Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Asas-Asas Hubungan Internasional

Asas Hubungan Internasional – Ilmu hubungan internasional adalah salah satu disiplin ilmu yang terbilang baru. Hal itu dapat kita ketahui dengan berlandaskan sejarah.

Tumbuh kembang disiplin ilmu Hubungan Internasional dimulai sejak akhir Perang Dunia I (PD I), dan selanjutnya memulai langkah yang begitu pesat sejak akhir Perang Dunia II (PD II).

Hal itu dilakukan dengan munculnya kekuatan yang begitu besar misalnya Amerika Serikat dan Uni Soviet dalam sebuah pertarungan politik dunia.

Kajian hubungan internasional terbilang menarik lantaran terdapat perhatian masyarakat dunia,

Khususnya bagi negara-negara besar saat itu karena adanya pengalaman mereka yang dimulai sejak sebelum PD II hingga berakhirnya peranag tersebut menyisakan beberapa pertanyaan mendasar bagi mereka.

Diantara pertanyaan-pertanyaan itu adalah menentukan kebijakan kedepan khususnya dalam menghadapi pola perimbangan kekuatan dunia?

Apa dasar utama bagi mereka dalam menentukan suatu kebijakan terhadap negara-negara lain? Bagaimana menentukan dasar kebijakan itu?

Berdasarkan dari pertanyaan demikian, maka memunculkan pikiran agar dibutuhkan peran untuk mendalami hubungan internasional secara sungguh-sungguh.

Maksud dari hal ini adalah dengan menggunakan berbagai faktor yang dapat dipakai oleh negara sebagai dasar bagi pengambilan kebijakan dalam mengahadapi perkembangan dunia yang begitu cepat berubah.

Baca Juga  Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

Pergerakan itu, ternyata Pemerintah Amerika Serikat disinyalir merupakan negara yang dimana lebih awal dalam mendorong kajian-kajian hubungan internasional secara lebih mendalam dan khusus untuk keperluan pemerintah Amerika sendiri.

Mulai dari itulah, pendalaman ilmu mengenai hubungan internasional telah menjadi kajian departemen atau jurusan tersendiri dibawah payung bidang politik atau fakultas ilmu politik.

Tentunya, pergerakan ini berbeda dengan yang sebelumnya, sebab masalah hubungan internasional hanya dikaji dalam bentuk mata kuliah yang terpisah-pisah di berbagai fakultas atau jurusan.

Perkembangan terakhir ini telah menampilkan kajian hubungan internasional secara lebih terpusat dan menyeluruh.

Satu hal yang sangat menarik adalah perkembangan kajian hubungan internasional ini diiringi juga dengan adanya perdebatan yang mendasar terhadap 2 hal yang berkaitan satu sama lain,

Yaitu perdebatan tentang apakah ilmu hubungan internasional merupakan suatu disiplin ilmu tersendiri atau tidak,

Dan kedua perdebatan tentang paradigma yang mendasari perkembangan teori dalam kajian hubungan internasional.

Asas Hubungan Internasional

Asas Hubungan Internasional

Menurut pendapat Hugo de Groot yang mengatakan bahwa bahwa hubungan negara akan mewujudkan kesederajatan antar negara-negara yang terlibat di dalamnya, dan mewujudkan suatu kepentingan bersama untuk kemajuan.

Baca Juga  Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Adalah? Ini Penjelasannya

Dalam hubungan Internasional ada juga yang dikenal dengan beberapa asas yang didasarkan atas daerah dan sebuah ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing.

Ada 3 asas dalam hubungan internasional yang saling mempengaruhi, yaitu sebagai berikut:

1. Asas Teritorial

Asas teritorial didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Dalam asas yang satu ini, semua warga dan semua barang yang ada di wilayahnya diatur oleh sebuah hukum negara.

Jadi, bagi sesuatu di luar wilayahnya maka akan berlaku sebuah hukum internasional.

2. Asas Kebangsaan

Asas kebangsaan ini didasarkan pada sebuah wewenang negara untuk melindungi warga negaranya.

Dalam asas ini, sebuah hukum dari negaranya akan berlaku terhadap setiap warga negara nya dimanapun ia berada.

Jadi asas ini akan berlaku meskipun warga negaranya berada di wilayah asing (bukan wilayah negaranya).

3. Asas Kepentingan Umum

Asas yang satu ini didasarkan pada sebuah wewenang negara untuk melindungi dan menganut suatu kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam asas ini, Negara bisa menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan sebuah peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Jadi asas ini hukumnya tidak terikat pada batas – batas wilayah suatu negara.

Baca Juga  Pengertian Bangsa dan Unsur Terbentuknya

Ketiga asas ini sangat diperhitungkan dalam menjalin sebuah hubungan internasional. Karena tanpa adanya tiga asas ini akan timbul berbagai kekacauan internasional,

Oleh sebab itu hubungan suatu negara dan negara lainnya harus memiliki sebuah aturan dalam bentuk hukum internasional.

Pentingnya Hubungan Internasional

Hubungan internasional memiliki peran penting yang sangat bermanfaat dalam membangun hubungan antar negara. Adapun pentingnya hubungan internasional terbagi atas dua yaitu internal dan eksternal: 

  1. Internal. Secara internal, pentingnya hubungan internasional ialah Dimana setiap negara memiliki sumber kekuatan yang berbeda dg negara lain. Selain itu yang kedua adalah, terdapat kekhawatiran ancaman terhadap kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain.
  2. Eksternal. Peran penting hubungan internasional dalam hal eksternal ialah dimana dapat menjadi hukum alam bahwa tidak ada negara dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari negara lain untuk memenuhi kebutuhannya.

Demikianlah informasi mengenai Asas-Asas Hubungan Internasional. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *