Menu

17+ Contoh Daftar Pustaka yang Benar Sesuai Aturan Penulisan

Contoh Daftar Pustaka – Untuk seseorang yang sedang menuntut ilmu, terkhusus untuk seorang mahasiswa, tentu saja mendengar kata ‘Daftar Pustaka’ sesuatu hal yang sangat sering terdengar di telinga kita, apalagi dikalangan berpendidikan. Bahkan daftar pustaka menjadi sesuatu yang penting dimana tidak boleh kita abaikan dalam membuat sebuah karya tulis ilmiah, makalah, skripsi, essay dan lainnya.

Daftar pustaka sesuatu yang sangat penting bagi seorang peneliti sebagai bagian kevalidan dari karya tulisnya. Jika karya tulis tidak memiliki daftar pustaka maka dianggap karya tersebut tidak dianggap tidak valid dan berbohong serta melakukan penjiplakan atau plagiasi terhadap tulisan lainnya. Nah, oleh karena itu, kita sangat perlu mencantumkan daftar pustaka pada tulisan kita sebagai bukti landasan penelitian kita bahwa memang teori yang kita hasilkan itu memiliki dasar bangunan pengetahuan yang kuat dan ada beberapa penelitian yang telah membuktikan hipotesis penelitian kita. Hanya saja ternyata masih banyak orang belum mengetahui cara membuat daftar pustaka yang benar. Oleh karena itu disini artikelsiana.com akan menyajikan informasi tentang Contoh Daftar Pustaka yang benar sesuai dengan aturan penulisan.

Contoh Daftar Pustaka

Apa itu Daftar Pustaka?

Pengertian daftar pustaka adalah suatu tulisan yang letaknya berada di akhir karya tulis ilmiah yang dijadikan sebagai sumber referensi atau sumber pengetahuan dari seorang penulis dalam merangkai sebuah karya tulis ilmiah baru. Jadi bisa dipastikan bahwa setiap dosen akan meminta kepada mahasiswa untuk melampirkan daftar pustakanya pada setiap akhir makalah, skripsi, laporan atau karya tulis ilmiah yang lainnya diurut secara abjad dari atas ke bawah dan terdiri atas nama penulis, tahun penerbit,judul tulisan, identitas penerbit dan lokasi penerbitnya.

Hal ini dilakukan untuk menghargai karya tulis yang disusun oleh orang lain yang karena tulisan itulah, karya kita bisa mencapai sesuatu apa yang diinginkan.

Kapan Mencantumkan Daftar Pustaka

Daftar pustaka dipasang jika dalam karya tulis kita telah mencamtumkan atau mengutip setiap kutipan atau catatan berupa kalimat atau paragraf yang berasal dari karya tulis orang lain pada karya tulis yang kita buat. Hal tersebut sudah menjadi etika atau kaidah dalam penulisan karya tulis yang tidak bisa kita ganggu gugat. Melanggar kaidah tersebut atau tidak mencantumkan daftar pustaka padahal terdapat kalimat atau paragraf yang berasal dari karya tulis orang lain maka karya tulis ilmiah anda dianggap plagiat.

Mengapa Daftar Pustaka itu Penting

Daftar Pustaka berperan penting dalam penulisan karya tulis ilmiah karena mempunyai beberapa fungsi yang diantaranya:

1. Menegaskan bahwa karya tulis kita menjadi valid karena tersusun berdasarkan sumber atau referensi yang telah teruji dan sesuai dengan bidang penelitian masing-masing.

2. Dapat memberikan suatu pertanggungjawaban ilmiah dan sebagai suatu apresiasi penulis terhadap penggunaan gagasan dan ide karya orang lain pada karya tulisnya.

3. Agar bisa terhindar dari tuduhan plagian karya tulis.

4. Sebagai suatu pemenuhan syarat yang utama pada penyusunan karya tulis, karena karya tulis ilmiah itu sendiri wajib mempunyai atau dicantumkan daftar pustaka.

Bagaimana Prinsip ketika Menulis Daftar Pustaka

Ketika menulis daftar pustaka tentu saja anda tidak boleh membuat daftarkan secara asal-asalan atau sembarangan menuliskannya. Melainkan anda mesti mengikuti beberapa prinsip atau panduan umum yang digunakan dalam membuat atau menulis daftar pustaka itu sendiri, yakni:

1. Pada penulisan nama mesti ditulis secara terbalik dan dipisahkan dengan tqanda koma serta nama depan hanya ditulis dengan menggunakan huruf pertama. Akan tetapi jika nama terdiri atas 3 kata atau lebih maka penulisannya bisa kita mulai dari nama yang terakhir kemudian diikuti dengan menggunakan singkatan dari nama pertama ke belakang.

2. Pada penulisan nama pengarang tidak usah menyertakan gelar, baik itu gelar akademik, agama, maupun keturunan.

3. Jika penulisannya berkisar lebih dari satu orang penulis maka anda bisa gunakan tanda koma untuk bisa memisahkan nama penulis dengan nama penulis lainnya.

Baca Juga  Pengertian Kualitatif, Ciri, Jenis Metode Penelitian Kualitatif & Tujuannya

4. Untuk penulisan judul buku itu dicetak miring, tetapi untuk judul artikel tidak usah dicetak miring.

5. Setiap awal kata di judul buku memakai huruf kapital, kecuali pada kata tugas.

6. Pada judul artikel itu ditulis dengan menggunakan huruf kecil, kecuali pada huruf awalnya saja.

7. Urutan daftar pustaka sesuai dengan huruf alfhabet.

8. Jarak atau spasi antara satu referensi satu judul dengan menggunakan referensi judul lainnya sama dengan jarak atau spasi pada skripsi atau makalah yakni 1.5 sampai 2.

9. Untuk sambungan referensi diketik dengan cara menjorok ke dalam sebanyak 5 – 7 ketukan dan spasinya bernilai satu atau tunggal.

10. Nama penulisnya cukup diganti dengan garis jika dari penulis memakai beberapa rujukan atau referensi.

Tips dalam Menulis Daftar Pustaka

Pada penulisan daftar pustaka tentu saja ada beberapa tips yang bisa mempermudah anda. Beberapa tipsnya yaitu sebagai berikut:

1. Yang mesti anda lakukan pertama yaitu mengklasifikasikan sumber atau referensi berdasarkan kategorinya. Misalnya, pengklasifikasian bisa dimulai dari referensi kategori buku, kategori jurnal, kategori majalah, kategori jurnal online, kategori surat kabar dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan supaya anda bisa lebih fokus pada penulisan daftar pustaka berdasarkan kategori karena setiap kategori mempunyai format penulisan yang tidak hampir jauh berbeda.

2. Selanjutnya, setelah anda melakukan suatu klasifikasi atau pengelompokan maka anda bisa mengurutkan masing-masing sumber berdasarkan alfabet. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah anda ketika mulai menuliskan daftar pustaka. Selain daripada itu, juga bisa memudahkan anda saat melakukan penyusunan daftar pustaka secara keseluruhan.

3. Dan langkah terakhir dari tips menulis daftar pustaka yaitu anda menuliskan daftar pustaka sesuai dengan penggunaan tata cara yang sudah ditentukan dan disesuaikan pada setiap masing-masing kategori sumber.

Hal-hal Umum Yang Mesti Diperhatikan Saat Menulis Daftar Pustaka

Sama seperti dengan prinsip menulis daftar pustaka, hanya saja di bawah ini akan dijelaskan secara lebih lengkap tentang hal-hal yang bisa dikatakan sangat umum dan mesti diperhatikan saat anda akan melakukan penyusunan daftar pustaka, diantaranya:

1. Struktur penulisan pada daftar pustaka itu dimulai dengan menggunakan urutan nama, tahun terbit, judul, lokasi penerbit, nama penerbit.

2.Pada masing-masing bagian mesti dipisahkan dengan menggunakan tanda titik (.).

3. Pada lokasi penerbit dengan menggunakan nama penerbit mesti dipisah dengan tanda titik dua (:).

4. Pada penulisan nama penulis anda tidak usah mencantumkan gelar akademiknya ataupun keturunan dan agamanya.

5. Penulisan karya tulis memakai font italic. Kecuali jika bersumber dari artikel maka judul artikel ditulis seperti biasa ataupun bahasanya. Kemudian pada penulisan judul artikel jika terdapat istilah asing maka mesti ditulis miring.

6. Terakhir yang mesti anda ketahui yaitu kategori sumber berpengaruh terhadap cara penulisan daftar pustakanya.

Bagaimana Cara Menulis Daftar Pustaka yang benar

Karena ada beberapa sumber saat menulis daftar pustaka, maka pada paragraf ini akan dijelaskan bagaimana cara penulisan daftar pustaka berdasarkan kategori sumbernya.

1. Cara Menulis Daftar Pustaka SUmber buku.

Susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku yakni:

– Nama Penulisan
Nama penulis itu wajib ditulis secara terbalik,dimulai dari nama belakangnya kemudian penulisan namanya mesti dipisahkan dengan memakai tanda koma (,). Akan tetapi, jika nama penulis tersebut berjumlah lebih dari dua kata maka urutannya dimulai dari nama terakhir. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan nama depan dan nama keduanya. Jangan lupa untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan menggunakan tanda koma.

– Tahun terbit

Tahun terbit mesti dituliskan dengan menggunakan angka dan tidak berupa kalimat.

– Judul buku
Penulisan judul buku itu disesuaikan dengan judul buku aslinya dan pada setiap katanya dituliskan memakai font capital kecuali untuk kata penghubung. Pada penulisan judul, jangan lupa untuk memakai type font “Italic”.

Baca Juga  Lengkap, 55+ Contoh Paragraf Deskripsi Subjektif, Objektif dan Spasial Serta Cara Membuatnya

– Kota Penerbit
Jangan lupa untuk menyertakan tanda titik dua, “:” antara penulisan kota penerbit dengan penerbit buku yang telah dijadikan referensi.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Koran atau Majalah.

Susunan pada penulisan daftar pustaka yang bersumber di majalah dan koran yakni sebagai berikut:

– Nama Penulis Artikel

Sama seperti pada penulisan nama penulis yang bersumber dari buku yakni nama penulis wajib dituliskan secara terbalik, dimulai dari nama belakangnya. Kemudian penulisan namanya mesti dipisah dengan memakai tanda kota (,). Akan tetapi jika nama penulis berjumlah lebih dari dua kata maka urutannya dimulai dari nama terakhir yang kemudian dilanjutkan dengan nama depan dan nama keduanya. Jangan lupa untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan menggunakan tanda koma.

– Judul Artikel
Pada penulisan judul artikel itu memakai huruf cetak normal dan huruf kapital pada setiap katanya, kecuali untuk kata penghubung.

– Nama koran atau majalah.

Pada penulisan nama majalah atau koran untuk daftar pustakanya memakai huruf kapital di awal kata.

– Nomor halaman

Daftar pustaka yang bersumber dari majalah atau koran tidak memakai lokasi penerbit dan penerbit. Hal itulah yang menjadi pembeda dengan daftar pustaka yang bersumber berasal dari buku.

3. Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Jurnal, Laporan dan Makalah.

Pada jurnal, laporan atau makalah secara umum dibagi dalam dua jenis yakni yang berupa print out dan berupa online / digital. Nah, berikut ini akan dijelaskan susunana pada penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari jurnal.

– Nama Penulis
Sama seperti pada penulisan nama penulis yang sumbernya berasal dari majalah dan buku.

– Tahun Penerbit Jurnal
Tahun terbit mesti ditulis dengan menggunakan angka dan tak berupa kalimat.

1) Judul Jurnal
2) Nama penerbit
3) Menyertakan informasi mengenai edisi jurnal atau volume
4) Mencantumkan link url untuk dapat mengaksesnya jika jurnal yang dipakai sebagai referensi berasal dari jurnal online.
5) Tanggal akses jurnal

4. Cara Menulis Daftar Pustaka yang Sumbernya Berasal dari Skripsi, Tesis atau disertasi.

Pada penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari skripsi, tesis atau disertasi mempunyai format yang sama yakni sebagai berikut:

1) Nama Penulis
2) Tahun Terbit
3) Judul Skripsi, tesis atau disertasi yang baik dituliskan dalam tanda petik (” “).
4) Nama Fakultas
5) Nama Universitas
6) Lokasi kota univeritasi

5. Cara Menulis Daftar Pustaka Bersumber dari internet, website atau media online.

Sebelum anda memilih sumber atau referensi yang berasal dari internet maka anda mesti memastikan bahwa website yang anda ingin jadikan sebagai referensi yaitu website yang ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaran informasinya. Nah, berikut ini penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari website:

a. Nama Penulis Artikel
b. Tahun Penulisan
c. Judul Artikel
d. Link url
e. Cantumkan juga tanggal dan jam diaksesnya artikel

Contoh Daftar Pustaka

Setelah dijelaskan mengenai cara penulisan daftar pustaka dari berbagai macam sumber, maka kali ini anda akan diberikan beberapa contoh mengenai penulisan daftar pustaka dari berbagai macam sumber.

6. Contoh Penulisan Daftar Pustaka Bersumber dari Buku.

– Jika nama penulis terdiri atas dua kata
Nama Belakang,(koma) Nama Depan (Ditulis dengan huruf pertama).(titik) Tahun Terbit.(titik) Judul Buku (cetak miring).(titik) Kota terbit:(titik dua) Penerbit

Contoh:

Nama Pengarang: Jalaluddin Rahmat

maka dituliskan pada daftar pustaka yaitu:

Rahmat, J. 2019. Psikologi Komunikasi. Bogor:Mizan.

– Jika nama penulis lebih dari dua kata
Nama Belakang,(koma) Nama Depan (spasi) Nama Tengah.(titik) Judul Buku (cetak miring).(titik) Kota Terbit:(titik dua) Nama Penerbit

Baca Juga  Pengertian Analisis, Tujuan & Analisis Menurut Para Ahli

Contoh:

Nama pengarang: Dwi Yunarko Pratama

Maka dituliskan pada daftar pustaka yakni

Pratama, DY. 2019. Informasi bedah lengkap. Jakartas: Erlangga.

Apabila nama penulis lebih dari satu orang

Nama Belakang Penulis 1,(koma) Nama Depan Penulis 1,(koma) Nama Penulis 2.(titik) Tahun Terbit.(titik) Judul Buku (cetak miring).(titik) Kota Terbit:(titik dua) Nama Penerbit
Nama Belakang Penulis,(koma) Nama Depan Penulis,(koma) dkk.(titik) Tahun Terbit.(titik) Judul Buku (cetak miring).(titik) Kota Terbit:(titik dua) Nama Penerbit

Contoh:

Nama pengarang: Moeljono Notosoedirdjo dan Latipun

Notosoedirdjo, M, Latipun. 2014. Kesehatan Mental. Malang: UMM Press

– Jika daftar pustaka yang sumbernya berasal dari buku terjemahan.

Migkley F. 2019. Pembangunan Sosial. Tindilinting P, penerjemah. Jakarta (ID): Gramedia. Terjemahan dari: Social Development

Apabila penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari buku editor

Nama editor,(koma) ed.(titik). Tahun.(titik) Judul Buku (cetak miring). Tempat Terbit (kode negara):(titik dua) Nama Penerbit

Contoh:

Hasyim H, ed. 2019. Jaringan Sel. Bandung (ID): Pustaka Jaya

– Jika daftar Pustaka Terdapat nama pengarang dan editor.

Nama Pengarang.(titik) Tahun.(titik) Judul Buku (cetak miring). (titik) Nama Editor,(koma) editor.(titik) Tempat Terbit (kode negara):(titik dua) Nama Penerbit

Contoh
Saeful AM. 2019. Perubahan sosial. Sitanggang A, editor. Jakarta (ID): UI Press

Apabila daftar pustaka bersumber dari buku yang tanpa pengarang

Anonim hanya diperbolehkan ditulis apabila dalam buku asli benar-benar tidak dicantumkan nama Lembaga atau badan yang menerbitkannya.

[Depdiknas] Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta (ID): Balai Pustaka

[Anonim]. 1937. Sang Prajurit Sejati. Jakarta(ID): Balai Pustaka

– Contoh Penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari laporan, jurnal atau makalah.

Cara penulisan daftar pustaka yang berasal dari junal yaitu;

Nama Pengarang.(titik) Tahun.(titik) Judul Tulisan (cetak miring).(titik) Volume (no):(titik dua) Halaman

Contoh:

Kalidajernih FK. 2019. Some notes on the relationship between language use and moral character: a case of linguistic corruption in Indonesian. Linguistik Indonesia. 29(2):167-184

Sedangkan untuk cara penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari makalah yakni:

Nama Penulis.(titik) Tahun Seminar.(titik) Judul makalah.(titik) Makalah.(titik) Dalam:(titik dua) Nama seminar beserta lokasi, (koma) tanggal, (koma) dan bulan

Contoh:

Khales Umil. 2019. Partisipasi perempuan dalam pembangungan. Makalah. Dalam: Seminar Pengarusutamaan Gender di FEMA IPB, 19 September

– Contoh penulisan daftar pustaka yang bersumber dari skripsi, tesis dan disertasi.

Nama Penulis.(titik) Tahun Terbit.(titik) Judul (huruf tegak) [Jenis publikasi].(titik) Tempat Institusi (kode negara):(titik dua) Nama Institusi tersedianya karya ilmiah

Contoh:

Verena S. 2019. Perubahan pola asuh masyarakat Bogor [skripsi]. Bogor (ID): Institusi Pertanian Bogor

– Contoh Penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari majalah atau koran.

Nama Pengarang.(titik) Tanggal Terbit (tahun bulan tanggal).(titik) Judul atikel (tidak dicetak miring).(titik) Nama Surat Kabar.(titik) Informasi Seksi:(titik dua) halaman (kolom)

Contoh:

Pilieng Ij. 2019 Jun 10. Demokrasi di era otonomi daerah. Kompis. Rubrik Opini: 6 (kol 1-6)

– Contoh penulisan daftar pustaka yang sumbernya berasal dari internet, website, media online.

Praweranegara S, Sitanggang N. 2005. Mumps outbreaks across Englind and Wales in 2004. BMJ [Internet]. [diunduh 2010 Des 28]; 330 (7500):119-112. Tersedia pada http://bmj.bmjjournals.com/cgi/reprint/330/7500/1119

atau bisa juga dengan menuliskan dalam bentuk sederhana seperti berikut :

Wanti, Sugeng. 2019. Pemimpin Berkarakter Ulul Albab di http://waspadamedan.com (akses 23 Desember 2013)

Demikianlah informasi tentang contoh daftar pustaka yang benar dan sesuai dengan aturan penulisan ilmiah. Semoga saja artikel ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membuat karya tulis ilmiah dan membutuhkan informasi tentang contoh daftar pustaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *