Menu

Inilah 4 Penyebab Perut atau Rahim Sakit Saat Hamil Muda, No. 3 Bahaya untuk Kehamilan!

Wanita yang sementara hamil muda itu pada umumnya akan mengalami muntah dan mual di pagi hari, atau yang biasa dikenal “Morning Sickness”. Pada kondisi ini termasuk sesuatu yang normal terjadi sebagai pengaruh terjadinya perubahan hormon selama masa kehamilan. Akan tetapi, bagaimana jika anda mengalami kondisi rahim sakit saat hamil muda? Apakah hal ini sesuatu yang normal atau mesti diwaspadai?

Rahim Sakit Saat Hamil, Wajar Atau Tidak

Kehamilan memang akan menghadirkan berbagai macam perubahan pada tubuh anda. Mulai dari muntah dan mual, kram perut, payudara membesar, berat badan naik sampai rahim sakit ketika hamil.

Saat anda mengalami sakit perut saat hamil, maka kemungkinan letak nyerinya itu berasal dari rahim. Karena jika dilihat dari gejalanya maka nyeri pada rahim itu sama dengan saat anda mengalami kram perut ketika sedang menstruasi.

Secara umum, rahim sakit saat hamil itu sebenarnya sesuatu yang normal. Ini menjadi pertanda bahwa tubuh sedang melakukan proses adaptasi dengan adanya perkembangan janin dalam rahim.

Berbagai Penyebab Rahim Sakit Saat Hamil

Meski pada umumnya rahim sakit normal terjadi, ternyata rahim sakit itu juga dapat menjadi tanda bahaya bagi kehamilan anda. Nah, berikut ini terdapat berbagai hal yang bisa menjadi penyebab rahim sakit ketika hamil dari yang normal sampai perlu untuk diwaspadai.

Baca Juga  11 Manfaat dan Khasiat Buncis: Sayuran yang Perkasa

1. Pelebaran Rahim

penyebab perut atau rahim sakit

Pada masa minggu-minggu pertama kehamilan, anda mungkin tak menyadari ketika rahim mulai mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Namun, pada saat usia kehamilan memasuki ke-12 minggu, maka rahim anda akan mulai melebar hingga seukuran jeruk.

Apalagi jika anda sedang hamil kembar, maka ukuran rahim tentu saja akan melebar lebih cepat dibandingkan kehamilan tunggal. Saat rahim membesar maka anda biasanya akan merasakan nyeri atau tidak nyaman di perut pada bagian bawah.
Tapi, bunda tenang saja, karena kondisi ini merupakan sesuatu yang normal terjadi pada wanita yang sedang mengalami hamil muda. Jika gejala rahim sakit ketika hamil semakin bertambah parah dan sampai terjadi pendarahan maka sebaiknya segeralah mengonsultasikan kepada dokter kandungan anda.

2. Perut Kembung atau Sembeli

Selain bisa membuat muntah dan mual, hormon progesteron yang meningkat selama masa kehamilan bisa memperlambat proses pencernaan anda. Akibatnya, makanan anda menjadi lebih lama diserap dalam tubuh dan dapat menyebabkan susah buang air besar atau sembelit.

Peningkatan hormon kehamilan juga dapat membuat otot-otot usus anda menjadi mengendur dan menekan rahim. Hal inilah yang akan membuat rahim anda terasa sakit ketika sedang hamil muda.

Baca Juga  Kenali Sebelum Terlambat! Inilah Tiga Jenis Gangguan pada Indung Telur Berdasarkan Gejalanya

Tumpukan udara pada saluran pencernaan atau perut kembung juga akan dapat memberikan efek yang sama. Untuk solusinya, maka pastikanlah selalu memenuhi kebutuhan cairan ketika hamil, yakni setidaknya 10 gelas air putih per hari. Hal ini akan dapat membantu meringankan sakit karena perut kembung.

3. Keguguran

Meskipun umumnya itu normal terjadi, rahim sakit saat hamil muda juga dapat menjadi tanda bahaya bagi kesehatan kandungan anda. Berhati-hatilah, kondisi ini dapat menjadi salah satu pertanda keguguran yang mesti kita waspadai. Selain sakit pada rahim, tanda dan gejala keguguran yang lainnya meliputi:
– Nyeri Panggul
– Keluar Keputihan abnormal dari vagina
– Nyeri Punggung bagian bawah
– Bercak atau perdarahan pada vagina

Mesti dicatat bahwa tak semua gejala rahim sakit ketika hamil itu menjadi tanda keguguran. Karena memang gejalanya hampir sama dengan kram perut biasa yang pada umumnya bisa terjadi saat hamil. Jika anda bingung membedakannya maka segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan untuk bisa memastikan penyebabnya.

4. Hamil ektopik

Waspadalah saat anda mengalami rahim sakit ketika hamil muda yang tidak kunjung berhenti. Karena tak menutup kemungkinan bahwa itu menjadi salah satu tanda atau gejala hamil ektopik atau hamil di luar kandungan.

Baca Juga  34 Manfaat dan Khasiat Luar Biasa Buah Tomat

Hamil ektopik adalah suatu kondisi saat sel telur yang sudah dibuahi (embrio) tak menempel pada dinding rahim. Akan tetapi justru menempel pada bagian tubuh yang lainnya, baik pada rongga perut, saluran telur (tuba falopi) atau leher rahim.

Embrio yang tumbuh tidak pada tempatnya maka ini akan memunculkan nyeri yang tajam dan menusuk pada salah satu atau kedua sisi rahim. Gejala hamil ektopik yang lainnya meliput:
– Gangguan Pencernaan
– Badan lemah, pusing hingga pingsan.
– Perdarahan ringan atau berat
Mesti dicatat bahwa hamil ektopik adalah suatu kondisi gawat darurat yang mesti cepat-cepat ditangani. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk kita segera memeriksakannya kepada dokter kandungan jika anda sedang mengalami rahim sakit ketika hamil muda.

Demikianlah informasi tentang penyebab rahim sakit saat hamil muda. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi tentang kehamilan terutama informasi rasa sakit pada rahim saat hamil muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *