Artikel Belajar dan Bermanfaat

Kelebihan Observasi & Kekurangan Observasi


Advertisement
Advertisement

Pengertian Observasi Secara Umum adalah proses sitematis merekam pola suatu perilaku manusia, objek dan kejadian-kejadian tanpa menggunakan pertanyaan atau berkomunikasi dengan subjek. Proses dalam observasi itu bekerja mengubah fakta menjadi data.  

Observasi memungkinkan mengukur perilaku yang tidak dapat diukur dengan alat ukur psikologis lain (biasanya pada anak-anak). 

Prosedur formal ditanggapi tidak serius, sifatnya lebih tidak mengancam (pada anak lebih akurat), berbeda jika pada orang dewasa. 

Observasii juga memungkinkan peneliti atau pewawancara dalam mendapakan data tentang hal-hal yang tidak diungkapkan secara terbuka melalui wawancara.

Observasi merupakan salah satu metode yang paling dasar dan paling tua, dasar karena dalam setiap aktivitas psikologi ada kegiatan observasi. 

Semua bentuk penelitian kualitatif dan kuantitatif mengandung aspek observasi. Observasi dapat berlangung dalam konteks laboratorium (eksperimental) maupun dalam konteks alamiah. 

Tujuan Observasi: Apa itu? 

Tujuan observasi adalah mengerti ciri-ciri dan luasnya signifikansi dari inter relasinya elemen-elemen tingkah laku manusia pada fenomena sosial serba kompleks dalam pola-pola kulturil tertentu. 

Tidak hanya sesingkat itu, Observasi juga membahas segala hal yang mengarah pada proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memahami variabel psikologis untuk penegakkan diagnosis psikologis. 

Kelebihan dan Kekurangan Metode Observasi 

Menurut Purnomo (dalam Kurniawan, 2011:10) bahwa terdapat kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran observasi. Adapun keuntungan dan kelemahannya dalam metode pembelajaran observasi yaitu sebagai berikut: 

A. Kelebihan Metode Observasi

  • Metode observasi sangat bermanfaat bagi pemenuhan rasa ingin tahu siswa sehingga proses pembelajaran memiliki kebermaknaan yang tinggi.
  • Menyajikan media obyek secara nyata tanpa manipulasi.
  • Mudah pelaksanaanya.
  • Siswa akan merasa tertantang sehingga dapat meningkatkan aktivitas siswa.
  • Siswa akan memiliki motivasi belajar yang tinggi.
  • Memungkinkan pengembangan sifat ilmiah dan menimbulkan semangat ingin tahu siswa.

B. Kekurangan Metode Observasi

Adapun kekurangan dalam metode observasi yaitu: 
  • Memerlukan waktu persiapan yang lama.
  • Memerlukan biaya dan tenaga yang lebih besar dalam pelaksanaannya.
  • Obyek yang diobservasi akan menjadi sangat kompleks ketika diknjungi dan mengaburkan tujuan pembelajaran.

Pengertian Observasi Menurut Para Ahli 

Selain pengertian diatas, terdapat beberapa pendapat para ahli akan definisi observasi. Adapun definisi observasi menurut para ahli yaitu: 

A. Pengertian Observasi/Pengamatan (Observation) Menurut Kartono

Menurut Kartono (1980: 142) bahwa apa yang dimaksud observasi definisikan sebagai “studi yang disengaja dan sistematis tentang fenomena sosial dan gejala-gejala psikis dengan jalan pengamatan dan pencatatan”. 

B. Pengertian Observasi Menurut Patton 

Menurut Patton (1990: 201 dalam Poerwandari, 1998: 63) menegaskan bahwa definisi observasi adalah metode pengumpulan data esensial dalam penelitian, apalagi penelitian dengan pendekatan kualitatif. 

Agar memberikan data yang akurat dan bermanfaat, observasi sebagai metode ilmiah harus dilakukan oleh peneliti yang sudah melewati latihan-latihan yang memadai, serta telah mengadakan persiapan yang teliti dan lengkap.

Pengertian Observasi Secara Umum adalah proses sitematis merekam pola suatu perilaku manusia, objek dan kejadian-kejadian tanpa menggunakan pertanyaan atau berkomunikasi dengan subjek. Proses dalam observasi itu bekerja mengubah fakta menjadi data.   Observasi memungkinkan mengukur perilaku yang tidak dapat diukur dengan alat ukur psikologis lain (biasanya pada anak-anak).  Prosedur formal ditanggapi tidak serius, sifatnya lebih tidak mengancam (pada anak lebih akurat), berbeda jika pada orang dewasa.  Observasii juga memungkinkan peneliti atau pewawancara dalam mendapakan data tentang hal-hal yang tidak diungkapkan secara terbuka melalui wawancara. Observasi merupakan salah satu metode yang paling dasar dan paling tua, dasar karena dalam setiap aktivitas psikologi ada kegiatan observasi.  Semua bentuk penelitian kualitatif dan kuantitatif mengandung aspek observasi. Observasi dapat berlangung dalam konteks laboratorium (eksperimental) maupun dalam konteks alamiah.  Tujuan Observasi: Apa itu?  Tujuan observasi adalah mengerti ciri-ciri dan luasnya signifikansi dari inter relasinya elemen-elemen tingkah laku manusia pada fenomena sosial serba kompleks dalam pola-pola kulturil tertentu.  Tidak hanya sesingkat itu, Observasi juga membahas segala hal yang mengarah pada proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memahami variabel psikologis untuk penegakkan diagnosis psikologis.  Kelebihan dan Kekurangan Metode Observasi  Menurut Purnomo (dalam Kurniawan, 2011:10) bahwa terdapat kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran observasi. Adapun keuntungan dan kelemahannya dalam metode pembelajaran observasi yaitu sebagai berikut:  A. Kelebihan Metode Observasi Metode observasi sangat bermanfaat bagi pemenuhan rasa ingin tahu siswa sehingga proses pembelajaran memiliki kebermaknaan yang tinggi. Menyajikan media obyek secara nyata tanpa manipulasi. Mudah pelaksanaanya. Siswa akan merasa tertantang sehingga dapat meningkatkan aktivitas siswa. Siswa akan memiliki motivasi belajar yang tinggi. Memungkinkan pengembangan sifat ilmiah dan menimbulkan semangat ingin tahu siswa. B. Kekurangan Metode Observasi Adapun kekurangan dalam metode observasi yaitu:  Memerlukan waktu persiapan yang lama. Memerlukan biaya dan tenaga yang lebih besar dalam pelaksanaannya. Obyek yang diobservasi akan menjadi sangat kompleks ketika diknjungi dan mengaburkan tujuan pembelajaran. Pengertian Observasi Menurut Para Ahli  Selain pengertian diatas, terdapat beberapa pendapat para ahli akan definisi observasi. Adapun definisi observasi menurut para ahli yaitu:  A. Pengertian Observasi/Pengamatan (Observation) Menurut Kartono Menurut Kartono (1980: 142) bahwa apa yang dimaksud observasi definisikan sebagai “studi yang disengaja dan sistematis tentang fenomena sosial dan gejala-gejala psikis dengan jalan pengamatan dan pencatatan”.  B. Pengertian Observasi Menurut Patton  Menurut Patton (1990: 201 dalam Poerwandari, 1998: 63) menegaskan bahwa definisi observasi adalah metode pengumpulan data esensial dalam penelitian, apalagi penelitian dengan pendekatan kualitatif.  Agar memberikan data yang akurat dan bermanfaat, observasi sebagai metode ilmiah harus dilakukan oleh peneliti yang sudah melewati latihan-latihan yang memadai, serta telah mengadakan persiapan yang teliti dan lengkap. Ilustrasi: Kelebihan Observasi & Kekurangan Observasi Demikianlah informasi mengenai, Kelebihan Observasi dan Kekurangan Observasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
Ilustrasi: Kelebihan Observasi & Kekurangan Observasi

Demikianlah informasi mengenai, Kelebihan Observasi dan Kekurangan Observasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kelebihan Observasi & Kekurangan Observasi