Menu

Mengapa Habis Makan Tidak Boleh Tidur? Ini 8 Alasannya dan Jeda Waktu Paling Tepat – Hidup Sehat

Hai sahabatku selamat datang di situs artikelsiana.com. Kali ini kami akan menyajikan mengenai Mengapa Habis Makan Tidak Boleh Tidur? Ini 8 Alasannya dan Jeda Waktu Paling Tepat. Teman-teman jangan lupa untuk membagikan artike di sosial media kalian.

Setelah makan, tidak tidur, tetapi mengapa Anda tidak bisa tidur setelah makan? Tentunya ada beberapa bahaya tidur setelah makan yang bisa terjadi ketika kita tetap melakukannya. Itu wajar bagi bola kami merasa mengantuk setelah makan, yang lebih baik jika kita tidur. Namun, penting untuk mengetahui mengapa Anda tidak boleh tidur setelah makan untuk kesehatan Anda.

  1. Dada terasa hangat

Setelah makan langsung di tempat tidur bisa menimbulkan sensasi terbakar di dada, meski pada awalnya tidak akan ada efeknya. Ketika tubuh dibiarkan istirahat, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras, menyebabkan rasa hangat di dada karena kelebihan asam lambung. Panas yang datang dari perut dan kemudian ke dada menyebar dan bahkan bisa mencapai tenggorokan.

  1. Menambah berat badan

Alasan lain mengapa setelah makan tidak disarankan untuk segera tidur karena tubuh lebih mudah menumpuk lemak ketika tidur setelah makan. Jika Anda ingin tidur langsung, makan makanan rendah kalori dan bergizi dijamin akan jauh lebih baik, seperti buah dan salad daripada pizza atau makanan penutup. Setelah mengonsumsi makanan berkalori tinggi, kita harus membakarnya agar berat badan tetap terjaga atau berkurang.

  1. ras
Baca Juga  20 Cara Menghilangkan Ngantuk saat Bekerja di Siang Hari - Hidup Sehat

Setelah makan langsung, tidur dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke ketika ini adalah hasil studi penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Ioannina di Yunani. Risiko stroke cukup rendah pada orang yang menunggu lama setelah makan dan tidur menurut penelitian yang dilakukan pada 500 orang sehat.

  1. Refluks asam

GERD atau acid reflux adalah salah satu alasan mengapa Anda tidak bisa tidur setelah makan. Ini karena katup antara kerongkongan dan lambung tidak akan menutup segera setelah makan. Ini adalah faktor yang memungkinkan peningkatan asam lambung di tenggorokan yang akhirnya menjadi penyebab sensasi terbakar. Kondisi ini akan jauh lebih serius ketika Anda tidur berbaring di sebelah kanan depan.

  1. Tenggorokan terbakar

Seperti disebutkan di atas, asam lambung berisiko meningkat ketika kita pergi tidur segera setelah makan. Asam lambung yang berasal dari perut tidak hanya bisa naik ke dada, tetapi juga memiliki potensi untuk mencapai tenggorokan yang menyebabkan sensasi panas atau terbakar.

  1. Serangan jantung
Baca Juga  18 Cara Menghilangkan Ngantuk di Pagi Hari Paling Ampuh - Hidup Sehat

Kondisi seperti serangan jantung bukan efek langsung pada seseorang yang tidur segera setelah makan. Hanya saja, jika Anda terbiasa tidur setelah makan, ada kemungkinan bahwa lemak lebih mudah dan lebih cepat menumpuk, sehingga meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, sehingga meningkatkan potensi serangan jantung.

  1. diabetes

Setelah makan, sebaiknya jangan tidur karena lemak yang menumpuk di tubuh tidak hanya menyebabkan kegemukan, stroke, dan serangan jantung. Diabetes juga tampaknya menjadi salah satu bahaya yang harus diperhatikan. Konsumsi makanan tinggi kalori dan tinggi kalori juga dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga diabetes juga terjadi.

  1. Nafas berhenti saat tidur

Bahaya lain yang menyebabkan kita tidak bisa tidur adalah refluks, yang bisa menjadi pemicu saluran udara terbatas dan timbulnya sleep apnea. Ketika kedua kondisi terjadi, kita akan lebih rentan terhadap gangguan dalam pernapasan mendadak saat tidur.

Waktu terbaik untuk tidur setelah makan

Setiap tidur setelah Anda selesai makan, ada baiknya kita menunggu tubuh untuk benar-benar beradaptasi dengan makanan yang baru saja Anda masukkan sebelum Anda memutuskan untuk tidur. Tidur terlalu dekat dengan waktu makan dapat membahayakan kesehatan Anda, jadi waspadalah terhadap jarak atau istirahat terbaik untuk tidur, terutama jika kita sudah selesai makan.

Baca Juga  12 Cara Memperbaiki Pola Tidur yang Terganggu - Hidup Sehat

Menurut National Sleep Foundation, istirahat yang baik adalah 2-3 jam setelah makan dan rekomendasi ini adalah yang terbaik dan terbaik untuk diikuti. Harapan jauh lebih baik daripada kita harus mengalami berbagai risiko yang telah diperiksa di atas. Bahkan ketika kita memberi perut sekitar 60-70 menit untuk mencerna makanan, diketahui bahwa itu dapat mengurangi risiko stroke.

Mengapa kamu tidak bisa tidur segera setelah makan? Berapa menit atau jam adalah waktu terbaik antara makan dan tidur? Semuanya telah terpenuhi dan kami berharap untuk lebih bersabar dengan harapan perut atau tubuh akan beradaptasi dengan makanan yang telah dimasukkan sehingga kondisi kesehatan yang tidak diinginkan akan terjadi.

Semoga informasi tentang Mengapa Habis Makan Tidak Boleh Tidur? Ini 8 Alasannya dan Jeda Waktu Paling Tepat dapat memberikan manfaat bagi Kamu yang sedang membacanya saat ini. Anda jangan lupa untuk membagikan artike di sosial media kalian dan meninggalkan komentar di blog ini.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *