Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian E-Learning Menurut Para Ahli & Fungsi-Fungsi E-Learning

Pengertian E-Learning Menurut Para Ahli & Fungsi E-Learning – Perkembangan sistem komputer melalui jaringan semakin meningkat hingga sekarang ini. Internet adalah suatu jaringan publik.

Keberadaannya dari internet banyak memberikan keuntungan yang sangat diperlukan baik yang sifatnya sebagai media informasi maupun komunikasi yang dilakukan secara bebas.

Salah satu pemanfaatan atau keuntungan internet adalah sebagai sistem pembelajaran jarak jauh melalui belajar secara elektronik dikenal dengan istilah “E-Learning”.

Pengertian E-Learning: Apa itu?

Secara umum, pengertian E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

Menarik ke sejarah, menurut Waller dan Wilson (2001) bahwa e-learning atau pembelajaran elektronik terjadi pada tahun 1970-an.

Fokus utama dalam e-learning adalah suatu bentuk model pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi web dan internet.

Konsep belajar dan mengajar ini sebenarnya bukanlah hal yang baru , bukan juga ide ataupun pemikiran baru.

Melainkan metode pembelajaran ini sudah berkembang sejak beberapa dasawarsa lalu.

Misalnya ada banyak pendapat atau gagasan yang mengaitkan dengan e-learning.

Contohnya adalah on-line learning, atau web-based learning, web based distance education, internet-enabled learning, virtual learning, e-Learning, web based teaching and learning.

Hingga pembelajaran ini pada akhir tahun 90-an barulah masuk dalam dunia pendidika formal.

Secara global Konsep Pembelajaran Berbasis Komputer dan Jaringan seringkali diartikan hanya sebagai e-Learning atau Distance Learning.

Bukti perkembangan konsep e-learning dapat dengan mudah diketahui, ialah munculnya situs-situs melayani proses belajar mengajar.

Hal itu tentu saja dilakukan dengan berbasiskan komputer dan jaringan sejak era 15 tahun yang lalu di seluruh pelosok Internet dari yang gratis maupun yang komersial.

Baca Juga  Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS

Contohnya seperti dunia pendidikan di Kanada. Di negara ini telah mulai mengaplikasikan sistem ini pada dunia pendidikannya.

Apalagi jika berbicara mengenai Amerika. Amerika muncul komunitas komunitas situs e-Learning yang bersifat terbuka untuk diakses siapa saja.

Sedangkan di dalam negeri atau di Indonesia, pembelajaran menggunakan konsep e-learning masih terbatas.

Seperti yang diaplikasikan di Perguruan Tinggi, UGM misalnya sejak 1998 telah mulai merintis suatu bentuk konsep pembelajaran yang mereka sebut sebagai Student Internet Center.

Konsep ini memungkinkan bagi segenap mahasiswa bisa secara aktif mendalami pemahamannya terkait materi perkuliahan.

Pengertian E-Learning Menurut Para Ahli

Adapun pengertian e-Learning menurut para ahli yaitu:

1. Pengertian E-Learning Menurut Jaya Kumar C. Koran

Menurut penjelasan Jaya Kumar C. Koran (2002), bahwa yang dimaksud dengan arti e-learning adalah suatu pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.

2. Pengertian E-Learning Menurut Dong

Menurut Dong (dalam Kamarga, 2002) yang mendefinisikan e-learning adalah kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

3. Pengertian E-Learning Menurut Rosenberg

Menurut gagasan Rosenberg (2001) bahwa pengertian E-Learning ialah sesuatu yang menekankan pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

4. Pengertian E-Learning Menurut Dahiya

Menurut pendapat Dahiya (2012) yang menjelaskan bahwa definisi dari E-learning adalah teknologi informasi dan komunikasi untuk mengaktifkan siswa untuk belajar kapanpun dan dimanapun.

5. Pengertian E-Learning Menurut Naidu

Menurut Naidu (2006) yang mendefinisikan bahwa pengertian e-learning adalah sebuah intensitas penggunaan jaringan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga  Jenis-Jenis Repeater Serta Kelebihan dan Kekurangannya

6. Pengertian E-Learning Menurut William Horton

Menurut William Horton (dalam Sembel, 2004) yang mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan e-learning adalah kegiatan pembelajaran berbasis web (yang bisa diakses dari internet).

7. Pengertian E-Learning Menurut Brown dan Feasey

Menurut Brown dan feasey (dalam siahaan, 2002) secara sederhana mengatakan bahwa definisi e-learning merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan (internet, LAN, WAN) sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitas yang didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya.

Fungsi-Fungsi E-Learning

Sebagaimana penjelasan diatas, dimana dengan lahirnya e-learning yang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, membuat proses belajar mengajar semakin meningkat.

Sehingga, e-learning dalam dunia pendidikan memiliki banyak fungsi yang dapat dirasakan ketika diberlakukan secara intens.

Setidaknya terdapat 3 (tiga) fungsi e-learning terkait kegiatan pembelajaran di dalam kelas (classroom instruction), yaitu:

1. Fungsi E-Learning Sebagai Suplemen (Tambahan)

Maksud e-learning yang berfungsi sebagai suplemen adalah peserta didik memiliki kebebasan memilih dalam hal ini pilihan berupa memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak.

Fokus utama dari fungsi e-learning sebagai suplemen dimana tidak ada kewajiban maupun keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran elektronik.

Walaupun hanya bersifat opsional, namun bagi peserta didik yang memanfaatkn e-learning secara serius tentu akan mempunyai tambahan pengetahuan atau wawasan. Begitupun sebaliknya.

2. Fungsi E-Learning Sebagai Komplemen (Pelengkap)

Yang dimaksud dengan fungsi e-learning sebagai komplemen adalah materi elearning diprogramkan untuk melengkapi matei pembelajaran yang diterima siswa di dalam ruang-ruang kelas.

Maksud dari hal ini, bahwa materi e-learning diprogramkan untuk menjadi materi enrichment (pengayaan) atau remedial bagi peserta didik di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional.

Baca Juga  Pengertian Microsoft PowerPoint, Sejarah, Fungsi, Kelebihan & Kekurangannya

Jika merujuk pada enrichment agar dapat memfungsikan e-learning, maka peserta didik dituntut untuk cepat menguasai atau memahami materi pelajaran sesuai dengan yang disampaikan guru secara tatap muka.

Tujuan dari hal ini untuk meningkatkan penguasaan peserta didik terhadap materi plajaran yang disajikan guru di kelas.

Sedangkan yang sifatnya remedial ialah ketika peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi petajaran yang disampaikan guru secara tatap muka di kelas.

Tujuannya berguna bagi peserta didik semakin lebih mudah memahami materi pelajaran yang disajikan guru di kelas.

3. Fungsi E-Learning Sebagai Substitusi (Pengganti)

Tujuan dari e-learning sebagai pengganti kelas konvensional adalah agar peserta didik dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahan sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari.

Ilustrasi Gambar: Pengertian E-Learning Menurut Para Ahli & Fungsi-Fungsi E-Learning

Ada 3 (tiga) alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat diikuti peserta didik:

  • Sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet, atau bahkan
  • Sepenuhnya melalui internet.
  • Sepenuhnya secara tatap muka (konvensional).

Demikianlah informasi mengenai Pengertian E-Learning Menurut Para Ahli & Fungsi E-Learning. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *