Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

15+ Pengertian Demokrasi, Macam-Macam, Ciri, Fungsi, Prinsip dan Contohnya

Halo guys, kali ini kita akan membahas tentang pengertian demokrasi. Tentu saja diantara kita pasti masih ada yang belum mengetahui apa itu demokrasi?. Apalagi buat anda yang sedang membaca artikel ini. Ketahuan ni yeh gak tau apa itu arti demokrasi?? Yo.. coba ngaku siapa yah, nanti berikan komentar di bawah yah. Eits tapi sebelum komentar, jangan lupa yah untuk share dan like postingannya.
Baiklah guys kita mulai pembahasannya, nah.. seperti yang kita ketahui bahwa berbicara definisi maka ada dua yaitu secara etimologi dan terminologi. Defenisi Demokrasi etimologi yaitu demokrasi berasal dari kata “Demokratia” yang merupakan salah satu bahasa Yunani, Demos berarti rakyat dan kratos berarti kekuasaan. Jadi pengertian demokrasi secara etimologi yaitu kekuasaan rakyat. Loh, kok hanya yang dimaksud demokrasi adalah kekuasaan rakyat?. Tunggu dulu masih ada pengertiannya secara terminologi di bawah ini.

Okay, setelah kita mengetahui definisi demokrasi secara etimologi maka kita beralih pada pengertian demokrasi secara terminologi. Bicara terminologi berarti kita bicara istilah demokrasi itu apa? Nah, sebenarnya banyak arti demokrasi secara terminologi yang sudah diucapkan oleh beberapa ahli dan pakar sosial. Tapi disini, saya ingin mengartikan demokrasi secara terminologi adalah suatu sistem yang kekuasaan tertingginya ada di tangan rakyat. Dengan pengertian demokrasi ini membuatnya diserap menjadi sistem acuan pemerintahan suatu Negara yang menjamin setiap hak warga Negara untuk memilih suatu keputusan yang nantinya akan menghadirkan pengaruh pada dirinya dan orang lain. Dengan kebebasan yang dimiliki seorang warga Negara atau hak yang dimiliknya, dia bisa ikut aktif mengambil bagian dari perwakilan untuk melakukan perumusan, pengembangan dan menetapkan hukum Negara dalam hal mengatur keadaan ekonomi, sosial dan budaya pada negaranya serta menjamin hak politik setiap warga Negara.

Baca juga:

Sebenarnya masih banyak lagi pengertian demokrasi secara terminologi menurut para ahli. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin menambah pemahamannya tentang demokrasi maka yuk kita lanjut lagi membahas arti demokrasi menurut para ahli dan pakar sosial.

Pengertian Demokrasi, Macam Macam Demokrasi, Ciri ciri demokrasi, prinsip demokrasi dan contoh Demokrasi

pengertian demokrasi

Gimana guys? Masih ingin lanjut membahas pengertian demokrasi menurut para ahli, nah dibawah ini terdapat pembahasan tentang arti demokrasi menurut para ahli yang akan memberikan gambaran tentang apa itu demokrasi. Jangan bingung yah memahami pendapat para ahli yang mengartikan demokrasi. Karena sebenarnya apa yang diucapkan oleh para ahli itu hampir hampir sama karena berasal dari kata demokrasi secara etimologi. Berikut ulasannya:

1. Demokrasi Menurut Abraham Lincoln

Wow.. mendengar nama Abraham Lincoln, kita akan mengingat Negara Amerika Serikat, karena beliau berasal dari Amerika Serikat dan pernah menjadi seorang presiden. Namanya menjadi fenomenal dan terkenal di seluruh Negara di dunia karena memiliki pemikiran demokrasi yang luar biasa dimana dia pengertian demokrasi menurut Abraham Lincoln adalah suatu sistem pemerintahan yang diselenggarankan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi Abraham Lincoln yaitu menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pada suatu pemerintahan, yang masing-masing diantara mereka mempunyai hak yang sama untuk mengatur segala kebijakan pemerintahan.

2. Demokrasi Menurut Hans Kelsen

Setelah kita membahas arti demokrasi menurut Abraham Lincoln, kita lanjut pada pengertian demokrasi menurut Hans Kelsen. Hans Kelsen adalah seorang ahli hukum dan filsuf Austria. Dia memiliki reputasi yang tinggi di Amerika Serikat karena upayanya mempertahankan gagasan demokrasi dan berkat adanya magnum opusnya yang berjudul “Teori Hukum Murni”. Dia memiliki pandangan demokrasi yang diakui memiliki gagasan yang cemerlang, dimana Demokrasi menurut Hans Kelsen adalah sebuah sistem pemerintahan yang dimana setiap keputusan diambil oleh pemerintah secara langsung ataupun tidak langsung mesti berdasarkan hasil kesepakatan mayoritas yang sudah diberikan dengan bebas untuk rakyat dewasa.

Demokrasi Menurut Sidney Hook

Pengertian demokrasi menurut Sidney Hook adalah suatu sistem pemerintahan yang dimana setiap keputusan yang telah diambil oleh pemerintah baik itu secara langsung maupun tidak langsung itu berdasarkan hasil kesepakatan bersama.

Demokrasi Menurut H. Harris Soche

Pengertian demokrasi menurut H. Harris Soche adalah sebuah sistem pemerintahan rakyat, karena yang namanya kekuasaan pemerintahan itu melekat pada diri rakyat atau orang banyak dan hak bagi setiap rakyat atau orang banyak untuk bisa mempertahankan dan mengatur serta bisa melindungi dari adanya sebuah paksaan yang berasal dari suatu badan atau orang lain yang diserahkan tugas untuk memerintah.

Demokrasi Menurut Ranny

Ranny mengatakan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintah yang diorganisasikan dan ditata berdasarkan prinsip-prinsip yang berasal dari kedaulatan rakyat, konsultasi, dialog, kesamaan politik dan didasari atas adanya peraturan yang berasal dari mayoritas.

Demokrasi menurut Hannry B. Mayo

Hannry B. Mayo menyatakan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah kebijaksanaan yang bersifat umum dimana sudah ditetapkan atas dasar mayoritas oleh setiap wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat pada setiap pemilihan yang berdasar dari sebuah prinsip kesamaan politik dan dilakukan dalam suasana yang menjunjung tinggi kebebasan dalam berpolitik.

Demokrasi Menurut Merriam, Webster Dictionary

Menurut Merriam bahwa pengertian demokrasi adalah suatu pemerintahan oleh rakyat dimana secara khusus oleh mayoritas dan pemerintahan yang pada kekuasaan tertinggi akan dijalankan oleh rakyat baik secara tidak langsung maupun langsung lewat sistem perwakilan yang biasanya dijalankan dengan cara pemilu yang bebas, dilakukan secara periodik dan rakyat umum pada khususnya untuk dapat mengangkat sumber otoritas politik dan tak adanya perbedaan kelas yang dilatarbelakangi oleh adanay keputusan yang semena-mena atau keuturunan.

Demokrasi Menurut Abdul Ghani Ar Rahhal

Pengertian demokrasi menurut Abdul Ghani Ar Rahhal adalah suatu kekuasaan oleh rakyat dimana rakyat menjadi sumber kekuasaan. Dia mengungkapkan bahwa Plato itu orang yang pertama mengungkapkan teori demokrasi, dimana sumber kekuasaanya itu adalah sebuah keinginan yang tunggal dan bukan majemuk.

Demokrasi Menurut C.F. Strong

Pengertian Demokrasi menurut C.F. Strong adalah sebuah sistem pemerintahan yang mayoritas anggota dewannya berasal dari masyarakat yang ikut aktif dalam politik dimana didasari atas sistem perwakilan yang menjamin pemerintah untuk bisa mempertanggungjawabkan segala aktivitas mayoritas tersebut.

Demokrasi Menurut Yusuf AL-Qordhawi

Pengertian Demokrasi menurut Yusuf AL-Qordhawi adalah sebuah wadah bagi setiap masyarakat untuk bisa memilih seseorang untuk bisa menjadi pengatur dan pengelola kepentingan pada masyarakat dimana untuk pimpinannya bukanlah orang yang dibenci, segala peraturannya bukan dari masyarakat yang tak diinginkan dan masyarakat memiliki hak untuk meminta suatu pertanggungjawaban kepada penguasa jika pemimpin tersebut telah melakukan kesalahan. Akan tetapi masyarakat juga tak berhak untuk memecatnya saat menyelewengkan, masyarakat juga tidak bisa dibawa ke sistem budaya, sosial, ekonomi,atau politik yang tidak dikenali dan disukai.

Demokrasi Menurut Koentjoro Poerbopanoto

Pengertian Demokrasi Menurut Koentjoro Poerbopanoto adalah sebuah sistem pemerintahan yang dimana posisi rakyat mesti ikut aktif bergabung pada pemerintahan Negara.

Demokrasi Menurut Charless Costello

Pengertian Demokrasi Menurut Charless Costello adalah sebuah sistem politik sosial dan pemerintahan yang kekuasaannya ada di pemerintah, tetapi dibatasi oleh hukum dan setiap warga Negara berhak melindungi seluruh hak-haknya.

Demokrasi Menurut Samuel P Huntington

Pengertian demokrasi menurut Samuel P. Huntington adalah demokrasi bisa hadir jika para pembuat keputusan yang terkuat pada sebuah sistem itu dipilih melalui pemilu yang adil, jujur dan berkala serta bisa menerapkan adanya kebebasan bersaing untuk setiap calon yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan suara.

Demokrasi Menurut Maurice Duverger

Pengertian Demokrasi menurut Maurice Duverger adalah suatu cara pemerintah dimana ada suatu golongan yang diperintah dan memerintah adalah sama dan tak terpisah-pisahkan.

Demokrasi Menurut Prof. Mr. Muhammad Yamin

Pengertian demokrasi menurut Mohammad Yamin adalah sebuah dasar yang terdapat pada pembentukan pemerintahan dan posisinya berada di dalam atau masyarakat pada sebuah kekuasaan untuk dapat memerintah dan mengatur agar bisa dikontrol secara sah oleh setiap warga Negara.

Demokrasi Menurut International Commision of Jurist

Pengertian demokrasi menurut International Commision of Jurist adaalah sebuah sistem pemerintahan yang di dalamnya ada hak membuat keputusan politik yang mesti diselenggarakan oleh rakyat lewat para wakil yang sudah terpilih pada proses pemilu.

Demokrasi Menurut Affan Ghafar

Pengertian demokrasi menurut Affan Ghafar adalah terbagi atas 2 hal yaitu demokrasi normative dan demokrasi empirik. Demokrasi Normatif adalah demokrasi yang umumnya diwujudkan oleh Negara-negara. Sedangkan demokrasi empirik adalah sebuah demokrasi yang wujudnya hanya terdapat pada dunia politik.

Demokrasi Menurut Yeni R. Lukiswara dan Sumarno Ap

Pengertian demokrasi menurut Yeni R. Lukiswara dan Sumarno Ap adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Macam Macam Demokrasi

 

 

Berdasarkan pengertian demokrasi di atas, maka kita bisa menyebutkan beberapa macam-macam demokrasi sebagai berikut:

Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah sistem demokrasi yang berpusat pada aspirasi, kepentingan dan suara rayat serta memiliki jiwa dan dasar dari pahaman pancasila atau nilai luhur yang berasal dari Pancasila dimana bersumber pada setiap tata nilai sosial budaya.

Demokrasi Liberal

Demokrasi Liberal adalah suatu sistem demokrasi yang memiliki upaya terus dalam memberikan kebebasan pada manusia disetiap kepentingan dan kekuasaan pada pemerintahan yang sudah dibatasi oleh aturan perundang-undangan.

Demokrasi Terpimpin

Demokrasi terpimpin adalah sistem demokrasi yang senantiasa ingin mengarahkan pada kepemimpinan tunggal.

Demokrasi Proletar

Demokrasi Proletar adalah suatu sistem demokrasi yang menginginkan untuk menyejahterahkan rakyat dengan segala sesuatunya dikuasai dan ditetapkan oleh Negara serta tidak mengenal adanya kelas di masyarakat.

Demokrasi Totaliter

Demokrasi Totalitas adalah sistem demokrasi yang ingin mencapai tujuan dengan menghalalkan segala cara.

Demokrasi Titular

Demokrasi Titular adalah sistem demokrasi yang senantiasa bercampur dengan gaya lama dan gaya modern.

Demokrasi Material

Demokrasi material adalah suatu sistem demokrasi yang diciptakan atas dasar persamaan sosial dan ekonomi.

Demokrasi Campuran

Demokrasi campuran adalah suatu demokrasi yang berupaya menghadirkan kesejahteraan rakyat dengan menempatkan semua orang pada hak yang sama.

Macam Macam Demokrasi Berdasarkan Fokus Perhatiannya

Demokrasi Formal

Demokrasi formal adalah demokrasi yang berpusat pada bidang politik tanpa menghilangkan adanya suatu kesenjangan dalam politik itu sendiri.

Demokrasi Material

Demokrasi Material adalah demokrasi yang berpusat pada bidang ekonomi tanpa adanya pengurangan di sisi kesenjangan politik

Demokrasi Gabungan

Demokrasi gabungan adalah suatu demokrasi yang menjadi gabungan antara demokrasi material dan demokrasi formal.

Macam Macam Demokrasi Berdasarkan Penyaluran Kehendak Rakyat

Demokrasi Langsung

DEmokrasi langsung adalah sebuah demokrasi yang mengikutsertakan rakyat tentang penentuan dan juga pemilihan keputusan tertentu pada suatu Negara. Semisalnya adanya pemilihan umum.

Demokrasi tidak langsung

Demokrasi tidak langsung adalah demokrasi yang didalamnya ada semua rakyat yang mengambil keputusan pada Negara. Adapun contoh demokrasi tidak langsung yaitu ketetapan wakil rakyat seperti Dpr, Dpd, Dprd dan lain sebagainya.

Ciri Ciri Demokrasi

Suatu Negara bisa dianggap memakai sistem pemerintahan demokrasi kalau proses pemerintahannya sesuai dengan ciri ciri Negara demokrasi. Adapun ciri ciri demokrasi berdasarkan pengertian demokrasi di atas yaitu:

ciri ciri demokrasi

1. Keputusan Pemerintah untuk Seluruh Rakyat

Segala keputusan yang diambil yaitu berdasarkan aspirasi dan kepentingan semua warga Negara, bukan atas dasar kepentingan kelompok. Hal ini dilakukan untuk dapat mencegah adanya tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme di masyarakat.

2. Menjalankan Konstitusi

Segala hal yang berhubungan dengan kehendak, kepentingan dan kekuasaan rakyat, maka mesti dilakukan dan dijalankan berdasarkan undang undang / konstitusi. Hal tersebut tertuang pada penetapan undang-undang, dimana hukum mesti berlaku secara adil untuk seluruh warga Negara.

3. Adanya Perwakilan Rakyat

Pada sistem demokrasi, terdapat suatu lembaga perwakilan rakyat yang memiliki fungsi dan tugas untuk menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah. Di Indonesia, lembaga ini dinamakan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipilih lewat pemilihan umum dan kekuasaan serta kedaulatan rakyat diwakili oleh anggota dewan yang terpilih.

4. Adanya Sistem Kepartaian

Partai adalah salah satu sarana dalam pelaksanaan sistem demokrasi. Melalui sistem partai, rakyat bisa menyampaikan aspiranya kepada pemerintahan yang sah.

Prinsip-Prinsip Demokrasi

Pada pelaksanaannya, demokrasi mesti sesuai dengan prinsip-prinsip yang sudah ditetapkan. Adapun beberapa prinsip demokrasi yaitu :

1. Negara Berdasar atas Konstitusi

Konstitusi atau undang-undang merupakan suatu norma sistem politik dan hukum yang telah dibuat oleh pemerintah secara tertulis.

2. Peradilan Tak Memihak dan Bebas

Pemerintah tidak boleh mengintervensi proses peradilan karena sistem pemerintahan demokrasi tidak berpegangan pada peradilan bebas. Artinya, proses peradilan mestilah netral supaya bisa melihat setiap permasalahan secara jernih sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil terhadap perkara yang telah ditangani.

3. Kebebasan Berpendapat dan Berserikat

Pada pemerintahan yang memiliki sistem demokrasi, setiap warga negaranya bisa membentuk organisasi atau berserikat dan mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat. Akan tetapi pada pelaksanaannya, penyampaian pendapat atau aspirasi mestilah dilakukan dengan cara yang bijak.

4. Adanya Pergantian Pemerintahan

Sesuai dengan pengertian demokrasi, pergantian pemerintahan itu dilakukan secara berkala sehingga dapat meminimalisir penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kolusi dan nepotisme seperti yang sudah pernah terjadi pada masa pemerintahan orde baru.
Proses pemilihan umum itu dilakukan secara jujur dan adil untuk dapat memilih pemimpin yang bisa diandalkan dalam menjalankan pemerintahan.

5. Kedudukan Rakyat Sama di mata Hukum

Pada sistem demokrasi, penegakan hukum dilakukan dengan memperhatikan kebenaran dan keadilan tanpa pandang bulu. Artinya, setiap warga negara memliki kedudukan yang sama di mata hukum dan pelaku pelanggar hukum memperoleh hukuman yang tegas sesuai dengan pelanggarannya

6. Adanya Jaminan Hak Asasi Manusia

Sesuai dengan arti demokrasi, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi sesuatu yang utama pada sistem demokrasi. Pemerintahan dan segala institusinya mesti menghargai dan menghormati HAM dan menindak tegas semua yang telah melanggar ham.

7. Adanya Kebebasan Pers

Salah satu cara masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah yaitu melalui pers. Pada sistem pemerintahan yang demokratis, PERS senantiasa memiliki kebebasan dalam menyampaikan kritik dan saran terhadap pemerintah dalam proses pembuatan suatu kebijakan.

Baca Juga  Pengertian dan Definisi : Pengertian Demokrasi

Pers juga bisa berfungsi menjadi media sosialisasi setiap program pemerintah kepada masyarakat. Dengan demikian, maka komunikasi antara pemerintah dan rakyat bisa terjalin secara baik.

Jenis-Jenis Demokrasi

Terdapat beberapa jenis demokrasi yang sudah diterapkan oleh negara-negara di Dunia. Berdasarkan pada pengertian demokrasi di atas maka ada beberapa jenis demokrasi yaitu:

1. Demokrasi Berdasarkan Bentukny

Demokrasi Prosedural

Demokrasi Prosedural adalah bentuk demokrasi dimana proses pemilihan pemimpinnya dilakukan secara langsung. Semisal Pilkada, Pilpres.

Demokrasi Substansial

Demokrasi Substansial adalah bentuk demokrasi yang nilai-nilai demokrasinya diwujudkan dan ada perlindungan terhadap minoritas. Semisal, kebebasan menyampaikan pendapat tanpa merugikan kepentingan umum.

2. Demokrasi Berdasarkan Prosesnya

Demokrasi Langsung

DEmokrasi Langsung adalah proses demokrasi dimana semua komponen masyarakat ikut dalam kegiatan musyawarah untuk merumuskan dan memutuskan setiap kebijakan undang-undang.

Demokrasi Tidak Langsung

Demokrasi Tidak Langsung adalah proses demokrasi dimana kebijakan umum atau undang-undang itu dirumuskan dan diputuskan oleh suatu lembaga perwakilan rakyat, semisal DPR.

3. Demokrasi Berdasarkan Ideologi

Demokrasi Liberal

Demokrasi Liberal adalah ideology demokrasi yang berdasarkan atas kebebasan individu. Pada pelaksanaannya, negara mempunyai kekuasaan terbatas dan mesti memberikan perlindungan terhadap hak-hak individu untuk kehidupan warga negaranya.

Demokrasi Sosial

Demokrasi Sosial adalah ideologi demokrasi yang berdasarkan atas komunalisme rakyat suatu negara. Pada pelaksanaannya, negara menjadi pemilik dari kekuasaan dominan yang mewakili rakyatnya. Kepentingan umum lebih diutamakan dibandingkan hak-hak individual yang memiliki tujuan untuk dapat mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.

Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah ideologi demokrasi yang berdasarkan atas nilai nilai Pancasila. Indonesia memakai demokrasi pancasila seperti yang ada di sila ke-4 Pancasila.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Demokrasi

Demokrasi ternyata tak hanya mempunyai kelebihan, akan tetapi terdapat juga kekurangan. Sehingga setiap orang mestilah memahami seperti apa saja keunggulan atau keuntungan dan kekurangan atau kerugian sistem demokrasi saat diterapkan pada suatu negara.
Nah berikut ini penjelasan yang berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan demokrasi yang bisa kita jadikan referensi:

Keunggulan atau kelebihan Sistem Demokrasi

kelebihan demokrasi

1. Adanya persamaan hak yang telah mengakibatkan setiap masyarakat diperkenankan atau boleh untuk dapat mengambil bagian setiap bidang politik.
2. Penerimaan akan suatu kekuasaan itu ditetapkan atas dasar suara atau kehendak rakyat.
3. Sistem demokrasi juga dapat menghindari adanya suatu monopoli kekuasaan di tangan penguasa.

Kekurangan atau Kerugian Sistem Demokrasi

kekurangan demokrasi

1. Kepercayaan rakyatnya kepada penguasa sangatlah mudah untuk kita goyahkan karena berbagai macam pengaruh yang bersifat negatif seperti media yang tak mempunyai sikap objektif atau bahkan mempunyai kecenderungan subjektif terhadap informasi atau berita tertentu.
2. Berhubungan dengan kesamaan hak yang kerap kali dianggap tak adil karena berdasar pada pendapat para ahli bahwa setiap orang memiliki pemahaman politik yang beragam atau tak bisa sama persis.
3. Konsentrasi atau focus pemerintah yang sedang menjabat menjadi berkurang karena disebabkan mendekati pemilihan umum yang akan datang.

Membangun Demokrasi

Berkaitan dengan upaya dalam membangun demokrasi, Negara ini telah mengalami beberapa transisi dari sistem demokrasi semu di Orde Baru menuju pada pahaman demokrasi yang sebenarnya. Beberapa dekade terakhir ini, Negara telah mengalami berbagai macam kemajuan pada bidang demokrasi.

membangun demokrasi
Masing-masing dari lembaga Negara telah menyepakati kalau kunci sukses dalam pembangunan demokrasi yaitu menggunakan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tinggal Ika.
Hal tersebut tentu saja merupakan suatu pondasi yang dibangun dengan penuh perjuangan oleh para pahlawan bangsa di Negara ini. Dengan adanya empat pilar yang sudah dicetuskan oleh pendiri bangsa itu diharapkan bisa menjadikan setiap pimpinan di lembaga Negara mempunyai kemampuan dan kesanggupan untuk dapat mengatasi dan berupaya menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami oleh bangsa ini.
Dan sebagai rakyat, maka tentu saja semuanya mengharapkan semuanya bisa berjalan secara seimbang sehingga kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi sangat harmonis. Sebaik apapun peraturan yang ada jika semua pihak enggan untuk mentaati dan mematuhi peraturan tersebut maka pada akhirnya juga tidak akan bisa mencapai kesempurnaan.
Sebaliknya, peraturan yang sederhana akan tetapi bisa dipatuhi oleh semua pihak yang ada maka tentu saja memiliki mashlahat dan manfaat. Negara ini memang benar-benar memerlukan pemerintahan yang bersih lewat berbagai pemahaman dan pelaksanaan atas nilai luhur bangsa Indonesia yang telah termaktub dalam empat pilar kebangsaan.
Sehingga, dengan adanya empat pilar itu sudah mencukupi jika segenap masyarakat dan jajaran pemerintahan bersedia untuk dapat mempraktekkan hal tersebut secara baik dan tulus. Dengan demikian, Indonesia tentu saja di kemudian hari akan berhasil menjadi Negara yang besar dan memiliki kedaulatan secara penuh.
Kebanyakan Negara modern sekarang ini, dimana masing-masing rakyatnya mempunyai satu kekuasaan untuk bisa berdaulat akan tetapi untuk kekuasaan poltik itu sendiri tak dijalankan secara langsung, tetapi lewat perwakilan rakyat atau DPR. Hal inilah yang pada akhirnya dikenal dengan demokrasi perwakilan.
Kehadiran konsep demokrasi perwakilan itu sendiri berasal dari institusi berupa gagasan yang tumbuh pada era pencerahan atau renaissance yang bersamaan dengan revolusi amerika serikat dan Perancis.

Penyalahgunaan Demokrasi

penyalahgunaan demokrasi

Demokrasi merupakan sistem yang didalamnya terdapat pemerintahan. Adapun masing-masing warga Negara yang ada di dalamnya sudah tentu mempunyai hak dan kesempatan yang sama.
Tentunya dalam demokrasi itu sendiri sama sekali tak memandang adanya suku bangsa, jenis kelamin dan tak memandang status sosial atau kelompok tertentu. Hal tersebut lantaran demokrasi itu sendiri berarti dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Tentang sistem demokrasi itu sendiri, rakyat mempunyai peran yang teramat penting dalam memiliki kewenangan untuk mengambil sebuah keputusan. Tak ada satupun bentuk keputusan dari pemerintah yang bisa ditetapkan tanpa melibatkan rakyat untuk mengambil keputusan.
Sementara maksud dan tujuan dari demokrasi sendiri adalah supaya bisa membantu Negara yang berdaulat terhadap rakyat dalam membentuk pemerintahan yang sah dan diinginkan oleh sebagian besar masyarakat.
Amerika Serikat adalah sebuah Negara yang bisa dikatakan paling demokrasi di dunia karena sistem pemerintahan negaranya tersebut. Amerika Serikat adalah Negara yang tingkat kebebasannya paling tinggi dalam berbagai bidang. Semisalnya saja, kehidupan budaya dan sosial yang ada di Negara itu sangat bebas.
Dengan menguasai pengetahuan demokrasi secara tepat dan benar maka Amerika Serika sekarang ini justru menyuarakan pahaman tersebut pada Negara Negara lainnya. Ada yang berhasil menerapkan sistem pemerintahan tersebut, akan tetapi ada juga yang tak sukses menerapkan paham demokrasi.
Tidak ketinggalan, Negara Indonesia sendiri terkenal sudah menggunakan sistem pemerintahan demokrasi yang seolah sangat mendewakan rakyat. Sehingga muncullah pertanyaan mendasar, apakah Negara ni telah sukses menjalankan pahaman demoraksi secara baik?
Tampaknya jika diamati dari segi sistemnya, maka dapat dikatakan sistem demokrasi yang ada di Negara sekarang ini sudah sukses. Akan tetapi, kalau kita lihat dari segi fakta yang ada di lapangan, maka hal tersebut masih jauh dari sistem demokrasi yang diinginkan.
Semisalnya saja pelaksanaan demokrasi yang sering kali terjadi di Negara Ini yaitu pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah. Agenda semacam ini biasa dikenal dengan pesta demokrasi dalam rangka memilih pemimpin terbaik yang akan menjadi teladan dan panutan.
Akan tetapi pada proses keberlangsungannya, pesta demokrasi itu ternyata seringkali memunculkan berbagai macam penyelewengan yang buruk.
Nah berikut terdapat beberapa penyimpangan demokrasi yang sering dilakukan dan ditemukan demokrasi di Indonesia. Hal ini dianggap menjadi musuh demokrasi.

Money Politic

Penyelewengan atau penyalahgunaan demokrasi yang pertama yaitu praktek money politik. Hal ini adalah suatu tradisi yang cenderung baru akan tetapi senantiasa berlangsung dan diproses seterusnya. Biasanya, praktek ini dilakukan dengan cara memanfaatkan para kalangan yang sedang kekurangan uang.
Maka mereka akan menjadi target utama kalangan yang memiliki kepentingan. Misalnya saja, ada seorang calon pemimpin yang memberikan uang atau berbagai macam bahan pokok lainnya dengan sangat mudah yang bertujuan untuk membeli suara rakyat.

Intimidasi

Intimidasi adalah metode yang sangat berbahaya karena mengancam psikologi pemilih. Misalnya, ada oknum dari pihak calon pemimpin yang melakukan tindak intimidasi kepada rakyat atau warga supaya mereka bisa memberikan suara mereka pada calon pemimpinnya tersebut. Hal ini tentu saja bertentangan dengan asas demokrasi itu sendiri.

Pendahuluan Saat Kampanye

Mesti sudah diperingatkan dengan berbagai macam aturan tentang proses pemilihan umum bahwa kampanye dilarang saat bukan masa kampanye. Hal itu sudah termasuk jenis penyelewengan yang seringkali dilakukan. Terdapat banyak cara yang digunakan, mulai dari memasang spanduk, baliho di jalan, memakai meme di media sosial dan masiih banyak lagi yang lainnya.
Bahkan, tak jarang didapati calon pemimpin yang terlebih dahulu mengambil start dengan cera mengadakan kegiatan kunjungan ke beberapa daerah.

Kampanye Negatif

Untuk penyelewengan atau penyalahgunaan demokrasi selanjutnya yaitu kampanye negative. Adapun sebab munculnya dari kampanye negative ini yaitu minimnya sosialisasi bakal calon pemimpin kepada masyarakat, terlebih lagi untuk masyarakat awam.
Hal tersebut pada akhirnya membuat masyarakat menjadi kurang memadai pemahamannya mengenai pentingnya media informasi. Sehingga dia hanya bersikap patuh terhadap orang di sekitar mereka yang kebetulan menjadi figure. Adanya aktivitas kampanye negatif bisa saja berujung pada munculnya fitnah yang bisa merusak integratis dari daerah tertentu selain dapat memunculkan isu-isu yang bisa menjatuhkan lawan politik dari si bakal calon.

Negara Negara Penganut Sistem Demokrasi

Demokrasi itu sesungguhnya juga diartikan sebagai sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Hal tersebut disebabkan dulunya saat sistem pemerintahan banyak yang menyusahkan rakyat dan bahkan mereka sama sekali tak dipertimbangkan untuk mendukung pemerintahan.

negara demokrasi
Akan tetapi sejarah sudah mencatat bahwa demokrasi sekarang telah menjadi suatu sistem politik yang sangat banyak diterapkan di berbagai Negara di Dunia. Hal tersebut karena demokrasi menyajikan suatu konsep sistem yang adil dan transparan. Bahkan dari waktu ke waktu, Negara yang mengganti sistem pemerintahan mereka menjadi sistem demokratis semakin banyak juga.
Indonesia sendiri juga masuk dalam Negara yang memakai sistem demokrasi dengan rangking ke tiga di dunia. Hal tersebut dihitung berdasarkan banyaknya jumlah penduduk atau rakyat yang dimiliki pada suatu Negara. Dan berikut ini akan diluas tentang beberapa Negara yang di dalamnya telah menganut sistem demokrasi.

India

India adalah Negara yang memiliki penduduk terbesar kedua di dunia. Negara ini akhirnya telah menjadikan demokrasi sebagai sistem pemerintahannya yang sekarang ini menganut sistem demokrasi liberal. Negara ini mulai melakukan pemilihan umum pada tahun 2014.
Bisa kita bayangkan bagaimana kondisi pemilu yang sudah dilakukan oleh Negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak. Meskipun demikian, prosesnya juga ternyata berjalan secara lancar, aman dan terjaga karena memang mereka benar-benar menggunakan sistem yang paling efisien.

Amerika Serikat

Amerika Serikat adalah Negara yang tertua yang menganut sistem demokrasi dan tentu saja pengalaman Amerika Serikat lebih banyak. Adapun perjalanan sistem demokrasi yang diterapkan di Amerika Serikat itu sendiri berjalan secara baik dari masa ke masa bahkan sampai sekarang pun telah menjadi salah satu Negara Adi Kuasa.
Selain daripada itu, Amerika Serikat juga termasuk dalam daftar Negara yang sekarang ini paling berpengaruh di dunia. Jumlah peserta ketika pelaksanaan pemilu di suna kurang lebih dari 250 an juta jiwa dan ini tentu saja menunjukkan bahwa masyarakat di sana mempunyai antusia yang tinggi.

Indonesia

Indonesia semakin mencatat keberhasilan ketika menerapkan pemilu di negaranya. Hal tersebut dibuktikan dengan pemilu terakhir yang bisa dianggap sangat aman dan tertib serta lancar. Meskipun tentu saja hal itu tak sepenuhnya disebut baik jika dibandingkan dengan Negara Indonesia yang sistemnya sangat efisien.
Meskipun demikian, pergerakan politik di Indonesia semakin membaik. Pada tahun 2014, peserta yang telah mengikut pemilu telah mencapai 190-an juta jiwa dan diprediksi jumlah tersebut akan mengalami kenaikan dari masa ke masa. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya usia remaja yang sudah mulai memperoleh hak pilih mereka.

Brazil

Brazil merupakan Negara yang memiliki penduduk terbesar di Benua Amerika Selatan. Adapun jumlah penduduk Brazil kurang lebih mencapai 200 juta jiwa. Pelaksanaan pemilihan umum yang telah digelar di Brazil adalah empat tahunan sekali. Hal ini tentu saja berbeda dengan Indonesia yang pada pelaksanaannya lima tahun sekali.

Pakistan

Negara yang telah menganut paham demokrasi selanjutnya yaitu Pakistan. Pakistan menjadi Negara Islam yang menempati posisi nomor dua dari sisi jumlah penduduknya setelah Indonesia. Negara ini telah menerapkan sistem demokrasi dan menjadi yang terbesar kelima.
Adapun untuk konsep yang dianut oleh Negara Pakista ini sebenarnya pemerintahan republik Islam. Akan tetapi pada pemilihan umum di Pakistan ini masih mengikuti sistem demokrasi.

Nigeria

Nigeria adalah Negara yang ada di kawasan Benua Afrika, lebih tepatnya pada bagian barat dari Nigeria. Negara ini termasuk dalam wilayah Benua afrika yang mempunyai penduduk sangat banyak. Sedangkan konsep yang diterapkan di Negara ini yaitu republik federal Nigeria.

Contoh Penerapan atau Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia

penerapan demokrasi di keluarga

Demokrasi menjadi suatu konsep yang sangat penting untuk diterapkan di berbagai bidang kehidupan. Tidak hanya pada tataran pemerintahan, namun juga dalam lingkup terkecil semisal keluarga dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan demokrasi.

Penerapan Demokrasi di Keluarga

Penerapan demorkasi itu sesungguhnya sangat luas, sehingga tidak dapat dipersempit hanya pada wilayah pada Negara dan pemerintahannya saja. Kita juga bisa menerapkannya di organisasi seperti keluarga. Adapun pelaksanaan dan praktek budaya demokrasi pada lingkup keluarga tentu saja mesti disesuaikan dengan kebiasaan, kondisi dan kesepakatan dari keluarga tertentu. Misalnya saja,
– Semua anggota keluarga mempunyai kewajiban menerapkan keadilan tanpa tebang pilih
– Semua anggota keluarga mempunyai hak untuk diberikan kesempatan menyampaikan kritik dan saran yang bertujuan untuk mendapatkan ketentraman dan kesejahteraan keluarga.
– Setiap anggota keluarga mempunyai kewajiban dalam menjalankan kewajiban mereka dengan apa yang sudah menjadi tugas masing-masing dalam lingkup keluarga.
– Setiap anggota dari keluarga mempunyai kewajiban untuk senantiasa saling menyayangi dan menghormati antar satu sama lainnya.
– Perlu mengadakan pertemuan atau meeting keluarga jika dibutuhkan.
– Sadar dengan setiap tugas dan kewajiban masing-masing.
– Bersedia untuk memposisikan Ayah menjadi kepala keluarga
– Mengerti posisi masing-masing dari anggota keluarga sebagaimana kedudukan masing-masing
– Mengatasi dan menemukan solusi atas permasalahan lewat jalan musyawarah dan mufakat.
– Setiap anggota dari keluarga mesti mempunyai rasa toleransi atas perbedaan pendapat yang ada.
– Mengutamakan urusan bersama dengan keluarga ketimbang urusan pribadi.

Baca Juga  Pengertian Negara Menurut Para Ahli

Contoh Pelaksanaan atau Penerapan Demokrasi di Sekolah

Selain bisa kita terapkan dalam lingkup terkecil yakni keluarga, demokrasi juga tak kalah pentingnya diterapkan di sekolah-sekolah. Nah, berikut ini terdapat beberapa cara menerapkan demokrasi di lingkungan sekolah.
– Menghargai opini atau pendapat orang lain
– Datang ke sekolah tepat pada waktunya.
– Melunasi iuran tertentu atau SPP dengan tepat waktu.
– Mencatat opini atau pendapat di majalah dinding yang ada di sekolah
– Mengusulkan saran dan pendapat pada pihak sekolah yang memiliki wewenang dalam membuat keputusan agar membuat kebijakan yang akan membuat sekolah bisa menjadi maju.
– Melakukan program sosialisasi dan menjalin hubungan baik antara guru dan murid di lingkungan sekolah
– Mendatangi berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah
– Mengadakan upacara dengan cara bergilir
– Melakukan pemerataan tugas piket secara adil dan merata
– Menghasilkan keputusan organisasi di sekolah lewat jalan musyawarah.

penerapan demokrasi di sekolah

Contoh Pelaksanaan atau Penerapan Demokrasi di Masyarakat

Selain bisa kita terapkan pada lingkungan sekolah atau keluarga, demokrasi ternyata juga bisa kita terapkan pada lingkungan masyarakat. Adapun contoh dari penerapannya yaitu:
– Berperan secara aktif pada iuran masyarakat
– Berupaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan tertentu dengan cara mufakat.
– Mengelola dana yang ada dengan benar dan baik
– Bisa mengemukakan kritik dan pendapat untuk kepentingan dan kesejahteraan umum.
– Mampu menghargai apa yang menjadi pendapat orang lain
– Mempunyai sikap saling tenggang rasa antara yang satu dengan yang lainnya.
– Saling bekerjasama di dalam menyampaikan suatu gagasan untuk kepentingan pengembangan masyarakat
– Saling melindungi, bahu membahu dan menjaga kedamaian pada lingkungan masyarakat.

Demokrasi Indonesia di Era digital

Sejak merdeka sampai hari ini, Indonesia adalah sebuah Negara yang menerapkan sistem demokrasi. Hal ini berawal dari adanya demokrasi yang dipimpin oleh Soekarno yang kemudian dilanjutkan dengan demokrasi Pancasila yang dipakai pada era kepemimpinan Soeharto. Dia pun menjadi presiden di Indonesia berpuluh-puluh tahun. Dan kemudian muncullah sistem demokrasi yang sebenarnya ketika rezim Soeharto bubar pada tahun 1998.

demokrasi digital
Akan tetapi, karena bangsa ini adalah bangsa yang gigih, maka berbagai macam tantangan yang kemudian menghadang demokrasi bisa kita atasi. Tentu saja tidak salah kalau beberapa lembaga penelitian yang ada di Amerika dikenal dengan Freedom House menganggap bahwa Indonesia masuk dalam kategori Negara berkembang yang berhasil menerapkan sistem demokrasi.
Dan di Era sekarang ini, Demokrasi di Indonesia kebetulan berlangsung pada suatu wilayah yang baru dan dikenal dengan era digital. Era ini muncul karena adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Selain daripada itu, ditambah dengan adanya perkembangan informasi dan komunikasi yang tidak kalah dibandingkan kehidupan manusia, termasuk juga di dalamnya sistem demokrasi.
Berdasarkan hasil survey ditunjukkan di Bloomberg Tv Indonesia bahwa pengguna media sosial dan chatting platform di Indonesia, baik itu platform line, path, bbm, wa, facebook, twitter dan lain sebagainya mencapai 70 persen pengguna. Hal ini tentu saja menjadi sesuatu yang luar biasa untuk sistem demokrasi digital.
Pengguna internet tersebut kemudian memperoleh informasi yang berkembang dengan cepat dan mudah. Termasuk untuk mendapatkan informasi mengenai kinerja dari pemerintah yang ada. Akhirnya banyak pengguna internet yang kemudian memberikan masukan, kritikan, saran bahkan hujatan tanpa adanya filter yang memadai.
Sesungguhnya semua orang yang diperbolehkan untuk berkata, entah itu pakar atau ahli di bidanbgnya atau orang sesungguhnya bukan ahli bahkan tidak menahu apa-apa. Hal ini sangatlah wajar terjadi dam masuk dalam dampak era digital yang lebih mengarah pada kebebasan berbicara.
Akan tetapi, disamping memberikan dampak kurang baik, era digital sebenarnya juga memberikan sesuatu yang positif untuk kehidupan. Dan menariknya, pengguna media sosial di sini tak hanya sebatas kawula muda, akan tetapi banyak juga yang lainnya termasuk pejabat pemerintah.
Bahkan, tidak jarang para pejabat tersebut berbicara atas nama pemerintah dan sebagainya. Dan tidak kalah menariknya lagi bahwa di era digital sebagaimana sekarang ini, banyak pemuda dan pemudi yang mulai memakai hak pilihnya dan tentu saja sudah mengalami peningkatan.
Ini memunculkan kebanggan tersendiri untuk Indonesia. Sebagai rakyat yang berpengaruh pada kedaulatan Negara, mereka mempunyai hak di dunia maya. Akan tetapi, sebaik-baiknya kemudahan alat komunikasi, kita bisa jadikan nya sebagai media untuk mengadakan kegiatan positif. Kita juga bisa memberikan masukan kepada pemerintah terkait dengan kinerja secara santun dan beradab.
Demikianlah informasi tentang pengertian demokrasi, macam macam demokrasi, jenis jenis demokrasi, prinsip prinsip demokrasi, ciri ciri demokrasi dan contoh demokrasi. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi pengertian demokrasi menurut para ahli

Pengertian Demokrasi, Macam-Macam, Ciri-Ciri, Definisi Para Ahli, Prinsip, & Nilai|Secara umum, Pengertian Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang setiap warga negara memiliki hak yang setara dalam pengambilan keputusan yang menentukan hidup mereka. Demokrasi juga dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat atau rakatlah yang mempunya kedaulatan tertinggi. Demokrasi mengisinkan warga negaranya untuk berpartisipasi baik secara langsung atau dengan perwakilan dalam perumusan, pengembangan, dan juga pembuatan hukum.
 

Demokrasi berasal dari bahasa yunani dari kata Demokratia yang berarti “kekuasaan rakyat”. Demokratia terdiri dari dua kata yaitu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti kekuatan atau kekuasaan. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi dan budaya yang memungkin dalam terjadinya praktik kebebasan politik baik secara bebas dan setara.

Pengertian Demokrasi Menurut Definisi Para Ahli

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli – Selain pengertian umum demokrasi diatas, terdapat juga beberapa pendapat para ahli yang mendefinisikan pengertian demokrasi. Pengertian demokrasi menurut para ahli adalah sebagai berikut…
  • Abraham Lincoln: Menurutnya, pengertian demokrasi adalah sistem pemerintah yang diselenggaran dari rakyat, oleh rakyat dan untu rakyat.
  • Charles Costello:  Menurut Charles Costello, pengertian demokrasi adalah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi dengan hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan warga negara
  • Hans Kelsen: Pengertian demokrasi menurut Hans Kelsen adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksanakan kekuasaan negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih. Dimana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan negara.
  • Merriem: Menurut Merriem, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat, khususnya, oleh mayoritas; pemerintahan di mana kekuasan tertinggi tetap pada rakyat dan dilakukan oleh mereka baik secara langsung atau tidak langsung melalui sebuah sistem perwakilan yang biasanya dilakukan dengan cara mengadakan pemilu bebas yang diadakan secara periodik; rakyat umum khususnya untuk mengangkat sumber otoritas politik; tiadanya distingsi kelas atau privelese berdasarkan keturunan atau kesewenang-wenangan.
  • Sidney Hook: Menurutnya, pengertian demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak didasarkan dari kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa.
  • John L. Esposito: kekuasaan dari dan untuk rakyat. Oleh karenanya, semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, tentu saja lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
  • C.F. Strong: Demokrasi menurut definisi C.F. Strong adalah suatu sistem pemerintahan dimana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritas tersebut.
  • Hannry B. Mayo: Menurut Hannry B. Mayo, pengertian demokrasi adalah kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan yang didasarkan dari prinsip kesamaan politik dan diselenggaran dalam suasana di mana terjadi kebebasan politik.
  • Samuel Huntington: Menurutnya, demokrasi adalah para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sebuah sistem dipilih melalui suatu pemilihan umum yang adil, jujur dan berkala dan didalam sistem itu para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan hamir seluruh penduduk dewasa dapat diberikan suara

Macam-Macam Demokrasi 

Macam-Macam Demokrasi – Demokrasi banyak dipakai suatu negara dengan banyak macam-macamnya. Jadi, mengenai macam-macam demokrasi dapat dikelompokkan dalam beberapa pembagian antara lain sebagai berikut..
a. Macam-Macam Demokrasi Berdasarkan Penyaluran Kehendak Rakyat

  • Demokrasi Langsung (Direct Democracy): Pengertian demokrasi langsung adalah demokrasi yang secara langsung dalam melibatkan rakyat untuk pengambilan keputusan terhadap suatu negara. Demokrasi langsung, rakyat secara langsung berpartisipasi dalam pemilihan umum dan menyampaikan kehendaknya.
  • Demokrasi Tidak Langsung (Indirect Democracy): Pengertian demokrasi tidak langsung adalah demokrasi yang tidak secara langsung melibatkan seluruh rakyat suatu negara dalam pengambilan keputusan. Demokrasi tidak langsung, rakyat menggunakan wakil-wakil yang telah dipercaya untuk menyampaikan aspirasi dan kehendaknya. Sehingga dalam demokrasi tidak langsung wakil rakyat terlibat secara langsung dengan menajd perantara seluruh rakyat.

b. Macam-Macam Demokrasi Berdasarkan Fokus Perhatiannya

  • Demokrasi Formal: Pengertian demokrasi formal adalah demokrasi yang berfokus dari bidang politik tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi
  • Demokrasi Material: Pengertian demokrasi material adalah demokrasi yang berfokus di bidang ekonomi tanpa mengurangi kesenjangan politik.
  • Demokrasi Gabungan: Pengertian demokrasi gabungan adalah demokrasi yang berfokus sama besar baik di bidang politik dan ekonomi.

c. Macam-Macam Demokrasi Berdasarkan Prinsip Ideologi

  • Demokrasi Liberal: Pengertian demokrasi liberal adalah demokrasi yang didasarkan dari hak individu suatu warga negara. Demokrasi liberal dimana setiap individu dapat mendominasi dalam demokrasi ini. Pemerintah tidak akan banyak ikut campur dalam kehidupan masyarakat dimana pemerintah memiliki kekuasaan terbatas. Demokrasi liberal disebut juga dengan demokrasi konstitusi yang dibatasi oleh konstitusi.  
  • Demokrasi Komunis: Pengertian demokrasi komunis adalah demokrasi yang berdasarkan dari hak pemerintah di negaranya dimana pemerintah mendominasi atau kekuasaan tertinggi dipegang oleh penguasa atau pemerintah. Demokrasi komunis tidak dibatasi dan bersifat totaliter yang membuat hak setiap individu tidak ada pengaruhnya pada pemerintah.
  • Demokrasi Pancasila: Pengertian demokrasi pancasila adalah demokrasi yang didasarkan dari ideologi Indonesia, yaitu Pancasila berdasrkan dari tata sosial dan budaya bangsa Indonesia. Demokrasi Pancasila merupakan yang dianut Indonesia.

Ciri-Ciri Demokrasi 

Ciri-Ciri Pemerintahan Demokrasi – Ciri-ciri demokrasi digambarkan dalam suatu pemerintah didasarkan atas sistem demokrasi adalah sebagai berikut…

  • Pemerintah berdasarkan kehendak dan kepentingan rakyat banyak.
  • Ciri Kontitusional, yaitu mengenai kepentingan, kehendak ataupun kekuasaan rakyat yang dituliskan di konstitusi dan undang-undang negara.
  • Ciri Perwakilan, yaitu dalam mengatur negaranya, kedaulatan rakyat diwakilkan dari beberapa orang yang sudah dipilih oleh rakyat itu sendiri.
  • Ciri Pemilihan umum, Yaitu suatu kegiatan politik yang dilakukan untuk memilih pihak dalam pemerintahan
  • Ciri Kepertaian, yaitu partai menjadi sebuah sarana atau media sebagai bagian pelaksanaan sistem demokrasi
  • Ciri kekuasaan, yaitu terdapat pembagian dan juga pemisahan kekuasaan
  • Ciri Tanggung Jawab, yaitu dengan adanya tanggung jawab baik pihak yang telah terpilih dapat ikut dalam pelaksanaan suatu sistem demokrasi
Ciri-Ciri Demokrasi – Menurut Bingham Powl, Jir, ciri-ciri demokrasi adalah sebagai berikut…
  • Legitimasi pemerintah, didasarkan dari keputusan pemerintah yang mewakili keinginan rakyat, artinya apapun yang dilakukan pemerintah baik patuh pada aturan hukum didasarkan untuk menenkankan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah merupakan kehendak rakyat
  • Pengaturan yang mengorganisasikan musyawarah mufakat atau perundingan untuk memperoleh legitimasi dengan melalui pemilihan umum yang kompetitif.
  • Pemilihan secara rahasia dan tanpa adanya paksaan
  • Terdapat hak-hak dasar misalnya kebebasan berbicara, kebebasan berkumpul, kebebasan berorganisasi dan kebebasan pers.

Prinsip Demokrasi

Prinsip-Prinsip Demokrasi – Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodosi dalam konstitusi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Prinsip-rinsip demokrasi jika ditinjau dari pendapat Almadudi yang dikenal dengan “soko guru demokrasi”. Menurut Almadudui, prinsip-prinsip demokrasi adalah sebagai berikut…

  • Kedaulatan rakyat
  • Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah
  • Kekuasaan mayoritas
  • Hak-hak minoritas
  • Jaminan hak asasi manusia
  • Pemilihan yang bebas, adil dan jujur
  • Persamaan di depan hukum
  • Proses hukum yang wajar
  • Pembatasan pemerintah secara konstitusional
  • Pluralisme sosial, ekonomi dan politik
  • Nilai-nilai toleransi, pramatisme, kerja sama, dan mufakat
Prinsip-Prinsip Demokrasi Secara Umum – Selain prinsip demokrasi menurut pendapat para ahli, terdapat beberapa prinsip umum demokrasi antara lain sebagai berikut…
  • Keterlibatan warga Negara mengenai pembuatan keputusan politik
  • Persamaan diatnara warga Negara,
  • Setiap warga negara memiliki kesamanaa dan kesetaraan dalam praktik politik
  • Kebebasan diakui dan diterima oleh warga Negara

Kelebihan dan Kekurangan Demokrasi 

Kelebihan/Keuntungan Demokrasi 
  • Pemegang kekuasaan dipilih menurut suara dan keinginan rakyat
  • Mencegah adanya monopoli kekuasaan
  • Kesetaraan hak membuat setiap masyarakat dapat ikut serta dalam sistem politik
Kekurangan/Kelemahan Demokrasi
  • Kepercayaan rakyat dapat dengan mudah digoyangkan melalui pengaruh-pengaruh misalnya media
  • Kesetaraan hak dianggap tidak wajar karena menurut para ahli, setiap orang memiliki pengetahuan politik yang tidak sama
  • Konsentrasi pemerintah yang sedang menjabat akan memudar disaat dekatnya pemilihan umum berikutnya

Nilai-Nilai Demokrasi

Nilai-Nilai Demokrasi – Demokrasi memiliki nilai-nilai antara lain sebagai berikut…
Menjamin tegaknya keadilan
  • Menekan adanya penggunaan kebebasan seminimal mungkin
  • Adanya pergantian kepemimpinan dengan teratur
  • Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga
  • Menjamin terselenggaranya perubahan yang terjadi di masyarakat dengan damai atau tampa adanya gejolak
  • Mengakui dan menganggap wajar adanya perbedaan atau keanekaragaman.

Baca Juga: 

Pengertian dan Definisi: Pengertian Demokrasi 
Pengertian Demokrasi dan Nilai-Nilai Demokrasi
Demokrasi: Ciri-Ciri Demokrasi
Macam-Macam Demokrasi
Macam-Macam Sistem Politik Di Berbagai Negara
Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Penjelasannya

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Demokrasi, Macam-Macam, Ciri-Ciri, Definisi Para Ahli, Sejarah, Prinsip. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian demokrasi, macam-macam demokrasi, ciri-ciri demokrasi, pengertian demokrasi menurut para ahli, prinsip-prinsip demokrasi. Sejarah demokrasi. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
Referensi: Pengertian Demokrasi, Macam-Macam, Ciri-Ciri, Definisi Para Ahli, Sejarah, Prinsip

  • Abdulkarim, Aim. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Kelas VIII. Grafindo Media.
  • Aa Nurdiaman, “Pendidikan Kewarganegaraan: Kecakapan Berbangsa dan Bernegara”, PT Grafindo Media Pratama
  • Mochlisin. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP. Jakarta : Interplus.
  • Gunawan, Markus. 2008. Buku pintar calon anggota dan anggota legislatif, DPR, DPRD dan DPD. Tangerang: Visimedia.
  • St. Benn and R.s Peters. Principels of political thought (New york : Collier Books, 1964). h. 393.
  • Aim Abdulkarim, “Pendidikan Kewarganegaraan: Membangun Warga Negara yang Demokratis”, PT Grafindo Media Pratama
  • A. Ubaedillah dan Abdul Rozak, 2008. Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Ketiga (Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani). Penerbit Prenada Media Group : Jakarta.
Baca Juga  Pengertian Sistem Politik dan Ciri-Ciri Sistem Politik

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahlinya | Demokrasi merupakan suatu mekanisme atau bentuk sistem pemerintahan yang dimana didalam sebuah negara tersebut berupaya dalam mewujudkan rakyat yang memiliki kedaulatan atas negara yang dijalankan oleh para pemerintah yang ada di negara. Secara etimologis bahwa demokrasi itu berasal dari bahasa Yunani yang berarti “demos” (rakyat) dan “kratein” (Kekuasaan atau pemerintahan ). Jadi kesimpulannya bahwa demokrasi adalah kekuasaan atau pemerintahan dari rakyat.

Demokrasi yang menjadi sebuah sistem pemerintahan telah digunakan mulai sejak zaman yunani kuno. Kondisi pada saat itu, rakyat secara keseluruhan turut aktif secara langsung untuk membicarakan persoalan-persoalan pemerintahan. Demokrasi itu dikenal sebagai demokrasi langsung. Sesudah era zaman yunani kuno, demokrasi sudah tidak lagi jarang untuk dipakai menjadi sistem pemerintahan. Setelah sekian lama tertidur, akhirnya pada zaman renaissance, demokrasi bangun dari tidurnya berkat beberapa pertimbangan diantaranya sebagai berikut:

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahlinya

1. Munculnya perasaan atas ketidaksukaan sistem pemerintahan oligarki yang dimana pemerintahan hanya dijalankan oleh segelintir orang yang berkuasa daripada kelompok atau golongan tertentu), kemudian segolongan kecil rakyat ini yang senantiasa melakukan sesuatu sesuai dengan kemauannya sendiri.

2. Adanya pengaruh aliran dari sosial dan politik yang menginginkan sebuah persamaan hak.

3. Adanya keinginan untuk menghadirkan perkembangan dan jawabannya yang cocok dari mereka adalah demokrasi.

Kemudian adapun pelopor yang sudah memperjuangkan lahirnya dari demokrasi yaitu John Locke, Montesquieu dan J.J Rousseau. Pada perkembangan selanjutnya, ternyata demokrasi semakin banyak dibutuhkan menjadi sistem pemerintahan dari banyak negara di dunia karena demokrasi berhasil menyentuh ruang-ruang kefitrahan manusia sehingga bisa terterima ditengah-tengah masyarakat.

Demokrasi sudah memberikan sebuah kesempatan dalam melakukan perubahan, supaya selalu dapat menjawab sebuah persoalan yang terdapat di masyarakat dan akan terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Budaya demokrasi ialah salah satu penerapan dari adanya sebuah nilai-nilai demokrasi yang sudah berbentuk jaminan bahwa perubahan yang terdapat didalam demokrasi akan tetap mengarah kepada tujuan dalam mewujudkan sebuah masyarakat dan negara yang demokratis.

Secara umum, bahwa pengertian demokrasi adalah suatu serangkaian sistem yang terdapat didalam pemerintahan dengan mengikutkan rakyat pada ssitem pemerintahannya. Meskipun demikian, pengertian demokrasi ternyata mempunyai banyak tafsiran menurut para ahli dalam demokrasi.

Nah berikut beberapa pengertian demokrasi menurut para ahli:

1. Pengertian demokrasi menurut Abraham Lincoln
Demokrasi adalah sebuah rangkaian sistem yang memposisikan pemerintahan itu berasal dari rakyat, oleh rakyyat dan unttuk rakyyat. Sehingga bisa disimpulkan bahwa para pemegang kekuasaan yang tertinggi pada suatu sistem demokrasi tersebut yakni kekuasaan di rakyat dan rakyat yang mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama untuk dapat mengatur dan mengontrol segala kebijakan yang ada di pemerintahan melalui keputusan mayoritas.

2. Pengertian demokrasi menurut Hans Kelsen.
Hans Kelsen menerangkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang dimana pada setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah secara langsung ataupun tidak langsung itu didasari atas hasil kesepakatan mayoritas yang telah diberikan secara bebas untuk rakyat dewasa.

3. Pengertian demokrasi menurut Sidney Hook
Sidney Hook berbicara tentang pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan yang dimana pada setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah dengan secara langsung ataupun tidak langsung itu didasarkan atas hasil kesepakatan bersama yang diberikan secara bebeas untuk rakyat dewasa.

4. Pengertian demokrasi menurut H. Harris Soche
H. Harris Soche menyatakan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan rakyat, karena yang namanya kekuasaan pemerintahaan itu melekat kepada diri rakyat atau orang banyak dan hak bagi setiap rakyat atau orang banyak untuk dapat mempertahankan dan bisa mengatur serta dapat melindungi dari adanya sebuah paksaan yang berasal dari badan atau orang lain yang diserahkan tugas untuk memerintah.

5. Pengertian demokrasi menurut Ranny
Ranny menyatakan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang senantiasa diorganisasikan dan ditata itu berdasar atas adanya prinsip-prinsip dari kedaulatan rakyat, konsultasi, dialog, kesamaan politik dan didasari atas adanya peraturan yang berasal dari mayoritas

6. Pengertian demokrasi menurut Hannry B. Mayo
Hannry B. Mayo telah menerangkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah kebijaksanaan yang sifatnya umum dimana telah ditetapkan karena dasar mayoritas oleh setiap wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat didalam setiap pemilihan yang didasari atas sebuah prinsip kesamaan politik dan dilakukan didalam suasana yang menjunjung tinggi kebebasan berpolitk

7. Pengertian demokrasi menurut Merriam, Webster Dictionary

Menurut Merriam, bahwa pengertian demokrasi adalah suatu pemerintahan oleh rakyat dimana secara khusus oleh mayoritas dan pemerintahan yang pada kekuasaan tertinggi akan tetap dijalankan oleh rakyat baik tidak langsung maupun langsung dengan melalui sistem perwakilan yang biasanya dijalankan dengan melalui pemilu secara bebas, dilakukan secara periodik dan rakyat umum pada khususnya untuk bisa mengangkat sumber otoritas politik dan tak adanya perbedaan kelas-kelas yang dilatarbelakangi oleh keputusan yang semena-mena atau atas dasar keturunan.

8. Pengertian demokrasi menurut Abdul Ghani Ar Rahhal.
Abdul Ghani Ar Rahhal menyatakan bahwa pengertian demokrasi adalah suatu kekuasaan oleh rakyat yang dimana rakyat menjadi sumber kekuasaan. Ia mengungkapkan bahwa Plato itu orang yang pertama dalam mengungkapkan teori demokrasi, dimana pada sumber kekuasaannya itu merupakan sebuah keinginan yang tunggal dan bukan majemuk.

 

9. Pengertian demokrasi menurut C.F. Strong
Menurut C.F. Strong mengungkapkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang didalamnya mayoritas anggota dewan yang berasal dari masyarakat yang turut aktif ikut didalam politik dengan didasari atas sistem perwakilan yang akan menjamin pemerintah untuk pada akhirnya bisa mempertanggungjawabkan segala aktivitas mayoritas tersebut.

10. Pengertian demokrasi menurut Yusuf Al-Qordhawi
Yusuf Al-Qordhawi menuturkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah wadah bagi setiap masyarakat untuk dapat memilih seseorang untuk dapat menjadi pengatur dan pengelola kepentingan pada masyarakat dimana untuk pimpinannya bukan orang yang dibenci, segara peraturannya bukan yang masyarakat tak dikehendaki dan masyarakat punya hak untuk meminta pertanggungjawaban kepada penguasa jika pemimpin tersebut melakukan kesalahan. AKan tetapi masyarakat juga tidak berhak memecatnya ketika menyelewengkan, masyarakat juga tak dapat dibawa kedalam sistem budaya, politik, sosial atau ekonomi yang tak disukai dan tak dikenali.

11. Pengertian demokrasi menurtu Koentjoro Poerbopanoto
Koentjoro Poerbopanoto menuturkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang dimana posisi rakyat harus ikut turut aktif bergabung dalam pemerintahan negara.

12. Pengertian demokrasi menurut Charles Costello
Charles Costello mengungkapkan bahwa sebuah sistem didalam politik sosial dan pemerintahan dengan kekuasaan yang terdapat pada pemerintah akan tetapi dibatasi oleh hukum dan juga merupakan kebebasan pada setiap warga negara yang bertugas untuk melindungi seluruh hak-haknya.

13. Pengertian demokrasi menurut Samuel Huntington
Samuel Huntington menekankan bahwa pengertian demokrasi adalah demokrasi dapat hadir jika para pembuat keputusan yang terkuat didalam sebuah sistem itu dipilih melewati pemilu yang jujur, adill dan berkala serta dapat menerapkan adanya kebebasan dalam bersaing untuk setiap calon yang memiliki tujuan untuk dapat memperoleh suara.

14. Pengertian demokrasi menurut Maurice Duverger
Maurice Duverger menyatakan bahwa pengertian demokrasi adalah suatu cara pemerintah yang dimana terdapat suatu golongan yang menjadi diperintah dan ada yang memerintah ataukah tidak dapat dipisahkan.

15. Pengertian demokrasi menurut Prof. Mr. Muhammad Yamin
Prof. Mr. Muhammad Yamin menerangkan bahwa pengertian demokrasi adalah sebuah dasar yang ada didalam pembentukan pemerintahan dan posisinya berada didalam atau masyarakat pada sebuah kekuasaan untuk bisa memerintah dan mengatur supaya dapat dikendalikan dengan sah pada setiap warga negara.

16. Pengertian demokrasi menurut International Commision of Jurist bahwa demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang didalamnya terdapat hak didalam membuat keputusan politik yang mesti diselenggarakan oleh rakyat melalui para wakil yang sudah terpilih didalam sebuah proses pemilu.

17. Pengertian demokrasi menurut Affan Ghafar
Affan Ghafar mengungkapkan bahwa Pengertian demokrasi adalah terbagi dalam 2 hal yakni demokrasi normatif ialah suatu demokrasi yang umumnya itu diwujudkan oleh negara-negara. Sedangkan pada demokrasi empirik ialah sebuah demokrasi yang wujudnya hanya ada didunia politik.

18. Pengertian demokrasi menurut Yeni R. Lukiswara dan Sumarno Ap menerangkan bahwa demokrasi adalah suatu pemerintahan dari rakyyat, olleh rakyat dan untttuk rakkkyyaat.

Berdasarkan dari beberapa pengertian demokrasi yang ada diatas maka kita bisa menelusuri macam-macam demokrasi yakni sebagai berikut:
1. Demokrasi pancasila ialah suatu sistem demokrasi yang selalu terpusat pada aspirasi, kepentingan dan dari suara rakyat serta mempunyai jiwa dan dasar dari paham pancasila atau nilai-nilai luhur dari pancasila yang dimana bersumber pada setiap tata nilai sosial budaya.

2. Demokrasi liberal adalah suatu sistem demokrasi yang berupaya terus dalam menekankan untuk memberikan kebebasan pada manusia agar mempunyai kepentingan manusia dan kekuasaan didalam pemerintahan yang sudah dibatasi oleh aturan atau undang-undang.

3. Demokrasi terpimpin adalah suatu sistem demokrasi yang ingin senantiasa mengarahkan kepada pimpinan tunggal.

4. Demokrasi proletas adalah suatu sistem demokrasi ingin untuk menyejahterakan rakyat dengan segala sesuatunya telah dikuasai dan ditetapkan oleh negara serta tak mengenal adanya kelas masyarakat.

5. Demokrasi totaliter adalah suatu sistem demokrasi yang memiliki tujuan utama dalam menghalalkan segala cara.

6. Demokrasi titular adalah sebuah sistem demokrasi yang senantiasa bercampur dengan gaya modern dan gaya lama.

7. Demokrasi formal adalah suatu sistem demokrasi yang berupaya menempatkan persamaan kedudukan pada setiap orang didalam politik dengan tak menyertakan upaya didalam menghilangkan dari kesenjangan ekonomi.

8. Demokrasi Material adalah suatu sistem demokrasi yang diciptakan atas dasar persamaan sosial dan ekonomi.

9. Demokrasi campuran merupakan suatu demokrasi yang berupaya menciptakan adanya kesejahteraan rakyat dengan menempatkan semua orang kepada hak yang sama.

Berdasarkan macam-macam demokrasi yang dipaparkan diatas maka kita bisa menemukan ada beberapa ciri-ciri demokrasi yakni sebagai berikut:
1. Mempunyai jaminan kekuasaan yang telah disepakati bersama.
2. Mempunyai jaminan atas kemerdekaan pada setiap warga negara untuk dapat beroposisi dan berkumpul.
3. Mempunyai sebuah jaminan HAM.
4. Mempunyai kekuasaan atas pemerintahan yang telah dikendalikan oleh rakyat dengan melewati utusan-utusan yang telah dipilih rakyat.
5. Mempunyai persamaan atas kedudukan dan perlakuaan kepada seluruh warga negara yang ada didalam hukum.

Kemudian adapun terdapat beberapa prinsip-prinsip demokrasi yang mesti kita ketahui yakni sebagai berikut:

1. Adanya suatu jaminan HAM atau Hak asasi manusia
2. Adanya persamaan dihadapan hukum
3. Konstitusi atau aturan akan membatasi kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah.
4. Munculnya sebuah kebebasan pers
5. Kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dan berserikat atau berkelompok
6. Munculnya pemilu yang jujur, adil dan bebas dimana sesuai dengan apa yang menjadi aspirasi rakyat.
7. Peradilan yang dilaksanakan dengan jujur dan adil serta tidak ada keberpihakan.

Demikianlah informasi mengenai pengertian demokrasi menurut dari para ahlinya, semoga informasi tentang pengertian demokrasi dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan wawasan mengenai pengertian demokrasi.

 

Daftar Isi

1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, average: 5.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *