Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Arti Syafakillah dan Jawaban: Penjelasan Menurut Ulama dan Hadits

Arti Syafakillah – Assalamu alaikum, sobat muslim. Tentu saja di luar sana kita sering mendengar kata syafakillah. Apalagi negara Indonesia memiliki rakyat yang sebagian beragama islam. Jadi memang kata syafakillah sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita baik itu diucapkan oleh masyarakat maupun pemerintah. Begitupun dengan kata barakallah fii umrik, masya allah dan tabarakallah, semuanya sering kita dengarkan di ruang publik dan internet.

Hanya saja, meskipun di Indonesia mempunyai umat islam terbanyak di dunia. Akan tetapi, ternyata masih banyak orang islam di Indonesia yang tidak mengetahui arti syafakillah. Oleh karena itu, disini artikelsiana.com akan membahas tentang kata syafakillah: arti dan penjelasannya.

Berbicara syafakillah atau syafakallah, memang kata ini mulai banyak beredar di media sosial. Baik itu diucapkan dalam chatting ataupun kita lihat secara langsung lewat status facebook orang lain. Kata kata syafakillah seringkali diungkapkan jika ada orang yang sedang jatuh sakit. Namun, meskipun sudah mulai banyak dipakai oleh orang-orang. Akan tetapi hati-hati untuk penggunaan kedua kata tersebut karena memang terlihat serupa, padahal maknanya berbeda.

Adapun yang membedakan diantara kedua kata tersebut yakni “ki” dan “ka”. Selain kedua kata tersebut, terdapat ungkapan lain yang terdapat dalam bahasa arab untuk mendoakan orang yang sedang mengalami jatuh sakit yakni “syafahullah” dan “Syafahalla”. Kata kata Syafakillah, syafakallah, syafahullah dan syafahallah itu biasanya diucapkan oleh seorang muslim untuk bisa mendoakan teman, saudara, keluarga, ayah, ibu atau tetangga yang sedang jatuh sakit.

Kemudian, arti syafakillah itu sendiri yaitu “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (perempuan)”. Meskipun keempat ucapan kepada orang sakit itu terlihat sama, akan tetapi dalam bahasa arab, keempat istilah tersebut mempunyai pemaknaan yang berbeda. Oleh karena itu, supaya kita bisa terhindar dari kesalahan memaknai. Maka anda wajib untuk mengetahuinya supaya ucapan dan doa anda kepada orang lain yang sakit itu bisa sampai dan diterima oleh Allah Swt. Nah, berikut beberapa penjelasan dan penggunaan kata syafakillah, syafakallah, syafahulah, dan syafahallah.

arti syafakillah

Arti Syafakillah, Syafakillah, Syafahullah dan Syafahallah

Arti Syafakillah

Arti syafakillah jika diterjemahkan yaitu “Semoga Allah Menyembuhkan kamu”. Kemudian, dalam aturan bahasa Arab, untuk penggunaan kata “ki” itu diperuntukkan kepada subjek kamu (perempuan). Baik itu perempuan yang masih kecil atau sudah dewasa. Mendoakan kesehatan kepada saudara seiman merupakan sesuatu yang wajib untuk kita lakukan sebagai orang muslim. Memang ada doa yang lebih panjang untuk bisa mendoakan orang yang sedang jatuh sakit. Akan tetapi, jika anda masih belum menghapal doa untuk orang sakit maka anda bisa mengucapkan kata syafakillah kepada seseorang (perempuan) yang sedang jatuh sakit.

Penggunaan kata syafakillah tersebut diucapkan secara langsung kepada orang yang anda ingin doakan tanpa adanya perantara orang lain. Contoh penggunaan kata syafakillah adalah ketika anda sedang menjenguk teman atau keluarga perempuan yang sedang jatuh sakit. Anda bisa mengucapkan kata syafakillah secara langsung dihadapan orang tersebut “Syafakillah ya…”nama” “. Kemudian untuk jawaban syafakillah ini biasanya dibalas dengan ucapan “Jazakillahu khairan katsiran” yang berarti terimakasih banyak. Ucapan terimakasih ini diucapkan jika yang mendoakan adalah seorang perempuan.

arti syafahallah

Arti Syafakallah

Arti syafakallah jika kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia maka berarti “Semoga Allah Memberikan kesembuhan kepadamu (laki-laki)”. Sebenarnya untuk artinya sama, akan tetapi yang terlihat membedakan yaitu penggunaannya. Nah, untuk jawaban dari kata syafakallah ini sama yakni “Jazakallah khairan katsiran”. Ungkapan terimakasih tersebut diucapkan jika yang memberikan doa dari pihak laki-laki. Akan tetapi jika yang mengucapkan lebih dari dua atau tiga orang secara sekaligus maka anda dapat memberikan jawaban atau balasan syafakallah dengan mengucapkan “Jazakumullah khairan katsiran”.

Baca Juga  Ingin Jadi Insan Kamil, Kenali 4 Komponen Hati Ini Agar Jadi Sempurna

Arti Syafahullah

Ungkapan lainnya dari kata syafakillah yaitu syafahullah. Adapun arti syafahullah itu sebenarnya sama yakni untuk mendoakan kesembuhan. Hanya saja untuk penggunaannya berbeda. Dimana ungkapan syafahullah itu diucapkan saat anda sedang mendengar teman atau keluarga anda sedang sakit dari pihak ketiga. Jadi anda dapat mengucapkan kata “Syafahullah” yang berarti hampir sama dengan arti syafakillah yakni “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (laki-laki)”.

Arti Syafahallah

Ungkapan kata syafahullh itu diucapkan untuk mendoakan laki-laki. Kemudian untuk kata syafahallah dipakai untuk mendoakan kesembuhan pada perempuan. Jadi arta kata syafahallah dalam bahasa Indonesia adalah “Semoga Allah bisa memberikan kesembuhan kepadanya (perempuan)”.

Contoh Penggunaan Syafakillah / Syafakallah

Dan berikut ini terdapat contoh penggunaan kata syafakillah atau syafakallah sesuai dengan subjeknya.

شفاك الله (Syafakallah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (laki-laki).
شفاك الله (Syafakillah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (perempuan).
شفاكم الله (Syafakumullah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada kalian (laki-laki).
شفاه الله (Syafahullah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (laki-laki).
شفاها الله (Syafahallah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (perempuan).
شفاهم الله (Syafahumullah)
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada mereka (laki-laki).
شفاهن الله (Syafahunnallah) Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada mereka (perempuan).

Empat ungkapan bahasa arab tersebut memang sangat sering kita mendengarkannya dan digunakan untuk bisa mendoakan orang sakit. Akan tetapi terkadang masih banyak yang masih memakai tanpa mengerti dan mengetahui aturannya dalam bahasa Arab. Oleh karena itu, lewat tulisan ini semoga kita bisa mengetahui arti syafakillah yang sebenarnya.

Doa untuk Orang Sakit

doa menjenguk orang sakit

Tentu saja, kata syafakillah tidak cukup untuk bisa mendoakan orang sakit. Oleh karena itu, sebaiknya kita juga bisa mendoakan keluarga, saudara, teman, adik, kakak, suami, istri dan sahabat yang sedang sakit dengan menggunakan doa untuk orang sakit di bawah ini:

Doa untuk orang sakit ini digunakan oleh Rasulullah Saw saat menjenguk orang sakit dan mengajarkan kita beberapa doa untuk mendapatkan kesembuhan orang yang sedang tertimpa penyakit. Adapun haditsnya sebagai berikut:

إِذَا دَخَلَ عَلَى مَنْ يَعُوْدُ قَالَ: لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ.

Apabila beliau mengunjungi orang yang sakit, beliau berkata, ‘Laa ba’-sa thahuurun
Insyaa Allaah’

– Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, insya Allah.’” [HR. Al-Bukhari] –

Adapun do’a lainnya
:

للَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً.

Allahumma Robbannas, Adz-Hibil Ba’sa Isyfi Antasy-Syafi La Syifa’a Illa Syifa’uka Syifa’an La Yughadiru Saqoman.

Ya Allah Tuhan dari semua manusia, hilangkan segala penyakit, sembuhkanlah, hanya Engkau yang dapat menyembuhkan, tiada kesembuhan kecuali dari pada-Mu,
sembuh yang tidak dihinggapi penyakit lagi.

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Tentu saja sebagai sesama manusia, apalagi sesama muslim. Saat seseorang diantara kita mengalami atau ditimpa musibah suatu penyakit. Maka sudah menjadi kewajiban kita untuk bisa menjenguk orang tersebut baik itu sakitnya ringan apalagi berat.

Karena menjenguk orang sakit termasuk kewajiban seorang muslim kepada muslim lainnya yang memang wajib untuk ditunaikan.

Seperti apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ “حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ: إذَا لَقِيْتــَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاك

فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَك فَانْصَحْهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَ إِذاَ مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذاَ ماَتَ

Baca Juga  Asal Tarekat Dalam Islam, Begini Sejarah Munculnya

فاتـْبَعْهُ”. (رَواهُ مُسلمٌ، بَابُ مِنْ حَقِّ الْمُسْلِمِ لِلْمُسْلِمِ رَدُّ السَّلَامِ برقم 2162)

Dari Abu Hurairah RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam, yaitu:

(1) jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,
(2) jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya,
(3) jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat,
(4) jika ia bersin dan mengucapkan: ‘Alhamdulillah’ maka do’akanlah ia dengan Yarhamukallah (artinya = mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepadamu),
(5) jika ia sakit maka jenguklah dan
(6) jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya”. (HR. Muslim, no. 2162).

Kemudian Rasulullah Muhammad Saw juga telah menuntun umatnya, sebagaimana seharusnya menjadi seorang muslim dalam menyikapi saudaranya saat dilanda sakit. Disini ada peluang melakukan ibadah, tentu saja ada pahala yang sangat besar telah dijanjikan oleh Allah Swt untuk orang-orang yang menjenguk orang sakit. Sebagaimana yang sudah disebutkan dalam beberapa hadits diantaranya:

Hadits Pertama;

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Sesungguhnya seorang muslim bila menjenguk saudaranya sesama muslim maka ia terus menerus berada di khurfatil jannah hingga ia pulang (kembali).” (HR. Muslim no. 6498).

Hadits Kedua;

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُوْدُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلاَّ صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إِلاَّ صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ، وَكَانَ لَهُ خَرِيْفٌ فِي الْجَنَّةِ

Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lain di pagi hari melainkan 70.000 malaikat bershalawat atasnya (memintakan ampun untuknya) hingga ia berada di sore hari. Dan jika ia menjenguknya di sore hari maka 70.000 malaikat bershalawat atasnya (memintakan ampun untuknya) hingga ia berada di pagi hari. Dan ia memiliki buah-buahan yang dipetik di dalam surga.(HR. At-Tirmidzi no. 969)

Oleh karena berdasarkan hadits di atas maka menengok atau menjenguk orang sakit itu sangatlah dianjurkan dan akan mendapatkan banyak pahala. Adapun hukum menjenguk orang sakit adalah fardhu kifayah jika yang sakit adalah orang yang tak mempunyai kerabat atau keluarga yang membantunya.

Tanyakanlah kondisinya, apa yang dia butuhkan dan bantuan yang diperlukan sehingga rasa sakit yang sedang dideritanya menjadi lebih ringan dan tidak semakin bertambah parah.

Selain adanya keutamaan dalam menjenguk orang sakit. Ternyata, ada juga beberapa adab yang mesti kita perhatikan saat menemui orang-orang yang sedang mengalami jatuh sakit diantaranya.

– Mendoakan pesakit supaya bisa segera diberikan kesembuhan
– Singkatkan dan berikan jarak waktu berziarah. Dan tidak datang terlalu sering.
– Bertanyalah tentang kebutuhan atau keperluan orang yang sakit. Baik dalam hal keuangan, ibadah dan lain-lain.
– Memegang tangan atau mengusap tubuhnya secara lembut. Kecuali bukan mahram, dan duduklah sebelah kanannya.
– Ucapkanlah perkataan yang baik-baik
– Berikanlah nasihat agar bisa sabar dan tabah dengan sakit yang sedang dideritanya.
– Menziarahi pesakit itu semata-mata karena Allah Swt dan untuk mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad Saw.

Perkara yang Mesti Dihindari

– Mengambil dan memakai sesuatu tanpa izin kepunyaan pesakit
– Datang pada saat larut malam, awal pagi atau waktu rehat
– Berbicara mengenai keburukan orang lain
– Melakukan atau berbicara perkataan yang sia-sia
– Masuk pada ruangan atau rumah secara tidak sopan

Ungkapan Bahasa Arab Sehari-hari lainnya

Ternyata selain dari kata syafakillah dan syafakallah, masih banyak ungkapan atau istilah bahasa arab yang sering digunakan oleh masyarakat sekitar kita. Baik itu diucapkan pada kondisi nyata maupun pada film-film bertema islami. Nah, berikut kata kata islaminya:

Baca Juga  Kenapa Nabi & Rasul dari Manusia, Kok Bukan Malaikat? Ini Hikmahnya

– Syukran adalah ungkapan terimakasih
– Jazakumullah Khairan adalah bahasa arab yang berarti Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan.
– Barakallahu Fiik adalah bahasa arab yang berarti semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu.
– Barakallah Fii Umrik adalah bahasa arab yang berarti Semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu.
– Fii Amaanillah adalah bahasa arab yang berarti Semoga dalam lindungan Allah
– Ilalliqa adalah kata bahasa arab yang berarti Sampai bertemu lagi, diucapkan untuk orang yang pergi atau pamit.
– Maas Salaamah adalah kata bahasa arab yang berarti Semoga dalam keselamatan. Kata Maas Salaamah adalah jawaban dari kata Ilaliqa.
– Shahih adalah kata bahasa arab yang berarti benar
– Tafadhdhal adalah kata bahasa arab yang berarti silakan. Kata ini digunakan untuk laki-laki (tunggal) ataupun umum.
– Tafadhdhalii adalah kata bahasa arab yang berarti Silakan, digunakan kepada perempuan (tunggal).
– Mumtaaz adalah kata bahasa arab yang berarti keren, bagus, mantap yang menunjukkan suatu pujian
– Laa Adri adalah kata bahasa Arab untuk menunjukkan ketidak tahuan.
– Syafakillah adalah kata bahasa arab yang berarti Semoga Allah menyembuhkanmu, diucapkan kepada perempuan.
– Syafakallah adalah kata bahasa arab yang berarti Semoga Allah menyembuhkanmu, diucapkan kepada laki-laki.
– Na’am adalah kata bahasa arab yang berarti Iya.
– Laa adalah kata bahasa arab yang berarti tidak.
– Ahlan wa sahlan adalah kata bahasa arab yang berarti selamat datang
– Kayfa Halukh adalah kata bahasa arab yang berarti Apa Kabar?
– Akhi adalah kata bahasa arab yang berarti saudaraku (laki-laki)
– Ukhti adalah kata bahasa arab yang berarti saudariku (perempuan, tunggal).
– Ikhwan adalah kata bahasa arab yang berarti saudaraku (jamak/banyak)
– Akhwat adalah kata bahasa arab yang berarti Saudariku (jamak/banyak).
– Ana adalah kata bahasa arab yang berarti saya
– Anta adalah kata bahasa arab yang berarti kamu (laki-laki).
– Fulan adalah kata bahasa arab yang berarti seseorang yang tidak diketahui namanya atau si anu.
– FUlanah adalah kata bahasa arab yang berarti seseorang yang tidak diketahui namanya untuk seorang perempuan.

Ucapan Pujian Kepada ALlah Swt

– Alhamdulillah adalah kata bahasa arab yang berarti segala puji bagi Allah
– Subhanallah adalah kata bahasa arab yang berarti Maha Suci Allah
– Allahu Akbar adalah kata bahasa arab yang berarti ALlah maha besar
– Masya Allah adalah kata bahasa Arab yang berarti itu terjadi atas kehendak ALlah
– Insya Allah adalah kata bahasa arab yang berarti bila Allah berkehendak.
– Wallahu A’lam Bishawab adalah kata bahasa arab yang berarti Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya.

Nah, demikianlah informasi tentang arti Syafakillah, Syfahallah, Syafakallah dan Penjelasannya. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi tentang istilah-istilah dalam bahasa arab.

Demikianlah informasi tentang arti syafakillah, syafakallah, syafahallahu, syafahullah. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kalian yang sedang membutuhkan informasi terkait bagaimana cara mendoakan atau doa untuk orang sakit dan doa menjengung orang sakit. Sekian dan terimakasih.

1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, average: 5.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *