Menu

Pengertian Leadership, Fungsi, Tujuan Leadership, Unsur Contoh & Ciri Leadership

Pengertian Leadership, Fungsi, Tujuan Leadership, Unsur Contoh & Ciri Leadership – Secara etimologi, pengertian Leadership (Kepemimpinan) dalam bahasa Indonesia disebut dengan “Kepemimpinan”.

Sedangkan dalam bahasa arab disebut Zi’amah atau Imamah .

Dalam terminologi yang dikemukakan oleh Marifield dan Hamzah bahwa Leadership (Kepemimpinan) terkait untuk menstimulasi, memobilisasi, mengarahkan, mengkoordinasi adanya motif dan kesetiaan yang terkait dalam usaha bersama.

Leadership (Kepemimpinan) sebagai bagian dari fungsi-fungsi manajemen yang menduduki posisi strategis sebagai sistem dan hirarki kerja dan tanggung jawab pada organisasi.

Pengertian Leadership (Kepemimpinan): Apa itu?

Secara umum, pengertian leadership (kepemimpinan) adalah ilmu dan seni yang mempengaruhi orang lain/kelompok dalam bertindak untuk mencapai tujuan yang bersifat efektif dan efisien.

Maksud dari Leadership disebut sebagai ilmu, dapat dilihat dengan banyaknya teorinya yaitu teori kepemimpinan yang terdiri atas Teori Kepemimpian klasik : 1. Gaya Kepemimpinan model Mayo, 2. Studi Ohio. 3. Studi Michigan. 4. Gaya kepemimpinan model Taylor, 5. Studi Iowa .

Sedangkan untuk Teori Kepemimpinan Modern yang sifatnya modern seperti: 1. Teori orang besar (Great man), 2. Sifat – sifat (trait) 3. Prilaku (behavioral) 4. Situasional (kontingensi) 5. Transaksional 6. Transformasional.

Pengertian Leadership Menurut Para Ahli

Menurut Crainer ada lebih dari 400 definisi tentang leadership (Mullins, 2005).

Adapun beberapa definisi leadership (kepemimpinan) menurut para ahli ialah:

1. Pengertian Leadership Menurut Kootz & O’donnel

Menurut Kootz & O’donnel (1984) bahwa yang dimaksud dengan Leadership (Kepemimpinan) ialah sebagai proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mau bekerja sungguh sungguh untuk meraih tujuan kelompoknya.

2. Pengertian Leadership (Kepemimpinan)

Menurut George R. Terry (1960) bahwa yang dimaksud dengan definisi leadership (kepemimpinan) adalah kegiatan mempengaruhi orang-orang untuk berusaha mencapai tujuan bersama.

Baca Juga  Pengertian Qanaah, Manfaat Serta Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-Hari

3. Pengertian Leadership (Kepemimpinan) Menurut Slamet

Menurut Slamet (2012) bahwa yang dimaksud dengan pengertian leadership (kepemimpinan) adalah suatu kemampuan, proses, atau fungsi, pada umumnya untuk mempengaruhi orang-orang agar berbuat sesuatu dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

4. Pengertian Leadership (Kepemimpinan) Menurut Thoha

Menurut Thoha (1983) bahwa pengertian leadership (kepemimpinan) adalah aktivitas untuk mempengaruhi prilaku orang lain agar supaya mereka mau diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu.

5. Pengertian Leadership (Kepemimpinan) Menurut Stephen P Robbins

Menurut Stephen P Robbins (1991) Kepemimpinan adalah kemampuan mempengaruhi suatu kelompok kearah pencapaian (tujuan).

6. Pengertian Leadership (Kepemimpinan) Menurut Robert G Owens

Menurut Robert G Owens (1995) bahwa Leadership (Kepemimpinan) adalah suatu interaksi antar suatu pihak yang memimpin dengan yang dipimpin

7. Pengertian Leadership (Leadership) Menurut Robert Kreitther dan Angelo dan Kinicki

Robert Kreitther dan Angelo dan Kinicki bahwa pengertian Leadership (kepemimpinan) adalah upaya mempengaruhi anggota untuk mencapai tujuan organisasi secara sukarela

8. Pengertian Leadership (Kepemimpinan) Menurut H. Hadari Nawawi

Menurut H. Hadari Nawawi bahwa yang dimaksud dengan Leadership (Kepemimpinan) adalah kemampuan atau kecerdasan mendorong sejumlah orang (dua orang atau lebih) agar bekerjasama dalam melaksanakan kegiatan–kegiatan yang terarah pada tujuan bersama.

Dari beberapa pendapat para pakar diatas yang mendefinisikan Leadership (Kepemimpinan) adalah suatu usaha untuk mengarahkan, membimbing dan memotivasi serta bersama-sama mengatasi problem dalam proses pencapaian tujuan suatu organisasi.

Jenis-Jenis Leadership

Menurut Kadarusman (2012) bahwa Leadership (kepemimpinan) dibagi tiga, terdiri dari (1) Self Leadership; (2) Team Leadership; dan (3) Organizational Leadership.

1. Self Leadership

Yang dimaksud dengan Self Leadership yang dimaksud adalah memimpin diri sendiri agar jangan sampai gagal menjalani hidup.

2. Team Leadership

Arti dari Team Leadership diartikan sebagai memimpin orang lain. Istilah yang disebut sebagai team leader (pemimpin kelompok) untuk memahami dan bertanggung jawab kepemimpinannya, menyelami kondisi bawahannya, kesediaannya untuk meleburkan diri dengan tuntutan dan konsekuensi dari tanggung jawab yang dipikulnya, serta mempunyai komitmen untuk membawa setiap bawahannya menggali kapasitas dirinya sampai menghasilkan prestasi tertinggi.

3. Organizational Leadership

Pengertian organizational leadership berdasarkan konteks suatu organisasi yang dipimpin oleh organizational leader (pemimpin organisasi) dapat memahami nafas bisnis perusahaan yang dipimpinnya, membangun visi dan misi pengembangan bisnisnya, kesediaan untuk melebur dengan tuntutan dan konsekuensi tanggung jawab sosial, serta komitmen yang tinggi untuk menjadikan perusahaan yang dipimpinnya sebagai pembawa berkah bagi komunitas baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Baca Juga  Pengertian Amnesti, Syarat, Contoh Sejarah & Perbedaan Abolisi, Grasi & Rehabilitasi

Unsur-Unsur Leadership (Kepemimpinan)

Berdasarkan urain tersebut pengertian leadership (kepemimpinan) di atas, dapat diindentifikasikan unsur-unsur utama sebagai hakikat dari leadership (kepemimpinan). Unsur-unsur leadership itu adalah:

  1. Adanya unsur sebagai pemimpin atau orang yang mempengaruhi
  2. Adanya unsur orang yang dipimpin sebagai pihak yang dipengaruhi
  3. Unsur interaksi atau kegiatan atau usaha dan proses yang dapat mempengaruhi
  4. Unsur tujuan yang hendak dicapai dengan tujuan proses mempengaruhi
  5. Unsur perilaku atau kegiatan yang dilakukan untuk hasil mempengaruhi.

Prinsip-Prinsip Leadership (Kepemimpinan)

Menurut Bernes dalam buku yang berjudul “Perilaku Dalam Keorganisasian” yang mengatakan bahwa pemimpin dalam tim kaizen itu mengutamakan sebagai perhatiannya pertama kepada manusia baru kemudian pada hasilnya, sehingga dapat bertanggung jawab pemimpin merupakan kebalikan dari tugas supervisor.

Prinsip kepemimpinan kaizen menurut Bernez dikemukakan dengan mempertimbangkan bahwa kaizen mengandung sembilan prinsip, yaitu:

  1. Mengadakan peningkatan secara terus menerus.
  2. Mempromosikan keterbukaan, bagi organisasi tradisional, ilmu pengetahuan adalah kekuasaan pribadi.
  3. Menciptakan tim kerja.
  4. Memberikan proses hubungan kerja yang benar.
  5. Mengembangkan disiplin pribadi.
  6. Memberikan informasi pada karyawan.
  7. Memberikan wewenang pada setiap karyawan.
  8. Sebagai contoh tugas mereka dalam sistem sasaran perusahaan
  9. Memberikan wewenang pada setiap karyawan

Sifat-Sifat Leadership (Kepemimpinan)

Menurut George R Terry dalam buku Manajemen sumber daya manusia mengatakan ada beberapa sifat penting dalam kepemimpinan, sifat-sifat tersebut adalah:

1. Energi

Untuk tercapainya kepemimpinan yang baik memang dibutuhkan suatu energi yang baik juga, jasmani maupun rohani.

Seorang pemimpin sanggup untuk bekerja dalam jangka panjang dan waktu tidak tertentu.

Sebab apabila sewaktu-waktu dibutuhkan tenaganya, harus sanggup dalam melaksanakan sejalan dengan kedudukannya dan fungsinya.

Sehingga kesehatan fisik dan mental sangatlah penting bagi pemimpin.

2. Memiliki Stabilitas Emosi

Seorang pemimpin yang efektif harus perlu untuk melepaskan dari purbasangka dan kecurigaan terhadap bawahan-bawahannya.

Sebaliknya harus tegas, konsekuen dan konsisten dalam tindakan-tindakannya, percaya diri sendiri dan mempunyai jiwa sosial terhadap bawahannya.

3. Motivasi Pribadi

Keinginannya untuk memimpin perlu hadir dari dorongan batin pribadinya sendiri, tanpa adanya dari luar dirinya.

Sebab kekuatan dari luar hanyalah bersifat stimulus saja terhadap keinginan-keinginan untuk menjadi pemimpin.

Hal demikian dapat tercermin dalam keteguhan pendiriannya, kemauan keras dalam bekerja dan adanya penerapan sifat-sifat pribadi yang baik dalam pekerjaannya.

Baca Juga  +4 Pengertian Teknik dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Menurut Ahli

4. Kemahiran Mengadakan Komunikasi

Seorang pemimpin harus memiliki kemahiran dalam menyampaikan gagasan baik itu secara lisan maupun juga dengan tulisan.

Hal demikian sangat penting bagi pemimpin dalam mendorong maju bawahan dengan memberikan atau menerima informasi bagi kemajuan organisasi dan kepentingan bersama.

5. Kecakapan Mengajar

Seorang pemimpin yang baik pada dasarnya adalah seorang guru yang baik.

Mengajar adalah jalan yang terbaik untuk memajukan orang-orang atas pentingnya tugas-tugas yang dibebankan atau sebagainya.

6. Kecakapan Sosial

Seorang pemimpin perlu untuk memperhatikan setiap bawahannya. Pemimpin memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan bawahan, sehingga diperlukan kesetiaan bekerja di bawah kepemimpinannya.

7. Kemampuan Teknis

Walaupun dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat kepemimpinan seseorang,

Maka hal itu akan makin kurang diperlukan kemampuan teknis ini.

Oleh karena itu diutamakan manajerial skillnya, namun sebenarnya kemampuan teknis ini dibutuhkan juga.

Sebab dengan dimilikinya kemampuan teknis ini seorang pemimpin,

Akan lebih mudah dikoreksi apabila terjadi suatu kesalahan pelaksanaan tugas.

Fungsi Leadership

Leadership mempunyai beberapa fungsi antara lain yaitu:

  1. Berfungsi untuk menjaga integrasi dan koordinasi dalam sebuah organisasi agar dapat berjalan secara efektif.
  2. Memberikan adanya prakarsa struktur organisasi, menyelesaikan pertentangan dan konflik yang timbul.
  3. Untuk membuat rumusan tujuan organisasi atau institusi dan menentukan sarana dan cara-cara yang efektif untuk meraih tujuan demikian.
  4. Untuk mengadakan perubahan, revisi, inovasi pengembangan dan juga penyempurnaan di dalam organisasi.
  5. Membuat suatu evaluasi dan evaluasi ulang.

Fungsi (Leadership) dalam hal ini kepemimpinan dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah atau telah merupakan sesuatu fungsi penting bagi keadaan dan kemajuan organisasi yang bersangkutan.

Menurut Usman Effendi Fungsi kepemimpinan ialah memandu, menuntun, membimbing, membangun, memberi motivasi kerja, mengarahkan organisasi, menjalin jaringan komunikasi yang baik, memberikan pengawasan yang efisien, dan membawa para pengikutnya kepada sasaran yang ingin dicapai sesuai dengan target dan perencanaan.

Agar kelompok berjalan dengan efektif, pemimpin harus melaksanakan fungsi utama, yaitu;

  1. Fungsi yang berhubungan dengan tugas atau pemecahan masalah yaitu menyangkut pemberian saran penyelesaian, informasi dan pendapat.
  2. Fungsi-fungsi pemeliharaan kelompok atau sosial yaitu segala sesuatu yang dapat membantu kelompok berjalan lebih lancar persetujuan dengan kelompok lain, penengahan perbedaan kelompok dan sebagainya.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Leadership, Tujuan, Fungsi, Ciri Leadership & Contoh Leadership. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *