Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

25+ Ikan Terbesar di Dunia yang Pernah ditemukan, No.7 Berukuran Raksasa!

Ikan terbesar di dunia – Ikan adalah binatang laut yang dikenal dengan nama “Pisces”. Kebanyakan ikan hidup dan bernafas menggunanakan insang. Akan tetapi ada juga mamalia yang bentuknya sama mirip dengan ikan, akan tetapi cara bernafasnya tak menggunakan insang. Wow, amazing.. ikan apa saja itu? pasti ikan tersebut memiliki ukuran yang besar yah.

Sebagai planet ketiga dari matahari, bumi termasuk planet yang memiliki permukaan berupa perairan yang lebih luas dibandingkan permukaan tanahnya atau daratannya. Oleh karena itu, tidak heran kalau bumi mempunyai makhluk perairan yang jenis dan jumlahnya itu sangat lah banyak. Salah satunya yaitu ikan. Sebagai makhluk yang hidup di air, ikan tentu saja mempunyai beberapa jenis yang dimulai dari ikan hias seperti ikan cupang dan ikan arwana, sampai ikan buas dan mematikan yang tentu saja akan sangat begitu mengerikan jika kita memeliharanya. Tak hanya jenisnya yang punya aneka ragam macam, ternyata ukuran ikan pun itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Mulai dari ikan dengan ukuran yang terkecil sampai ikan yang ukuran terbesar.

Terkadang banyak orang yang telah salah mengartikan dan menanggapinya bahwa itu adalah bagian dari jenis ikan. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas dan menjelaskan tentang ikan-ikan yang terdapat pada seluruh dunia yang memiliki bentuk yang sangat besar.

Ikan yang terdapat pada seluruh dunia ini memang sangatlah banyak dan jumlahnya memang tak terbatas. Terdapat kurang lebih 27000 spesies ikan yang sudah tersebar dan ditemukan di permukaan bumi ini, baik yang terdapat di danau, kolam air payau, laut, samudra, yang ada di sungai ataupun di tempat yang lainnya.

Nah, langsung saja kita membahas tentang gambar ikan terbesar di dunia yang sangat mengagumkan yang berhasil didokumentasikan oleh manusia. Mari kita simak di bawah ini:

Daftar Ikan-ikan Terbesar di Dunia

Nah, untuk anda yang para pecinta ikan, tentu saja sudah penasaran dengan ikan apa sajakah yang masuk dalam daftar ikan terbesar di dunia atau mungkin anda sudah berniat untuk mendapatkan salah satu diantara ikan terbesar di dunia ini. Berikut 10 ikan terbesar di dunia.

1. Ikan Terbesar di Dunia: Ikan Paus biru (Blue Whale)

ikan terbesar di dunia ikan paus biru

Ikan paus jenis ini adalah ikan paus terbesar di dunia. Jenis ikan paus ini masih meraih posisi pertama ikan yang memiliki ukuran terbesar nomor satu dibandingkan spesies ikan yang lainnya. Paus ini adalah bukan termasuk dalam jenis spesies pisces karena ikan ini memiliki cara bernafas menggunakan paru-paru.

Binatang ini dianggap sebagai mamalia yang memiliki habitat hidup dalam laut. Paus ini memiliki nama latin yakni Balaenoptera Musculus. Ikan ini memiliki bobot yang sangatlah berat yait 181 ton dan memiliki panjang tubuh sekitar mencapai 33 m.

Seperti ikan hiu pada umumnya, ikan hiu jenis blue whale ini memiliki makanan berupa hewan hewan kecil semisal crustacesa atau hewan kecil yang lainnya. Paus ini memiliki habitat menyebar yakni di samudra atlantik, samdura pasifik dan samudra hindia.

2. Ikan Terbesar di Dunia: Lele Raksasa dari Sungai Mekong

ikan terbesar di dunia ikan mekong

Ikan lele adalah ikan yang banyak ditemukan di Indonesia dan ikan ini adalah salah satu ikan yang memang cukup terkenal di berbagai penjuru dunia karena jenis ikan ini memiliki bentuk yang uniki dibandingkan ikan pada umumnya. Jika ikan lele yang berjenis ini adalah ikan lele besar, apakah kamu pernah menemuinya? Jika di Indonesia sendiri kebanyakan ikan lele rata-rata memiliki bentuk yang kecil dan susah menemukan ikan lele yang memiliki bentuk raksasa atau besar.

Ikan lele terbesar bisa kita temukan di sungai terpanjang dan terluas di Asia Tenggara atau lebih jelasnya jenis ikan lele raksasa itu hanya bisa kita temukan di sungai Mekong yang dimana sungai nya memanjang di tiga negara Asia Tenggara.

Ikan ini dapat kita temukan di sepanjang aliran sungai mekong yang memiliki kedalaman khusus. Dulunya pernah ditemukan ikan lele terbesar di Negara Indonesia yauitu bogor jawa barat.

Yang mana ikan lelel itu mampu memiliki ukuran yang sangat luar biasa besar dan ikan lele itu adalah ikan yang terbesar di Indonesia nomor satu yaitu dengan memiliki bobot mencapai sekitar 50 kg dan panjang secara keseluruhan ikannya mencapai sebesar 1.5 m.

3. Ikan Terbesar di Dunia: Paus Sirip Punggung (FinBack)

ikan terbesar di dunia ikan sirip panggung

Paus ini mempunyai nama latin yaitu Balaenoptera Physalus. Jenis paus ini digolongkan dalam jenis mamalia laut subordo paus balin. Paus besar ini memiliki panjang sekitar 27 meter, paus ini termasuk ikan terbesar di dunia kedua setelah paus biri (blue whale).

Paus sirip punggung ini sangatlah mudah kita temukan pada samudera yang ada di seluruh dunia bagian utama, seperti di lautan tropis dan daerah kutub. Akan tetapi paus ini tidak dapat kita temukan di daerah yang memiliki banyak lapisan es seperti kutub utara dan kutub selatan.

Paus ini tidak dapat kita temukan di perairan kecil yang tempatnya sangat jauh dari samudra. Paus jenis ini hanya bisa hidup di perairan yang mempunyai temperatur dingin dan hangat. Paus ini menargetkan cumi cumi dan ikan sebagai makanannya.

Ikat Terbesar di Dunia: Ikan Hiu Paus (Shark Whale).

ikan terbesar di dunia Ikan Hiu Paus

Ikan ini bisa dianggap ikan yang paling besar. Meskipun besar, ikan yang satu ini tidak bisa kita golongkan dalam ikan yang ganas. Malahan sebaliknya, karena meskipun mempunyai ukuran yang besar, ikan ini hanya memakan hewan kecil yang terdapat di laut seperti zooplankton atau fitoplankton. Hiu ini memiliki nama lain yaitu Rhincodon typus.

Baca Juga  10 Tsunami Paling Dahsyat dan Paling Merusak dalam Sejarah | Unik dan Aneh

Ikan Terbesar di Dunia: Ikan Paus Pembunuh (Ocra)

ikan terbesar di dunia ikan paus pembunuh

Ikan paus ini termasuk spesies ikan yang sangat ganas dan paling menyeramkan di lautan. Ikan paus pembunuh ini lebih dekat dengan lumba-lumba. Karena ukurannya yang sangat besar, maka ikan ini dianggap sebagai ikan paus.

Dari bahasa inggris ikan ini biasa kita sebut dengan nama ocra. Jika anda melihat ikan ini pasti anda menganggap ikan ini adalah ikan yang lucu dan sangat jinak. Akan tetapi anda jangan mudah terkecoh dengan kecantikan tampilannya. Paus ini adalah ikan ganas yang sangatlah ditakuti oleh hewan laut lainnya. Ikan ini terkenal cukup begitu lincah dalam memperoleh makanannya. Dari ikan ini sangatlah pintar, oleh karena itu, ikan ini sangatlah mudah untuk mendapatkan makanannya. Biasanya ikan ini memakan anjing laut yang sangat mereka sukai. Dalam memburu mangsanya ikan ini sangat cerdas.

Paus ini memiliki hidup berkelompok. Dalam memburu mangsanya, paus ini secara berkelompok. Selain anjing laut yang bisa menjadi mangsanya, ternyata masih banyak jenis hewan laut yang bisa menjadi mangsanya yakni hewan yang mempunyai ukuran yang besar.

Terkadang pada momen tertentu, paus ganas ini sedang memburu mangsanya yakni mengincar hiu putih yang termasuk hewan besar di lautan. Keganasan paus pembunuh ini bisa terlihat dari caranya memakan mangsanya yaitu dengan cara mencabik-cabik untuk dimakan bersama dengan kelompoknya.

Meskipun ukuran ikan paus ini sangat besar, akan tetapi ikan ini bisa melompat tinggi sama dengan ikan lumba-lumba pada umumnya. Dalam sekali melompat saja, ikan ini bisa mencapai 10 meter. Bisa kita bayangkan betapa ganasnya ikan paus jenis ini yang dimana ikan hiu ini berada dalam puncak rantai makanan yang ada di lautan.

6. Ikan Terbesar di Dunia: Ikan HIu Megalodon

ikan terbesar di dunia

Whale Shark

Pada urutan pertama ada ditempati whale shark yang juga biasa disebut hiu paus. Mendengar kata hiu, maka tentu saja anda tidak heran kalau ikan yang satu ini masuk dalam daftar ikan yang berukuran terbesar di dunia. Karena memang hiu sendiri dikenal sebagai ikan yang mempunyai badan yang besar dengan panjang mencapai 12.2 meter dan bisa tumbuh lebih besar lagi, serta memiliki bobot berat mencapai 20 ton. AKan tetapi jika dilihat dari makananannya maka hal tersebut sesuatu yang wajar karena ikan hiu tak hanya memakan plankton. Akan tetapi juga memakan ikan-ikan besar di lautan.

Selain daripada itu, hiu paus termasuk ikan penghuni lautan tropika dan ughari yang mempunyai suhu hangat. meskipun tinggal di samudra yang luas, hiu paus ini seringkali kita temukan sedang mencari makan di sekitar pesisir benua seperti India, Zanzibar, Australia Barat bahkan sampai di Indonesia. Akan tetapi, demikian tak jarang juga hiu paus ini bisa kita lihat di laguna atau atoll atau mendekati muara sungai.

Tahukah anda? Meskipun dia tergolong ikan terbesar di dunia, ikan yang mempunyai nama latin Rhincodon Typus ini hanya digolong ikan yang jinak dan tak berbahaya bagi manusia. Ikan ini bahkan bisa kita ajak bermain oleh para penyelam dan terkadang membiarkan mereka para penyelam untuk menungganginya. Nah. setelah mengetahui ikan hiu paus ini adalah ikan yang jinak maka apakah anda berminat untuk memeliharanya?

Great White Shark

Pada urutan kedua, terdapat great white shark atau biasa disebut dengan hiu putih. Ikan yang satu ini adalah hiu lamniform besar yang berada di pesisir perairan di seluruh permukaan lautan utama. hiu putih ini juga merupakan salah satu predator utama bagi jenis mamalia laut.

Sebagai ikan terbesar nomor dua di dunia, hiu putih ini bisa mempunyai panjang mencapai 6 meter dengan berat mencapai sekitar 2.268 kg. Walaupun mempunyai ukuran yang besar, tapi ternyata pergerakannya tetap cepat tidak dipengaruhi oleh beratnya dimana kecepatannya mencapai 24 km / jam. Pergerakan cepat ini diperoleh dari kibasan ekornya. Bahkan dengan kecepatan ini dia bisa memecah ombak yang sama lincahnya dengan paus saat sedang memburu mangsanya.

Ada lagi yang mesti anda ketahui bahwa hiu putih ini dianggap sebagai predator, ikan hiu putih ini mempunyai 300 barisan gigi bergerigi tajam dan mempunyai kemampuan indra penciuman untuk dapat mencari mangsanya. Selain daripada itu, dia juga mempunyai organ yang bisa mendeteksi gelombang elektromagnet kecil yang berasal dari tubuh mangsanya. Apa saja yang bisa menjadi mangsanya? Yang menjadi mangsa hiu putih ini yaitu singa laut, ikan hiu putih kecil, anjing laut dan tanpa terkecuali bangkai-bangkai ikan.

Greenland Shark

Pada urutan ketiga, ada ikan paus greenland shark atau biasa disebut ikan hiu abu-abu (Somniousus Microcephalus). Pada ikan yang satu ini ternyata merupakan salah satu spesies hiu Somniosidae atau bisa dikatakan sebagai “ikan tidur”. Dia juga mempunyai hubungan kekeluargaan yang cukup dekat dengan ikan hiu tidur pasifik dan ikan hiu tidur selatan. Kenapa ya disebut dengan ikan tidur?

Karena ternyata ikan hiu abu-abu ini tercatat sebagai ikan tertua yang memiliki umur bisa mencapai 400 tahun. Tidak hanya itu saja, ikan ini diketahui baru bisa berkembang biak saat umurnya sudah mencapai 150 tahun.

JIka anda ingin melihat ikan hiu abu-abu ini, maka anda dapat mengunjungi samudra Atlantis bagian barat dan samudera artik. Sebab di sanalah spesies ini lebih sering ditemukan. Bicara mengenai ukuran badan hiu abu-abu ini bisa tumbuh sampai 7.3 meter dan dengan berat badan mencapai sebesar 1400 kg. Untuk ikan betina biasanya mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan ikan jantan.

Baca Juga  Amphibia (Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi dan Peranannya)

Karena ikan hiu abu abu ini termasuk ikan predator, maka yang seringkali menjadi sasarannya untuk dimangsa yaitu ikan herring, redfish, flounder dan ikan hiu kecil. Tidak hanya itu saja, ikan hiu abu abu ini juga sudah pernah dilaporkan memangsa hewan lain seperti kuda, rusa kutub dan beruang kutub.

Untuk tempat tinggalnya, ikan hiu abu abu ini biasanya tinggal di lautan yang memiliki suhu rendah sekitar -2 derajat celcius. Tidak seperti ikan predator besar yang lainnya yang bisa berenang dengan cepat, hiu abu-abu ini justru hanya mempunyai kecepatan berenang sekitar 1.22 km / jam.

Hiu abu-abu ini bisa kita temukan di lautan dengan kedalaman laut sekitar 2.200 meter. Pada agustus 2013, ikan ini pernah ditemukan berada di teluk Meksiko dengan kedalaman 1.749 meter dimana saat itu suhu airnya yaitu 4.1 derajat celcius. Ternyata saat musim dingin, ikan ini akan mencari air yang suhunya terasa lebih hangat.

Basking Shark

Pada urutan keempat ikan terbesar di dunia yaitu Basking shark. Basking Shark atau biasa kita sebut sebagai hiu penjemur (Cetorhinus maximus) adalah ikan terbesar kedua setelah ikan hiu paus dan dia merupakan salah satu dari 3 ikan hiu seperti ikan hiu paus dan hiu megamouth yang memang merupakan pemakan plankton.

Ikan hiu penjemur ini mempunyai panjang tubuh yang bisa mencapai sekitar 8 meter. Bahkan dilaporkan sudah pernah ditemukan di Norway dengan memiliki panjang tubuh sekitar 12 meter dan berat mencapai sebesar 5.2 ton.

Untuk tempat tinggalnya, ikan hiu penjemur ini lebih senang ada di bumi pada bagian utara hingga lautan dengan memiliki suhu yang hangat sekitar 8 sampai 14.5 derajat celcius. Selain daripada itu, ikan hiu penjemur ini biasanya ditemukan berada di kedalaman 910 meter.

Biarpun ukurannya besar, ternyata ikan hiu penjemur ini termasuk pemakan yang pasif dan bisa menyaring hampir 2000 ton kubik air per jam untuk dapat menemukan mangsanya seperti zooplankton, ikan kecil dan invertebrata. Ikan hiu penjemur ini berproduksi secara ovovivipar dan bayi yang dikeluarkannya bisa mencapai 1.5 sampai 2 meter.

Catfish

Sama dengan namanya yaitu catfish. Ikan ini mempunyai kumis yang sama dengan kumis kucing pada bagian wajahnya. Di indonesia sendiri, ikan catfish ini lebih kita kenal dengan ikan lele. Di dunia terdapat 3 spesies ikan lele yang terbesar diantaranya piraiba dari Amerika Selatan, Wels Catfish dari Eurasia dan Mekong Giant catfish dari Asia Tenggara.

Catfish ini mempunyai berbagai macam ukuran, akan tetapi kebanyakan catfish ini memiliki berat sekitar 88 kg yang pernah berhasil ditangkap di sungai Ebro, Spanyol oleh seorang gadis yang berumur 11 tahun di bulan juli 2009 lalu.

Tidak hanya itu saja, di Amerika utara, blue Catfish ini juga pernah ditangkap di sungai Missouri dengan memiliki berat sekitar 59 kg. Sementara catfish kepala datar, tertangkap di Independence, Kansas dengan memiliki berat sekitar 56 kg. Nah, bagaimana dengan catfish yang pernah anda tangkap?

Ternyata tidak berhenti disitu saja, pada bulan mei 2005 lalu, rekor baru pun datang dengan dilaporkannya seekor mekong giant catfish yang sudah berhasil ditangkap pada bagian utara Thailan dengan berat mencapai sekitar 293 kg.

Ikan Pari Raksasa

Sama denga ikan hiu, ikan pari pun tergolong ke dalam ikan yang mempunyai tulang rawan. Ikan ini pun terkenal mempunyai satu sampai lebih sengatan yang berasal dari ekornya (stringer). Stringer sendiri mempunyai panjang yang bisa mencapai sampai 35 cm dan pada unsur bawahnya ada 2 taring menyeluruh dengan kelenjar racunnya.

Pada ikan pari dewasa ukuranya bervariasi, mulai dari yang ukuran 5 cm dan 10 cm (famili Narkidae) sampai berukuran paling besar yakni dengan lebar 610 cm dan panjang 700 cm (famili Mobulidae).

Meskipun demikian, pada tahun 2015 kemudian di Sungai Mae Klong, semua ilmuwan sukses menemukan ikan pari raksasa yang berukuran sepanjang 4,3 meter dan lebarnya 2,4 meter, serta berat tubuh yang berkisar antara 318 sampai 363 kg. Hingga kesudahannya penemuan ikan pari raksasa ini sukses memecahkan The Guiness Book of Worl Record dan diputuskan sebagai ikan tawar terbesar di dunia.

Ikan Terbesar di Dunia: Blue Marin

Pada urutan ke tujuh, di tempati oleh blue marin atau Atlantic Blue Marlin (Makaira Nigricans). Seperti namanya, pada spesies Marlin ini adalah ikan yang mempunyai habitat asli pada samudera Atlantik. Mesti anda ketahui bahwa ikan ini juga mempunyai kandungan lemak yang tinggi sehingga dia sangat berharga secara komersial di pasaran.

Pada Blue Marlin betina ini ukurannya bisa mencapai 4 kali lebih berat ketimbang blue marlin jantan yang rata-rata beratnya mencapai sekitar 160 kg. Ikan Blue Marlin betina juga bisa tumbuh membesar sampai panjangnya mencapai sebesar 5 meter.

Bahkan ikan blue marlin betina tercatat bisa mempunyai berat badan mencapai sebesar 540 sampai 820 kg. Sementara itu, blue marlin yang sudah pernah ditemukan di Victoria, Brazil, tercatat mempunyai berat badan sampai 636 kg.

Berkenalan dengan ikan blue marlin, ternyata sebelum mereka beranjak dewasa, hidup mereka sering diancam oleh berbagai macam predator seperti shortfin mako dan great white shark atau hiu putih. Blue marlin juga mempunyai berbagai macam jenis cacing parasit, diantaranya yaitu Monogea, Cestoda, Nematoda, Acanthcephala, Remoras dan Didymozoidea.

Baca Juga  Pengertian Sel dan Bentuk-Bentuk Sel

Untuk reproduksinya, Atlantic blue marlin baru bisa melakukan proses reproduksi pada umur sekitar 2 sampai 4 tahun. Pada blue marlin jantan itu baru bisa melakukan reproduksi saat beratnya mencapai sekitar 35 sampai 44 kg.
Sedangkan pada ikan blue marlin baru bisa melakukan reproduksi saat beratnya mencapai 44 sampai 61 kg.

Hebatnya, hanya satu kali masa bertelur, ikan blue marlin betina bisa menghasilkan telur sebanyak 7 juta telur dengan memiliki ukuran diameter sebesar 1 mm. Ikan Blue Marlin janta bisa bertahan hidup sekitar 18 tahun sedangkan untuk blue marlin betina bisa bertahan hidup lama dibandingkan blue marlin jantan yakni 27 tahun.

Bluefin Tuna

Selanjutnya terdapat bluefin tuna atau tuna sirip biru atlantik (Thunnus Thynnus). PAda ikan yang satu ini merupakan jenis spesies ikan tuna bersirip biri yang memiliki habitat asli berada pada samudera Atlantic Barat dan timur. Tidak ketinggalan juga di Laut Tengah. Bluefin tuna masih punya kekerabatan dekat dengan spesies sirip biru lainnya seperti ikan tuna sirip biru pasifik dan ikan tuna sirip biru selatan.

Ukuran dan berat si ikan tuna sirip biru Atlantik bisa mencapai sampai lebih dari 450 kg. Hal tersebut dapat menyaingi marlin hitam, marlin biru Atlantik dan ikan todak yang dikenal sebagai ikan Perciformes terbesar. Selain daripada itu, ikan bluefin tuna ini mempunyai nilai tinggi menjadi ikan pangan dan mempunyai nilai komersial yang sangat menguntungkan.

Pada tuna sirip biru Atlantik jantan, panjangnya dapat mencapai sekitar 2 hingga 2,5 meter dan dengan berat antara 225 hingga 250 kg. Sedangkan ikan tuna sirip biru Atlantik terbesar yang pernah dicatat, ditemukan oleh Nova Scotia, dengan ukuran panjang 3,7 meter dan berat mencapai 679 kg. Lalu pada 1934, Noba Scotia kembali berhasil menangkap ikan jenis yang sama dengan berat 361 kg dan dengan bantuan 6 pria selama 62 jam.

Tuna sirip biru Atlantik ini tinggal di kedalam 500 meter dan kecepatan renangnya dapat mencapai 64 km/jam. Ia juga memangsa ikan-ikan kecil seperti kan sarden, ikan herring, dan ikan makarel. Dan tak kalah mengejutkannya adalah ikan tuna sirip biru Atlantik betina mampu mengeluarkan hingga 30 juta telur hanya pada sekali bereproduksi.

Taimen

Taimen adalah salah satu dari keluarga ikan salmon (Famili Salmonidae). Dia dikenal juga dengan nama Siberian Salmon dan Siberian Taimen. Ikan taimen ini terkadang kita bisa temukan sedang berenang dari arah pesisir Pasifik Rusia ke barat menuju arah mongolia dan uni soviet. AKan tetapi kini populasinya hanya berkembang di Mongolia dan Rusia.

Umumnya untuk ukuran taimen ini berukuran 2 meter dengan memiliki berat sekitar 90 kg. Meskipun demikian, ikan taimen pernah ditemukan dengan berat sekitar 105 kg dan dengan panjang sekitar 2.1 meter dan hal tersebut tercatat sebagai penemuan taimen yang terbesar.

TErnyata ikan taimen adalah salah satu jenis ikan yang paling rakus dan dia bisa memangsa apapun. Mangsa paling utama ikan taimen adalah ikan meskipun memang pernah beberapa kali dilaporkan bahwa ikan taimen ini memangsa bebek dan hewan mamalia lainnya seperti kelelawar dan tikus. Bahkan yang lebih mengejutkan ikan taimen dewasa tidak segan-segan memangsa sesama spesiesnya sendiri yang mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan dirinya.

Paddlefish

Pada urutan terakhir, terdapat ikan paddlefish (famili polydontidae). Ikan ini dianggap sebagai ikan primitive karena tak banyak mengalami perubahan morfologi sejak pertama kali berevolusi. Dia diketahui memiliki habitat berada di sungai yang memiliki arus besar seperti lembah missisipi. Paddlefish mempunyai habitat yang beragam. Akan tetapi, pada umumnya dia mencari air yang dalam atau berada di daerah-daerah rendah seperti terusan, bendungan air, atau danau telaga yang berasal dari sungai.

Paddlefish termasuk ikan yang memiliki umur panjang dan diketahui sudah mengalami reproduksi yang lama. Pada paddlefish betina baru akan bertelur saat umur mereka sudah mencapai 7 atau 10 tahun. Bahkan terdapat beberapa ada yang baru saja mulai bertelur saat umurnya sudah mencapai 16 atau 18 tahun. Sedangkan untuk paddlefish jantan itu baru mulai bertelur saat umurnya sudah mencapai 7 sampai 10 tahun.

Ukuran paddlefish terbesar yang sudah ditemukan dengan panjang sekitar 7 meter di China. Selain daripada itu, juga ditemukan di Amerika dengan memiliki panjang mencapai sekitar 1.5 meter dan berat lebih dari 27 kg. Paddlefish Amerika terbesar tercatat mempunyai berat badan yang mencapai sampai 65 kg.

Nah, demikianlah informasi tentang 10 ikan terbesar di dunia. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang mencari informasi mengenai ikan terbesar di dunia.

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Comments 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *