Menu

26 Ciri-ciri Rumah Tidak Sehat untuk Dihuni – Hidup Sehat

Halo saudaraku selamat datang di situs artikelsiana.com. Kali ini kami akan membahas tentang 26 Ciri-ciri Rumah Tidak Sehat untuk Dihuni. Kamu jangan lupa untuk membagikan artike di sosial media kalian.

Apa pun rencana Anda, jika Anda ingin membangun rumah atau hanya ingin membelinya, perhatikan karakteristik rumah yang tidak sehat. Berbagai pilihan proyek untuk rumah yang tidak atau telah tersedia dan pilih saja. Namun jelas tidak mudah untuk mendapatkan rumah yang nyaman, perlu untuk mengenali karakteristik rumah yang tidak sehat yang harus dihindari.

(Baca juga: cara mempertahankan tubuh yang sehat agar tetap bugar – bahaya tungau)

1. Lokasi dekat pabrik

Bisa dibayangkan bahwa rumah yang terletak di dekat pabrik akan seperti bahaya. Pabrik-pabrik yang aktif dalam pembakaran akan keluar dari cerobong asap secara otomatis dan udara di sekitar rumah akan menderita.

Asap yang terbuang akan menyebabkan udara di sekitar rumah menjadi lebih sesak. Inilah yang membuat rumah menjadi tidak sehat ketika terlalu dekat atau di lokasi dengan pabrik. Udara yang tidak sehat dapat memicu penyakit pernapasan, termasuk bahkan pengobatan asma atau sesak napas.

2. kotor

Anda harus enggan tinggal di rumah dengan fitur ini, yang kotor di mana-mana karena tidak layak untuk dihuni. Rumah yang terlihat seperti sampah yang berserakan di sana-sini tentu membuat rumah kurang sehat. Rumah-rumah kotor menjadi sarang dan sumber penyakit bagi penghuninya, jadi pilihlah rumah yang lebih bijak.

3. Udara lembab

Pada kenyataannya, sebuah rumah dengan udara yang lembab dapat diatasi, tetapi jika tidak dikelola, rumah tersebut secara otomatis akan menjadi tidak sehat. Dinding rumah akan berjamur karena tingkat kelembaban yang tinggi. Jamur adalah penyebab banyak penyakit bagi penghuninya, jadi pilihlah rumah yang tidak memiliki kelembaban tinggi.

(Baca juga: bahaya air dingin – bahaya gigitan tikus pada pria)

4. ubin jatuh

Rumah yang tidak sehat dimulai dari rumah yang terabaikan yang ditandai dengan kerusakan di mana-mana. Biasanya, ubin miring adalah contoh kerusakan yang perlu Anda perhatikan, terutama selama musim hujan. Ubin geser menyebabkan atap keluar, sehingga air hujan memasuki rumah.

Baca Juga  Ini 9 Manfaat Menyendiri Bagi Fisik, Emosi dan Mental Banyak Orang Belum Tahu - Hidup Sehat

5. Dekat gardu listrik

Tahukah Anda bahwa rumah di dekat gardu listrik juga merupakan karakteristik rumah yang tidak sehat? Bahayanya cukup tinggi dan risiko radiasi elektromagnetiknya besar. Tidak hanya itu, ancaman tersambar petir juga cukup besar karena lokasi rumah terlalu dekat dengan gardu listrik.

6. Ketahanan bahan bangunan rendah

Rumah dengan bahan bangunan yang tidak terlalu kuat adalah contoh rumah yang tidak hanya berbahaya tetapi juga tidak sehat. Misalkan bahan konstruksi yang digunakan adalah kayu, tetapi kayu itu tidak kokoh dan mudah rusak, jadi ini berarti rumah itu tidak sehat untuk ditinggali. Ini akan berdampak pada kondisi perumahan lain untuk kesehatan penghuni.

7. Steril

Lingkungan rumah juga perlu diperhatikan, apakah ada tanaman hijau atau tidak. Rumah yang sehat adalah rumah dengan tanaman di mana ini akan menyelamatkan kekeringan. Pohon hijau secara otomatis menghasilkan oksigen dan membuat udara lebih segar dan sehat.

(Baca juga: bahaya gas cfc – bahaya makanan yang terbang)

8. Daerah kumuh

Fitur lain yang membuat rumah tidak sehat adalah lingkungan permukiman kumuh. Kelangkaan suatu lingkungan dapat dilihat dari ada atau tidak adanya limbah yang tersebar dan dari pengelolaan limbah yang baik atau kurang. Selokan sangat kotor, belum lagi stagnasi dan air hitam jelas merupakan tanda lingkungan yang rusak.

9. Saluran air yang buruk

Berhati-hatilah bahkan ketika memilih rumah, apakah saluran airnya buruk atau tidak, karena jika itu buruk, rumah itu menjadi tidak sehat untuk hidup. Saluran air yang buruk ditandai oleh kondisi yang kotor dan saluran air di lingkungan sekitar rumah dibiarkan begitu saja, sehingga dapat dipastikan bahwa penghuni tidak menjaga kebersihan dan kesehatan.

Baca Juga  5 Bahaya Mendengkur Saat Tidur Bagi Kesehatan - Hidup Sehat

10. Sanitasi Buruk

Ketika sebuah rumah berada di dekat sumber air kotor seperti sumur yang tidak dijaga kebersihannya, sumber air bersih akan secara otomatis tercemar. Akibatnya, penghuni rumah bisa terancam oleh berbagai penyakit, termasuk diare, sakit perut dan penyakit lain yang berasal dari virus dan bakteri.

(Baca juga: jenis penyakit menular – bahaya gigitan semut api)

11. Polusi pasokan air bersih

Ketika Anda datang ke rumah yang ingin Anda pilih, coba buka keran air di rumah Anda. Jika air berbau lebih seperti warna keruh, ini menandakan bahwa persediaan air rumah telah terkontaminasi. Rumah itu tidak lagi sehat ketika airnya tercemar.

12. Fasilitas MCK tidak tersedia

Pastikan untuk memeriksa bahkan jika rumah memiliki fasilitas MCK, seperti kamar mandi, mencuci, kakus. Jika struktur ini tidak tersedia, maka dapat dipastikan bahwa rumah tersebut tidak sehat dan akan mengancam kesehatan penghuninya. Pilih rumah dengan fasilitas MCK yang memadai sehingga kesehatan Anda terpelihara dengan baik.

13. Banyak tikus

Rumah yang sehat jelas tidak memiliki tikus karena tikus itu sendiri adalah hewan yang mampu menyebarkan penyakit. Hewan kotor ini merupakan indikator kurangnya kesehatan rumah karena banyaknya penyakit yang disebabkan oleh tikus rumah. Jadi pastikan Anda memeriksa kebersihan rumah dengan memeriksa apakah sebuah rumah memiliki banyak tikus atau tidak.

(Baca juga: bahaya fogging – bahaya membunuh kecoak dengan cara yang salah)

14. Banyak kecoak

Selain tikus, rumah yang penuh kecoak juga menandakan bahwa rumahnya tidak sehat. Jika Anda mencari cara yang sehat untuk menghindari penyakit, pilih rumah yang sehat, bebas dari binatang kotor seperti kecoak dan tikus. Kecoak juga dapat membuat penghuninya tidak nyaman dan pada saat yang sama terancam oleh penyakit.

15. Banyak semut

Selain banyak kecoak dan tikus, perhatikan setiap sudut rumah, ada tanda-tanda banyak semut di sana karena rumah penuh semut juga menunjukkan bahwa rumah itu tidak sehat. Semut dalam jumlah besar bukan pertanda baik bagi rumah meskipun mereka dapat dibersihkan.

Baca Juga  Tertawa Itu Sehat : 20 Khasiat Bagi Kesehatan - Hidup Sehat

16. Udara pengap

Rumah-rumah yang tidak sehat juga ditunjukkan oleh udara yang menyesakkan. Sirkulasi udara yang tidak lancar adalah penyebab udara mati lemas di rumah. Karena rumah ini sangat pengap, dapat dikatakan bahwa rumah ini tidak sehat karena rumah yang baik memiliki sirkulasi udara yang baik.

(Baca juga: efek penggunaan ac – penyakit yang disebabkan oleh banjir)

Karakteristik rumah tidak sehat lainnya

Di atas adalah karakteristik utama dari kondisi rumah yang sama sekali tidak sehat. Namun, masih ada fitur lain yang perlu dikenali, seperti:

  1. Tidak ada tempat sampah di lingkungan rumah.
  2. Pengelolaan sampah yang buruk di sekitar rumah.
  3. Rumah yang terlihat gelap.
  4. Rumah dengan banyak pilar.
  5. Jaraknya sangat dekat antara langit-langit dan lantai.
  6. Lingkungan rumah tidak aman (seperti keberadaan bahan bangunan yang tidak sehat untuk rumah).
  7. Rumahnya tidak bersih
  8. Rumah berdebu
  9. Bau tidak sedap.
  10. Banyak nyamuk

(Baca juga: karakteristik nyamuk dbd – cara mudah mengusir nyamuk)

Inilah ciri khas rumah yang tidak sehat yang bisa membuat Anda lebih berhati-hati dalam memilih rumah sebelum menempatinya.

mudah-mudahan info tentang 26 Ciri-ciri Rumah Tidak Sehat untuk Dihuni dapat memberikan manfaat bagi sahabatku yang sedang membacanya sekarang ini. Teman-teman jangan lupa untuk bagikan tulisan di sosial media kalian dan meninggalkan komentar di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *