Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Flashdisk, Fungsi, Jenis, Cara Kerja Flashdisk & Sejarahnya

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Pengertian Flashdisk, Fungsi, Jenis, Cara Kerja Flashdisk & Sejarahnya – Flashdisk punya kelebihan dan kekurangan. Flashdisk merupakan jenis secondary storage atau media penyimpanan. Fungsinya adalah tempat menyimpan hasil input pada komputer.

Proses cara kerjanya secondary storage adalah setelah main storage yang berfungsi untuk mengolah. Sedangkan secondary storage adalah menyimpanan.

Era saat ini, teknologi terus mengalami perkembangan termasuk media penyimpanan.

Hal itu semakin memperlihatkan kekurangan dan kelebihan setiap kapasitas penyimpanan, kecepatan akses, mobilitas, kemampuan menulis dan membaca data serta harga yang di tawarkan.

Selain Flashdisk terdapat jenis-jenis media penyimpanan dalam secondary storage yaitu Hardisk, Disket, dan Memory Card.

Pengertian Flashdisk: Apa itu Flashdisk?

Flashdisk kerap disebut dengan USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk adalah alat penyimpan data atau file yang terdiri dari NAND.

Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non –volatile atau tidak akan hilang walaupun tidak terdapat daya listrik.

Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk .

Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik.

Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakian normal).

Pengertian Flashdisk Secara umum, pengertian Flashdisk adalah media menyimpan data secara portabel yang dapat disambungkan dengan port USB pada komputer atau laptop.

Sejarah Flashdisk

Era saat ini, Flashdisk sudah tidak lagi menjadi hal yang penting sebagai media penyimpanan.

Walaupun demikian, Flashdisk dalam sejarahnya memiliki fungsi besar saat ini.

Dalam sejarahnya, pertama kali adalah penemuan Flash Memory (NOR dan NAND). Temuan itu oleh Dr Fujio Masuoka pada tahun 1984.

Hal itu ia temukan saat bekerja pada Toshiba. Sedangkan sejarah nama flash diberikan oleh koleganya bernama Mr. Shoji Ariizumi.

Pada saat itu sejarah Flashdisk, Type flash chip type NOR yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988.

Perlu diketahui bersama, NOR flash adalah flash dasar yang butuh waktu lama dalam menghapus dan menulis.

Akan tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data, memberikan akses secara acak terhadap semua lokasi memori.

Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model lama, di mana memungkinkan dalam mengupdate kode program yang tersimpan.

Contoh adalah BIOS NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989.

Fungsi dari BIOS NAND Flash dapat menjalankan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat.

Selain itu, hanya membutuhkan tempat yang kecil untuk chipper selnya.

Bertambahnya kapasitas itu, biaya yang dapat ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok dipakai untuk secondary storage.

Sejauh ini, belum ada yang dapat memastikan pengembangan pertama kali,

Hal itu disebabkan terdapat konflik berupa perselisihan tiga perusahaan.

Ketika perusahaan itu adalah M-Systems, Netac, dan Trek 2000 Flash drive mulai dipasarkan pada tahun 2001 di Amerika oleh IBM.

Ukuran data yang dapat disimpan pada waktu itu adalah 8 MB, data terakhir November 2006 sudah mencapai 64 GB.

Baca Juga  Sistem Informasi Geografis (SIG): Pengertian, Manfaat SIG, Tahapan & Komponennya

Semakin mengalami perkembangan, kemajuan itu terlihat bukan hanya pada ukurannya yang berkembang,

Akan tetapi dapat dilihat juga dari bentuk dan fungsinya juga mengalami perubahan.

Ada flash drive yang menggunakan rotary design sehingga kita tidak perlu khawatir kehilangan penutupnya.

Selain itu tersedia juga flash drive yang dilapisi karet supaya tahan air atau dilengkapi dengan clip carabineer sehingga mudah digantungkan.

Bahkan telah dibuat flash drive berbentuk model kartu kredit. Namanya wallet-friendly USB.

Ukurannya hanya 86 x 54 x 1,9 mm. Jadi, dapat disimpan dengan aman di dalam dompet.

Untuk masalah kemanan yang mempunyai flash drive saat ini hanya sebatas untuk melindungi data yang ada sehingga tidak terakses oleh orang yang bukan pemiliknya.

Cara kerja yang dipakai saat ini antara lain dengan memakai full disk encryption atau physic calauthentication tokens.

Sistem terbaru yang diperkenalkan tengah tahun 2005 lalu adalah biometric fingerprinting.

Akan tetapi, metode sekuritas ini sangat mahal, hal itu dikarenakan memakai teknologi tinggi.

Pada kenyataannya pemanfaatan flash drive telah berkembang untuk macam-macam hal.

Contohnya dalam sebuah artikel dapat diuraikan dengan langkah-langkah mensetting flash drive untuk mem-boot Windows XP.

Syarat utamanya memang mother board dan BIOS dari komputer kita dapat mendukung manajemen booting dari flash drive.

Terdapat beberapa aplikasi yang dapat dijalankan dari flash drive tanpa dengan menginstall nya terlebih dahulu ke komputer

Perkembangan flash disk hal itu dapat dilihat pertama kali dipasarkan tahun 2000 yang berkapasitas 8 MB.

Sekarang pada tahun 2011 hanya berselang 11 tahun, kapasitas flash disk terbesar yang dipasarkan adalah 256 GB, 32000 kali lipatnya.

Perkembangan secepat ini disebabkan peneliti telah mendapatkan teknologi yang semakin canggih.

Material yang ada juga semakin lama semakin canggih, terutama setelah ditemukan dan berhasil dimanfaatkannya logam semikonduktor.

Tidak hanya pada disknya, port USB-nya pun terus berkembang.

USB port yang pertama dikenalkan itu pada tahun 1996, USB 1.0, mempunyai kecepatan transfer data maksimum 12Mbit/s.

Sedangkan untuk USB 2.0, yang dikeluarkan pada tahun 2000, mempunyai kecepatan transfer data 480 Mbit/s. 40 kali lipat dari USB 1.o.

Selanjunya pada tahun 2010 dipasarkan USB 3.0 yang mempunyai kecepatan transfer data hingga 5Gbit/s, 10 kali lipat dari USB 2.0.

Menurut sejarah perkembangan flashdisk terdapat empat entitas flashdisk atau flash drive USB, yakni Dov Moran dari M-Systems, Pua Khein Seng Phison Elektronik, Trek Teknologi dan Teknologi Netac.

Dari keempat entitas tersebut , flashdisk terus di modifikasi baik dari bentuk maupun juga untuk fungsinya hingga akhirnya flashdisk di komersilkan ke masyarakat umum.

Produk komersial flashdisk yang pertama dipasarkan oleh Trek Teknologi dan IBM pada tahun 2000.

Trek Teknologi memasarkan flashdisk dengan nama Thumbdrive sedangkan IBM memasarkan flashdisk di amerika utara bernama DiskOnKey.

Alat Penyimpanan data tersebut memiliki kapasitas 8 Mb. Dengan kata lain, lima kali lebih besar dari pada kapasitas penyimpanan disket pada waktu itu.

Baca Juga  Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star (Bintang)

Dalam perkembangan selanjutnya, flashdisk menggunakan standar pentransfer data (bus) serial mampu mentransfer data dengan frekuensi clock 480 Mb perdetik.

Pada generasi berikutnya dapat mentransfer data dengan kecepatan yang bervariasi, semisal “180X” atau 180 x 150 KIB/s.

Bahkan terdapat flashdisk mempu mentransfer hingga 5 gb per detik sejak mengadopsi USB 3.0.

Akan tetapi sebagian besar flashdisk yang terdapat di pasaran belum memanfaatkan USB 3.0 karena keterbatasan controller.

Saat ini flashdisk telah mengalami kemajuan dan peningkatan dalam ukuran mulai dari 4Gb, 8GB, 16GB, 32GB, 64GB, 128GB hingga bahkan ada yang berkapasitas 1TB.

Dengan kapasitas yang terus meningkat maka tidak perlu lagi memakai media penyimpanan misalnya disket yang saat ini sulit untuk ditemui.

Saat ini dipasaran telah banyak yang beredar macam-macam merk flashdisk dengan ukuran kapasitas penyimpanan.

Ukuran flashdisk yang kecil dan simpel menjadi suatu pertimbangan orang untuk mudah dalam membawa dan ringan.

Flashdisk merupakan perangkat keras yang sifatnya non volatile.

Dalam artian data yang tersimpan tidak dapat hilang walaupun flashdisk dicabut atau tidak mempunyai aliran listrik.

Di sebagian memori internal komputer terkadang data yang telah disimpan akan hilang pada saat komputer dimatikan.

Lebih dari itu flashdisk sangat efektif dan efisien sebab data yang tersimpan dapat diubah setiap waktu.

Cara Kerja Flashdisk

Flashdisk dapat difungsikan dengan mudah, cara kerjanya hanya dengan menancapkan flasidisk ke port USB pada laptop atau komputer,

Setelah itu, ketika telah tampilan keterangan/pemberitahuan di komputer atau laptop bahwa flashdisk,

Maka hal itu berarti bahwa flashdisk dapat digunakan dengan membuka file yang terdapat didalamnya.

Fungsi Flashdisk

USB flash drive mempunyai fungsi untuk menyimpan file. Adapun fungsinya juga dapat untuk menyimpan data berupa tulisan, gambar, mp3, video serta aplikasi perangkat lunak (software).

Selain dapat menyimpan, flashdik juga dapat difungsikan untuk memindahkan file yang terdapat di dalam ke komputer atau laptop.

Flashdisk dapat dipakai untuk instalasi sistem operasi windows atau linux jika dibuat bootable.

Selain itu, Flashdisk berfungsi untuk menyimpan data-data penting lainnya.

Dengan dapat menyimpan file, maka keberadaan flashdisk akan memudahkan pekerjaan.

Bentuknya yang kecil dan ringan sangat tepat untuk berbagai kebutuhan dari pelajar, mahasiswa, pekerja dan masyarakat umum karena mudah dibawa kemanapun.

Kebutuhan untuk memindahkan berbagai jenis file yang bertujuan untuk melakukan backup data juga semakin dimudahkan sebab dengan fungsiya yang kompatibel di seluruh perangkat.

Selain pada komputer atau laptop, flashdisk dapat dipakai untuk menyimpan lagu-lagu atau DVD player.

Jenis-Jenis Flashdisk

Untuk mengetahui jenis-jenis Flashdisk, pada dasarnya terletak pada beberapa faktor. Hal itu adalah bentuk, ukuran, merek, dan jenis port. 

Adapun penjelasan dari jenis-jenis Flashdisk tersebut ialah: 

1. Bentuk

Flashdisk mempunyai macam-macam bentuk, dari bentuk yang standar, unik misalnya tokoh kartun, gelang, kendaraan dan hiasan.

Sehingga flashdisk yang beredar dipasaran juga memiliki macam-macam bentuk.

Baca Juga  Pengertian Ergonomi, Tujuan, Prinsip, Manfaat & Contoh Ergonomi

2. Ukuran

Flashdisk yang beredar dipasarang mempunyai ukuran yang berbeda-beda dari 2Gb, 4GB, 8GB, 16GB, 32GB, 64GB bahkan hingga 1B>. 

3. Merek

Terdapat banyak merk flashdisk yang banyak dijual dipasaran, misalnya Crosair, Sony, Samsung, Scandisk, Toshiba, Kingston, Adata, HP, Philips dan lain-lain.

4. Jenis Port USB

Flashdisk saat ini telah banyak jenis port usb. Untuk yang terbaru ada flashdisk dengan port USB Type C.

Sedangkan yang umum beredar antara lain dengan port USB 2.0, USB 3.0, USB micro-B.

Kelebihan dan Kekurangan Flashdisk

Flashdisk yang merupakan media penyimpanan yang sederhana serta efisien mempunyai banyak kelebihan.

Namun dilain sisi, Flashdisk dengan segala keunggulan atau kelebihannya, juga tidak luput dari yang namanya kekurangan.

Informas ini, juga memberikan keuntungan bagi setiap orang untuk membeli flashdisk,

Salah satunya sebagai bahan pertimbangan untuk memilih flashdisk pilihan saat membeli dipasaran. 

Ilustrasi Gambar: Pengertian Flashdisk, Fungsi, Jenis, Cara Kerja Flashdisk & Sejarahnya.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari flahdisk ialah:

Kelebihan Flashdisk

Adapun kelebihan atau keunggulan menggunakan flashdisk ialah: 

  1. Mempunyai ukuran yang kecil dan sederhana akan tetapi juga dapat menyimpan file yang berukuran besar. Semakin besar kapasitas flashdisk, itu berarti dapat menyimpan file yang banyak. Akan tetapi bentuknya tetap kecil. Demikian ini merupakan daya tarik dari Flashdisk sehingga banyak orang memakainya.
  2. Flashdisk dapat dipakai sebagai media instalasi windows dengan membuatnya Bootable Windows.
  3. Dapat dengan mudah dipakai dan tidak membutuhkan instalasi dan juga tidak membutuhkan waktu yang lama.
  4. Dengan pemakaian yang benar, tentu dapat membuat umur flashdisk awet. Serta dapat meminimalisir kemungkinan terserang virus yang berasal dari komputer atau internet. Sangatlah hati-hati dalam mencabut flashdisk dari komputer agar data yang ada didalamnya rusak atau tidak tersimpan dengan baik.
  5. Harganya terjangkau. Demikian ini, membuat flashdisk dapat dibeli oleh seluruh kalangan baik kalangan bawah, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Kekurangan Flasdisk

Adapun kekurangan atau kelemahan memakai flashdisk ialah: 

  1. Ukuran kecil tidak hanya bisa menguntungkan, tapi juga dapat merugikan. Hal itu karena dalam memakai flashdisk diperlukan kehati-hatian untuk dibawa sebab dapat hilang atau terjatuh dijalan.
  2. Selain dapat hilang atau terjatuh, kelemahan flashdisk membutuhkan tempat penyimpanan baik dan dijauhkan dari air atau api. Sebab flashdisk, apabila terkena air misalnya saat mencuci baju atau pakaian atau sedang kehujanan, dapat merusak atau konsleting pada saat dipakai di komputer.
  3. Penggunaan flashdisk pada anak-anak harus dibawah pengawasan orang tua agar tidak disalahgunakan untuk menyimpan file-file seperti film porno, atau gambar-gambar yang tidak layak dilihat untuk seusia anak kecil.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Flashdisk, Fungsi, Jenis, Cara Kerja Flashdisk & Sejarahnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *