Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Dilarang Nyinyir! Ini Lho 3 Komentar di Medsos yang Bisa Jatuhkan Diri ke Jeruji Besi | Aneh dan Unik

Hai bro selamat datang di web artikelsiana.com. Kali ini artikelsiana.com akan membahas informasi menarik mengenai Dilarang Nyinyir! Ini Lho 3 Komentar di Medsos yang Bisa Jatuhkan Diri ke Jeruji Besi. Kamu jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.

Komentar nyinyir dari para netizen rumpi sudah jadi hal yang biasa kita lihat di media sosial. Mulai dari yang levelnya biasa aja sampai dengan komentar nyelekit bikini hati teriris-iris. Entah sebagian besar dari warganet Indonesia ini hobi banget letakkan komentar pedasnya di akun perbincangan. Padahal, dia sendiri tak tahu kehidupan sebenarnya dari orang yang ia komentari.

Dulu, mungkin fenomena ini tak ditanggapi oleh pemerintah. Tapi sekarang, jangan harap deh bebas dari polisi dunia maya. Jadi beragam komentar yang dibuat oleh pihak kepolisian. Parahnya lagi, komentar ini bisa membuat pelakunya terasa dinginnya penjara. Nah, apa saja sih komentar-komentar yang diminta?

Suka menghina fisik orang lain? Ini sankinya

Celaan fisik memang jadi hal yang sangat sensitif di kehidupan kita. Masalahnya, inhubungan dengan ciptaan Tuhan dan kita tidak bisa menolak itu semua. Tapi ada orang yang nyinyir yang tega menghina fisik orang lain tanpa sadar akan kondisinya sendiri. Istilah kasarnya sih enggak ngaca sama fisik sendiri yang belum tentu lebih baik dari orang yang dihinanya.

Baca Juga  Tak Banyak yang Tahu, Inilah Layanan Terbaru untuk Para Pemudik di Libur Lebaran 2018

Item Audy dihujat netizen [Sumber Gambar]

Nah, kali ini pemerintah tidak tinggal diam dengan fenomena yang akrab disobut tubuh mempermalukan tersebut. Melalui pasal 27 Ayat (3) dan 45 Ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, para pihak setuju akan memperlambat bungkam. Siacara akan dikenai hukuman penjara paling lama empat tahun. Kemudian juga bisa dijerat hukuman denda maksimal sebesar Rp750 juta.

Berkomentar yang mengundang kebencian juga ikut dipantau para polisi

Di media sosial, kita juga sering melihat ada komentar ujaran kebencian. Ya selain jika tidak untuk mengundang semua orang untuk membenci pihak lain. Dengan begitu si percaya tak hanya mendapat kepuasan diri sendiri, namun juga menang lantaran bala tentaranya jadi banyak. Duh, enggak takut dosa apa yak?

Baca Juga  Ternyata Ini Penyebab Gigitan Nyamuk Menjadi Bentol | Unik & Aneh

Berkomentar ujaran kebencian [Sumber Gambar]

Jika meninggalkan komentar berisi ujaran kebencian, si lawan akan dekan dengan yang menyeramkan. Eh, bukan ding, hukuman hukuman maksudnya. Ya, menurut Pasal 28 Ayat (2), untuk siapa saja yang berkomentar dan untuk meminta kebencian bagi orang lain, dapat dikenai hukuman penjara maksimal enam tahun lamanya. Lalu biar orang itu kapuk, maka akan ditarik paling banyak rp1 miliar. Wah, dendanya bisa buat beli rumah mewah tuh.

Mengancam orang di media sosial juga bisa terjerat hukum lho

Komentar bernada tantangan juga jadi sasaran dari polisi dunia maya. Mereka yang dengan senangnya menentang menggunakan akun-akun palsu, akan tetap dilacak sambil bertempat di wilayah yang nan jauh di mato. Jangan coba-coba deh putuskan orang lain, putuskan hanya untuk bercanda.

Komentar ancaman ke keluarga Enda Ungu [Sumber Gambar]

Ancaman yang dituliskan di media sosial akan membuat bumerang bagi pelakunya. Berdasarkan Pasal 29 Undang-undang Informasi Dan Transaksi Elektronik, orang yang berkomentar dan meminta bantuan orang lain dapat meminta hukuman kurungan penjara maksimal empat tahun dan juga paling murah Rp750 juta.

Baca Juga  10 Jembatan Angker Di Dunia Dan Cerita Seram Dibaliknya | Unik dan Aneh

BACA JUGA: Tulisanmu Harimaumu! 5 Orang Ini Hina Jokowi di Sosmed dan Akhirnya Kena 'Cyduk'

Itulah tipe-komentar yang masuk ke dalam daftar hitam. Si hukuman akan dijerat hukuman yang tidak bersinggungan tangen. Dari denda konversi juta hungga miliaran rupiah. Jadi pikir-pikir dulu deh kalau mau berkomentar di media sosial seseorang. Jangan sampai komentar kalian bisa menjerumuskan diri sendiri di kemudian hari. Yuk bijak dalam menggunakan media sosial!

Gimana teman-teman? Semoga mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *