Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Jenis Hewan Partenogenesis Bisa Beranak Tanpa Kawin | Aneh dan Unik

Hai bro selamat datang di blog artikelsiana.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi menarik tentang Jenis Hewan Partenogenesis Bisa Beranak Tanpa Kawin.

Setiap keahlian hidup memiliki kemampuan untuk mengembangkan biak. Dengan mengembangkan biak, suatu hasil dapat memperbanyak jenisnya dan memastikan jenisnya tidak sampai lenyap. Dapat hewan betina hanya bisa bertelur atau mengirim jika sudah melakukan perkawinan dengan pejantan. Namun bagaimana jika tidak ada pejantan dan hewan-hewan tadi tidak memiliki kemampuan untuk membelah diri? Bagi hewan-hewan tertentu, partenogenesis dipertanyakan.

Partenogenesis berasal dari bahasa Yunani yang diterjemahkan sepenuhnya "dikirim oleh perawan". Istilah itu sendiri diberikan karena hewan-hewan yang melakukan partenogenesis memang bisa menghasilkan tanpa perlu melakukan perkawinan dengan lawan jenisnya.

Dalam kondisi normal, hewan-hewan yang dapat melakukan partenogenesis tetap memerlukan pejantan saat mengembangkan biak membutuhkan sifat-sifat unggul dari kedua individu dapat diperoleh. Namun kadang-kadang, menghasilkan sementara melakukan perkawinan tidak bisa dilakukan beragam sebab. Berikut ini adalah hewan-hewan yang dikenal dapat melakukan partenogenesis:

Serangga Tongkat

Serangga Tongkat

Serangga tongkat yang mirip belalang yang bentuknya panjang layak tongkat kecil. Berkat bentuknya ini, serangga tongkat jadi sulit ditemukan oleh musuhnya saat sedang danggap di tanaman. Sahabat artikelsiana.com beberapa spesies serangga tongkat (misalnya serangga tongkat Australia) diyakini bisa bertelur tanpa kawin sebelumnya. Namun jika serangga tongkat berkembang biak melalui cara ini, telurnya hanya akan menetas sebagai serangga betina.

Serangga tongkat betina terbukti bisa menolak ajakan pejantan untuk kawin dan lebih memilih untuk memperoleh hasil mandiri. Menurut dugaan, halini mungkin terjadi karena serangga tongkat betina jika dilakukan perkawinan sebelum bertelur akan merepotkan bagi betina.

Jika ada pejantan yang tetap menolak untuk kawin dengan betina, betina bisa menolak dengan cara membuat kontruksi tertentu yang mengurangi minat pejantan. Namun jika pejantan tetap ngotot untuk kawin dengan betina, betina akan menekuk abdomennya sendiri sambil menendang-nendang.

Baca Juga  Pembunuh Berantai Abad Ke-19 Sadis Dan Mengerikan | Aneh dan Unik

Meskipun betina ditolak, pejantan yang menunjukkan kesungguhan tinggi tetap bisa mengawini betina penuh paksa. Ilmuwan lantas menyimpulkan jika hal ini bisa menjelaskan mengapa partenogenesis pada masalah tongkat tergolong jarang terjadi kendati betina bisa dilakukan dengan mudah.

Ular

Ular pit viper

Beberapa spesies ular betina Diperkirakan bisa menghasilkan seperti tidak melakukan perkawinan sebelumnya. Ular pit viper adalah salah satunya. Membuat lubang viper betina tidak dapat menemukan pejantan dari habitat tempat hidup, ia tetap bisa mendapatkan hasil mandiri.

Namun tanpa masalah. Menurut peneliti yang mengeluarkan partenogenesis pada ular pit viper, bayi-bayi ular tercipta melalui partenogenesis. Pasalnya ular yang lahir dari partenogenesis pada dasarnya adalah kembaran yang tidak sempurna dari induknya. Itulah sebabnya tidak begitu ular yang lahir dari hasil perkawinan.

Kutu Afid

Kutu Afid

Afid adalah sejenis serangga kecil yang hidup dari menghisap sari-sari tanaman. Akibat pola ini, kutu daun afid pun kerap dianggap sebagai hama yang menghambat produktivitas tanaman. Kemampuan afid betina untuk beranak tanpa kawin lebih dulu menjadi salah satu alasan yang didukung.

Di wilayah empat musim, semua yang lahir di musim semi dan panas adalah betina. Setelah betina pertama yang menentukan pada awal musim semi akan menghasilkan lebih dari mungkin tanpa harus kawin terlebih dahulu. Hanya dalam rentang waktu beberapa minggu, hasil dari partenogenesis yang sudah dewasa akan beranak lagi dengan cara serupa. Sahabat artikelsiana.com Berani afid betina Dapat menghasilkan 600 miliar bayi hanya dalam semusim.

Afid yang melakukan partenogenesis dikeluarkan dengan cara melahirkan. Namun untuk afid yang melakukan perkawinan, mereka akan menghasilkan kebebasan dengan cara bertelur. Koloni yang berkembang biak melalui partenogenesis cendung meningkatkan pertambahan populasi melalui metod perkawinan.

Baca Juga  Alexandra Botez, Pemain Catur Cantik yang Bikin Hati Pria Skak Mat | Unik dan Aneh

Komodo

Komodo "border=" 0 "data-asli-tinggi=" 400 "data-asli-lebar=" 640 "src=" https://3.bp.blogspot.com/-G51fLazYTzw/XL5s57crrOI/AAAAAAAAcu0/2woYGx9qeFIBYGwwj /s1600/Komodo.jpg "title=" Komodo

Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang habitatnya hanya tersedia di Pulau Komodo. Namun keunikan komodo belum berhenti sampai di sana. Komodo juga diketahui bisa menghasilkan tanpa kawin. Menurut spekulasi terlatih, kemampuan ini membantu komodo untuk mempertahankan populasinya di habitat yang mendukung semisal di Pulau Komodo.

Komodo yang hidup di kebun binatang juga memiliki kemampuan yang serupa. Pada tahun 2006, membuka komodo betina di Kebun Binatang Chester memperoleh telur kendati tidak ada pejantan di pengembang. Tidak seperti serangga yang menghasilkan semua hasil partenogenesisnya berjenis kelamin betina, semua bayi komodo hasil partenogenesis memiliki jenis kelamin jantan.

Kadal Tegu

Kadal Tegu

Beberapa spesies kedal tegu dari genus Cnemidophorus hidup di lingkungan yang tidak memiliki pejantan sama sekali lagi. Untuk mengatasinya, kadal tegu betina memiliki kemampuan untuk menghasilkan kawin yang perlu. Semua kadal yang dilahirkan melalui metode ini berjenis kelamin betina dan hanya bisa berkembang biak melalui partenogenesis juga.

Udang Karang

Udang Karang

Udang karang betina normalnya harus melakukan perkawinan terlebih dahulu dapat menghasilkan hasil. Namun hal ini tidak berlaku untuk udang karang marmokrebs. Pasalnya udang ini bisa bertelur tanpa harus kawin. Semua udang marmokrebs hasil partenogenesis Diperoleh berjenis kelamin betina dan bisa dikembangkan kembali biak dengan cara serupa.

Udang marmoreal sendiri adalah spesies udang karang rawa (Procambarus fallax) yang mengubah mutasi dalam penangkaran. Sahabat artikelsiana.com hasil mutasi tersebut, udang yang diklaim bisa dikembangkan biak secara mandiri kendati tidak ada pejantan di sini. Berkat kemampuannya ini, satu akuarium yang hanya berisi satu ekor udang marmara dapat terisi oleh beragam ekor marmoreal hanya dalam kurun waktu tiga bulan.

Hai Gergaji

Hai Gergaji

Hiu gergaji adalah sejenis hiu yang panjangnya moncongnya dan giginya mencuat keluar. Informasi jika hiu gergaji dapat melakukan partenogenesis diketahui oleh ilmuwan Kevin Feldheim saat ia bersama rekannya tengah membahas gen hiu gergaji untuk mengetahui keberagaman populasi hiu gergaji di alam pembohong. Tanpa disangka, mereka malah menemukan bukti kalau hiu gergaji bisa melakukan partenogenesis berdasarkan kemiripan gennya.

Baca Juga  Fakta Mengejutkan Timur Lenk, Sang Penakluk Haus Darah | Aneh dan Unik

Feldhmein berspekulasi jika hiu gergaji melakukan partenogenesis benih betina ingin pengembangan biak dapat meningkatkan gennya, namun betina tidak dapat menemukan pejantan di habitatnya. "Jika mereka tidak bisa menemukan pasangan kawin, bisa jadi yang lalu diambil yang diambil langkah terakhir untuk betina untuk menurunnya gennya," kata bidang rumah seperti yang diterima oleh BBC.

Lebah Madu

Lebah Madu

Kasta lebah ratu betina, lebah pekerja betina, dan lebah jantan. Lebah ratu inilah yang berhasil menghasilkan telur yang dilakukan koloninya tidak punah. Lebah ratu sendiri menghasilkan 2 macam telur: telur yang dibuahi oleh sperma, dan telur yang tidak dibuahi. Telur yang dibuahi akan tumbuh menjadi pekerja, sementara telur yang tidak dibuahi akan tumbuh menjadi lebah jantan.

Lebah ratu yang baru keluar dari kepompong akan terbang keluar sarang untuk kawin dengan pejantan. Sesudah kawin, pejantan akan mati, sementara betina kembali ke sarang sambil menerima semen. Sahabat artikelsiana.com semen ini kemudian digunakan oleh lebah ratu untuk membuahi sel telurnya dan menghasilkan lebah pekerja

Lebah pekerja normalnya tidak akan menghasilkan telur. Namun saat sebagian koloni mati, ratu pekerja akan mulai menghasilkan telurnya sendiri. Karena tidak dibuahi, telur-telur ini akan berkembang menjadi lebah jantan.

Referensi

http://www.bbc.com/earth/story/20151216-virgin-births-are-happening-everywhere

https://www.thoughtco.com/why-are-there-so-many-aphids-1968631

https://www.scientificamerican.com/article/strange-but-true-komodo-d/

https://eol.org/pages/18016/articles

https://owlcation.com/stem/Parthenogenesis-Virgin-Births-in-Nature

Gimana mas bro? Mudah-mudahan mas bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share artikel Jenis Hewan Partenogenesis Bisa Beranak Tanpa Kawin di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *