Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Manfaat Makan Plasenta Bayi Bagi Ibu Setelah Melahirkan dan Resikonya!

Placentophagy awalnya adalah tindakan hewan mamalia memakan plasenta anak-anak mereka setelah melahirkan dengan tujuan menyembunyikan jejak persalinan dari predator liar. Namun, belakangan ini Placentophagy trend dikalangan manusia karena merasa memakan plasenta sendiri memiliki banyak manfaat meskipun tanpa hasil riset medis.

Dahulu memakan plasenta kering merupakan salah satu bahan obat herbal yang digunakan masyarakat Tiongkok. Sekarang ini, memakan plasenta sendiri sudah trend dikalangan artis Hollywood. Bahkan di Amerika, setelah proses persalinan plasenta akan dikirim ke perusahaan khusus untuk kemudian di produksi sebagai obat.
Resiko memakan plasenta

Meskipun plasenta yang sehat mengandung protein dan nutrisi, berdasarkan hasil penilitian manfaatnya tidak sebanyak yang bisa didapatkaan dari mengkonsumsi makanan sehat. Bahkan proses produksi plasenta itu sendiri telah menghilangkan nutrisi di dalamnya.

Baca Juga  Makanan Sehat untuk Para Vegetarian yang Mesti Diketahui

Selain masih bersifat kontroversial, berikut ini adalah hasil penilitian yang membuktikan bahwa lebih banyak resiko ketimbang manfaat dari plasenta :

  1. Plasenta sendiri yang dikonsumsi secara mentah dapat menyebarkan infeksi. Jika pun plasenta itu telah di produksi dalam bentuk pil, plasenta tetap dapat mengandung virus dan bakteri. Apalagi jika seseorang mengonsumsi plasenta orang lain.
  2. Karena fungsinya sebagai penyaring bahan-bahan yang dapat membahayakan janin maka mungkin saja plasenta sudah terkontaminasi bahkan sebelum bayi lahir. Selain itu, proses persalinan yang melibatkan banyak tangan dan cairan tubuh juga dapat membuat plasenta terkontaminasi.
  3. Kontaminasi plasenta sebelum di konsumsi bisa saja terjadi karena pengaruh bahan lain atau plasenta itu sendiri. Sehingga bahan lain yang disimpan di tempat yang sama dapat mengontaminasi plasenta, dan sebaliknya, plasenta yang terkontaminasi juga dapat mencemari bahan lain.
  4. Meskipun telah diproses oleh perusahaan khusus, tidak ada prosedur standar tentang bagaimana mengolah plasenta yang tepat agar benar-benar steril.
  5. Apabila mengonsumsi plasenta yang terkontaminasi maka dapat membahayakan buah hati yang sedang mengkonsumsi ASI.
Baca Juga  Orang Tua Jangan Tidur Bersama dengan Bayi Jika Tidak Ingin Terjadi SIDS Pada Bayi

Setelah makan plasenta yang terinfeksi gejala yang akan dialami biasanya sakit perut dan demam. Segera periksakan ke dokter jika ada kerabat atau teman yang mengalami keluhan ini setelah makan plasenta secara langsung maupun plasenta yang telah diproduksi.

Baca Juga  32 Manfaat Daun Sirih Bagi Kesehatan & Kecantikan

Setelah membaca berbagai risiko yang bisa ditimbulkan dari makan plasenta sendiri, akan lebih baik menjaga kesehatan diri sendiri dan buah hati dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan istirahat yang cukup. Dan jangan lupa untuk terus berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba mengambil manfaat dari makan plasenta.

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *