Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli, Fungsi & Jenis Pendidikan

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli, Fungsi & Jenis Pendidikan – Manusia tidak dapat dilepaskan dari yang namanya pendidikan.

Sebab pada hakekatnya, pendidikan merupakan suatu usaha sadar manusia dalam mengembangkan kepribadian baik yang sifatnya di dalam ataupun yang ada di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup.

Oleh karena itulah, tujuan pendidikan patut untuk dimiliki oleh seluruh rakyat berdasarkan kemampuan masyarakat.

Sehingga dengan kata lain, bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama baik itu tanggung jawab keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Di Indonesia, Masalah pendidikan ialah masalah yang vital dalam kehidupan sehari-hari dan biasa disaksikan baik dalam keseharian atau melalui sosial media.

Hal itu tidak lain bahwa telah disinggung diatas sebagai hakekat juga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan.

Peranan pendidikan ini, adalah faktor penentu tentang maju mundurnya suatu bangsa yang pada umumnya di tentukan oleh maju mundurnya pendidikan di negara itu.

Pentingnya pendidikan ini bagi kehidupan bangsa dan negara, maka hampir seluruh negara di dunia ini menangani secara langsung masalah-masalah yang berhubungan langsung dengan pendidikan.

Dalam hal ini masing-masing negara menentukan sendiri dasar dan tujuan pendidikan di negaranya.

Perlu diketahui bersama-sama bahwa Pendidikan sangatlah luas. Pendidikan dapat berupa suatu ilmu.

Selain itu, pendidikan juga dapat berupa pergaulan dengan sesama dan dapat pula dengan membuat orang lain senang.

Denga adanya Kekokohan semangat dalam mencari ilmu merupakan pertanda bahwa ilmu itu memang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Apalagi sekarang ini kehidupan sudah beraneka ragam kebutuhannya sebagai akibat dari globalisasi

Pengertian Pendidikan: Apa itu?

Secara etimologi, pengertian pendidikan berasal dari Istilah apabila dilihat dalam bahasa Inggris adalah “education“, berasal dari bahasa latin educare, dapat diartikan pembimbingan keberlanjutan (to lead forth).

Dengan kata lain, bahwa arti etimologis adalah sesuatu yang mencerminkan keberadaan pendidikan yang berlangsung dari generasi kegenerasi sepanjang eksistensi kehidupan manusia.

Secara umum, pengertian Pendidikan adalah suatu proses, tekhnik, dan metode belajar mengajar yang bertujuan mentransfer suatu pengetahuan dari seseorang kepada orang lain melalui prosedur yang sistematis dan terorganisir yang berlangsung dalam jangka waktu yang relative lama.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Di Indonesia ada yang dikenal sebagai tokoh pendidikan dan setiap kali diperingati pada 2 Mei yaitu Bendara Raden Tumenggung Harya Suwardi Soerjaningrat. 

Atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara (1961: 2). Menurut Ki  Hadjar Dewantara dalam bukunya bahwa usaha-usaha pendidikan (tari) setidaknya terdapat 3 tujuan yang hendak dicapai yaitu:

(a) halusnya budi, (b) cerdasnya otak dan (c) sehatnya badan. Ketiga usaha itu akan menjadikan lengkap dan laras bagi manusia.

Dengan demikian pendidikan merupakan usaha untuk membentuk manusia yang utuh lahir dan batin, yaitu cerdas, sehat, dan berbudi pekerti luhur.

Ki Hadjar Dewantara juga menegaskan bahwa pendidik harus memiliki konsep 3 kesatuan sikap yang utuh, yakni ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani.

Pengertiannya, bahwa sebagai pendidik harus mampu menjadi tauladan bagi peserta didiknya, pendidik juga mampu menjaga keseimbangan, juga dapat mendorong, dan memberikan motivasi bagi peserta didiknya.

Trilogi pendidikan ini diserap sebagai konsep yang dikenal dengan “kepemimpinan Pancasila”. Selain menurut Ki Hadjar Dewantara, terdapat macam-macam pengertian pendidikan yang disampaikan oleh para ahli. 

Adapun pengertian pendidikan menurut para ahli yaitu: 

1. Pengertian Pendidikan Menurut UU No. 20 Tahun 2003

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

2. Pengertian Pendidikan Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional

Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional bahwa definisi pendidikan adalah proses mengubah sikap dan tata cara seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Harsono ; 2011:162).

3. Pengertian Pendidikan Menurut H. Fuah Ihsan (2005:1)

Menurut H. Fuad Ihsan (2005: 1) menjelaskan bahwa dalam pengertian yang sederhana dan umum makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan”.

4. Pengertian Pendidikan Menurut Instruksi Presiden No. 15 Tahun 1974

Menurut Instruksi Presiden No. 15 tahun 1974 (dalam Soekidja, 2009 : 138) yang memuat bahwa pengertian pendidikan adalah segala sesuatu usaha untuk membina kepribadian dan mengembangkan kemampuan manusia Indonesia, jasmani dan rohani yang berlangsung seumur hidup, baik didalam maupun diluar sekolah dalam rangka pembangunan persatuan Indonesia dan masyarakat yang adil, makmur berdasarkan pancasila. 

5. Pengertian Pendidikan Menurut Jhon Dewey

Menurut Jhon Dewey (2003: 69) menjelaskan bahwa “Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia”.

6. Pengertian Pendidikan Menurut M.J. Longeveled

Menurut M.J. Longeveled yang menjelaskan bahwa pengertian Pendidikan adalah usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.

7. Pengertian Pendidikan Menurut Thompson

Menurut Thompson yang menjelaskan bahwa pengertian Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya

8. Pengertian Pendidikan Menurut J.J. Rousseau

Menurut J.J. Rousseau (2003: 69) menjelaskan bahwa “Pendidikan merupakan memberikan kita pembekalan yang tidak ada pada masa kanakkanak, akan tetapi kita membutuhkanya pada masa dewasa”.

9. Pengertian Pendidikan Menunut Oemar Hamalik

Menurut Oemar Hamalik (2001: 79) menjelaskan bahwa “Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungan dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara kuat dalam kehidupan masyarakat”

10. Pengertian Pendidikan Menurut Feni (2014:13)

Menurut Feni (2014: 13) “Pendidikan merupakan bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaanya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain”.

11. Pengertian Pendidikan Menurut Bratanata

Menurut Bratanata dkk (dalam Ahmadi dan Uhbiyati, 2007:69) mengartikan pendidikan sebagai usaha yang sengaja diadakan baik langsung maupun dengan cara tidak langsung untuk membantu anak dalam perkembangannya untuk mencapai kedewasaannya.

12. Pengertian Pendidikan Menurut Brown

Menurut Brown (dalam Ahmadi, 2004 :74) bahwa pendidikan adalah proses pengendalian secara sadar dimana perubahan-perubahan didalam tingkah laku dihasilkan didalam diri orang itu melalui didalam kelompok.

Fungsi Pendidikan

Bagi kalangan yang telah dewasa, mereka dituntut untuk melakukan pengembangan diri. Hal ini dengan tujuan agar kualitas kepribadian meningkat sejalan dengan meningkatnya tantangan hidup yang selalu berubah.

Maksud dari hal ini, dikenal apa yang disebut pendidikan sepanjang hidup. Pembentukan pribadi mencakup pembentukan cipta, rasa, dan karsa (kognitif, afektif, dan psikomotor) yang sejalan dengan pengembangan fisik (Tirtarahardja et al., 2005).

Fungsi pendidikan adalah menghilangkan segala sumber penderitaan rakyat dari kebodohan dan ketertinggalan.

Sedangkan menurut UUSPN No.20 Tahun 2003 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Fungsi Pendidikan Menurut Depdiknas

Menurut Depdiknas (2004:4) yang menyebutkan bahwa terdapat 6 fungsi pendidikan antara lain: 

  1. Untuk menumbuhkan sikap dan perilaku yang baik.
  2. Untuk mengembang ketrampilan, kreativitas, dan kemampuan yang dimiliki anak.
  3. Untuk mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin kepada anak.
  4. Untuk mengenalkan anak pada dunia sekitarnya.
  5. Untuk menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar.
  6. Untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.

Fungsi Pendidikan Menurut Meta Spencer dan Alec Inkeles

Meta Spencer dan Alec Inkeles (2000) menyatakan bahwa fungsi pendidikan dalam masyarakat itu sebagai berikut:

  1. Memindahkan nilai-nilai budaya,
  2. Latihan jabatan,
  3. Peningkatan mobilitas sosial,
  4. Fungsi stratifikasi,
  5. Mengembangkan dan memantapkan hubungan-hubungan sosial
  6. Nilai-nilai pengajaran,
  7. Membentuk semangat kebangsaan

Jenis-Jenis Pendidikan

Indonesia secara umum mengenal dua model sistem pendidikan, pertama model pendidikan nasional dan model pendidikan lokal.

Model pendidikan nasional artinya sistem pendidikan yang kurikulum, penilaian, pengawasan dan untuk mengukur taraf pendidikan bangsa dikelola, diawasi oleh negara.

Sedangkan pendidikan lokal merupakan pendidikan yang dikembangkan oleh individu-individu masyarakat baik kurikulum, sistem penilaian bahkan evaluasinya.

Pendidikan dapat di tempuh melalui tiga jalur yaitu:

1. Pendidikan Formal

Pendidikan Formal yang Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 didefinisikan sebagai jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, penddikan menengah, dan pendidikan tinggi.

2. Pendidikan Non Formal

Pendidikan Non Formal didefinisikan sebagai jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang (Undang-Undang No 20 TAHUN 2003).

3. Pendidikan Informal

Pendidikan Informal Pendidikan menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang yang berbentuk kegiatan secara mandiri.

Ilustrasi Gambar: Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli, Fungsi & Jenis Pendidikan

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli, Fungsi Pendidikan & Jenis Pendidikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi teman-teman

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *