Menu

Kisah Balas Dendam Arwah Cantik Sumiati Yang Mati Penasaran | Unik dan Aneh

Helo mbak bro selamat datang di website artikelsiana.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi menarik mengenai Kisah Balas Dendam Arwah Cantik Sumiati Yang Mati Penasaran. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Bioskop Indonesia menunjukkan bahwa tidak hanya ada cerita fiksi seperti drama dan petualangan, salah satunya adalah film horor yang masih promadona. Sebuah film horor yang baru-baru ini berjudul "Sumiati" diambil dari kisah nyata. Kisah balas dendam roh indah Sumiati, yang penasaran dengan kisah ini, bercerita tentang legenda arwah seorang wanita bernama Sumiati, yang meninggal sangat terkenal di masyarakat, terutama di Makassar dan sekitarnya. Ketika film ini dimulai Sumiati, penonton dihadapkan dengan rasa kegembiraan sebagai karakter utama pria (Jeyhan) dalam cerita terus dianiaya oleh roh saudaranya, yang membunuh dirinya sebagai hantu Sumiati yang membalas dendam para pemerkosa .

Karena rasa ingin tahu Jeyhan, ia akhirnya pergi ke rumah dengan instruksi yang ia miliki bersama istrinya, yang akhirnya menemukan rumah Jeyhan, di mana banyak orang tahu tentang sosok Sumiati. Dalam cerita ini, sutradara mulai menciptakan konflik, seperti yang terjadi sejak pemilik rumah membuka pintu, bukannya menyapa Jeyhan dan istrinya alih-alih diusir oleh pria paruh baya yang memiliki rumah itu. Namun, karena keputusan Jeyhan yang memutuskan untuk tidak meninggalkan rumah, dia menunggu di mobil di pintu karena kakeknya merasa kasihan dengan penjelasan Jeyhan bahwa saudaranya telah dibunuh oleh Sumiati. Sang kakek akhirnya mengajar Jeyhan dan istrinya untuk memasuki rumah. Di sinilah kisah Sumiati dimulai.

Baca Juga  5 Nama Sungai Paling Angker Di Jawa Tengah | Unik dan Aneh

Di awal cerita, para penonton ditemani hingga saat Sumiati masih hidup, dan dikatakan bahwa Sumiati adalah gadis bunga desa yang cantik dan cantik dan sebuah cerita tentang pernikahan orang tuanya yang diatur. Setelah adegan ini, para penonton akan menyaksikan penculikan Sumiati yang dilakukan oleh empat pemuda yang diperkosa karena Husati mempertahankan martabat dan semangat mereka. Film ini memanjakan penonton dengan tokoh-tokoh perempuan cantik yang menjadi tokoh-tokoh Sumiati tetapi dalam film horor tidak seperti film horor Indonesia lainnya yang terlalu vulgar dan pornografi bagi banyak adegan. Dibandingkan dengan film-film horor lainnya, Sumiati menyajikan film horor lain yang hanya merupakan drama dan kisah sedih, tetapi akhirnya penonton bosan karena adegan horor lama muncul. Adegan pembunuhan berantai, yang membuat film horor ini tidak alami, adalah karena darah yang diciptakan oleh efek digital.

Baca Juga  Letusan Gunung Toba Pernah Nyaris Lenyapkan Umat Manusia | Unik & Aneh

Berkenaan dengan kesimpulan dalam film horor berjudul "Sumiati", itu tidak dapat dianggap sebagai film horor, karena adegan, yang sepenuhnya bergantung pada narasi, juga tentang realisasi Sumiati, yang disajikan dalam film yang dibintangi dengan karakter lain di film-film horor lain kurang tenggelam, karena orang melihat bahwa pikiran Sumiati adalah pembalasan wanita, untuk membalas para pemerkosa, tidak terlihat menyeramkan, karena sosok ini terlalu cantik, Sumiati, bahkan sang sutradara tidak tahu karakter dari Sumiati harus terlihat sangat menakutkan karena dia menggambarkan dirinya sebagai hantu yang juga menghantui bahwa dia bukan lagi manusia. Karena penonton berharap dapat melihat adegan dalam cerita bahwa Sumiati tidak hanya seram tentang kisah sedih mereka. Namun, itu harus dihargai tentang sutradara yang memfilmkan film tentang kisah balas dendam jiwa indah Sumiati, yang sudah mati dan ingin tahu dan tidak mengandung adegan vulgar dan pornografi. Karena bukan rahasia lagi bahwa sebagian besar film horor mengandung adegan panas dan karakter seksi untuk membangkitkan minat penonton.

Baca Juga  Berenang Sendiri, Ternyata Ditemani Makhluk Ghaib | Unik dan Aneh

Gimana bro? kami berharap guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *