Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Cerita Misteri Nyata : Kisah Mall Klender | Unik dan Aneh

Helo mas bro selamat datang di situs artikelsiana.com. Kali ini artikelsiana.com akan menyajikan informasi menarik tentang Cerita Misteri Nyata : Kisah Mall Klender. Teman-teman jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

Jakarta tidak hanya menyimpan sejuta pesona, tetapi juga menyimpan berbagai kisah kelam yang telah terjadi di masa lalu. Salah satunya adalah peristiwa kelam pada tahun 1998. Peristiwa itu sangat ditandai tidak hanya bagi masyarakat Jakarta, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. Peristiwa ini bahkan meninggalkan kisah misteri nyata. Salah satunya terjadi di Mal Klender di kawasan Klender, Jakarta Timur.

Acara di Klender Mall 1998

Acara ini masih termasuk dalam ingatan kerabat para korban dan bahkan penduduk setempat. Penduduk setempat bahkan percaya bahwa masih banyak hantu korban yang masih bergerak di mal ini. Mal, sebelumnya bernama Mall Yogya dan sekarang disebut Mall Citra Klender, masih menyisakan kisah misteri sejati dari sisa tragedi 1998.

Baca Juga  Kisah Mistis Di Gunung Hejo Tol Cipularang | Unik dan Aneh

Acara pembakaran di mal dimotivasi oleh tindakan para demonstran saat itu yang ingin menggulingkan pemerintahan Soeharto. Namun, itu ternyata merupakan bencana yang menewaskan ratusan orang karena Mall Clender adalah salah satu tempat terburuk yang diserang oleh para pengunjuk rasa.

Diyakini bahwa kerusuhan di mal disebabkan oleh ketimpangan sosial. Menurut saksi mata, kelas bawah tidak menyukai orang kaya yang senang berbelanja di mal. Akibatnya, beberapa mal di daerah itu terbakar, termasuk Mall-Clender ini. Orang-orang yang berbelanja atau pusat perbelanjaan tidak berani keluar karena mereka takut dikutuk, diperkosa, atau bahkan dibunuh oleh massa.

Mereka berharap bisa keluar dari pintu belakang mal, tetapi yang diduga korban salah. Mereka sebenarnya terjebak oleh api yang menjilat mal. Kemudian mereka terbakar.

Memang, kisah misteri sejati ini dimulai dengan terjadinya pembantaian dan mal yang malang. Beberapa hari yang lalu, cerita thriller ini dimulai dengan seringnya penampilan orang berseragam, seperti karyawan department store menunggu kendaraan umum. Namun jika dilihat lagi, hanya ada suasana jalanan yang sepi.

Baca Juga  Cerita Hantu Penunggu Beringin Tua | Unik dan Aneh

Pengalaman dengan kisah-kisah misteri nyata lainnya dibuat oleh seorang pengemudi Metromini 506 dengan seorang mayor di Pondok Kopi – Kampung Melayu, yang melintasi bagian depan mal perbelanjaan Klender. Dia bercerita di daerah Buaran, tiba-tiba banyak penumpang bepergian. Metode sudah penuh. Tetapi semua penumpang berakhir di Klender Mall ketika dia meminta kondektur untuk uang, uang itu berubah menjadi daun semua. Pengalaman ini membuat pengemudi sangat ingin tidak "melacak" lagi.

Kisah lain diceritakan oleh seorang pemuda bernama Yanto yang telah kehilangan ayahnya. Saat itu, ayahnya sebenarnya mencari Yanto, yang memerintahkannya pulang dan melarangnya menjarah. Nasib buruk, tetapi ayahnya benar-benar pergi ke Klender Mall. Tiga hari ayah Yanto tidak ditemukan. Suatu sore, seorang pemulung di depan rumah memberi tahu Yanto bahwa seseorang sedang mencarinya di lantai tiga pusat perbelanjaan Yogya.

Baca Juga  Letusan Gunung Toba Pernah Nyaris Lenyapkan Umat Manusia | Unik & Aneh

Yanto, yang bingung, akhirnya ingin melihat pembersih lagi, tetapi dia tidak pernah melihat sosok pembersih itu. Akhirnya, ia mencoba pergi ke pusat perbelanjaan Yogya dan langsung menuju lantai 3. Fitur jam tangan yang digunakan masih utuh dan tidak terbakar sama sekali.

Pusat perbelanjaan enam lantai tampaknya memang menjadi pengunjung yang tenang. Bahkan, pusat perbelanjaan itu sangat sibuk sebelum tragedi 1998. Mungkin kesepian karena kisah misteri nyata di balik mal.

Gimana mas bro? Mudah-mudahan guys bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *