Menu

Kenapa Ibu Tega Membunuh Anaknya Sendiri? | Unik & Aneh

Halo teman-teman selamat datang di blog artikelsiana.com. Kali ini kami akan membahas informasi menarik tentang Kenapa Ibu Tega Membunuh Anaknya Sendiri?. Kamu jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

Kasus melacak bayi bernama Calista sampai kematian ibunya baru-baru ini menjadi pusat perhatian. Selain kasus Calista, ada banyak kasus lain di mana para ibu mengejar anak-anak sampai mati. Pertanyaannya adalah bagaimana sosok ibu bisa membunuh hatinya sendiri.

Meskipun sang ibu adalah karakter yang paling mencintai anaknya dan rela mengorbankan segalanya untuk anaknya. Cinta ibu untuk bayinya jauh lebih besar daripada cinta seorang ayah. Tetapi bagaimana mungkin seorang ibu tega membunuh anaknya sendiri?

Ada beberapa alasan mengapa orang tua membunuh darah dan daging mereka sendiri. Di bawah ini adalah ulasan yang kami kumpulkan dari berbagai sumber.

Baca Juga  Obat Terlarang Pengubah Perilaku Orang Menjadi Zombie | Aneh dan Unik

Baca juga: 10 potret kehangatan pertemuan ibu-anak yang pertama kali membangkitkan ingatan

Filisida Altruistik

Filisida Altruistik berarti bahwa orang tua percaya bahwa membunuh adalah untuk kepentingan anak atau bahwa mereka tidak ingin meninggalkan anak tanpa figur ibu. Alasan ini sering digunakan oleh orang tua yang tega mengejar anak mereka sendiri sampai mati. Mereka beranggapan bahwa membunuh anak-anak adalah baik untuk anak-anak mereka sendiri dan tidak harus hidup, tetapi harus menderita.

Anak yang tidak terduga

Beberapa pasangan yang melakukan hubungan seks di luar pernikahan tidak mengharapkan anak-anak. Ketika ini terjadi, ibu dan ayah anak itu panik karena statusnya yang tidak sah berubah menjadi suami-istri. Kepanikan dan ketakutan ini membuat seorang ibu mulai berpikir untuk menyelesaikan hatinya sendiri. Ditambah dukungan kekasihnya. Mereka tega membunuh bayi yang tidak bersalah untuk menutupi rasa malu mereka sendiri.

Baca Juga  12 Rumah Dalam Hutan Paling Menyeramkan

Secara tidak sengaja atau berlebihan

Banyak kasus di mana para ibu secara tidak sengaja membunuh anak-anak mereka sendiri. Ibu itu awalnya bermaksud untuk menghukum anaknya dengan paksa, tetapi karena dia kehilangan kendali, sang ibu akhirnya membunuh anaknya sendiri.

Baca juga: Foto ini menunjukkan fakta kehamilan di luar pernikahan

stressor kehidupan

Faktor ekonomi, domestik, dan faktor stres lainnya dapat menyebabkan jantung seorang ibu membunuh anaknya sendiri. Karena beban hidup yang berat, sang ibu akhirnya frustrasi dan meneruskan perasaannya kepada anak-anak. Emosi yang berlebihan dapat menyebabkan ibu kehilangan kontrol sampai dia membunuh anaknya sendiri.

Baca Juga  Bukan Ada yang Ngomongin, Ini Penyebab Telinga Mendadak Berdengung | Unik & Aneh

Ini adalah beberapa alasan ilmiah yang sejauh ini memungkinkan kami untuk menentukan alasan mengapa seorang ibu dapat membunuh anaknya sendiri. Intinya, kegelapan hati bisa memukau orang tua sampai mereka tega melakukan sesuatu untuk diri mereka sendiri, termasuk membunuh bayi yang tidak bersalah.

Cintai sosok anak itu dengan sepenuh hati karena itu adalah hadiah dari Tuhan. Meskipun bayi itu dilahirkan secara tidak sah, anak itu bukan anak yang tidak sah, tetapi ibu yang bersalah adalah ayahnya.

Gimana bro? kami berharap bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *