Menu

Manfaat Berteriak Keras Untuk Kesehatan – Hidup Sehat

Hai teman-teman selamat datang di blog artikelsiana.com. Kali ini kita akan menjelaskan tentang Manfaat Berteriak Keras Untuk Kesehatan. Kamu jangan lupa untuk share artike di sosial media kalian.

Di antara kami, tentu saja, kami menjerit. Kita biasanya berteriak ketika melihat, mendengar, atau merasakan sesuatu yang mengejutkan. Kadang-kadang kita berteriak bahkan ketika kita sedang stres dan tampaknya kepala akan pecah, atau dalam keadaan emosional yang luar biasa, seolah-olah darah kita naik dan terasa penuh di kepala.

Ketika kita pergi ke gunung, momen yang sangat mahal untuk dilewatkan adalah berteriak secepat mungkin. Di depan pemandangan yang indah, tidak masalah jika ada orang yang mendengarkan, ketika kita melakukan semua beban muncul di pikiran kita.

Berteriak seolah telah menjadi kesepakatan di otak kita bahwa kita akan melakukan secara otomatis ketika kita mendapatkan sesuatu yang mengejutkan. jadi jika berteriak adalah salah satu ciri dari reaksi yang telah diatur oleh otak, apa manfaatnya bagi kita? Berikut adalah fakta yang perlu kita ketahui tentang manfaat mengabaikan dengan keras untuk kesehatan.

  1. Meringankan rasa sakit

dia berteriak

Tim ilmuwan dari departemen psikologi dan neurobiologi dari National University of Singapore telah mengungkapkan bahwa ketika kita meneriakkan "owh" itu adalah suara sederhana yang memerlukan artikulasi maksimum dan kontrol volume, ketika kita melakukannya akan lebih efisien dan efektif dalam mengurangi rasa sakit,

Penelitian ini melibatkan 56 peserta yang menguji rasa sakit. Para peserta diberi rasa sakit dan ketika mereka merasa mereka telah diuji untuk melakukan 5 tes respon ketika mereka merasa sakit.

  • Pada tes pertama mereka, mereka diminta berteriak "owh" ketika mereka merasa sakit.
  • Pada tes kedua Anda diminta untuk menekan tombol.
  • Tes ketiga diminta untuk mendengarkan rekaman suara "owh".
  • Pada tes keempat dia diminta diam.

Hasilnya ketika merespons dengan berteriak "owh" lebih mampu menahan rasa sakit lebih lama daripada jawaban lainnya. Karena ketika kita merasa buruk, kita harus benar-benar melepaskan rasa sakit dengan berteriak keras-keras, karena itu akan membuat kita lebih kuat untuk merasakan sakit.

  1. Meredakan stres
Baca Juga  20 Cara Menghilangkan Ngantuk saat Bekerja di Siang Hari - Hidup Sehat

Crowley Jack, Phd. Seorang psikolog dari Universitas Washington Barat dia mengatakan bahwa aspek psikologis dari stres dapat menyebabkan kecemasan, depresi, kehilangan gairah untuk hidup dan bahkan agresi yang lebih besar. Sementara aspek fisik stres dapat memicu ketidakstabilan ketegangan, mengurangi resistensi, gangguan pencernaan dan mempercepat penuaan, mereka dapat menyebabkan kanker parah.

Vincent Tuason dari Minesota Medical Center menjelaskan bahwa stres dapat dikurangi dengan berteriak. Berteriak adalah mekanisme alami dalam tubuh untuk mengurangi ketegangan dan ketidaknyamanan seseorang.

Prof. Jeffrey Lohr dari Sekolah Seni dan Sains J. Willi Fulbright menambahkan bahwa teriakan itu dapat memberikan perasaan rileks atau kelelahan otot yang disebabkan oleh stres.

  1. Hilangkan ketakutan

Penelitian yang dilakukan oleh Michelle Craske, seorang psikolog di University of California, melakukan penelitian yang mengundang 88 peserta. Semua peserta ini takut menjalani tarantula.

Penelitian dilakukan mengembangkan 88 orang dalam 4 kelompok besar. Setiap kelompok diminta untuk memberikan jawaban yang berbeda ketika mereka melihat tarantula di depannya.

  • Kelompok pertama diminta meneriakkan ungkapan "Saya takut laba-laba"
  • Kelompok kedua diminta berteriak, "Aku tidak takut laba-laba"
  • Kelompok ketiga diminta berteriak "laba-laba tidak akan menyakitiku"
  • Kelompok keempat diminta diam

Hasilnya agak mengejutkan, rasa takut benar-benar berkurang bagi mereka yang berteriak "Aku takut laba-laba", yaitu orang-orang dari kelompok pertama. Berdasarkan hasil penelitian ini, Michelle menyimpulkan bahwa kata-kata yang paling negatif digunakan oleh orang yang takut untuk menjelaskan ketakutan mereka maka ketakutan itu akan berkurang.

Ini sering disarankan oleh para psikolog untuk melepaskan beban yang ada di pikiran mereka. Kita diharapkan berteriak dalam kata-kata untuk sepenuhnya menjelaskan kondisi penderitaan dan masalah kita, sehingga kita akan merasa lebih lega untuk mengungkapkannya.

  1. Semangat membakar

Ini mungkin yang sering kita lakukan untuk membakar semangat kita ketika kita dihadapkan dengan tantangan. Untuk tim olahraga sebelum bertanding, tentunya akan menambah semangat diri dan rekan satu tim mereka. Diyakini bahwa berteriak akan membuat kita lebih bersedia menghadapi tantangan.

  1. Pilihan terbaik untuk menghilangkan emosi
Baca Juga  5 Bahaya Menyetir Tanpa Alas Kaki Bagi Tubuh - Hidup Sehat

Setiap orang pasti memiliki emosi dalam dirinya. Emosi adalah elemen psikologis alami yang menjadi milik semua orang. Perbedaan tingkat emosional setiap orang berbeda-beda, tergantung pada kondisi diri dan lingkungan eksternal yang mempengaruhinya.

Ketika kita mengalami kegagalan, luka atau kemarahan yang muncul, kita akan merasa seperti ada beban yang menumpuk di hati dan pikiran. Para ahli menyarankan, ketika kita mengalami emosi yang memuncak, maka menanggapi dengan berteriak keras sementara emosi mereda.

Ada banyak pilihan lain yang bisa diambil orang ketika mereka emosional, sebagai contoh memukul tembok, melawan konflik dengan orang lain atau menyakiti diri sendiri. Tidak ada pilihan yang lebih baik ketika emosional daripada berteriak, karena itu efektif dalam menghilangkan emosi dan aman untuk diri kita sendiri karena berteriak adalah mekanisme alami dalam tubuh.

  1. Mengembalikan perhatian

Berteriak ketika kita mulai kehilangan konsentrasi. Kondisi ini biasanya terjadi ketika banyak pekerjaan telah menumpuk di pikiran kita dan kita merasa bingung tentang pekerjaan yang harus diutamakan. Jika kondisi ini dibiarkan, itu akan membuat kita kehilangan konsentrasi dan menyerah pada situasi, lebih buruk lagi akan menunda pekerjaan kita.

Ketika Anda mengalami kehilangan konsentrasi karena banyak pikiran telah menumpuk, maka Anda menjawab dengan berteriak pada saat itu. Kondisi ini akan membuat Anda lebih tenang untuk dapat memutuskan pekerjaan mana yang harus didahulukan.

  1. Memberi kebahagiaan

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang ketika mereka melihat sesuatu yang lucu sering berteriak? Sebagai contoh, ketika mereka melihat idola mereka, mereka secara spontan berteriak kegirangan.

Diyakini bahwa teriakan itu adalah bentuk respons terhadap perasaan bahagia yang dialami seseorang. Menjerit perasaan bahagia akan lebih besar yang bisa Anda rasakan. Jadi, ketika Anda mendapatkan kebahagiaan, itu bukan kesalahan Anda jika Anda berteriak, karena itu akan memberi Anda kualitas kebahagiaan yang lebih besar.

  1. Mempercepat aliran darah
Baca Juga  Hati-hati, 4 Kebiasaan Makan Seperti Ini Paling Sering Picu Tersedak - Hidup Sehat

Ketika kita berteriak, otot kita tidak hanya akan rileks, tetapi juga aliran darah di dalamnya akan lebih lancar. Ketika kita berteriak, hormon adrenalin kita akan secara otomatis menguat. Hormon ini membuat jantung memompa darah secara optimal. Sehingga pembuluh darah yang datang dan pergi dari jantung mengembang dan membuka ruang untuk aliran darah.

  1. Bagus untuk kesehatan jantung

Ketika aliran darah kita mengalir dengan lancar, fungsi jantung kita akan terjaga sepenuhnya. Manfaat praktis lain yang bisa didapat dengan kondisi jantung yang sehat akan membuat kita terhindar dari risiko stroke dan penyakit jantung. Kita berdua tahu bahwa penyakit ini adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

  1. Kurangi risiko stroke dan hipertensi

Tak hanya stroke, risiko hipertensi juga bisa dihindari. Berteriak, aliran darah kita akan lebih cepat, sesaat kemudian kita akan merasakan ketenangan yang membuat darah cepat dan lambat secara bergantian. Akibatnya, jantung kita akan dilatih untuk menerima kondisi aliran darah yang berbeda dan mengurangi risiko hipertensi.

Kiat menjerit agar lebih efektif

Ketika kita berteriak kita harus memperhatikan di mana kita berada. Anand Krishna, seorang praktisi penyembuhan holistik dalam bukunya Atma Bodha menjelaskan bagaimana kita harus berteriak. Pastikan Anda berteriak di tempat yang nyaman. Anand menyediakan tempat alternatif untuk berteriak tentang gunung, pantai, atau tempat nyaman lainnya. Prinsipnya adalah memastikan kita bebas menangis tanpa harus diganggu atau mengganggu orang lain.

Semoga informasi tentang Manfaat Berteriak Keras Untuk Kesehatan dapat mendatangkan manfaat bagi Anda yang sedang membacanya saat ini. Teman-teman jangan lupa untuk bagikan artike di sosial media kalian dan meninggalkan komentar di situs ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *