Menu

Pengertian Good Governance, Ciri, Syarat, Prinsip & Menurut Para Ahli

Pengertian Good Governance, Ciri, Syarat, Prinsip & Menurut Para Ahli – Penerapan good governance telah menjadi kebutuhan mutlak bagi seluruh rakyat. Hal itu bertujuan untuk terciptanya sistem politik pemerintahan yang berpihak kepada kepentingan rakyat sesuai prinsip-prinsip demokrasi.

Manfaat Good Governance menjadi faktor utama dalam mendorong untuk terwujudnya political governance. Sebab dengan adanya Good Governance, berbagai proses pemerintahan baik itu dari segi proses perumusan kebijakan publik, penyelenggaraan pembangunan, pelaksanaan birokrasi publik pemerintahan yang sifatnya transparan, efektif dan efisien semata-mata berfungsi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Terlebih lagi di Era Globalisasi, segala pelayanan publik semakin terbuka hingga tidak ada lagi sekat antar negara di dunia.

Era dimana menutut negara melakukan upaya pemberdayaan (empowering) dan reformasi total baik dalam politik dan pemerintahan, hukum, ekonomi, sosial, budaya, dan pertanahan serta keamanan nasional.

Selain manfaat yang begitu besar, di era ini persaingan semakin bebas dan kuat. Peran pemerintah terus mengalami pergeseran. Maksud dari hal ini dimana pemerintah tidak lagi bergerak secara dominan.

Akan tetapi, pemerintah hanya ditujukan bertugas sebagai fasilitator yang berfungsi untuk kelancaran arus perdagangan dan persaingan bebas.

Demikian ini, menuntut kondisi Negara (pemerintah) dengan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) untuk memperoleh kepercayaan yang besar dari masyarakat.

Selain itu bertujuan untuk terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi peningkatan arus investasi dalam mendorong laju pertumbuhan dan perkembangan ekonomi baik secara mikro ekonomi.

Dengan adanya Good Governance, dapat menjadi solusi dan manfaat bagi suatu negara.

Hal itu, diupayakan melaksanakan asas-asas demokrasi dan demokratisasi, yang merefleksikan dijunjung tingginya aspek pemenuhan hak-hak rakyat oleh penguasa, ditegakannya nilai-nilai keadilan dan solidaritas sosial.

Selain itu, adanya penegakan HAM dalam berbagai aspek kehidupan Negara, contohnya dengan menegakkan prinsip berupa Rule Of Law atau supremasi hukum di suatu negara.

Good governance dapat dipandang sebagai konsep ideologi politik. Maksud dari hal ini, dimana Good Governance mengandung kaidah-kaidah pokok atau prinsip-prinsip umum pemerintahan sebagai pedoman dalam menyelenggarakan kehidupan Negara.

Melihat manfaat atau dampak yang berperan penting dalam suatu negara dan pemerintahan dengan hadirnya Good Governance.

Maka dari itu, saatnya bagi seluruh kalangan pelajar, mahasiswa khususnya masyarakat untuk mengetahui dasar atau landasan terkait seperti apa yang dimaksud dengan Good Governance itu.

Pengertian Good Governance: Apa itu?

Secara secara sederhana, pengertian Good Governance yang telah didefinisikan oleh macam-macam lembaga yang terakui oleh dunia bahwa arti good governance adalah tata kelola pemerintahan yang baik

Secara umum, Pengertian Good governance adalah kesepakatan yang menitikberatkan untuk mengatur Negara secara bersama baik pemerintah, masyarakat madani dan sektor swasta dengan pembentukan seluruh mekanisme, proses, dan lembaga-lembaga dimana warga dan kelompok-kelompok masyarakat menyampaikan dan mempergunakan kepentingan, hak hukum, kewajiban dan menjembatani perbedaan-perbedaan di antara mereka.

Sedangkan yang dimaksud Good Governance secara etimologi. Diketahui bersama bahwa istilah kata governance dalam bahasa Indonesia adalah “penadbiran“.

Menurut Billah (2001) yang dimaksud dengan “Penadbiran” diartikan sebagai “pemerintahan, pengelolaan“.

Yang dimaksud dengan kata penadbiran adalah tadbir. Melihat arti dari “tadbir” dimana dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996) adalah “mengurus atau mengatur (memimpin/mengelola), pemerintahan, dan administrasi“. Sedangkan penadbir berarti pengurus atau pengelola.

Baca Juga  Fungsi Negara (Secara Umum dan Teori Para Ahli)

Sedangkan istilah Kata “government” dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pemerintah, dengan demikian sama maknanya dengan penadbir (Sedarmayanti, 2009: 273).

Namun dalam prosesnya, governance dan goverment memiliki perbedaan yang begitu besar.

Perbedaan Governance dan Goverment, apabila goverment berpusat kepada kinerja pemerintah itu sendiri, sedangkan governance berpusat kepada hubungan atau relasi untuk terciptanya tata pemerintahan yang baik.

Pengertian Good Governance Menurut Para Ahli

Yang dimaksud dengan Governance adalah berkenaan pada mekanisme, praktek dan tata cara pemerintahan dan warga mengatur sumber daya serta memecahkan masalah-masalah publik.

Dalam konsep governance, pemerintah disini sifatnya hanya pada salah satu aktor dan tidak selalu menjadi aktor yang menentukan.

Implikasi peran pemerintah sebagai pembangunan. Selain itu juga sebagai penyedia jasa layanan dan infrastruktur akan bergeser ke dalam bentuk yang sifatnya sebagai bahan pendorong dengan tujuan terciptanya lingkungan yang dapat memfasilitasi pihak lain di komunitas.

Selain itu, Governance menuntut redefinisi peran negara. Maksud dari hal ini adalah terdapat redefinisi pada peran warga dimana tuntuannya lebih besar pada warga yang berfungsi untuk memonitor akuntabilitas pemerintahan itu sendiri.

Dalam kondisi demikian, pemerintah daerah selalu diragukan kapasitasnya dalam menjalankan desentralisasi.

Selain dari pada itu, pemerintah juga harus berperan dan bergerak dalam mereformasi diri dari pemerintahan yang korupsi menjadi pemerintahan yang bersih dan transparan.

Pengertian Good Governance Menurut Para Ahli – Selain arti dan konsep diatas tentang Good Governance, terdapat pendapat atau gagasan yang disampaikan para ahli terkait pengertian good governance. Adapun pengertian good governance menurut para ahli yaitu:

Pengertian Good Governance Menurut Dwi Payana

Menurut Dwi Payana (2003:45) yang menjelaskan bahwa pengertian Good Governance adalah sesuatu yang sulit didefinisikan sebab didalamnya terdapat makna etis yang dipandang baik sebagian masyarakat dan sebagiannya belum tentu mendapat penilaian yang sama.

Pengertian Good Governance Menurut Riswanda Imawan

Menurut Riswanda Imawan (2002:32) bahwa pengertian “good governance” diartikan suatu cara kekuasaan Negara yang difungsikan untuk mengatur sumber-sumber ekonomi dan sosial dengan tujuan pembangunan masyarakat (the way state power is used in managing economic and social resources for development of society).

Pengertian Good Governance Menurut Sedarmayati

Menurut Sedarmayati (2003:76) pengertian good governance adalah suatu bentuk manajemen pembangunan, yang juga disebut administrasi pembangunan.

Pengertian Good Governance Menurut Zulkarnain

Menurut Zulkarnain (2002:21) bahwa pengertian good governance adalah sesuatu yang menekankan pada aplikasi dibandingkan dengan konsep yang memuat kerjasama pemerintah dan masyarakat untuk mencapai dua jenis tujuan seperti pemerintah yang bersih dan demokratis.

Pengertian Good Governance Menurut Pulukadang

Menurut Pulukadang (2002:34) bahwa pengertian good governance menyangkut pelaksanaan kekuasaan pemerintah dalam hal decisison making dan dalam hal menjalankan fungsinya secara utuh, dan menyeluruh sebagai suatu kesatuan tindakan yang terarah dan teratur, baik itu meliputi bidang ekonomi (economic governance), politik (political governance), dan administrasi (administrativ governance).

Pengertian Good Governance Menurut United Nations Development Program (UNDP)

Menurut UNDP dalam dokumen kebijakan berjudul “Governance for Sustainable human development” (1997) yang mengartikan bahwa pengertian good governance adalah hubungan sinergis dan konstruktif di antar negara, sektor swasta dan society.

Baca Juga  Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Penjelasannya

Pengertian Good Governance Menurut Ganie

Menurut Ganie (2000:142) yang menjelaskan bahwa pengertian Good Governance adalah mekanisme pengelolaan sumber daya ekonomi dan sosial yang melibatkan pengaruh sektor negara dan sektor non negara dalam suatu usaha kolektif.

Pengertian Good Governance Menurut Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Menurut Lembaga Administrasi Negara, bahwa pengertian Good governance yaitu penyelenggaraan pemerintah negara yang solid dan bertanggung jawab, serta efesien dan efektif, dengan menjaga kesinergian interaksi yang konstruktif diantara domain-domain negara, sektor swasta, dan masyarakat.

Prinsip-Prinsip Good Governance

Menurut kamus besar bahas Indonesia dalam KoAk (2002:55) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan arti prinsip adalah mengandung “asas”.

Maksud dari hal ini yaitu kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir dan bertindak, dan sebagainya.

Sedangkan yang dimaksud secara harfiah, pengertian prinsip ialah dasar yang menjadi pedoman yang diyakini kebenarannya sehingga seseorang atau kelompok patut untuk dijunjung tinggi.

Prinsip-Prinsip Good Governance

Selain dari pengertian dan konsep diatas, dimana peran penting Good Governance bagi terciptanya suatu tatanan yang baik dalam kehidupan masyarakat. Hal itu memuat prinsip-prinsip yang menjadi dasar dalam good governance.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik.

Terkait prinsip yang juga merupakan syarat-syarat good governance terdiri atas 7 jenis yaitu Profesionalitas, Akuntanbilitas, Transparansi, Pelayanan Prima, Demokrasi dan Partisipasi, Efisiensi dan Efektifitas, serta Supremasi Hukum.

Adapun penjelasan dari prinsip-prinsip good governance ini yaitu:

1. Profesionalitas

Yang dimaksud dengan Profesionalitas adalah dengan meningkatkan kemampuan dan moral penyelenggara pemerintahan yang bertujuan memberi pelayanan yang mudah, cepat, tepat dengan biaya yang terjangkau.

2. Akuntabilitas

Yang dimaksud dengan prinsip good governance ini adalah meningkatkan akuntabilitas para pengambil keputusan dari segala bidang yang menitipberatkan kepada kepentingan masyarakat.

3. Transparansi

Arti dari Transparansi adalah bertujuan untuk menciptakan kepercayaan secara timbal batik kepada pemerintah dan masyarakat melalui tersedianya penyediaan informasi dan menjamin adanya kemudahan dalam mendapatkan informasi yang akurat dan memadai.

3. Pelayanan Prima

Maksud dari Pelayanan prima adalah penyelenggaraan pelayanan publik yang mencakup adanya suatu prosedur yang baik, kejelasan tarif, kepastian waktu, kemudahan akses, kelengkapan sarana dan prasarana serta pelayanan yang ramah dan disiplin.

4. Demokrasi dan Partisipasi

Arti dari Demokrasi dan Partisipasi adalah untuk mendorong setiap warga dalam memfungsikan hak untuk menyampaikan pendapat sebagai suatu proses dalam pengambilan keputusan, yang menyangkut adanya kepentingan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

5. Efisiensi dan Efektifitas

Maksud dari Efisiensi dan Efektifitas adalah bertujuan untuk menjamin terselenggaranya pelayanan kepada masyarakat yang berfungsi sebagai sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.

6. Supremasi Hukum

Arti dari Supremasi hukum sebagai syarat good governance ialah suatu prinsip yang dapat diterima oleh seluruh masyarakat yang berfungsi dan bertujuan dalam mewujudkan adanya penegakkan hukum yang adil bagi seluruh pihak tanpa adanya pengecualian, menjunjung tinggi HAM dan memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat.

Prinsip-Prinsip Good Governance Menurut Sedarmayanti

Sedangkan menurut Sedarmayanti (2003:5) yang dikutip dari UNDP bahwa terdapat tiga model tata kepemerintahan yang baik. Adapun konsep yang disampaikan Sedarmayanti yaitu:

Baca Juga  Hubungan Antara Lobi, Diplomasi & Negosiasi Terhadap Komunikasi

1. Political Governance

Yang dimaksud dengan Political Governance diartikan sebagai sesuatu yang menitipberatka pada proses pembuatan keputusan untuk merumuskan kebijakan (policy/strategy formulation)

2. Economic Governance

Arti dari Economic Governance ialah proses pembuatan keputusan dengan memberikan fasilitas berupa kekayaan (equity), properti (proverty), serta kualitas hidup (quality of life).

3. Administrative Governance

Maksud dari administrative Governance adalah sesuatu yang terkait pada sistem implementasi kebijakan.

Prinsip-Prinsip Good Governance Menurut Ganie (2000:145)

Menurut Ganie (2000:145) bahwa yang dimaksud dengan prinsip-prinsip good governance yang dimana terdapat 4 prinsip utama yaitu:

1. Akuntanbilitas Publik

Akuntabilitas publik adalah aktor dalam mengambil keputusan dalam organisasi baik pada sektor publik, swasta, serta masyarakat madani yang mempunyai akutanbilitas (pertanggungjawaban) kepada publik pada pemilik kepentingan.

2. Value For Money

Yang dimaksud dengan Value For Money bahwa definisi dari hal ini adalah suatu konsep pengelolaan yang didasarkan pada ekonomi, efektifitas dan efisiensi.

3. Transparansi

Pengertian dari transparansi adalah keterbukaan pemerintah untuk membuat kebijakan sehingga diketahui oleh masyarakat dalam menciptakan akuntabilitas rakyat dengan pemerintah.

4. Efektivitas Manajemen Sumber Daya Manusia

Arti dari definisi adalah menjelaskan akan manajemen sumber daya manusia yang dilaksanakan secara organisasi untuk efektifitas dan efisien untuk mencapai tujuan.

Tujuan Good Governance

Menurut Kurniawan (2005:12) bahwa tujuan dari Good Governance adalah mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan negara yang solid dan bertanggung jawab, serta efisiensi dan efektifitas berupa penjagaan sinergi interaksi yang sifatnya konstruktif yang terjalin antar domain negara, swasta, dan masyarakat.

Ilustrasi Gambar: Pengertian Good Governance, Ciri, Syarat, Prinsip & Menurut Para Ahli

Karakteristik Atau Ciri-Ciri Good Governance

Menurut United Nation Development Programme (UNDP) dalam dokumen kebijakannya, menjelaskan karakteristik good governance yang terdapat 4 macam. Adapun ciri-ciri good governance yaitu:

  1. Ciri-ciri good governance ialah dengan mengikut sertakan semua, transparansi dan bertanggung jawab, efektif dan adil.
  2. Berkarakteristik dalam menjamin adanya supremasi hukum.
  3. Adanya jaminan bahwa prioritas-prioritas politik, sosial dan ekonomi didasarkan pada konsesus masyarakat.
  4. Memperhatikan kepentingan mereka yang paling miskin dan lemah dalam proses pengambilan keputusan menyangkut alokasi sumber daya pembangunan

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Good Governance, Ciri, Syarat, Prinsip & Menurut Para Ahli. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *