Menu

Pengertian Waktu, Jenis & Arti Waktu Menurut Islam

Pengertian Waktu, Jenis, & Waktu Menurut Islam – Pengertian Waktu atau masa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung. 
Dalam kamus bahasa Indonesia yang paling tidak terdapat 7 item yang dapat menjadi arti dari kata waktu: 
  1. Seluruh rangkaian saat proses; perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung
  2. Hari (keadaan hari)
  3. Saat tertentu untuk melakukan sesuatu
  4. Lamanya (saat tertentu)
  5. Kesempatan (tempo,peluang)
  6. Saat yang ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia
  7. Ketika atau saat. 
Selain itu, terdapat dua macam pengertian tentang waktu, yaitu dapat diartikan sebagai kata “kronos” dan “kairos“. 
Pengertian Kronos adalah waktu-waktu yang kita jalani, contohnya Senin, Selasa, Sehari, Sebulan, Setahun. 
Biasanya kita menggunakannya atau menempatkannya pada istilah kronologis. Sedangkan untuk kairos adalah waktu yang bermakna bagi kita. 

Jenis-Jenis Pengukur Waktu 

Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Jenis-jenis pengukur waktu atau jam adalah:

1. Jam Matahari 

Yang dimaksud dengan Jam Matahari adalah sebuah perangkat yang menunjukkan waktu menurut letak matahari, jam matahari ini dapat digunakan ketika terdapat sinar matahari yang menerangi permukaan jam.
Rancangan jam Matahari yang umumnya dikenal memanfaatkan bayangan yang dapat menimpa suatu permukaan datar dan besi yang berdiri ditengah-tengah yang ditandai dengan adanya angka jam-jam dalam suatu hari. 
Seiring dengan perubahan pada posisi Matahari, maka waktu yang ditunjukkan oleh bayangan tersebut pun turut berubah.
Dalam sejarahnya, Jam Matahari sebagai pengukur waktu ini berkembang di antara kebudaaan kuno Babilonia, Cina, Mesir, Yunani, Jepang, dan Romawi. 

Diketahui Jam Matahari tertua ditemukan di Chaldean Berosis yang hidup pada sekitar 340 sebelum masehi. Selain itu terdapat beberapa artefak jam matahari lain pada 1746 di Tivoli, Italia, pada 1751 di Castel Nuovo di Rigano dan 1762 di Pompeii.  

2. Jam Analog

Jam Analog adalah jam yang mempunyai jarum ditengahnya dan berputar secara terus menerus dalam menunjukan waktu pada saat itu.
Definisi jam analog terdiri atas jarum pangan untuk jam, jarum pendek untuk menit dan jarum tipis untuk detik. 
Kedua jenis jam tersebut adalah contoh dari jenis jam yang masih di gunakan oleh manusia hingga saat ini. Namun tidak ada yang tahu kapan tepatnya jam itu di temukan.
Jam analog adalah jam yang mempunyai tampilan dasar jarum (hands) terdiri atas jarum jam (hour hand), jarum menit (minute hand). Biasanya ditambahkan jarum detik (second hand). 
Umumnya, Hour hand lebih pendek dan dapat berfungsi untuk menunjuk angka jam. Hal itu juga serupa dengan minute hand yang berfungsi untuk menujuk menit dan second hand yang berguna untuk menunjuk detik. Tampilan jam inilah yang paling umum ditemukan.
Istilah jam tangan analog sendiri adalah sebuah retronim atau sebutan yang baru tercipta karena perkembangan teknologi yang telah memperkenalkan teknologi digital yang menampilkan waktu langsung berupa angka pada layar LCD.

3. Jam digital

Yang dimaksud dengan jam tangan digital adalah jam tangan yang dapat menunjukan waktu dengan memperlihatkannya dalam bentuk angka yang dapat memakai sistem LCD (Liqued Crystal Display).
Arti dari Jam digital adalah tipe lain dari jam yang dapat menampilkan waktu dalam bentuk digital yang dijalankan secara elektronik. 
Umumnya, jam digital menggunakan 50 atau 60 hertz osilator AC atau kristal osilator contohnya dalam jam kuarsa untuk menjalankannya. 
Umumnya, jam digital dapat menampilkan jam dalam format hari 24 jam, di Amerika dan beberapa negara lain dengan memakai pewaktu dalam format 12 jam dengan indikasi pembeda “AM” atau “PM”.
Menurut Zein sebagai salah satu pendapat para ahli (1996:25) yang menjelaskan bahwa pengertian waktu adalah yang memberikan batasan tentang waktu saat masa yang akan datang atau saat yang telah berlalu. 
Terdapat pribahasa yang berbunyi “time is money “, oleh sebab itu sebaiknya kita dapat kreatif dalam mengatur waktu. Sehingga waktu luang tersebut dapat menjadi uang atau produktif. 
Ketika waktu yang dipakai dengan boros, maka dapat diartikan bahwa dalam hidup kita itu boros. 
Apabila seseorang dapat menguasai waktu dengan baik maka orang akan dapat menguasai hidup, dan mengambil manfaat dari hidup. 
Menurut M Quraish Shihab (2010) bahwa pengertian waktu adalah seluruh rangkaian yang telah berlalu, sekarang dan akan datang. 
Dalam Islam pengertian, pengertian waktu menurut Imam Asy-Syafi’iy (dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qayyim dalam Kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi) adalah ibarat pedang, jika kamu tidak menebasnya maka waktu tersebutlah yang akan menebasmu. 
Dan apabila jiwamu tidak disibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukanmu dalam kebathilan. 
Sedangkan pengertian waktu menurut pandangan sejarah adalah suatu periode (masa) sebagai kisah perjalanan manusia. 
Dalam sejarah, waktu terbagi atas 3 kelompok yaitu masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Sehingga dapa didefinisikan secara sederhana, waktu adalah proses perjalanan manusia yang dimulai dari zaman dulu, sekarnag hingga yang akan datang.

Arti Waktu Menurut Islam 

Waktu dalam pandangan Islam dalam hal ini Al-Qur’an memiliki empat surat yang diberi nama oleh Allah dengan memakai nama waktu yaitu surat Al-Fajr (waktu fajar) surat ke 89, surat al-Ashar (waktu Ashar), adh-Dhuha (waktu dhuha) surat ke 93 dan surat Al-Lail (waktu malam) surat ke 92.

Selain itu, terdapat hal yang menarik untuk dicermati yang terdapat dari keempat waktu di atas adalah dimana terdapat pesan Allah yang begitu besar bagi manusia terkait konteks pembicaraan masing-masing yang terdapat dalam surat tersebut. 
Menurut hadis shahih yang dikemukakan oleh Rasulullah Saw yang mengungkapkan akan pentingnya memanfaatkan atau manajemen waktu yaitu:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
Selain itu, menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, yang menyebutkan bahwa: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. (HR Bukhari).

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.:
مِنْ حُسْن إِسْلَام الْمَرْء تَرْكه مَا لَا يَعْنِيه
Diantara baiknya keislaman seseorang adalah ketika ia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya”. (HR. Ahmad, Tarmidzi dan Ibnu Majah).

Pengertian Waktu, Jenis, & Waktu Menurut Islam - Pengertian Waktu atau masa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung.  Dalam kamus bahasa Indonesia yang paling tidak terdapat 7 item yang dapat menjadi arti dari kata waktu:  Seluruh rangkaian saat proses; perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung Hari (keadaan hari) Saat tertentu untuk melakukan sesuatu Lamanya (saat tertentu) Kesempatan (tempo,peluang) Saat yang ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia Ketika atau saat.  Selain itu, terdapat dua macam pengertian tentang waktu, yaitu dapat diartikan sebagai kata "kronos" dan "kairos".  Pengertian Kronos adalah waktu-waktu yang kita jalani, contohnya Senin, Selasa, Sehari, Sebulan, Setahun.  Biasanya kita menggunakannya atau menempatkannya pada istilah kronologis. Sedangkan untuk kairos adalah waktu yang bermakna bagi kita.  Jenis-Jenis Pengukur Waktu  Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Jenis-jenis pengukur waktu atau jam adalah: 1. Jam Matahari  Yang dimaksud dengan Jam Matahari adalah sebuah perangkat yang menunjukkan waktu menurut letak matahari, jam matahari ini dapat digunakan ketika terdapat sinar matahari yang menerangi permukaan jam. Rancangan jam Matahari yang umumnya dikenal memanfaatkan bayangan yang dapat menimpa suatu permukaan datar dan besi yang berdiri ditengah-tengah yang ditandai dengan adanya angka jam-jam dalam suatu hari.  Seiring dengan perubahan pada posisi Matahari, maka waktu yang ditunjukkan oleh bayangan tersebut pun turut berubah. Dalam sejarahnya, Jam Matahari sebagai pengukur waktu ini berkembang di antara kebudaaan kuno Babilonia, Cina, Mesir, Yunani, Jepang, dan Romawi.  Diketahui Jam Matahari tertua ditemukan di Chaldean Berosis yang hidup pada sekitar 340 sebelum masehi. Selain itu terdapat beberapa artefak jam matahari lain pada 1746 di Tivoli, Italia, pada 1751 di Castel Nuovo di Rigano dan 1762 di Pompeii.   2. Jam Analog Jam Analog adalah jam yang mempunyai jarum ditengahnya dan berputar secara terus menerus dalam menunjukan waktu pada saat itu. Definisi jam analog terdiri atas jarum pangan untuk jam, jarum pendek untuk menit dan jarum tipis untuk detik.  Kedua jenis jam tersebut adalah contoh dari jenis jam yang masih di gunakan oleh manusia hingga saat ini. Namun tidak ada yang tahu kapan tepatnya jam itu di temukan. Jam analog adalah jam yang mempunyai tampilan dasar jarum (hands) terdiri atas jarum jam (hour hand), jarum menit (minute hand). Biasanya ditambahkan jarum detik (second hand).  Umumnya, Hour hand lebih pendek dan dapat berfungsi untuk menunjuk angka jam. Hal itu juga serupa dengan minute hand yang berfungsi untuk menujuk menit dan second hand yang berguna untuk menunjuk detik. Tampilan jam inilah yang paling umum ditemukan. Istilah jam tangan analog sendiri adalah sebuah retronim atau sebutan yang baru tercipta karena perkembangan teknologi yang telah memperkenalkan teknologi digital yang menampilkan waktu langsung berupa angka pada layar LCD. 3. Jam digital Yang dimaksud dengan jam tangan digital adalah jam tangan yang dapat menunjukan waktu dengan memperlihatkannya dalam bentuk angka yang dapat memakai sistem LCD (Liqued Crystal Display). Arti dari Jam digital adalah tipe lain dari jam yang dapat menampilkan waktu dalam bentuk digital yang dijalankan secara elektronik.  Umumnya, jam digital menggunakan 50 atau 60 hertz osilator AC atau kristal osilator contohnya dalam jam kuarsa untuk menjalankannya.  Umumnya, jam digital dapat menampilkan jam dalam format hari 24 jam, di Amerika dan beberapa negara lain dengan memakai pewaktu dalam format 12 jam dengan indikasi pembeda "AM" atau "PM". Menurut Zein sebagai salah satu pendapat para ahli (1996:25) yang menjelaskan bahwa pengertian waktu adalah yang memberikan batasan tentang waktu saat masa yang akan datang atau saat yang telah berlalu.  Terdapat pribahasa yang berbunyi “time is money “, oleh sebab itu sebaiknya kita dapat kreatif dalam mengatur waktu. Sehingga waktu luang tersebut dapat menjadi uang atau produktif.  Ketika waktu yang dipakai dengan boros, maka dapat diartikan bahwa dalam hidup kita itu boros.  Apabila seseorang dapat menguasai waktu dengan baik maka orang akan dapat menguasai hidup, dan mengambil manfaat dari hidup.  Menurut M Quraish Shihab (2010) bahwa pengertian waktu adalah seluruh rangkaian yang telah berlalu, sekarang dan akan datang.  Dalam Islam pengertian, pengertian waktu menurut Imam Asy-Syafi'iy (dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qayyim dalam Kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi) adalah ibarat pedang, jika kamu tidak menebasnya maka waktu tersebutlah yang akan menebasmu.  Dan apabila jiwamu tidak disibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukanmu dalam kebathilan.  Sedangkan pengertian waktu menurut pandangan sejarah adalah suatu periode (masa) sebagai kisah perjalanan manusia.  Dalam sejarah, waktu terbagi atas 3 kelompok yaitu masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Sehingga dapa didefinisikan secara sederhana, waktu adalah proses perjalanan manusia yang dimulai dari zaman dulu, sekarnag hingga yang akan datang.  Arti Waktu Menurut Islam  Waktu dalam pandangan Islam dalam hal ini Al-Qur'an memiliki empat surat yang diberi nama oleh Allah dengan memakai nama waktu yaitu surat Al-Fajr (waktu fajar) surat ke 89, surat al-Ashar (waktu Ashar), adh-Dhuha (waktu dhuha) surat ke 93 dan surat Al-Lail (waktu malam) surat ke 92.  Selain itu, terdapat hal yang menarik untuk dicermati yang terdapat dari keempat waktu di atas adalah dimana terdapat pesan Allah yang begitu besar bagi manusia terkait konteks pembicaraan masing-masing yang terdapat dalam surat tersebut.  Menurut hadis shahih yang dikemukakan oleh Rasulullah Saw yang mengungkapkan akan pentingnya memanfaatkan atau manajemen waktu yaitu:  عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ Selain itu, menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, yang menyebutkan bahwa: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. (HR Bukhari). Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.: مِنْ حُسْن إِسْلَام الْمَرْء تَرْكه مَا لَا يَعْنِيه “Diantara baiknya keislaman seseorang adalah ketika ia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya”. (HR. Ahmad, Tarmidzi dan Ibnu Majah). Ilustrasi Gambar: Pengertian Waktu, Jenis & Arti Waktu Menurut Islam Demikianlah informasi mengenai Pengertian Waktu, Jenis, & Waktu Menurut Islam. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman
Ilustrasi Gambar: Pengertian Waktu, Jenis & Arti Waktu Menurut Islam

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Waktu, Jenis, & Waktu Menurut Islam. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!