Menu

Pengertian Permainan Bola Basket, Sejarah, Teknik Dasar, Peraturan & Tujuannya

Pengertian Permainan Bola Basket, Sejarah, Teknik Dasar, Peraturan & Tujuannya – Bola basket adalah olahraga populer dan paling diminta seluruh elemen masyarakat.

Pada dasarnya, setiap permainan memiliki peraturan, teknik dasar dan tujuan yang diharapkan sehingga permainan bola basket dilakukan.

Permainan Bola basket dimainkan oleh dua regu dengan memasukkan bola ke keranjang lawan dengan tangan.

Sejarah permainan bola basket diawali dan ditemukan oleh guru pendidikan jasmani di Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Amerika Serikat bernama Dr. James Naismith yang dimulai pada tahun 1891.

Aturan dasar permainan bola basket tidak diperbolehkan untuk memakai kaki untuk menendang bola, apalagi untuk menggiring bola.

Selain itu, sebagaimana diketahui bahwa permainan bola basket adalah permainan beregu sehingga yang paling banyak mendapatkan angka dapat dikatakan pemenang.

Hal itu sehingga Muhyi Faruq (2009: 4) menyampaikan bahwa umumnya, permainan dan olahraga bolabasket sangatlah sederhana dan mudah dipraktikkan, penuh dengan tantangan, menarik dan mengasyikkan untuk dimainkan bersama.

Selain itu ia menambahkan bahwa permainan dan olahraga bolabasket tidak hanya berperan dan fungsi untuk pengembangan diri dan kerja sama tim semata,

Melainkan, permainan bola basket dapat berfungsi dan bertujuan dalam pengembangan kecerdasan emosional, kebugaran tubuh dan lebih-lebih lagu untuk prestasi sertasebagai gaya hidup (life style).

Menurut Perbasi (1994:5) terkait permainan bola basket. Ia mengatakan bahwa bola basket adalah cabang olahraga beregu dimana bola basket dimainkan oleh 2 regu yang terdiri atas lima pemain untuk masing-masing regu dengan tujuan untuk mencetak angka sebanyak-banyaknya,

Hal-hal yang perlu dilakukan dalam permainan bola basket menurut Perbasi bahwa Bola dapat dioper, dilempar, ditepis, digilingkan atau dipantulkan (driblle) ke macam-macam arah yang masih sejalan dengan peraturan permainan bola basket.

Pengertian Permainan Bola Basket

Pengertian Permainan Bola BasketSecara Umum, Pengertian Bola basket adalah salah satu cabang olahraga beregu yang terdiri dari 5 orang pemain yang dimainkan oleh putra atau putri dengan lama permainan 2×20 menit waktu bersih dengan memasukkan bola kekeranjang lawan sebanyak-banyaknya untuk mencapai kemenangan.

Ada banyak manfaat dan tujuan dalam permainan bola basket. Permainan dan olahraga bolabasket bermanfaat dalam pembentukan setiap generasi muda yang sehat,

Selain itu, pemain memiliki jiwa yang pantang menyerah, semangat dan disiplin tinggi dan secara langsung akan berimplikasi pada produktifitas belajar siswa dan prestasi siswa.

Dikatakan demikian, lantaran terdapat nilai-nilai yang turut serta dalam permainan bolabasket seperti kebersamaan dalam satu tim, semangat juang yang tinggi untuk menjadi yang terbaik, kedisiplinan dalam latihan dan rasa tanggung jawab dalam tugas diposisi tertentu sebagai pemain, dan lain sebagainya.

Sejarah Permainan Bola Basket

Olahraga Bola Basket pertama kali dikenalkan di Negara Amerika Serikat, dari sebuah sekolah pelatihan fisik yang dikenal dengan YMCA atau Young Men’s Cristian Association) di Spriengfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

Pembina olahraga dari sekolah ini bernama Dr Luther Gullick, menyadari adanya gejala dengan semakin merosotnya jumlah peserta untuk mengikuti berbagai latihan dan kebutuhan yang mendesak dengan datangnya musim dingin.

Atas dasar itulah sebagai cikal bakal atau latar belakang dibentuknya permainan bola basket,

maka memberikan dorongan untuk merancang jenis permainan yang baru, yang dapat dimainkan diruangan tertutup pada waktu sore hari dan terutama pada waktu musim dingin.

Gagasan awal Naismith ialah permainan yang perlu untuk diciptakan itu harus menarik, mudah dipelajari, tidak ada unsur menendang atau menjegal, serta harus menghilangkan gawang sebagai sasaran tembakan.

Sebab unsur terakhir ini dapat merangsang dengan timbulnya unsur penggunaan kekuatan.

Untuk menjinakkan atau mengganti gerakan bola, sebagai pengganti lari dengan bola misalnya dalam permainan rugby, maka gerakan bola perlu dilakukan dengan mengoper atau mendribel.

Untuk menjinakkan tembakan kearah sasaran yang merupakan puncak kegairahan, maka diperlukan sasaran pun harus lebih sempit atau kecil dan terletak diatas para pemain.

Dengan demikian bukan unsur kekuatan yang menonjol, akan tetapi unsur ketepatan tembakan, kecepatan dan kelincahan.

Dalam memulai bekerja, Naismith memakai bola yang lazimnya dipakai untuk permainan sepak bola. Dengan bola tersebut, ia mencoba gagasan itu apakah dapat dipraktekkan.

Pada tahun 1981, Naismith mulai dengan menentukan sasaran berbentuk keranjang yang berlubang di bagian bawah.

Dari asal keranjang demikian inilah dimana nama bola basket yang diciptakan oleh Naismith yang sekarang dapat menjadi populer di seluruh dunia.

Selanjutnya pokok-pokok pikiran yang selama ini hanya merupakan gagasan, dituangkan dalam bentuk permainan yang meliputi 13 pasal.

Dari 13 pasal tersebut, 12 pasal diantaranya menjadi inti peraturan bola basket modern sampai saat ini.

Peraturan permainan baru tersebut kemudian dicobanya. Dengan ada 18 murid, Naismith membaginya menjadi ke dalam 2 regu, masing-masing terdiri dari 9 orang.

Lahirlah permainan baru yang disebut permainan bola basket yang diciptakan hanya semata-mata untuk mengatasi kebosanan.

Peraturan bola basket dibuat pada tanggal 15 Januari 1892 yang meliputi 13 pasal, dan ditulis oleh Dr. James A. Naismith.

Berselang 2 tahun selanjutnya, Naismith kemudian memutuskan dimana terdapat jumlah terbaik untuk satu regu adalah 5 orang.

Hal itu dilakukan dimana pada mulanya gol-gol yang sah hanyalah gol yang terjadi pada saat permainan berlangsung.

Setiap gol di hargai nilai 3. Kemudian, Pada tahun 1893 ditetapkan untuk memberi nilai dari setiap kesalahan yang dibuat oleh lawan.

Regu yang membuat kesalahan harus dapat menerima lemparan bebas dari jarak 6,0 meter (20 kaki) didepan keranjang. Lemparan bebas atau lemparan hukuman yang berhasil, mendapat 1 nilai.

Pada awalnya bola yang digunakan adalah bola yang umumnya dipakai dalam permainan sepak bola, selanjutnya pada tahun 1984 diganti dengan bola yang khusus dibuat dan dipakai dalam permainan bola basket.

Keranjang yang dipakai sebagai sasaran, pada tahun 1906 diganti bentuknya sampai dengan sampai atau ring yang sama dengan apa yang dipakai sekarang ini.

Papan pantul atau “back board” yang selalu dibuat dari jaring kawat, kemudian dibuat dari papan kayu dan sekarang dibuat dari plastik tembus pandang, yang memungkinkan para penonton yang duduk dibelakang papan pantul tetap dapat melihatnya.

Spriengfied dengan YMCA-nya sebagai pencetus permainan bola basket, juga menentukan peraturan permainan pada dua tahun permulaan.

Kemudian YMCA bekerja sama dengan perkumpulan Olahraga Amerika Serikat yang pada tahun 1915 bekerja sama pula dalam penyempurnaan peraturan.

Selama itu tetap saja ada berbagai macam atau variasi peraturan permainan. Di Amerika Serikat, baru pada tahun 1934 peraturan permainan bola basket dapat dibekukan.

Pada tahun 1892 perkembangannya meluas ke berbagai Negara bagian Amerika Serikat, khususnya di kalangan sekolah, sebab dalam permainan bola basket ialah salah satu mata pelajaran.

Di masyarakat luar sekolah pun bola basket banyak penggemarnya.

Pada tahun 1897, kejuaraan Bola Basket pertama kali dimulai di Amerika Serikat oleh NAAU (National Amateur Athletic Union).

Kemudian tahun 1932, terbentuk organisasi amatir Bola Basket dunia di Jenewa, Swiss dengan nama organisasi ialah FIBA (Federation Internationale de Basketball Amateur).

Pembentukan itu, dihadiri beberapa utusan dari misalnya dari Swiss, Yunani, Argentina, Portugal, Rumania, Cekoslovakia, Presiden FIBA pertama adalah Prof. Leon Bouffard, sementara Sekretaris Jenderal FIBA adalah Dr. William Jones.

Sejarah Perkembangan Bola Basket di Indonesia

Untuk negara Indonesia, sejarah perkembangan permainan Bola Basket barulah dimulai pada perkembangannya tahun 1930, yaitu dengan terbentuknya perkumpulan-perkumpulan Bola Basket di Kota-kota besar seperti Yogyakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Jakarta dan Bandung.

Perkembangan yang begitu cepat, mulai dikenal oleh sebagian masyarakat, terutama pelajar-pelajar di kota perjuangan dan pusat pemerintahan misalnya Yogyakarta, Solo, setelah Proklamasi RI.

Bersama dengan diselenggarakannya PON 1 pada tanggal 9 September 1984 di Solo, Bola Basket merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan dan diikuti oleh beberapa regu peserta, seperti PORI Solo dan Yogyakarta.

Baca Juga  Pengertian Qanaah, Manfaat Serta Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pada tahun 1951, Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia menyampaikan dengan suatu gagasan kepada Tonny Wend an Wim Latumeten untuk membentuk organisasi Bola Basket Indonesia.

Dan akhirnya atas kedua Prakarsa tokoh ini, pada tanggal 23 Oktober 1951 maka terbentuklah Organisasi Bola Basket Indonesia dengan nama “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia” atau yang disingkat dengan “PERBASI”.

Pada tahun 1955 namanya kemudian diubah dan disesuaikan dengan pembendaharaan Bahasa Indonesia, menjadi “Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia” dengan singkatan yang sama, ialah “PERBASI”. Selaku ketua ialah Wim Latumeten.

Sejak PERBASI terbentuk pada tahun 1951, banyak dilakukan macam-macam kegiatan yang sifatnya Nasional, Regional, dan Internasional.

Dengan berdirinya PERBASI, diharapkan dan bertujuan untuk membina dan mengembangkan perbolabasketan di Indonesia untuk menghadapi hambatan khususnya dari perkumpulan Tionghoa,

Sebab saat itu, perkumpulan Tionghoa lebih dulu memiliki perkumpulan Bola Basket sendiri dan tidak bersedia untuk bergabung dalam PERBASI.

Pada tahun 1953, organisasi PERBASI diterima menjadi anggota FIBA. Selanjutnya pada tahun 1954, pertama kalinya PERBASI mengirim regunya mencicipi permainan di luar negeri pada waktu Asian Games di Manila.

Pada tahun 1982 diselenggarakan Kompetisi Bola Basket Utama yang disingkat dengan KOBATAMA yang diikuti oleh perkumpulan-perkumpulan Bola Basket terkemuka di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Kegiatan KOBATAMA ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi Bola Basket melalui berupa pembinaan dan latihan serta adanya pertandingan yang teratur dan terus-menerus sepanjang waktu.

Komponen Fisik dalam Permainan Bola Basket

Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Perbasi, (1994:4) bahwa untuk menjadi pemain bola basket yang baik maka diperlukan perhatian tentang latihan peningkatan kualitas fisik, keterampilan dasar yang dikaitkan dengan latihan fisik, latihan teknik dan latihan yang terkait dengan sistem pertahanan dan penyerangan dan latihan strategi

Menurut Muhyi (2009:46) yang mengatakan bahwa terdapat komponen kondisi fisik yang sesuai dalam permainan bola basket yang perlu untuk dipenuhi setiap pemainan antara lain:

  1. Kelincahan (agility)
  2. Keseimbangan (balance)
  3. Kekuatan (strenghth)
  4. Kecepatan gerak dan reaksi (speed)
  5. Daya tahan (endurance)
  6. Kelentukan (flexibility)
  7. Koordinasi (coordination).

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Untuk dapat bermain bolabasket dengan baik dan benar, peserta didik harus menguasai keterampilan dasar bolabasket yang terdiri atas: passing, dribbling, dan shooting.

Bolabasket merupakan permainan yang gerakannya kompleks yaitu gabungan dari jalan, lari, dan lompat serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelenturan, dan lain-lain.

Untuk menjadi pemain basket yang baik, diperlukan penguasaan berupa teknik-teknik dasar permainan bola basket.

Setiap permainan atau olahraga, termasuk bola basket mempunyai teknik dasar. Adapun teknik dasar bola basket tersebut yaitu:

1. Teknik Dasar Cara Memegang bola

Teknik ini merupakan hal yang penting dalam permainan bola basket. Tujuan mempelajari tekni dasar ini agar bola basket dapat dikontrol melalui tangan dan sulit untuk lepas.

Adapun teknik cara cara memegang bola basket yang benar ialah:

  • Menggunakan kedua tangan untuk memegang bola basket. Caranya dengan membuka selebar-lebar kedua telapak tangan misalnya tengah memegang mangkok berukuran jumbo.
  • Kedua telapak tangan dibutuhkan pada sisi kanan dan kiri bola dengan posisi sedikit ke belakang.
  • Seluruh jari-jari tangan direntangkan yang diletakkan pada bagian tengah sisi kanan dan kiri bola.
  • Kedua kaki dibuka lebar-lebar dan satu kaki berada pada sedikit ke depan.
  • Posisi lutut rileks dengan badan agak condong ke depan.

2. Teknik Dasar Cara Dribble (Menggiring bola)

Dribble dalam permainan bola basket merupakan kegiatan menggiring bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai lapangan.

Tujuan dari teknik dasar ini adalah untuk mempertahankan posisi bola tetap dalam kuasa sang pemain.

Dalam permainan bola basket, teknik dasar dribble berfungsi sebagai tindakan penyerangan ke pertahanan lawan.

Untuk bisa melakukan dribble ini, pemain harus memantulkan bola pada permukaan lapangan dengan bantuan tangan, baik satu atau dua tangan sekaligus dengan setengah lari ataupun lari cepat.

Adapun 2 macam cara dalam menggiring bola, ialah

  • Menggiring bola dengan rendah dimana posisi di bawah lutut. Tujuannya untuk melindungi bola dari jangkauan lawan dan biasanya dilakukan saat berhadapan langsung dengan lawan.
  • Menggiring bola tinggi, maksudnya ialah posisi lebih dari lutut. Tujuannya untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.
  • Biasanya teknik ini dipakai dengan cara berlari atau berjalan cepat, tepatnya saat pemain yang memegang bola berada cukup jauh dari pemain lawan.

Adapun langkah-langkah dalam menggiring bola atau dribble yang benar adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan genggaman jari-jari tangan untuk mengontrol bola basket agar bola basket tidak bergerak tanpa arah.
  • Saat bola basket dipantulkan, tangan wajib mengikuti sesuai arah bola dan bersiap-siap untuk menempelkan telapak tangan pada bola tersebut.
  • Ketika sedang melakukan dribble, sikut tangan wajib lurus, tapi pergelanan tangan harus lentur.
  • Pada saat melakukan dribble, posisi tubuh setenah membungkuk untuk memudahkan dalam menggiring bola.
  • Kepala harus tegak lurus dengan menghadap kea arah depan sehinga lawan yang berada di depan dapat terlihat.
  • Hal yang perlu diingat dalam melakukan dribble ini, ialah saat menggiring bola, pemain hanya bisa memantulkan bola basket ke lantai apabila telah melakukan 3 langkah pergerakan. Ketika peraturan ini dilanggar, maka dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Dengan itu, bola tentu saja akan berpindah tangan ke bawah penguasaan tim lawan.

3. Teknik Dasar Passing dan Catching (melempar dan menangkap bola)

Passing dan catching ialah 2 gerakan permainan bola basket untuk memberi dan menerima umpan antar pemain dalam satu tim.

Dalam gerakan teknik dasar permainan bola ini membutuhkan ritme berupa kecepatan yang sama dan tinggi.

Oleh sebab itu, dalam satu tim permainan bola basket perlu untuk solid, sehingga dapat tercipta adanya chemistry yang akan membawa tim kepada poin yang banyak dan menanga.

a. Passing atau Melempar Bola

  • Chess pass, ialah suatu gerakan dalam melempar bola dari posisi dada dengan memakai kedua tangan. Gerakan ini dipakai saat mengumpan bola kepada rekan yang berdekatan dengan Anda.
  • Overhead pass, adalah suatu gerakan melempar bola dari posisi di atas kepala
  • Bounce pass, ialah gerakan dengan cara melempar bola ke lantai agar bola diterima oleh rekan satu tim untuk menghindari dari serangan atau hadangan tim lawan.
  • Baseball pass, ialah teknik dasar gerakan melempar bola dari posisi di atas atau di belakang kepala.
  • Behind back pass, yaitu suatu gerakan melempar bola dari belakang tubuh dengan cara memantulkan ke lantai dengan cepat untuk mengejutkan lawan.
  • Hook pass, adalah gerakan melempar bola dengan posisi satu tangan melibat di atas bahu untuk merusak benteng pertahanan lawan.

b. Catching atau Menangkap Bola

  • Meraih bola dengan memakai telapak tangan yang terbuka lebar dan jari-jari terentang.
  • Saat bola basket ada di telapak tangan, maka perlu untuk di genggam bola itu dengan cara merentangkan jari tangan selebar mungkin ke sisi bola sembari ditarik ke arah belakang mendekat ke badan.

4. Teknik Dasar Pivot

Dalam permainan bola basket, pivot disebut juga dengan gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan atau dapat disebut dengan gerakan untuk menipu lawan.

  • Cara gerakan ini adalah dengan memutar badan menggunakan satu kaki,
  • Sedangkan kaki satunya dipakai sebagai porosnya.
  • Gerakan pivot ini dengan kombinasi dengan gerakan lain dalam teknik permainan bola basket, misalnya dribble, passing dan shooting.

5. Teknik Dasar Shooting atau Menembak

Teknik shooting ialah gerakan dalam permainan bola basket dengan cara memasukkan bola ke dalam ring lawan.

Praktek dari teknik ini sangat sederhana, yaitu diam di tempat, kemudian melempar bola ke dalam ring lawan.

Biasanya, Gerakan ini dipakai dengan satu atau dua tangan sekaligus.

Adapun 2 jenis shooting dalam permainan bola basket, ialah

  • Jump shooting, ialah suatu gerakan untuk memasukkan bola dengan cara melompat
  • Lay up, adalah gerakan untuk memasukkan bola ke arah ring lawan dengan cara melangkah sebanyak dua kali atau lari, kemudian dilakukan dengan cara melompat untuk memasukkan bola basket.
  • Ketika kedua gerakan ini berhasil, maka akan mendapatkan jumlah poin yang dapat bervariasi dari 1 hingga 3 angka.
Baca Juga  Mekanisme: Pengertian Mekanisme Menurut Para Ahli, Fungsi, & Contohnya

6. Teknik Dasar Rebound

Teknik rebound dalam permainan bola basket dilakukan ketika bola gagal masuk ke dalam ring.

Gerakan ini dipakai dengan cara menangkap bola baik secara langsung ataupun hasil dari pantulan bola yang telah gagal masuk ring.

Terdapat 2 macam rebound, ialah

  • Ofensif rebound, ialah suatu gerakan menembak ulang bola yang sebelumnya telah gagal dimasukkan ke dalam ring oleh rekan satu tim. Apabila gerakan ini berhasil maka akan diberi 2 poin.
  • Defensif rebound, adalah suatu gerakan dalam merebut bola yang telah gagal dimasukkan oleh tim lawan. Tindakan ini dipakai agar bola tidak lagi dapat masuk ke dalam ring.

7. Teknik Dasar Slam Dunk

Slam dunk ialah suatu teknik dalam permainan bola basket yang sangat sederhana dan biasa dilakukan oleh pemain.

Cara dalam melakukan teknik ini adalah dengan berlari dalam jarak satu atau dua meter, selanjutnya melompat sembari memasukkan bola ke dalam ring lawan.

Secara penjabaran, teknik ini serupa dengan teknik shooting. Umumnya dikatakan apabila teknik ini merupakan improvisasi dari teknik shooting.

Uniknya, hanya pemain dengan tinggi badan yang dapat mencapai minimal 180 cm untuk dapat melakukan gerakan ini.

8. Teknik Dasar Screen

Dalam permainan bola basket terdiri dari macam-macam pemain dengan tugas masing-masing.

Screen sendiri ialah suatu gerakan yang dilakukan oleh pemain yang bertugas sebagai penyerang.

Tujuan dari gerakan Screen adalah untuk membebaskan teman satu rekan dari penjagaan tim lawan.

Adapun tata cara dalam melakukan teknik dasar screen dalam permainan bola basket ialah:

  • Menutup arah pergerakan pemain tim lawan
  • Menjaga teman satu tim
  • Membuka ruang pergerakan teman satu tim dengan cara memberi jalan melewati bagian belakang pemain yang melakukan teknik screen ini.

Sedangkan menurut Muhyi (2009:46) yang membagi 4 unsur kelompok keterampilan dasar pada permainan bola basket dalam hal ini

  • Mengoper/menangkap.
  • Dribbling.
  • Two-Count Rhytem.
  • Tembakan ke basket.

Menurut Pengda Perbasi Jatim (1989:3) bahwa teknik dasar dalam permainan bola basket adalah teknik melempar dan menangkap bola (passing ball), teknik menggiring bola (dribbling ball), teknik menembak bola kedalam keranjang (shooting ball).

Dalam permainan bola basket pada dasarnya terdapat dua teknnik yaitu (1) Teknik dasar yang meliputi teknik tanpa bola dan teknik dasar dengan bola, (2) Teknik lanjutan yang meliputi teknik bertahan dan teknik menyerang.

1. Teknik Dasar Tanpa Bola

Dalam teknik dasar tanpa bola terdiri atas teknik berupa track, starting dan stopping change of direction, fake and fient, screening, cutting, switching/change, guarding, jumping, body balance, turn in, cross over.

2. Teknik Lanjutan

Diketahui bahwa teknik lanjutan terdiri atas 2 ialah teknik bertahan dan teknik menyerang. Yang dimaksud dengan kedua teknik dasar permainan bola basket itu adalah:

  • Teknik bertahan meliputi mematahkan satu lawan satu (man to mandefence) dan teknik bertahan (zone).
  • Sedangkan untuk teknik dasar permainan sepak bola dalam hal ini menyerang terdiri atas mematahkan satu lawan satu, mematahkan pertahanan wilayah, penyerangan ini memperlambat tempo permainan, penyerangan terhadap pertahanan yang ketat/press deference.

Sedangkan M. Rastafan, (2006:23) membagi menjadi 5 unsur kelompok keterampilan dasar pada permainan bola basket ialah:

  • Mengoper atau menangkap
  • Dribbling (memantulkan).
  • Shooting (menembak).
  • Mengamankan bola dari musuh.
  • Melompat.

Peraturan Permainan Bola Basket

Setiap permainan olahraga, memiliki aturan-aturan baik dalam aturan permainan dan aturan yang wajib untuk dilaksanakan oleh para pemaian.

Adapun beberapa peraturan dalam permainan bola basket yang wajib diikuti oleh para pemain, ialah

  1. Pemain dapat melemparkan bola basket dengan memakai satu atau dua tangan sekaligus ke segara arah.
  2. Pemain dapat memukulkan bola basket dengan satu atau dua tangan secara langsung ke segala arah. Akan tetapi, tidak diperbolehkan untuk memukul dengan kepalan tangan atau meninju.
  3. Bola basket wajib dipegang dengan tangan.
  4. Pemain wajib melemparkan bola yang dipegang dari titik tempat dimana pemain tersebut menerima bola. Namun diizinkan dengan cara berlari, apabila dengan kecepatan standar atau biasa.
  5. Pemain tidak boleh melakukan beberapa gerakan yang merugikan, seperti:
    • Menanduk atau menyeruduk
    • Menahan bola dalam waktu yang lama
    • Mendorong
    • Memukul
    • Menjegal pemain lawan
  6. Apabila melakukan kelima peraturan ini, maka pemaian termasuk dalam melakukan kesalahan dan jika diulangi, pemain yang melakukan gerakan itu mendapatkan sanksi diskualifikasi yang menyebabkan keranjang tim akan dimasuki bola milik lawan.

Apabila pemain yang sama melakukan pelanggaran dengan sengaja untuk mencederai lawan, maka sanksi yang diberikan adalah tidak diizinkan untuk bertanding dengan tidak diberikan kesempatan untuk mengganti pemain.

  1. Pemain disebut melakukan kesalahan apabila melanggar peraturan-peraturan pada point 3,4, 5 dan memukul bola dengan kepalan tangan atau meninju.
  2. Gol untuk lawan akan terjadi apabila terdapat salah satu pihak melakukan 3 kesalahan secara terus menerus tanpa adanya pelanggaran yang dilakukan oleh lawan.
  3. Dikatakan gol ketika pemain berhasil melemparkan/memukul bola dari lapangan masuk ke dalam keranjang. Dengan catatan, pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh ataupun mengganggu gol itu. Sebaliknya, ketika bola terhenti di pinggir keranjang ataupun pemain lawan berhasil menggerakkan keranjang, maka hal itu dapat dinyatakan tidak masuk dalam hitungan gol.
  4. Bola akan dilemparkan kembali ke dalam, apabila bola keluar lapangan. Selanjutnya pemain yang pertama kali menyentuhnyalah yang berhak untuk memainkannya. Apabila hal ini memicu perbedaan pendapat mengenai status kepemilikan bola, maka wasit perlu untuk mengambil alih dengan cara melemparkannya ke dalam lapangan. Pemain yang bertugas dalam melempar bola diberi kesempatan waktu 5 detik untuk melemparkan bola.
  5. Ketika pelempar bola tersebut ternyata memegang bola lebih dari 5 detik, maka pemilikan bola berpindah ke tim lawan. Selanjutnya ketika terdapat salah satu tim melakukan hal yang berakibat pada penundaan pertandingan, maka wasit akan memberi tim tersebut sebuah peringatan pelanggaran.

Hak dan Tugas Wasit Permainan Bola Basket

Yang perlu diketahui bersama dalam permainan bola basket dan bagi seluruh pemain, terdapat hak dan tugas wasit.

Adapun macam-macam hak dan tugas wasit dalam permainan bola basket ialah:

  1. Memperhatikan permainan yang dilakukan oleh para pemain.
  2. Memberi tahu wasit pembantu apabila ditemukan pelanggaran secara berturut-turut.
  3. Memperhatikan bola.
  4. Mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran-pelanggaran.
  5. Bertugas untuk mencatat pelanggaran.
  6. Mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan dan pergantian kepemilikan bola.
  7. Menghitung waktu dan jumlah gol yang terjadi.
  8. Waktu pertandingan adalah 4 quarter. Masing-masing quarter 10 menit.
    Tim yang berhasil memasukkan gol paling banyak, maka tim tersebutlah yang berhak menjadi pemenang.

Waktu Permainan Bola Basket

Federasi Bola Basket Internasional menetapkan bahwa lama permainan atau waktu permainan dalam bola basket adalah 4 x 10 menit.

Sedangkan National Basketball Association memberikan waktu bermain sebanyak 4 x 12 menit.

Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 diberikan waktu istirahat selama 10 menit.

Apabila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan, maka kebijakan yang diambil dengan diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor.

Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit.

Sedangkan untuk waktu lemparan ke dalam ialah 5 detik.

Ukuran Lapangan Bola Basket

Untuk lapangan Bola Basket sendiri mempunyai bentuk persegi panjang dengan 2 standar ukuran yaitu standar national dan standar internasional.

Adapun dua ukuran lapangan permainan bola basket itu ialah:

a. Standar National Basketball Association

Ukuran lapangan Bola Basket berdasarkan Standar National Basketball Association adalah berukuran panjang 28,5 meter, sedangkan lebar lapangannya ialah 15 meter.

Baca Juga  6 Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

b. Standar Federasi Bola Basket Internasional

Sedangkan untuk standar Federasi Bola Basket Internasional dimana menetapkan ukuran panjang lapangan Bola Basket ialah 26 meter, sedangkan untuk ukuran lebarnya yaitu 14 meter.

Lapangan Bola Basket dilengkapi dengan 3 buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan yang mempunyai ukuran panjang jari-jari 1.80 meter.

Jumlah Pemain Bola Basket

  1. Dalam permainan bola basket terdiri atas 5 orang dalam satu regu.
  2. Sedangkan untuk cadangan dalam bola basket terdapat 5 orang dalam satu regu
  3. Wasit terdapat 2 orang. Hal ini dimana 1 wasit disebut dengan Referee, sedangkan yang satunya disebut dengan Umpire.

Ukuran Papan Pantul Bola Basket Dengan Lapangan

Ukuran panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter.

Panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.

Untuk jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.

Selanjutnya jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Panjang Ring basket ialah 0,40 meter.

Sedangkan jarak tiang penyangga hingga ke garis akhir adalah 1 meter.

Sedangkan untuk panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis ialah 0,05 meter.

Panjang garis akhir lingkaran daerah serang ialah 6 meter.

Sedangkan untuk panjang garis tembakan hukuman yakni 3,60 meter.

Ukuran Bola Basket

Untuk aturan ukuran bola basket itu memiliki ukuran dimana ukuran keliling bola yang dipakai dalam permainan ini ialah 75 cm – 78 cm.

Berat Bola Basket

Sedangkan aturan mengenai berat Bola yang dipakai ialah 600 – 650 gram.

Apabila bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan,

Maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 – 1,40 meter sebagai pertanda kesesuaian berat bola basket.

Tujuan Utama Permainan Bola Basket

Tujuan dari permainan bola basket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dengan sebanyak-banyaknya dan menjaga kerankang sendiri dari serangan lawan.

Demikian ini sejalan dengan dokumen FIBA (2006: 1) yang mengatakan bahwa “bolabasket dimainkan oleh 2 regu yang masing-masing terdiri dari 5 pemain. Tujuan dari masing-masing regu adalah memasukan bola ke keranjang lawan dan berusaha mencegah regu lawan memasukkan bola”.

Tujuan Permainan Bola Basket Bagi Tubuh

Tidak hanya berpusat pada tujuan dari permainan bola basket itu, secara tidak langsung dengan melakukan permainan ini maka membawa manfaat bagi tubuh pemain dalam hal kesehatan dan juga dilingkungannya. Adapun tujuan tersebut yaitu:

1. Melatih Otot Tubuh

Tujuan lain dari permainan bola basket adalah dapat melatih otot tubuh sebab dalam permainan ini seluruh organ tubuh secara terus-menerus bergerak.

Seperti berlari, men-dribble, melempar, yang tidak henti-henti melibatkan otot tubuh.

2. Membangun Ketahanan Tubuh

Tujuan permainan ini sangat bermanfaat bagi tubuh sehingga gerakan-gerakan yang ada dalam olahraga basket membuat badan dapat lincah sehingga untuk ketahanan tubuh dapat menjadi terjaga.

3. Menambah Daya Imunitas Tubuh

Tidak hanya manfaat buah-buahan yang dapat bermanfaat bagi sistem imun tubuh, olahraga basket juga dapat melakukannya.

Basket ialah olahraga yang dapat mencegah bakteri dan virus yang bersifat patogen, ialah virus yang menyerang tubuh pada saat dalam keadaan lemah.

4. Membangun Keseimbangan dan Koordinasi Tubuh

Hal ini dapat bermanfaat lantaran permainan basket adalah olahraga yang berpusat pada kerjasama tangan, kaki, dan mata dalam koordinasi yang erat.

Sehingga tentunya ini bermanfaat dalam membangun keseimbangan dan keterampilan fungsi koordinasi tubuh.

5. Meningkatkan Keterampilan Motorik

Selain itu, dengan koordinasi tubuh, maka dasar dari hal yang membangun itu semua dalam hal ini pada sistem motorik juga akan terbangun.

6. Melatih Ketangkasan

Manfaat olahraga basket ini mengajarkan pemainnya untuk mampu melakukan gerakan yang butuh banyak variasi dan dapat dikombinasikan.

7. Membentuk Tubuh Ideal

Olahraga Basket ialah olahraga yang diidentikkan dengan olahraga fisik dan kaloripun akan terbakar.

Ketika kalori tidak dapat diproses, maka yang bermanfaat dalam hal ini dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.

8. Tubuh Menjadi Lebih Tinggi

Dengan olahraga permainana Basket dapat meregangkan otot kaki, tulang belakang, serta tulang kaki.

Dengan memanjangkan tulang-tulang tersebut, tubuh akan menjadi lebih tinggi. Dimana pada umumnya ini menjadi tujuan permainan bola basket yang populer.

9. Menurunkan Berat Badan

Permainan Olahraga basket dapat membakar kalori sekitar 700-750 kalori yang ada, sehingga terdapat lemak yang berlebih akan hilang saat bermain.

10. Menstabilkan hormon

Khususnya bagi wanita, sebab gerakan aktif dalam basket tujuan permainan bola basket dapat membuat otot perut wanita menjadi lebih kencang.

Hasil dari ini dimana metabolisme tubuh dan masalah penyebab disfungsi hormon yang biasanya dialami oleh wanita muda dapat disembuhkan.

11. Meningkatkan Fungsi Otak

Tujuan permainan bola basket yang satu ini berhubungan degan otak.

Tidak hanya manfaat bermain catur yang mengasah strategi,

Akan tetapi, olahraga basket dapat membutuhkan strategi tepat untuk menghadapi masalah yang terdapat dalam pertandingan.

Sehingga pada dasarnya ini dapat membantu tim agar dapat keluar dari tekanan lawan.

12. Menghindari Osteoporosis

Olahraga basket mengambil manfaat lari, yang dapat membuat tulang-tulang dalam tubuh akan semakin kuat jika dilakukan secara terus-menerus.

Sedangkan, osteoprosis perlu untuk dicegah sejak dini sebab akan sangat sulit untuk mencegahnya jika usia sudah lanjut.

13. Meningkatkan Kesehatan Kardiovaskular

Basket adalah permainan cepat yang banyak melibatkan banyak lari, dribbling, berbalik cepat, passing, melompat, dan melempar bola basket.

Jadi, pada dasarnya olahraga ini berfungsi sebagai latihan kardiovaskular yang efektif, yang dapat mempercepat pernapasan dan meningkatkan pasokan darah yang mengangkut manfaat oksigen ke otot-otot.

14. Membantu Meningkatkan Konsentrasi

Dalam olahraga basket mengharuskan fokus pemainnya pada bola yang bergerak cepat dari pemain ke pemain.

15. Mengurangi Stres

Tujuan yang dapat didapatkan dalam permainan olahraga basket adalah dapat membuat pemainnya mampu melupakan kekhawatiran khususnya saat fokus pada permainan.

16. Meningkatkan Percaya Diri

Bermain basket dapat meningkatkan rasa percaya diri, contohnya dalam menerapkan strategi permainan basket yakni offence (menyerang) dan defence (bertahan).

Ilustrasi Gambar: Pengertian Permainan Bola Basket, Sejarah, Teknik Dasar, Peraturan & Tujuannya

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Permainan Bola Basket, Sejarah, Teknik Dasar, Peraturan & Tujuannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *