Menu

+45 Pengertian Organisasi Adalah: Tujuan, Fungsi, Ciri-ciri dan Unsur

Pengertian Organisasi, Ciri-Ciri, Unsur-Unsur, dan Teorinya| Apasih itu Organisasi ?.Bingung ?. Kali ini pembahasan berupa pengertian, tujuan, ciri-ciri, unsur, teori dan manfaatnya dalam sebuah organisasi.
 

Secara umum, Pengertian Organisasi adalah suatu kelompok orang yang bekerja sama untuk tujuan bersama.

Sedangkan secara terperinci pengertian organisasi adalah sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpul dan berkerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin, dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode, material, dan lingkungan, dan sarana-prasarana, data dan lain sebagainya yang digunakan secara efisen dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi,

Pengertian Organisasi | Inilah pengertian organisasi menurut ahli yang banyak dijadikan referensi oleh orang-orang dalam mengartikan apa itu organisasi. Tentu sebagian dari kita merasa kebingungan menjawab apa itu Organisasi? Tetapi anda jangan khawatir karena disini kami tim artikelsiana.com akan membahas secara lengkap dan mudah dimengerti mengenai Pengertian Organisasi. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Pengertian Organisasi, secara umum diartikan sebagai suatu kelompok terdiri atas 2 atau lebih orang yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama. Organisasi merupakan wadah atau tempat berkumpulnya orang dengan sistematis, terpimpin, terkendalai, terencana, rasional dalam memanfaatkan segala sumber daya baik metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasaranan, dan lain sebagainya dimana digunakan secara efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi. Pada pengertian Organisasi menurut J.R. Schermehorn menatakan bahwa Organisasi adalah sekumpulan orang yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Pengertian organisasi memiliki perbedaan dengan pengertian kelompok, namun kalau kita melihat dari sebab atau alasan mengapa orang berkelompok dan memiliki tujuan bersama maka kelompok tersebut akan melakukan kerjasama untuk mencapai tujuan tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh Chester J. Bernard menyatakan bahwa pengertian organisasi adalah kerjasama dua orang atau lebih, suatu sistem dari beberapa aktivitas atau kekuatan perorangan yang dikoordinasikan secara sadar dan jelas. Chester lebih menekankan pada wilayah koordinasi dan sadar yang mempunyai sistem. Hal tersebut sangat wajar karena tujuan bersama yang telah dibuat oleh anggota organisasi mesti secara sadar dan kritis terbangun dalam visi misi organisasi.

Tujuan Organisasi

 
Tujuan Organisasi – Setiap manusia memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda, hal tersebut menjadi sebab adanya tujuan dalam organisasi, dengan menyatukan kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda untuk menjadi kepentingan dan tujuan yang sama.
 
Tujuan organisasi berpengaruh dalam mengembangkan organisasi baik dalam perekrutan anggota, dan pencapaian apa yang ingin dilakukan dalam berjalannya organisasi tersebut.
 
Tujuan-tujuan organisasi antara lain sebagai berikut…

  • Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemandirian dan sumber daya yang dimilikinya dalam mencapai tujuan
  • Sebagai tempat mencapai tujuan dengan selektif dan efisien karena melakukan secara bersama-sama
  • Sebagai tempat mendapatkan jabatan dan pembagian kerja
  • Tempat mencari keuntungan bersama-sama
  • Sebagai tempat mengelola dalam lingkungan bersama-sama 
  • Sebagai tempat mendapatkan penghargaan 
  • Sebagai tempat dalam mendapatkan kekuasaan dan pengawasan 
  • Sebagai tempat menambat pergaulan dan memanfaatkan waktu luang

Pengertian Organisasi Menurut Definisi Para Ahli 

pengertian organisasi

Pengertian Organisasi Menurut Definisi Para Ahli – Ditinjau dari pengertian organisasi yang beragam seperti pengertian organisasi secara umum dan luas,

 
Para ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian organisasi antara lain sebagai berikut..
 
1. Pengertian Organisasi Menurut Stoner

Menurutnya Stoner pengertian organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama. 

2. Pengertian Organisasi Menurut Stephen P. Robbins 

Menurut definisinya, pengertian organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. 

3. Pengertian Organisasi Menurut James D. Mooney

Menurut James D. Mooney, bahwa yang dimaksud dengan Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. 

4. Pengertian Organisasi Menurut Chester I. Bernard,

Menurut Chester I. Bernard bahwa yang dimaksud dengan organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. 

5. Pengertian Organisasi Menurut Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan

Menurutnya, bahwa yang dimaksud dengan pengertian organisasi adalah sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama. 

6. Pengertian Organisasi Menurut Max Weber

Menurut pendapat Max Weber bahwa definisi dari pengertian organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalamnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu. 

Ciri-Ciri Organisasi 

Ciri-Ciri Organisasi – Organisasi dapat dibedakan dengan melihat ciri-ciri organisasi dimana ciri-ciri organisasi beraneka ragam antara lain sebagai berikut..

1. Ciri-Ciri Organisasi Secara umum

Adapun ciri-ciri umum organisasi yang biasa diungkapkan dimuka umum adalah

  • Memiki tujuan dan sasaran 
  • Memiliki komponen yaitu atasan dan bawahan
  • Adanya kerja sama yang terstruktur 
  • Memiliki pendegelasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas. 
  • Memiliki keterikatakan format dan tatat tertip yang harus ditaati

2. Ciri-Ciri Organisasi Menurut Berelson dan Steiner 

Menurut Berelson dan Steiner bahwa ciri-ciri organisasi terdiri atas 4 jenis yaitu Formalitas, Hierarki, Besar dan Kompleksnya, dan lamanya (duration. 

  • Formalitas, adalah ciri organisasi sosial yang merujuk pada perumusan tertulis daripada peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi dan seterusnya 
  • Hierarki, adalah ciri organisasi yang mengacu pada pola kekuasaan dan kewenangan yang berbentuk piramida, artinya terdapat orang-orang tertentu dengan kekuasaan dan kewenangan yang tinggi dari pada orang biasa dalam organisasi tersebut. 
  • Besar dan Kompleksnya, adalah ciri organisasi sosial yang memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal) yang biasanya disebut dengan “gejala birokrasi”
  • Lamanya (Duration), adalah ciri organisasi dimana eksistensi organisasi lebih lama dari pada keanggotaan pada organisasi tersebut. 

3. Ciri-Ciri Organisasi Modern

Seiring dengan perkembangan zaman, maka segala bentuk kehidupan ini terus mengalami perubahan seperti halnya juga pada ciri-ciri organisasi. Adapun ciri-ciri organisasi modern yaitu:
  • Organisasi bertambah besar
  • Penggunaan staf lebih intensif 
  • Unsur-unsur organisasi lebih lengkap
  • Pengelolaan data semakin cepat 
  • Adanya prinsip-prinsip atau azas-asaz organisasi
  • Cenderung spesialisasi

Unsur-Unsur Organisasi 

tujuan organisasi

 
Setiap organisasi memiliki beragam unsur antara lain sebagai berikut..
 

1. Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum

 
Secara umum, terdapat 7 macam terkait unsur-unsur organisasi yaitu Man, Kerja Sama, Tujuan Bersama, Peralatan, Lingkungan, Sumber daya alam, Kerang/Konstruksi Mental Organisasi. 
 
Adapun penjelasan dari unsur-unsur organisasi ini adalah: 
  • Man, adalah unsur utama pembentuk organisasi yang disebut sebagai personil atau anggota yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri atas unsur pimpinan (administrator) sebagai pemimpin tertinggi organisasi, para manajer pemimpin unit tertentu suatu kerja sesuai fungsinya dan para pekerja (workers). Setiap hal tersebut merupakan kekuatan organisasi. 
  • Kerja Sama, adalah unsur organisasi dimana setiap anggota atau personil melakukan perbuatan secara bersama-sama untuk tujuan bersama. 
  • Tujuan Bersama, adalah Sasaran yang ingin dicapai/ diharapkan baik dari prosedur, program, pola atau titik akhir dari pekerjaan organisasi tersebut. 
  • Peralatan (Equipment), adalah sarana dan prasarana yang berupa kelengkapan dari organisasi tersebut baik itu berupa bangunan (gedung, kantor), materi, uang, dan kelengkapan lainnya.
  • Lingkungan (Environment), adalah unsur organisasi yang juga memiliki pengaruh. Faktor tersebut adalah ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan. anggaran, dan peraturan yang telah ditetapkan. 
  • Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam adalah air, cuaca, keadaan iklim, flora dan fauna. 
  • Kerangka/Kontruksi Mental Organisasi, adalah landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut dibuat. 

2. Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis

 
Selain itu, terdapat unsur-unsur organisasi yang disampaikan oleh pendapat atau teori para ahli, seperti halnya yang dikemukakan oleh Keith Davis. 
 
Adapun penjelasan dari unsur-unsur organisasi ini adalah
 
  • Unsur Pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah
  • Unsur Kedua, adanya sikap sukarela dalam membantu kelompok mencapai tujuan tertentu. 
  • Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab merupakan rasa yang paling menonjol dalam menjadi anggota

3. Unsur-Unsur Dasar Organisasi 

  • Personil atau anggota 
  • Visi 
  • Misi 
  • Wewenang 
  • Struktur
  • Hubungan 
  • Formalitas
  • Sumber Energi 
  • Proses Kegiatan organisasi

Teori-Teori Organisasi

Teori-Teori Organisasi – Terdapat macam-macam teori organisasi antara lain sebagai berikut..
unsur unsur organisasi
 

1. Teori Organisasi Klasik

 
Arti dari Teori Organisasi Klasik adalah teori yang memiliki konsep organisasi mulai dari tahun 1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi adalah sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor lain ketika orang bekerja sama.
 
Teori klasik sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta pemberian petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi.
 
Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran antara lain sebagai berikut..
  • Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
  • Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooeny dan Reliey dari Amerika
  • Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai pada tahun 1900.

2. Teori Organisasi Neoklasik

Yang dimaksud dengan Teori Organisasi Neoklasik adalah Teori yang menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial, baik sebagai individu dan kelompok dalam lingkungan kerja.
 
Teori Neoklasik adalah teori/aliran hubungan manusia (The Human Relation Movement).
 
Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal berikut yang telah dikemukakan teori neoklasik antara lain sebagai berikut..
  • Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan 
  • Perluasan kerja, yaitu sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up, yang akan memberikan kesempatan para junior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak. 

teori organisasi

3. Teori Organisasi Modern

 
Yang dimaksud dengan Teori Organisasi Modern adalah teori yang bersifat terbuka dimana semua unsur organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan.
 
Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai dan dimulai disaat berakhirnya gerakan contingency. Baca: pengertian modernisasi
 
Teori modern disebut juga sebagai analisa system pada organisasi yang merupakan aliran ketiga terbesar dalam teori organisasi dan manajemen.
 
Sistem terbuka yang dipelopori Katz dan Robert kahn dalam bukunya “the social psychology of organization”. yang menjelaskan dalam bukunya mengenai keunggulan sistem terbuka. 

Manfaat Organisasi 

 
Manfaat Organisasi – Mengikuti dan menjadi anggota dalam organisasi memiliki manfaat antara lain sebagai berikut…

  • Tercapainya sebuah tujuan
  • Melatih mental bicara di publik
  • Mudah memecahkan masalah 
  • Melatih leadership 
  • Memperluas pergaulan
  • Kuat dalam menghadapi tekanan
  • Meningkatkan wawasan dan pengetahuan
  • Membentuk karakteristik dengan seseorang
  • Mampu dalam mengatur waktu dengan baik 
  • Sebagai ajang dalam pembelajaran kerja yang sebenarnya 

manfaat organisasi

 
Demikianlah informasi mengenai Pengertian Organisasi, Ciri-Ciri, Unsur-Unsur dan Teorinya. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat baik itu pengertian organisasi, ciri-ciri organisasi, unsur-unsur organisasi, teori-teori organisasi, dan manfaat organisasi. Sekian dan terima kasih. “Salam Berbagi Teman-Teman”. 

 

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

 

Jika kita tinjau berdasarkan pengertian organisasi secara luas dan umum, maka memiliki kesamaan seperti apa yang disampaikan oleh para ahli mengenai pengertian organisasi yakni sebagai berikut:

Pengertian Organisasi menurut Max Weber

Max Weber menyatakan bahwa pengertian organisasi adalah suatu kerangka hubungan yang terstruktur dimana di dalamnya terdapat tanggung jawab dan wewenang serta pembagian kerja untuk mengeksekusi fungsi tertentu.

Pengertian Organisasi Menurut Drs. H. Malayu S, P. Hasibuan

Drs. H. Malayu, S.P. Hasibuan menyatakan bahwa pengertian organisasi adalah sebagai proses keputusan, pengelompokkan dan pengaturan adanya bermacam-macam kegiatan yang dibutuhkan untuk bisa mencapai tujuan.

Pengertian Organisasi Menurut Chester I. Bernard

Chester I. Bernard menyatakan bahwa pengertian organisasi adalah suatu sistem kegiatan yang saling bekerja sama dimana dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian Organisasi Menurut James D. Mooney

James D. Mooney menyatakan bahwa organisasi adalah suatu bentuk perserikatan manusia supaya dapat mencapai tujuan bersama.

Pengertian Organisasi Menurut Stephen P. Robbins

Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Pengertian Organisasi adalah suatu kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan memiliki batasan yang relatif bisa dikenal, dan bekerja atas dasar yang relatif secara terus menerus untuk mencapai tujuan kelompok atau bersama.

Pengertian Organisasi menurut Stoner

Stoner menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu pola beberapa hubungan melalui orang-orang yang sedang berada dibawah pengarahan atasan dalam mengejar tujuan bersama.

Pengertian Organisasi menurut Schein

Schein menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu koordinasi yang dijalankan secara rasional di setiap kegiatan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan secara umum dengan memiliki pembagian, fungsi dan pekerjaan melalui hirarki yang mempunyai otoritas dan tanggung jawab.

Pengertian Organisasi menurut Kochler

Kochler menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu sistem yang mempunyai hubungan secara tersistematis, terkoordinasi lewat usaha pada suatu kelompok orang yang sedang bergerak dengan memiliki tujuan tertentu.

Pengertian Organisasi menurut W.J.S. Poerdarminta

W.J.S. Poerdarminta menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu peraturan yang berasal daripada setiap bagian hingga menjadi satu kesatuan yang memiliki keteraturan.

Pengertian Organisasi menurut dahlan Bahri

Dahlan Bahri menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu pengaturan dan penyusunan pada bagian-bagian hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan yang berasal pada bagian hingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan bergabung untuk berkerjasama dalam mencapai tujuan bersama.

Pengertian Organisasi menurut Victor A. Thompson

Victor A. Thompson menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu perpaduan dari banyaknya spesialis yang saling melakukan kerjasama dengan cara impersonal dan rasional untuk mencapai beberapa tujuan yang sudah dirumuskan oleh pihak sebelumnya.

Pengertian Organisasi menurut Richard Scott

Richard Scott menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu tindakan secara kolektif yang memang sengaja terbentuk untuk dapat mencapai tujuan secara khusus yang didasari atas kelangsungan.

Pengertian Organisasi menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian

Prof. Dr. Sondang P. Siagian menyatakan bahwa Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang saling bekerja sama dan terikat secara formal dalam rangka untuk melakukan pencapaian tujuan yang telah ditentukan pada ikatan yang terdapat pada seseorang atau beberapa orang yang telah dikenal sebagai seorang dan atasan atau kelompok orang yang memang dikenal menjadi bawahan.

PEngertian Organisasi menurut Thomas Zimmerer dan Paul Preston

Paul Preston dan Thomas Zimmerer menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu kumpulan orang yang sudah disusun dalam sebuah beberapa kelompok yang senantiasa saling bekerjasama duntuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Organisasi menurut Philip Slznic

Philip Slznic menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil berguna untuk memudahkan dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang telah ditetapkan melalui alokasi fungsi dan tanggung jawab.

Tujuan Organisasi

Setiap individu pasti mempunyai kepentingan dan tujuan yang juga berbeda-beda, hal tersebut yang menyebabkan munculnya tujuan organisasi, dengan berupaya menyatukan kepentingan dan tujuan yang secara berbeda-beda untuk dapat menjadi kepentingan dan tujuan yang sama. Tujuan organisasi memiliki pengaruh dalam mengembangkan organisasi baik untuk perekrutan anggota dan pencapaian apa yang akan atau ingin dilakukan dalam proses berjalannya organisasi tersebut. Beberapa tujuan organisasi, antara lain sebagai berikut dicantumkan dibawah ini.

 

– Sebagai tempat menambah pergaulan dan memanfaatkan waktu yang luang.
– Sebagai tempat dalam mendapatkan pengawasan dan kekuasaan.
– Sebagai tempat untuk mendapatkan penghargaan.
– Sebagai tempat mengelola secara bersama-sama.
– Sebagai tempat mencari keuntungan secara bersama-sama
– Sebagai tempat untuk mencapai tujuan secara efisien dan selektif karena melakukan secara kolektif atau bersama-sama.
– Untuk mengatasi keterbatasan kemampuan, sumber daya dan kemandirian yang dimilikiinya untuk mencapai tujuan bersama.

Ciri ciri Organisasi

Organisasi bisa kita bedakan dengan meninjau ciri-ciri organisasi tersebut dimana setiap organisasi memiliki ciri tersendiri untuk menuntukan organisasi itu seperti apa?

a. Ciri-ciri Organisasi secara umum
– Mempunyai keterikatan format dan tata tertib yang mesti kita taati
– Mempunyai pendelegasian koordinasi dan wewenang tugas-tugas.
– Adanya kerjasama secara terstruktur.
– Mempunyai sasaran dan tujuan
– Mempunyai komponen yaitu bawahan dan atasan.

b. Ciri-ciri Organisasi menurut Steiner dan Berelson

– Formalitas termasuk ciri organisasi sosial yang merujuk kepada perumusan tertulis suatu ketetapan-ketetapan prosedur, peraturan-pertauran, strategi, tujuan, kebijaksanaan dan seterusnya.

– Hierarki termasuk ciri organisasi yang berdasarkan pada pola kewenangan dan kekuasaan yang memiliki bentuk piramida berarti terdapat orang-orang tertentu memiliki kewenangan dan kekuasaan yang tinggi dibandingkan orang biasa yang ada di organisasi tersebut.

– Besar dan Kompleksnya termasuk ciri organisasi sosial yang mempunyai banyak anggota sehingga untuk hubungan sosial antar anggota tidak dilakukan secara langsung atau impersonal yang biasa kita sebut sebagai gejala organisasi

– Durasi termauk ciri organisasi dimana keberadaan organisasi lebih lama dibandingkan keanggotaan pada organisasi tersebut.

C. Ciri-ciri Organisasi Modern

– Cenderung spesialisasi
– Adanya asas-asas organisasi
– Pengelolaan data semakin cepat
– Unsur-unsur Organisasi yang lebih lengkap
– Penggunaan staf yang lebih intensif.
– Organisasi yang bertambah besar.

Unsur-unsur Organisasi
Pada setiap organisasi mempunyai berbagai macam unsur antara lain yaitu:

a. Unsur-unsur Organisasi secara Umum
– Man adalah unsur utama sebagai pembentuk organisasi yang disebut anggota atau personil yang menurut tingkatan dan fungsinya terdiri atas unsur pimpinan atau administrator sebagai pemimpin tertinggi dari organisasi, para manajer pemimpin unit tertentu dari suatu kerja sesuai dengan fungsinya dan para pekerja atau worker. Setiap hal tersebut termasuk kekuatan organisasi. Jika anda ingin mengetahui pengertian manajemen, silahkan baca artikel di link tersebut

– Kerja Sama, adalah suatu unsur organisasi dimana setiap personil atau anggota melakukan perbuatan secara bersama-sama untuk bisa mencapai tujuan bersama.

– Tujuan Bersama, adalah suatu sasaran yang memang ingin dicapai atau diharapkan baik dari segi prosedur, pola, program atau titik akhir dari pekerjaan organisasi tersebut.

– Peralatan, adalah sarana dan prasarana berupa kelengkapan dari organisasi tersebut baik berupa bangunan (kantor, gedung dll), uang, materi dan kelengkapan yang lainnya.

– Lingkungan atau Environment, yaitu unsur organisasi yang juga mempunyai pengaruh. Faktor tersebut merupakan sosial budaya, strategi, anggaran, kebijaksanaan, peraturan dan ekonomi yang sudah ditetapkan.

– Kekayaan alam, termasuk cuaca, keadaan iklim, fauna, flora dan air.

– Kerangka atau konstruksi mental organisasi, yaitu landasan dari organisasi yang berada pada visi pada organisasi yang dibuat.

b. Unsur-unsur Organisasi menurut Keith Davis
– Unsur Pertama, bahwa keikutsertaan atau partisipasi itu sesungguhnya adalah keterlibatan perasaan dan mental, lebih daripada atau hanya keterlibatan secara fisik atau jasmaniah.

– Unsur Kedua, adanya sikap kesukarelaan dalam membantu suatu kelompok dalam mencapai tujuan tertentu

– Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab termasuk rasa yang sangat menonjol dalam menjadi anggota.

c. Unsur-unsur Dasar organisasi

– Proses kegiatan organisasi
– Sumber energi
– Formalitas
– Hubungan
– Struktur
– Wewenang
– Misi
– Visi
– Anggota atau personil.

Teori-teori Organisasi

Terdapat beberapa macam teori organisasi antara lain:

a. Teori Organisasi Klasik
Adalah teori yang mempunyai konsep organisasi yang dimulai sejak tahun 1800 atau abad ke 19 yang mendefinisikan organisasi merupakan struktur hubungan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi, kekuasaan-kekuasaan dan faktor lainnya saat orang bekerjasama. Teori klasik sangat terpusat dan beberapa tugasnya mengkhusus atau terspesialisasi serta pemberian petunjuk mekanistik struktural yang cenderung kaku dan tidak kreatif yang sudah digambarkan oleh para ahli. Teori klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik telah berkembang dalam 3 jenis aliran yaitu:

– Teori Birokrasi, teori birokrasi telah dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang memiliki judul “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism”
– Teori Administrasi, teori administrasi telah dikembangkan atas sumbangan dari Lyndall Urwick dan henry fayol dari eropa serta Reliey dan Mooeny dari Amerika.
– Manajemen Ilmiah, teori ini telah dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai sejak tahun 1900.

b. Teori Organisasi Neo Klasik

Merupakan teori yang menitikberatkan betapa pentingnya aspek sosial dan psikologis, baik sebagai kelompok dan individu pada lingkungan kerja. Teori Neoklasik yaitu aliran atau teori hubungan manusia (The Human Relation Movement). Pada pembagian kerjanya, dibutuhkan hal-hal berikut yang sudah dikemukakan pada teori Neoklasik antara lain sebagai berikut:
– Partisipasi yakni melibatkan setiap orang dalam melakukan proses pengambilan keputusan.
– Perluasan kerja yakni sebagai kebalikan dari pola spesialisasinya.
– Manajemen Bottom Up yang akan dapat memberikan kesempatan para junior untuk melakukan partisipasi untuk pengambilan keputusan manajemen puncak.

C. Teori Organisasi Modern
Adalah teori yang memiliki sifat terbuka dimana seluruh unsur organisasi satu kesatuan yang memang saling bergantung satu sama lain. Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai dan dimulai pada saat berakhirnya gerakan Contingency. Teori modern disebut sebagai analisa sistem pada suatu organisasi yang merupakan aliran ketiga terbesar dalam teori manajemen dan organisasi. Sistem terbuka yang dipelopori oleh Robert Kahn dan Katz dalam bukunya “The Soial Psychology of Organization”yang menjelaskan apdabukunya yaitu Keunggulan Sistem Terbuka.

Manfaat Organisasi

Menjadi anggota pada suatu organisasi mempunyai manfaat antara lain sebagai berikut:
– Sebagai ajang pembelajaran kerja yang sebenarnya.
– Mampu untuk mengatur waktu secara baik.
– Membentuk karakteristik dengan seseorang.
– Meningkatkan pengetahuan dan wawasan.
– Kuat dalam menghadapi suatu tekanan.
– Memperluas pergaulan
– Melatih kepemimpinan
– Mudah memecahkan suatu masalah
– Melatih mental berbicara dihadapan publik
– Tercapainya sebuah tujuan.

Demikianlah informasi tentang Pengertian Organisasi. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi tentang Organisasi. 

Daftar Isi

Baca Juga  [ Jawaban ] Apakah Hasil Kongres Pemuda 1? Berikut Penjelasannya
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *