bala bantuan dan menjaga keamanan sebuah desa. Ada yang mengatakan bahwa Nini Thowok adalah hantu penjaga dapur yang terbuat dari tungku berbahan bakar kayu. Jika Anda melihatnya, Anda akan merasakan rambut di leher Anda ketika menyelinap ke depan untuk membayangkan kisah misterius yang tergantung pada dua boneka itu.

Jika Anda melanjutkan tur di sekitar museum, Anda akan menemukan, selain dua boneka menyeramkan, foto-foto yang menggambarkan bagaimana masyarakat lama memperlakukan seseorang yang sakit jiwa, yaitu dipekerjakan. Mereka melakukannya karena kurangnya pengetahuan tentang dunia medis. Untungnya, di dunia sekarang ini, semuanya lebih modern, membuat perawatan medis lebih manusiawi dan efektif. Selain itu, ada koleksi benda bersejarah yang berkaitan dengan kesehatan lainnya. Sasana Flora dan Fauna Health Museum memiliki beberapa spesies hewan yang dianggap sebagai hewan yang menyebarkan wabah penyakit ke masyarakat. Hewan-hewan ini termasuk kupu-kupu, nyamuk, sapi, tikus, musang dan trenggiling. Ada juga replika buah-buahan seperti jeruk, semangka, pisang, yang menerima informasi dari Kejawen dengan cepat di dalam kotak kaca.

Misteri lain dari museum kesehatan mengacu pada sihir. Santet adalah sejenis ilmu hitam yang ada hingga saat ini yang dipercaya oleh orang Indonesia. Di museum ini kita dapat menemukan peralatan yang digunakan dalam praktik sihir, seperti boneka kayu, dupa, bunga, tempat pemakaman dan segelas air dalam wadah tanah liat. Wadah tersebut digunakan sebagai reservoir untuk tetesan darah yang dikeluarkan oleh boneka santet sebagai tanda bahwa ritual sihir telah berhasil mengendalikan tubuh orang yang dituju. Semua peralatan disimpan di ruang khusus, di mana obat tradisional dan mistis disimpan. Ada juga foto-foto korban penyihir. Ada foto sinar-X bayi sekitar dua tahun di usus dan perutnya dengan sejumlah jarum. Gambar X-ray perut pria di mana paku dan sarang besi. Jika Anda memutar mata lagi di ruangan yang sama, Anda akan menemukan foto seorang gadis yang menjadi sasaran penyihir. Foto itu tersangkut di kain putih dengan huruf Arab. Di sebelah foto, jarum juga melekat pada bantalan, yang dikatakan menggunakan jarum untuk menusuk bantalan sehingga tusukan dirasakan oleh gadis di foto. Sungguh mengerikan membayangkan kisah misteri sihir. Koleksi lainnya adalah telur ayam, yang bukan telur karena mengandung organ asing. Diyakini bahwa korban santet disembuhkan dengan media telur ayam. Ada juga implan dalam bentuk logam kecil sepanjang 1 cm yang digunakan oleh seseorang yang menggunakan kekuatan magis untuk membuatnya terlihat lebih menarik di mata orang lain. Ada juga senjata tradisional dalam bentuk keris dan parang, yang digunakan sebagai penangkal serangan sihir. Dengan banyak koleksi benda mistis dan mistik kuno, museum ini juga dikenal sebagai Black Magic Museum.

Baca Juga  10 Tempat Hiking Paling Menyeramkan Di Seluruh Dunia | Unik dan Aneh

Kisah teka-teki berikutnya masih di tempat yang sama. Ada kamar khusus dengan pintu terkunci dan terkunci di mana "dunia lain" berdiri. Untuk sampai ke kamar Anda melewati koridor dengan serangkaian peti mati. Setelah Dr. Haryadi, pelopor museum, hanyalah bekas toilet yang tidak lagi digunakan. Tetapi beberapa orang mengatakan ujung tombak itu adalah ujung tombak dari sejarah angker Museum Kesehatan Surabaya. Di ruangan ini, program televisi dengan topik magis sering kali direkam. Dipercayai bahwa ruang ini sering muncul sebagai manifestasi makhluk gaib. Mungkin ruangan ini tertutup dan tidak semua orang bisa memasukinya.

Sebenarnya, bukan hanya kisah misteri, kita juga dapat melihat foto secara berurutan yang, ketika diterima dan dibaca, adalah kumpulan foto orang yang sesekali menjabat sebagai menteri kesehatan di Indonesia. Dari sekian banyak foto ada foto Dr. med. Adhyatma, MPH, yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan dari tahun 1988 hingga 1993 dan yang namanya kemudian dimasukkan sebagai nama museum kesehatan ini. Ada juga gambar dokter wanita India pertama, Padoeka, Miss M. Thomas. Setelah Dr. Haryadi, koleksi museum kesehatan ini, sudah ada sejak tahun 1950. Padahal, tujuan museum bukan untuk menciptakan tempat mistis, tetapi untuk menyelamatkan benda-benda kuno dari sejarah kesehatan.

Baca Juga  Cerita Misteri Kota Magelang Yang Mengemparkan | Unik dan Aneh

Di luar museum, Anda akan melihat bingkai dengan lima tokoh wayang Jawa yang diyakini memiliki peran masing-masing dalam dunia kesehatan Indonesia di masa lalu. Kelima boneka itu adalah Sadewa, yang diyakini bisa membuat seseorang dari Bala tidak bersemangat melalui ritual yang disebut ruwatan. Kedua, Krishna dikatakan menyembuhkan penyakit manusia dengan bunga Kusuma Wijaya. Ketiga, Abiyasa, dokter istana yang biasanya bertanggung jawab untuk mengobati dan menyembuhkan penyakit. Keempat, Raden Samba Wisnubrata dengan Aji Rajah Kalacakra-nya bisa mengatasi wabah. Dan kelima, seorang remaja dari sponsor kesehatan bernama Limbuk.

Setelah membaca dan berbagi deskripsi tentang museum kesehatan ini di Surabaya, apakah Anda tertarik berkunjung? Atau mungkin Anda ingin melakukan tes malam di tempat ini? Jika Anda penasaran dan ingin melihat apa yang ada di museum ini, Anda dapat mengunjunginya pada hari yang Anda inginkan, karena museum ini buka setiap hari dari Senin hingga Minggu dan ditutup pada hari libur nasional saja. Jangan takut kelaparan setelah berkeliling museum, karena di museum ini juga ada kantin. Juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti masjid, perpustakaan dan tempat parkir yang luas. Bagi Anda yang tidak bepergian dengan kendaraan pribadi, Anda juga dapat menggunakan transportasi umum. Dari Terminal Purabaya, ambil Bus Damri menuju Tanjung Perak dan tinggalkan Jalan Indrapura. Jika Anda datang dari terminal Joyoboyo, Anda dapat mengambil Angkot M dan meninggalkan Jalan Indrapura. Jika Anda datang dari Terminal Bratang, ambil saja N Angkot di Jalan Indrapura. Jika Anda ingin mempersingkat waktu, Anda juga dapat menggunakan transportasi online. Anda tidak boleh datang sendiri jika mengunjungi museum ini. Undang kerabat atau teman Anda untuk menjadi lebih menarik.

Gimana teman-teman? Mudah-mudahan mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *