Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam, Fungsi, Tujuan, Jenis, Manfaat & Contohnya

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam, Fungsi, Tujuan, Jenis, Manfaat & Contohnya – Pada dasarnya, Koperasi merupakan bentuk badan kemasyarakatan,

Selain itu, koperasi juga bentuk perusahaan yang berasal dari luar yang dasar-dasar usahanya sejalan dari  beberapa kegiatan tradisional masyarakat Indonesia.

Koperasi tidak hanya sebagai organisasi masyarakat, melainkan koperasi adalah perusahaan.

Dalam hal ini, koperasi dapat berjalan sekaligus dan saling mengisi yang hidup dalam kekeluargaan dan kegotong royongan.

Saat ini, terdapat banyak koperasi yang mengesampingkan prinsip-prinsip koperasi dalam praktek sehari-hari, 

Hal itu disebabkan ingin mendapatkan pengakuan dari masyarakat lingkungannya ialah di tempat koperasi yang bersangkutan beroperasi.

Koperasi yang dicita-citakan ialah perpaduan antara kedua bentuk misalnya yang tersebut di atas,

Walaupun masih ada yang berpandangan bahwa koperasi adalah sebuah organisasi masyarakat.

Demikian ini sebagaimana yang disebutkan dan dijelaskan oleh Ivan Emilianoft.

Menurut Ivan Emilianoft  bahwa “Koperasi adalah organisasi masyarakat sebab hubungan antara anggota dengan anggota dalam koperasi merupakan usaha bersama (joint venture) berbeda dengan hubungan antara suatu badan usaha dengan pasar”

Koperasi Simpan Pinjam

Koperas Simpan Pinjam sering kali juga disejajarkan dengan nama koperasi kredit, koperasi ini menyelenggarakan layanan tabungan dan sekaligus memberikan kredit bagi anggotanya.

Layanan-layanan ini menempatkan koperasi sebagai pelayan anggota memenuhi kebutuhan pelayanan keuangan bagi anggota menjadi lebih baik dan lebih maju.

Dalam koperasi anggotanya memiliki kedudukan identitas ganda sebagai pemilik (owner) dan nasabah (customers).

Dalam kedudukan sebagai nasabah anggota melaksanakan kegiatan menabung dan meminjam dalam bentuk kredit kepada koperasi.

Pelayanan koperasi kepada anggota yang menabung dalam bentuk simpanan wajib, simpanan sukarela, dan deposito, merupakan sumber modal bagi koperasi.

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam: Apa itu?

Secara umum, Pengertian Koperasi Kredit atau Koperasi Simpan Pinjam ialah Koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan-tabungan para anggota secara teratur dan terus-menerus untuk kemudian dipinjamkan kepada para anggota dengan cara mudah, murah, cepat, dan tepat untuk tujuan produktif dan kesejahteraan.

Berdasarkan UU Nomor. 17 Tahun 2012 yang dimaksud dengan “Simpanan adalah sejumlah uang yang disimpan oleh Anggota kepada Koperasi Simpan Pinjam, dengan memperoleh jasa dari Koperasi Simpan Pinjam sesuai perjanjian”.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pinjaman adalah: “Pinjaman adalah penyediaan uang oleh Koperasi Simpan Pinjam kepada Anggota sebagai peminjam berdasarkan perjanjian, yang mewajibkan peminjam untuk melunasi dalam jangka waktu tertentu dan membayar jasa”.

Dari pengertian diatas berdasarkan Ketentuan Umum Pasal 1 UU Nomor. 17 tahun 2012 bahwa: “Koperasi Simpan Pinjam adalah Koperasi yang menjalankan usaha simpan pinjam sebagai satu-satunya usaha”.

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Para Ahli

Adapun pengertian koperasi simpan pinjam menurut para ahli ialah:…

Baca Juga  Pengertian dan Definisi : Pengertian Perseroan Terbatas (PT)

1. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Rudianto (2010:51)

Menurut Rudianto (2010:51) bahwa yang dimaksud dengan pengertian koperasi simpan pinjam adalah: “Simpan pinjam adalah koperasi yang bergerak dalam bidang pemupukan simpanan dana para anggotanya, untuk kemudian dipinjamkan kembali kepada para anggota yang memerlukan bantuan dana”.

2. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut G.kartasapoetra

Menurut G.Kartasapoetra (2007:44) bahwa yang dimaksud dengan definisi Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang didirikan untuk memberi kesempatan kepada anggotanya untuk mendapatkan pinjaman dengan mudah dan bunga ringan.

3. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Arifin Sito

Menurut Arifin Sito (2001:76) bahwa yang dimaksud dengan Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang berusaha untuk mencegah para anggotanya terlibat dalam jeratan kaum lintah darat pada waktu mereka membutuhkan sejumlah uang dengan jalan menggiatkan tabungan dan mengatur pemberian pinjaman dengan bunga serendah-rendahnya.

4. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Ninik Widiyanti dan Sunindhia

Menurut Ninik Widiyanti dan Sunindhia (2009:198) bahwa yang dimaksud dengan definisi koperasi simpan pinjam adalah “koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan-tabungan para anggota secara teratur dan terus-menerus untuk kemudian dipinjamkan kepada para anggota dengan cara mudah, murah, cepat dan tepat untuk tujuan produktif dan kesejahteraan”.

5. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Pasal 1 Ayat 2 Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995

Menurut Pasal 1 Ayat 2 Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam Oleh Koperasi dinyatakan bahwa yang dimaksud dengan pengertian Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang hanya berusaha simpan pinjam.

6. Pengertian Koperasi Simpan Pinjam Menurut Francis Tantri

Menurut Francis Tantri (2009:51) bahwa yang dimaksud dengan pengertian Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam adalah simpanan koperasi berjangka dan tabungan koperasi dari anggota dan calon anggotanya, koperasi lain dan atau anggotanya serta memberikan pinjaman kepada anggota, calon anggotanya, koperasi lain dan atau anggotanya.

Tujuan Koperasi Simpan Pinjam

Berdasarkan UU Nomor. 17 Tahun 2012 tujuan “Koperasi simpan pinjam adalah meningkatkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan”.

Dengan demikian dapat disampaikan bahwa terdapat tujuan koperasi simpan pinjam adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan pada umumnya masyarakat semua.

Baca Juga  Upaya dalam Menanggulangi Kemiskinan

Sedangkan menurut Ninik Widiyanti dan Sunindhia (2009:198) tujuan koperasi simpan pinjam adalah:

  1. Membantu keperluan kredit para anggota yang sangat membutuhkan dengan syarat-syarat yang ringan.
  2. Mendidik kepada para anggota, supaya giat menyimpan secara teratur sehingga membentuk modal sendiri.
  3. Mendidik anggota hidup berhemat, dengan menyisihkan sebagian dari pendapatan mereka.
  4. Menambah pengetahuan tentang perkoperasian.

Jenis-Jenis Sumber Modal Koperasi Simpan Pinjam

Sumber permodalan koperasi simpan pinjam berasal dari dua macam sumber.

Dalam hal ini bersumber dari modal sendiri dan modal pinjaman.

Yang dimaksud dengan modal pinjaman disini merupakan yang dihimpun dari para anggota, koperasi lain, dan lembaga keuangan lain misalnya Bank.

Sedangkan untuk Modal sendiri yag berasal dari para anggota koperasi, seperti berupa simpanan wajib, simpanan pokok, simpanan sukarela, dan hibah.

Secara ringkas, berikut adalah beberapa sumber modal koperasi:

1. Simpanan Pokok

Yang dimaksud dengan simpanan wajib sejumlah uang yang harus dibayar oleh para anggota saat pertamakali bergabung menjadi anggota koperasi dan tidak dapat diambil kembali selama menjadi anggota.

Besar simpanan pokok masing-masing anggota nilainya sama.

2. Simpanan Wajib

Arti dari Simpanan Wajib ialah simpanan wajib sejumlah uang yang diserahkan oleh para anggota koperasi pada setiap periode waktu tertentu dan dengan nominal tertentu.

3. Simpanan Bebas Atau Sukarela

Simpanan Bebas atau Sukarela ialah simpanan yang diberikan para anggota koperasi secara sukarela dan dapat diambil kembali kapanpun

4. Hibah Atau Donasi

Arti dari Hibah atau Donasi merupakan uang atau barang modal yang mempunyai nilai yang diterima dari pihak pemberi dan sifatnya tidak mengikat.

Prinsip Koperasi Simpan Pinjam

Seperti yang disebutkan pada Undang-Undang Koperasi, terdapat beberapa prinsip dasar koperasi simpan pinjam antara lain:

  1. Keanggotaan sifatnya terbuka dan sukarela.
  2. Koperasi ini dikelola secara mandiri dan demokratis.
  3. Kekuasaan tertinggi ada pada rapat anggota.
  4. Laba koperasi dari Sisa Hasil Usaha (SHU) diberikan kepada anggota secara adil sesuai kesepakatan.

Fungsi Koperasi Simpan Pinjam

Pada pelaksanaannya koperasi ini mempunyai peranan dan fungsi yang penting.

Adapun fungsi koperasi simpan pinjam terhadap anggotanya ialah: 

1. Peran dan Fungsi Simpanan

  • Menimbulkan keinginan untuk menabung uang kepada para anggota.
  • Seluruh uang simpanan di koperasi dapat diambil seluruhnya ketika ingin berhenti menjadi anggota.
  • Berfungsi agar uang yang disimpan dapat lebih aman, terjamin, dan produktif.
  • Uang simpanan di koperasi bisa menjadi investasi untuk masa tua karena besarnya akan terus bertambah.

2. Peran dan Fungsi Pinjaman

  • Adanya kredit pinjaman koperasi yang dapat membantu anggota demi meningkatkan pendapatan dari usahanya, dan membantu dalam mengentaskan kemiskinan.
  • Terdapat proses dalam pemberian kredit kepada anggota lebih mudah dan cepat, tanpa agunan atau jaminan kredit.
  • Adanya pemberian pinjaman bunga yang rendah kepada para anggota koperasi.
Baca Juga  Pasar Oligopoli: Pengertian, Ciri, Jenis, Kelebihan & Kekurangan Oligopoli

Contoh Koperasi Simpan Pinjam

Adapun beberapa contoh koperasi simpan pinjam yang terdapat di Indonesia ialah:

1. Koperasi Unit Desa (KUD)

Umumnya dan sesuai dengan namanya KUD berdiri di daerah pedesaan. Selain itu, Koperasi Unit Desa ini memiliki nilai kebersamaan yang begitu kental. 

Koperasi Unit Desa ini bertujuan dalam memenuhi keperluan dan kebutuhan para anggotanya meliputi peralatan dan bahan pertanian, serta melayani simpan pinjam.

2. Koperasi Serba Usaha (KSU)

Umumnya, Koperasi Serba Usaha (KSU) terbentuk di pedesaan dan juga kota.

KSU bertujuan dalam membantu seluruh anggotanya melalui penyuntikan berupa modal dan pengembangan usaha.

Tidak hanya itu, Koperasi Serba Usaha juga memberikan pelayanan simpanan dan pinjaman lunak bagi para anggotanya.

Bahkan KSU juga berfungsi dan berperan dalam pembelian kebutuhan para anggotanya secara kredit, contohnya kredit kendaraan bermotor.

3. Koperasi Pasar

Pada umumny, contoh Koperasi pasar didirikan sesuai dengan namanya dalam hal ini bertempat di pasar.

Sehingga untuk keanggotaan pada koperasi pasar ini terdiri atas pedagang, kuli panggul, dan lain-lain.

Koperasi pasar bertujuan untuk membantu anggotanya melalui simpan pinjam modal dan hasil usaha serta penyedia keperluan usaha para anggota.

Ilustrasi Gambar: Pengertian Koperasi Simpan Pinjam, Fungsi, Tujuan, Jenis, Manfaat & Contohnya.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Koperasi Simpan Pinjam, Tujuan, Jenis, Manfaat & Contohnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *