Menu

Langkah-Langkah Metode Observasi & Fungsi Observasi

Langkah-Langkah Metode Observasi & Fungsi Observasi – Secara umum, Pengertian Observasi adalah proses sitematis merekam pola suatu perilaku manusia, objek dan kejadian-kejadian tanpa menggunakan pertanyaan atau berkomunikasi dengan subjek. Proses dalam observasi itu bekerja mengubah fakta menjadi data.  
Dalam proses itu pada pembahasan observasi, didalamnnya mempunyai proses pengukuran dan penggunaan berbagai teknik untuk mampu memahami dan mendiagnosis variabel psikologis. 
Psikodiagnostik tidak hanya milik psikologi klinis, walaupun istilah diagnosis didominasi di psikologi klinis.
Selain itu, ada yang dikenal dengan metode observasi. Pengertian metode observasi menurut Hadi dan Nurkancana (dalam Suardeyasasri, 2010:9) adalah suatu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis baik itu dilakukan secara langsung atau tidak langsung pada tempat yang diamati.

Fungsi-Fungsi Observasi

Adapun fungsi dari Observasi (pengamatan) adalah sebagai berikut: 
  • Menggambarkan perilaku manusia.
  • Verifikasi tentang perilaku yang dilaporkan.
  • Menggambarkan perbedaan/kesenjangan antara suatu perilaku ke dalam situasi testing dan situasi lain – konsistensi – inkonsistensi perilaku.
  • Memberikan gambaran tentang perilaku yang tidak dapat diungkap oleh alat lain.
    Laporan sistematis.

Langkah-Langkah Penggunaan Metode Observasi 

Purnomo (dalam Kurniawan, 2011:10) dan Nurlaili (2011:14) mengungkapkan bahwa langkah-langkah penggunaan metode observasi secara umum meliputi:

A. Tahap Persiapan/Perencanaan

Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam tahap persiapan atau perencanaan dalam metode observasi adalah sebagai berikut: 
  • Menetapkan tujuan pembelajaran khusus (TPK)
  • Menetapkan obyek yang akan diobservasi
  • Menentukan alat/instrument peroleh data dalam mengadakan observasi

B. Tahap Pelaksanaan

Selain tahap persiapan atau perencanaan dalam langkah-langkah melakukan pengumpulan data melalui cara observasi, terdapat juga tahap pelaksanaan. Adapun penjelasan dalam tahap pelaksanaan ini adalah: 
  • Melakukan pengamatan, dimana siswa secara langsung menuju obyek yang diobservasi
  • Siswa mengumpulkan data (inventarisasi data) dari pengamatan terhadap obyek yang diobservasi
  • Menganalisis dan mengevaluasi data, yaitu dengan siswa mengadakan pencatatan terhadap pristiwa, kejadian-kejadian atau gejala-gejala yang terjadi.
  • Mendiskusikan hasil pengamatan dengan tim lalu menarik kesimpulan. 

Tahapan-Tahapan Dalam Observasi Secara Singkat

Selain tahapan diatas, terdapat langkah-langkah metode dalam pengumpulan data melalui observasi secara umum yang disingkat dalam 8 langkah. Adapun tahapan tersebut secara berurutan adalah sebagai berikut: 
  1. Menentukan tujuan
  2. Menemukan sasaran
  3. Menemukan ruang lingkup
  4. Menemukan tempat dan waktu
  5. Mempersiapkan perlengkapan yag dibutuhkan
  6. Mulai mengadakan observasi
  7. Mengadakan pencatatan data
  8. Menyusun laporan 
Demikianlah informasi mengenai Metode Langkah-Langkah Observasi dan Fungsi Observasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
0 votes, average: 0.00 out of 5
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, average: 0.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *