Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu

Pengertian Pameran, Fungsi, Jenis Pameran, Tujuan & Manfaat Pameran

Pengeritan Pameran, Fungsi, Jenis Pameran, Tujuan & Manfaat Pameran – Secara umum, Pengertian Pameran adalah suatu kegiatan penyajian suatu produk atau karya seni untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Selain itu, untuk memberikan apresiasi seni kepada para seniman.
 
Umumnya, pameran dalam artian bertujuan khalayak umum mengetahui. Contohnya seperti dalam penyelenggaraan pameran tahunan ideal home. 
 
Biasanya untuk mengetahui segala hal yang terdapat dalam pameran tertentu, terdapat katalog atau proposal yang disebar panitia untuk kepada masyarakat, siswa, pelajar, dan seniman.
 
Bahkan tidak jarang dalam setiap kegiatan, pameran karya seni rupa baik itu lukisan, grafis, patung, fotografi, kaligrafi, kriya, batik, musik dan tari. 
 
Selain menyelenggarakan pameran karya seni rupa juga kerap ada pameran yang menampilkan buku dan literasi, alutsista, bisnis (dagang, pasar murah, makanan, bazar, ukm)  produk, otomotif (berupa mobil, motor, sepeda dan mesin), dan tekstil.
 
Tidak ketinggalan pameran teknologi berupa temuan secara digital atau virtual seperti menampilkan beragam handphone dengan desain produk yang kontemporer tidak temporer (tradisional) sehingga menarik masyarakat.
 
Hal itu memiliki tujuan selain untuk promosi, peningkatan pendapatan pariwisata, daerah dan juga untuk menambah nilai-nilai edukasi dalam hal ini untuk menjadi pendidikan bagi masyarakat.
 
Bukan cuma itu saja, budaya yang terdapat di daerah tersebut yang jarang diketahui tentu akan terpromosikan secara langsung maupun tidak langsung. Sehingga fungsi sebagai hadirnya pagelaran pameran sangat bermanfaat besar.
 
Selain dari jenis contoh yang dipamerkan, terkadang pameran juga dilakukan di ruang-ruang pendidikan contohnya di dalam dan di luar sekolah serta dikelas yang dikunjungi dan dari hasil karya siswa.
 
Pameran juga biasa dilakukan secara berkeliling dalam artian berpindah-pindah tempat dengan bermodalkan kerja sama, kolektif, atau berkelompok dari setiap penyelenggara.
 
Bahkan ada yang dilakukan secara tunggal, maksudnya dilakukan oleh instansi dan tidak bekerja sama dengan masyarakat berpengalaman dan juga komunitas.
 
Di era Kontemporer, pameran kerap dijumpai saat hari-hari besar atau baik yang digelar secara lokal, nasional atau mancanegara yang menampilkan hasil karya dari seniman baik dilakukan secara indoor atau outdoor.
 
Selain itu, di beberapa tanyangan di televisi, poster, browsur yang tersebar di jejaring sosial media dan di sekolah atau kelas tertentu, biasa terdengar pameran fair, pameran exibition.
 
Banyaknya macam-macam pameran ini baik dimana diadakan, maksud dan tujuan, serta contoh-contoh yang akan ditampilkan pada pameran itu
 
Terselenggaranya pameran patut mendapat apresiasi besar dari seluruh pihak yang dimana para seniman dapat terus termotivasi berkarya baik itu karya 2 dimensi atau 3 dimensi.
Ditengah pentingnya pameran, maka kiranya setiap masyarakat khususnya para pelajar mampu menjelaskan seperti apa pameran sebenarnya.
pengertian pameran

Pameran, Apa itu?

Maka dari itu dibawah ini akan menjelaskan mengenai pengertian, fungsi, tujuan, manfaat, jenis-jenis pameran serta langkah-langkah dalam menyelenggarakan pameran.

Pengertian Pameran

Secara umum, Pengertian Pameran adalah suatu kegiatan penyajian suatu produk atau karya seni untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Selain itu, untuk memberikan apresiasi seni kepada para seniman.
 
Maksud dari apresiasi menurut Brent G. Wilson, apresiasi pada seni meliputi feeling, valualing, dan emphatizing. Maksud dari point tersebut merupakan suatu tindakan atau kegiatan yang berhubungan dengan perasaan, penilaian, dan rasa empati.
 
Umumnya, pameran adalah suatu kegiatan eksternal bidang hubungan masyarakat (humas). Pameran juga merupakan alat promosi yang baik. 
 
Diketahui bahwa Pameran merupakan bentuk usaha jasa pertemuan yang mempertemukan antara pengunjung dan seniman dalam seni, sedangkan dalam aspek ekonomi adalah produsen dan pembeli. Akan tetapi, pengertian pameran itu lebih jauh lagi.
 
Secara umum, Pameran dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan sejarah atau suatu kebijakan perusahaan, bidang-bidang yang digelut, dan tata cara pelaksanaannya.
 
Dengan pameran itu terdapat juga yang diceritakan secara lugas proses manufaktur, skala, operasional perusahaan, kampanye periklanan yang hendak dilancarkan dalam waktu dekat berkenaan dalam bidang politik dan ekonomi. 
 
Selain itu menurut Evelina Lidia (2005:7) bahwa dalam segi ekonomi, pameran memiliki tujuan untuk memperkenalkan produk-produk untuk mendapatkan pembeli dalam jumlah besar.

Pengertian Pameran Menurut Para Ahli

Adapun pengertian pameran adalah:

1. Pengertian Pameran Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia bahwa pengertian pameran adalah kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen, kelompok, organisasi, perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan display produk kepada calon relasi atau pembeli.

2. Pengertian Pameran Menurut Freed E. Han dan Kenneth G. Mangun

Menurut Freed E. Hahn dan Kenneth G. Mangun dalam bukunya berjudul “Beriklan dan Berpromosi Sendiri” (1996:16) menjelaskan bahwa pengertian pameran adalah sarana pemasaran yang efektif untuk tujuan kampanye baik itu produk atau sosialisasi program suatu perusahaan serta informasi akan keunggulan produk ke masyarakat, sekaligus sebagai upaya meningkatkan penetrasi pasar.

3. Pengertian Pameran Menurut Jefkins

Menurut Jefkins (1996:218) bahwa pengertian pameran adalah satu-satunya media periklanan yang dapat menyentuh semua panca indera diantaranya mata, telinga, lidah, hidung, dan kulit.

4. Pengertian Pameran Menurut Timur Leorensi

Menurut Timur Leorensi (2010:22) bahwa pengertian pameran adalah seluruh kegiatan yang dimaksudkan untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan suatu produk kepada pasar sasaran, untuk memberi informasi tentang keistimewaan, kegunaan dan yang paling penting tentang keberadaannya untuk mengubah sikap ataupun untuk mendorong orang agar membelinya.

5. Pengertian Pameran Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa pengertian pameran adalah istilah yang berasal dari kata pamer yang berarti “menunjukkan“. Atau secara etimologi diartikan menunjukkan (mendomonstrasikan) sesuatu yang dimiliki orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri contohnya pembangunan industri berteknologi canggih dilakukan bukan untuk. Sedangkan untuk arti Pameran menurut KBBI adalah pertunjukan (hasil karya seni, barang hasil produksi, dan sebagainya).

6. Pengertian Pameran Menurut Galeri Nasional

Menurut Galeri Nasional bahwa pengertian pameran adalah suatu kegiatan yang menyajikan karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.

7. Pengertian Pameran Menurut Evelina Lidia 

Menurut Evelina Lidia (2005:4) bahwa pengertian pameran adalah event masyarakat yang diselenggarakan oleh suatu organisasi independen dan terbuka untuk umum.

8. Pengertian Pameran Menurut M.Suharto

Menurut M. Suharto (2011:6) bahwa pengertian pameran adalah suatu media pemasaran nomor dua yang paling jitu yang menarik sebab dari dekorasi produk, pintu masuk hingga ke rak display-nya, akan ditemui beragam jenis iklan kreatif yang menarik.

Fungsi, Tujuan dan Manfaat Pameran

Dalam menyelenggarakan suatu pameran tentu saja terdapat sesuatu yang memberikan manfaat baik kepada pengunjung, seniman dan karya atau produk yang dipamerkan.
 
Hal itu juga memiliki fungsi dan tujuan tertentu, baik kepada pengujung, seniman, dan karya atau produk tertentu sehingga dapat hadir, memamerkan dan untuk apa diselenggarakan pameran itu.

Fungsi Pameran

Fungsi utama pameran adalah sebagai alat komunikasi antara pencipta seni atau seniman dengan pengamat seni dikenal Apresiator. 
 
Pada hakekatnya menurut Wartono bahwa fungsi pameran untuk membangkitkan apresiasi seni kepada masyarakat, di samping sebagai media komunikasi antara seniman dan penonton (Wartono, 1984).
 
Sedangkan menurut Nurhadiat (1996) bahwa secara khusus fungsi pameran seni rupa di sekolah adalah:
  • Meningkatkan Apresiasi Seni
  • Berkarya visual lewar karya seni
  • Membangkitkan motivasi bekarya seni
  • Belajar berorganisasi
  • Penyegaran kejenuhan belajar di kelas.
Selanjutnya menurut Cahyono (2002: 9.6) yang membedakan fungsi pameran menjadi empat macam, antara lain fungsi apresiasi, fungsi prestasi, fungsi edukasi dan fungsi rekreasi. Arti dari empat fungsi ini yaitu:
  • Fungsi Apresiasi. Yang dimaksud fungsi apresiasi adalah kegiatan untuk menilai dan menghargai karya seni yang diharapkan dapat sikap menghargai terhadap karya seni. Hal itu timbul setelah pengamat (apresiator) melihat, menghayati, memahami karya seni yang disaksikannya.
  • Fungsi Edukasi. Arti dari fungsi edukasi adalah suatu kegiatan pameran karya seni yang memberikan nilai-nilai ajaran terhadap masyarakat khususnya apresiator, misalnya nilai keindahan, nilai sejarah, nilai budaya, dan sebagainya.
  • Fungsi Rekreasi. Maksud dari fungsi ini adalah kegiatan pameran yang memberikan rasa senang sehingga dapat memberikan nilai psikis dan spiritual terutama hiburan.
  • Fungsi Prestasi. Definisi dari fungsi prestasi dimaksudkan bahwa dengan kegiatan pameran dapat diketahui para seniman yang berbakat. Hal demikian dapat disaksikan dari bentuk-bentuk kreasi yang ditampilkan.

Tujuan Pameran Seni Rupa

Dalam menyelenggarakan Pameran khususnya di sekolah memiliki sedikitnya terdapat 3 tujuan yaitu tujuan sosial, komersial, dan kemanusiaan. Penjelasan dari tiga tujuan pameran ini adalah:
  1. Tujuan Sosial. Yang dimaksud dengan Tujuan Sosial adalah suatu karya seni yang dipamerkan dengan tujuan untuk kepentingan sosial.
  2. Tujuan Komersial. Arti dari Tujuan Komersial yaitu suatu pameran yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan bagi seniman atau penyelenggara seniman. Diharapkan karya yang dipamerkan terjual.
  3. Tujuan Kemanusiaan. Pengertian dari Tujuan Kemanusiaan yaitu demi kepentingan pelestarian, pembinaan nilai-nilai, serta pengembangan hasil karya seni budaya yang masyarakat miliki. Penjualan karya dengan tujuan ini akan disumbangkan ke panti asuhan, korban bencana, maupun masyarakat kurang mampu.

Manfaat Pameran

Secara khusus manfaat pameran menurut Cahyono (1994) bahwa manfaat pameran adalah:
  • Sebagai sarana penyegaran bagi siswa dari kejenuhan belajar di kelas.
  • Melatih kerja kelompok.
  • Menumbuhkan dan menambah kemampuan siswa dalam memberikan bentuk apresiasi terhadap suatu karya orang lain.
  • Melatih siswa untuk bertanggungjawab dan bersikap secara mandiri
  • Menambah wawasan dan juga kemampuan. untuk memberikan evaluasi karya secara objektif.
  • Mempertebal pengalaman mandiri.
  • Melatih siswa membuat perencanaan kerja dalam melaksanakan yang telah direncanakan.

Jenis-Jenis Pameran Berdasarkan Yang Disaksikan

Adapun jenis-jenis pameran yang biasa kita saksikan terdiri atas 3 yaitu Pameran Tunggal, Pameran Kelompok dan Pameran Retrospeksi. Maksud dari tiga jenis pameran ini dijelaskan:
  1. Pameran Tunggal. Arti dari pameran ini adalah pameran yang dilakukan oleh seorang seniman dalam menampilkan karya seni rupa contohnya Seniman Butet Kertaredjasa dalam pagelaran di bertajuk “Gogo-goro: Bhineka Keramik di Galeri Nasional, Jakarta” yang menampilkan setidaknya 90 karya seni dari Butet dalam berbagai bentuk. Ada karya-karya yang berupa keramik, ada pula yang berbahan kayu. Semua karya itu dibuatnya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir pada tahun 2017.
  2. Pameran Kelompok. Pengertian dari pameran ini adalah pameran yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dalam menampilkan suatu karya dalam waktu dan tempat yang bersamaan.
  3. Pemeran Retrospeksi. Yang dimaksud dengan pameran demikian adalah pameran yang menampilkan perjalanan seniman dalam berkarya biasanya dilakukan oleh perorangan.

Jenis-Jenis Pameran Berdasarkan Tujuannya

Dalam hal tujuannya, pameran dibedakan atas 3 macam yaitu konvensi, pameran dagang, pameran konsumen. Adapun penjelasan dari jenis-jenis pameran ini yaitu:
 
1. Pameran Konvensi 
 
Maksud dari jenis pameran ini bertujuan untuk memasukan keahlian, memperkenalkan suatu masalah, menambah pengetahuan dan terkadang secara keseluruhan. Contohnya adalah partai politik, ahli bedah jantung umumnya dalam hal kedokteran dll.
 
2. Pamerang Dagang 
 
Arti dari pameran ini menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk bisnis ke bisnis. Maksud dari ini adalah untuk menyatukan mereka yang memiliki minat dalam memamerkan dengan pemerhati yang terdiri dari pengunjung sebelumnya yang telah diseleksi terlebih dahulu.
 
3. Pameran Konsumen
 
Maksud dari pameran konsumen adalah pameran yang lebih ditujukan bertujuan untuk masyarakat umum.

Jenis-Jenis Pameran Menurut Ciri Tampilannya

Adapun jenis pameran itu menurut ciri tampilannya yaitu:
 
1. Pameran Umum dalam Ruangan (Public Indoor Exhibition) 
 
Maksud dari Pameran Public Indoor Exhibition adalah pameran yang biasa digelar di gedung-gedung khusus dengan tema bersifat umum contohnya pameran fashion, alat-alat reparasi, makanan, lokasi liburan atau wisata, dan perlengkapan berkebun dll.
 
2. Pameran Dagang atau Bisnis dalam Ruangan (Indoor Trade Exhibition) 
 
Maksudnya adalah jenis pameran dalam ruangan yang fokus baik itu dengan kapasitas pengunjung yang diundang.
 
3. Gabungan Pameran Dagang dan Umum dalam Ruangan (Join Trade and Public Exhibition) 
 
Artinya adalah kegiatan pameran yang gelar untuk pengunjung dari kalangan dunia usaha seperti pameran mobil.
 
4. Pameran Tertutup dalam Ruangan (Private Indoor Exhibition) 
 
Pameran tertutup yang terdapat dalam ruangan yang lazimnya diselenggarakan dengan satu sponsol saja yang umumnya diselenggarakan di hotel, perpustakaan, aula setempat, pusat pemukiman dan gedung milik perusahaan.
 
5. Pameran Bongkar Pasang (Portable Exhibitions) 
 
Pameran bongkar pasang yang mudah untuk dibongkar pasang dan diangkut ke tempat dengan menggunakan kendaraan yang dapat delenggarakan di tempat misalnya lobby hotel, perpustakaan, kompleks pertokoan dengan menyertakan sales girl promotion.
 
6. Pameran di Luar Ruangan (Outdoor Exhibition) 
 
Pameran yang diselenggarakan di luar ruangan dengan produk atau karya tertentu misalnya mesin-mesin dan alat penerbangan mulai dari pesawat terbang dan perlengkapannya, alat-alat pertanian, agrikultural. Tidak hanya itu, terdapat stand-stand pameran yang disedikana seperti pertunjukan olahraga dan pameran bunga.
 
7. Pameran Berpindah-Pindah (Travelling Exhibitions) 
 
Jenis pameran ini adalah suatu pameran yang bergerak, berpindah-pindah atau berkeliling sehingga mudah untuk dijumpai yang diangkut dengan mobil, bus, kereta api, kapal laut, karavan dan pesawat udara.
 
8. Pameran Konferensi 
 
Maksud dari pameran ini adalah pameran yang diselenggarakan pada konferensi tahunan secara bersamaan dan dapat dikunjungi sesudah konferensi.
 
9. Pameran Jendela (Window Exhibition)
 
Ini merupakan salah satu jenis pameran portabel, di mana jendela sebuah toko sengaja dibuat sedemikian rupa sehingga lebih menarik perhatian dan mengundang orang untuk datang.

Jenis-Jenis Pameran Menurut Waktu Penyelenggarannya

Berdasarkan waktu penyelenggaraan nya, pameran bisa dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:
  • Pameran Periodik. Arti dari Pameran Periodik yaitu pameran yang diselenggarakan secara teratur dalam kurun waktu tertentu, contohnya pameran sebulan sekali atau setahun sekali.
  • Pameran Insidental. Yang dimaksud dengan arti Pameran Insidental adalah pameran yang diselenggarakan apabila diperlukan, sehingga memiliki waktu yang tidak bisa ditentukan.
  • Pameran Permanen. Definisi dari Pameran Permanen yakni suatu pameran yang diadakan dengan tempat yang tetap dan dibuka dengan waktu yang telah ditentukan. Contohnya: Pameran di museum.

Jenis-Jenis Pameran Sebagai Sarana Komunikasi

Berdasarkan jenis pameran sebagai sarana media komunikasi, menurut Anggoro (2005:1888-189) terbagi atas 11 pameran. Adapun macam-macam pameran yakni:
  • Pameran umum (public exhibition)
  • Pameran dagang (trade exhibition)
  • Pameran luar ruangan (outdoor exhibition)
  • Pameran terbatas (private exhibition)
  • Pameran keliling (mobile show)
  • Pameran kecil (small exhibition)
  • Pameran dagang luar negeri (overseas trade fairs)
  • Acara pekan belanja atau pekan promosi (shopping weeks)
  • Pameran jinjing (portable exhibition)
  • Pameran terbatas (private exhibition)
  • Ajang pamer khusus (special exhibition)

Jenis-Jenis Pameran Berdasarkan Studi

Adapun pameran berdasarkan studi dibedakan menjadi 4 jenis yaitu pameran seniman keliling, kelas dan sekolah, yaitu:
  • Pameran Seniman. Arti dari pameran seniman, yaitu pameran yang diselenggarakan oleh seniman atau sekelompok seniman.
  • Pameran Kelas. Pengertian Pameran Kelas adalah pameran yang dilaksanakan setelah siswa selesai berkarya yang dihasilkan dari sekolah atau pada mata pelajaran tertentu.
  • Pameran Sekolah. Jenis pameran ini diartikan sebagai pameran yang diselenggarakan secara periodik yang biasanya digelar di kelas, aula sekolah, atau ruang kesenian.
  • Pameran Keliling. Arti dari pameran ini adalah pameran yang diselenggarakan jika diperlukan (pameran insidental) yang biasanya bertempat di luar sekolah atau tempat umum.

Unsur-Unsur Pameran

Dalam melakukan pameran, akan tujuan atau tema dari pameran itu dapat tercapai maka hal paling penting untuk diidentifikasi akan karakteristik pameran yaitu:
  1. Mudah Menarik Perhatian. Yang dimaksud dengan hal ini bahwa karakteristik pameran yang diistilahkan “bangun rumah” dalam penelitian mudah menarik perhatian orang-orang yangterdapat di sekitar pameran. Fungsi dalam pameran adalah untuk membuat pengunjung penasaran dan mengunjungi pameran.
  2. Waktu Yang Longgar. Waktu persiapan pameran “Bangun Rumah” dianggap cukup, pihak penyelenggara dapat memberikan waktu bagi setiap peserta pameran “bangun Rumah” dalam mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan dalam menggelar pameran.
  3. Percoaan Prototip. Arti dari hal ini dapat dicontohkan bila mana barang pameran dalam display itu sebelumnya dilakukan pengujian. Tujuan dari hal ini dilakukan agar peserta pameran sebagai penjual barang atau memamerkan karya seni rupa tersebut dapat diketahui akan respon kualitasnya sehingga dapat menarik pengunjung terlebih dahulu atau membuat pengunjung untuk lebih mencari tahu.
  4. Pertemuan Tatap Muka. Pameran memelurkan suatu jenis pertemuan yang dilakukan kepada panitia dan para seniman atau dalam bidang bisnis adalah dengan produsen dengan calon konsumen secara langsung. Fungsinya adalah agar nama seniman atau nama baik perusahaan sebagai peserta pameran dapat lebih diperkuat kesiapannya untuk hadir dan mempamerkan karyanya.
  5. Demonstrasi dan Pembagian Sampel. Maksud  dari hal ini dimana peserta atau seniman pameran atau ketika dalam bisnis yaitu perusahaan dapat memiliki peluang yang besar untuk menampilkan karya seni atau produk secara lebih leluasa karena menampilkan contoh karya seni di display dan pengunjung dapat mencobanya bila memungkinkan.
  6. Suasan Akrab dalam Pameran. Hal demikian juga merupakan faktor penting agar pengunjung dapat lebih leluasa dalam tempat yang telah disediakan sehingga hasil karya atau produk dapat membuat pengunjung merasa nyaman menikmati karya seni atau produk.
Demikianlah informasi mengenai Pengertian Pameran, Fungsi, Jenis Pameran, Tujuan & Manfaat Pameran. Semoga informasi ini dapat membuka cakrawala pengetahuan teman-teman untuk mengetahui sejumlah pameran yang terdapat di sekitar anda.
 
Melalui informasi ini, anda dapat mengidentifikasi pameran tersebut baik dari pengertian, jenis, unsur, tujuan, fungsi dan manfaatnya. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Daftar Isi

0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *