Artikel Belajar dan Bermanfaat

Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya


Advertisement
Advertisement

Jenis-Jenis Infrastruktur dan Komponen-Komponennya - Membahas infrastruktur, ada banyak jenis-jenis atau variabel-variabel setiap komponen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengertian infrastruktur dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai sarana dan prasarana umum. Maksud dari arti Sarana secara umum diketahui sebagai fasilitas publik contohnya rumah sakit, jalan, jembatan, sanitasi, telpon, dan sebagainya.  

Sedangkan dalam ilmu ekonomi, arti infrastruktur merupakan suatu wujud publik capital (modal publik) sebagai investasi yang dilakukan pemerintah. Infrastruktur dalam penelitian ini yang terdiri atas jalan, jembatan, dan sistem saluran pembuangan (Mankiw, 2003). 

Dalam Ilmu Politik, Pengertian Infrastruktur atau Infrastruktur Politik adalah kehidupan politik rakyat yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi secara langsung dan tidak langsung akan kebijakan lembaga-lembaga kenegaraan dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya masing-masing. Untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. 

Sehingga terjadi sebuah proses politik. Diperjelas oleh Gabriel A. Almond mengatakan bahwa proses politik dimulai dengan masuknya tuntutan yang diartikulasikan dan diagregasikan oleh parpol, sehingga kepentingan-kepentingan khusus itu menjadi suatu usulan kebijakan yang lebih umum, dan selanjutnya dimasukkan ke dalam proses pembuatan kebijakan yang dilakukan oleh badan legislatif dan eksekutif

Infrastruktur memiliki sifat eksternalitas, sesuai dengan sifatnya dimana infrastruktur disediakan oleh pemerintah dan bagi setiap pihak yang menggunakan infrastruktur tidak memberikan bayaran langsung atas penggunaan infrastruktur. Infrastruktur seperti jalan, pendidikan, kesehatan, memiliki sifat eksternalitas positif. Dengan memberikan dukungan kepada fasilitas tersebut dapat meningkatkan produktivitas semua input dalam proses produksi (Canning dan Pedroni, 2004). 

Eksternalitas positif dalam infrastruktur berupa peningkatan produksi perusahaan-perusahaan dan sektor pertanian tanpa harus meningkatkan modal input dan tenaga kerja/juga meningkatkan level teknologi.

Pengertian Infrastruktur Menurut Para Ahli 

Selain dari definisi atau pengertian akan yang dimaksud dengan inftrastruktur diatas, juga terdapat banyak arti inftrastruktur yang misalnya disampaikan para ahli. Adapun pengertian inftrastruktur tersebut antara lain: 

1. Pengertian Infrastruktur Menurut Grigg 

Hal yang dimaksud dengan arti Infrastruktur menurut Grigg dalam Nurmadimah (2012:19) bahwa “semua fasilititas fisik yang sering disebut dengan pekerjaan umum”. 

2. Pengertian Infrastruktur Menurut American Public Works Association

Menurut American Public Works Association (Stone,1974 Dalam Kodoatie, R., 2005) bahwa yang dimaksud dengan pengertian infrastruktur adalah fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkanatau dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi-fungsi pemerintahan dalam penyediaan air, tenaga listrik, pembuangan limbah, transportasi dan pelayananpelayanan similar untuk memfasilitasi tujuan-tujuan sosial dan ekonomi. 

3. Pengertian Infrastuktur Menurut Peraturan RI No 67 Tahun 2005

Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 67 tahun 2005 dijelaskan bahwa penyediaan infrastruktur adalah kegiatan yang meliputi pekerjaan konstruksi untuk membangun atau meningkatkan kemampuan infrastruktur dan/atau kegiatan pengelolaan infrastruktur dan/atau pemeliharaan infrastruktur dalam rangka meningkatkan kemanfaatan infrastruktur. 

4. Pengertian Infrastruktur Menurut Peraturan RI No. 38 Tahun 2015 

Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2015, bahwa definisi infrastruktur adalah fasilitas teknis, fisik, sistem, perangkat keras, dan lunak yang diperlukan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung jaringan struktur agar pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik.

5. Pengertian Infrastruktur Menurut AGCA (associated General Conctractor of America)

Menurut AGCA mendefinisikan infraktruktur adalah semua aset berumur panjang yang dimiliki oleh pemerintah setempat, pemerintah daerah maupun pusat dan utilitas yang dimiliki oleh para pengusaha. 

6. Pengertian Infrastruktur Menurut MacMillan Dictionary of Modern Economics (1996) 

Menurut MacMillan Dictionary of Modern Economics (1996) bahwa pengertian infrastruktur merupakan elemen struktural ekonomi yang memfasilitasi arus barang dan jasa antara pembeli dan penjual. 

7. Pengertian Infrastruktur The Routledge Dictionary Of Economics (1995) 

Menurut The Routledge Dictionary of Economics bahwa arti infrastruktur secara luas adalah bahwa infrastruktur memberikan pelayanan utama dari suatu negara yang membantu kegiatan ekonomi dan kegiatan masyarakat sehingga dapat berlangsung yaitu dengan menyediakan transportasi dan juga fasilitas pendukung lainnya. 

Jenis-Jenis Infrastruktur 

Selain itu  Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 38 tahun 2015, Jenis Infrastruktur ekonomi dan sosial mencakup : 1) Infrastruktur transportasi; 2) Infrastruktur jalan; 3) Infrastruktur sumber daya air dan irigasi; 4) Infrastruktur air minum;5) Infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat; 6) Infrastruktur sistem pengelolaan limbah setempat; 7) Infrastruktur sistem pengelolaan persampahan; 8) Infrastruktur telekomunikasi dan informatika; 9) Infrastruktur ketenagalistrikan; 10) Infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan; 11) Infrastruktur konservasi energi; 12) Infrastruktur fasilitas perkotaan; 13) Infrastruktur fasilitas pendidikan; 14) Infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian; 15) Infrastruktur kawasan; 16) Infrastruktur pariwisata; 17) Infrastruktur kesehatan; 18) Infrastruktur lembaga permasyarakatan; dan 19) Infrastruktur perumahan rakyat.

Jenis Infrastruktur menurut paparan World Bank Repord, Infrastruktur dibagi ke dalam 3 golongan yang pertama adalah Infrastruktur Ekonomi yang diartikan sebagai aset fisik penyedia jasa difungsikan dalam produksi dan konsumsi final yang terdiri dari telekomunikasi, air minum, gas, dan sanitasi  atau dikenal public utilites selain itu terdapat bendungan saluran irigasi dan drainase yang dikenal public works serta terdapat sektor transportasi misalnya kereta api, lapangan terbang, jalan dan angkutan pelabuhan. 

Yang kedua menurut World Bank Report, adalah infrastruktur Sosial yang diartikan sebagai asset yang bertujuan dalam memberikan dukungan kesehatan dan skill terdiri dari pendidikan (sekolah dan perpustakaan, rekreasi (taman, museum dll), dan kesehatan (rumah sakit, dan puskesmas). 

Sedangkan yang terakhir menurut World Bank Report adalah infrastruktur Administrasi atau institusi yang terdiri dari koordinasi, kebudayaan, penegakan hukum dan kontrol terhadap administrasi.

Sedangkan secara sederhana menurut Ian Jacobs,(1999) membagi macam-macam infrastruktur yang dikenal dengan infrastruktur dasar dan pelengkap. Menurutnya bahwa infrastruktur dasar adalah sektor yang memiliki karakteristik publik dan kepentingan yang dasar dalam hal sektor ekonomi lainnya, tidak dapat diperjual belikan dan tidak dapat dipisah-pisahkan dalam hal ini baik secara teknis maupun spasial contoh dalam infrastruktur dasar adalah jalan raya, bendungan, kereta api, drainase, dan kanal.  

Sedangkan arti dari infrastruktur pelengkap (complementary infrastruktur) misalnya telepon, gas, pengadaan air minum dan listrik.

1. Infrastruktur Keras (Physical Hard Infrastructure)

Arti Infrastruktur keras adalah memiliki bentuk fisik yang nyata dan kegunaannya untuk kepentingan umum masyarakat. Contoh infrastruktur keras adalah dermaga, jalan raya, bandara, kereta api, saluran irigasi, got, bendungan, pelabuhan, dan lain – lain.

2. Infrastruktur Keras Non – Fisik (Non – Physical Hard Infratructure)

Sedangkan pengertian Infrastruktur keras non fisik merupakan infrastruktur yang tidak mempunyai bentuk fisik yang nyata/jelas akan berfungsi dan bertujuan mendukung keberadaan infrastuktur keras lainnya yang erat kaitannya dengan permasalahan kepuasan publik dengan kolaborasi jenis infrastruktur lainnya. 

Contoh infrastruktur keras non fisik yaitu jaringan komunikasi seperti internet dan telepon, pasokan listrik, ketersediaan saluran gas, pasokan energi, ketersediaan air bersih, jaringan pipa penyalur, dan lain – lain.

3. Infrastruktur Lunak (Soft Infrastructure)

Pengertian infrastruktur lunak adalah infrastruktur berbentuk kelembagaan/kerangka institusional untuk mendukung berbagai macam nilai dan norma seperti nilai budaya, norma agama, norma asusila, norma hukum dan berbagai nilai dan norma lainnya. 

Contoh infrastruktur lunak yaitu pelayanan kantor kecamatan/kelurahan, pelayanan kantor pos, pelayanan pembuatan surat ijin mengemudi, pelayanan polisi, dan berbagai infrastruktur lunak lainnya.

Komponen - Komponen Infrastruktur

Komponen-komponen di dalam infrastruktur menurut APWA (American Public Works Association) adalah :
  1. Sistem penyediaan air : waduk, penampungan air, transmisi dan distribusi, fasilitas pengolahan air (water treatment)
  2. Sistem pengelolaan air limbah : pengumpul, pengolahan, pembuangan, daur ulang
  3. Fasilitas pengelolaan limbah padat
  4. Fasilitas pengendalian banjir, drainase dan irigasi
  5. Fasilitas lintas air dan navigasi
  6. Fasilitas transportasi: jalan, rel, bandar udara (termasuk tanda-tanda lalu lintas dan fasilitas pengontrol
  7. Sistem transit publik
  8. Sistem kelistrikan: produksi dan distribusi
  9. Fasilitas gas alam
  10. Gedung publik: sekolah, rumah sakit
  11. Fasilitas perumahan publik
  12. Taman kota sebagai daerah resapan, tempat bermain termasuk stadion
  13. Komunikasi

Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu 

Sedangkan menurut Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu  atau dikenal P3KT menjelaskan bahwa komponen-komponen infrastruktur antara lain:
  1. Perencanaan kota
  2. Peremajaan kota
  3. Pembangunan kota baru
  4. Jalan kota
  5. Air minum
  6. Drainase
  7. Air limbah
  8. Persampahan
  9. Pengendalian banjir
  10. Perumahan
  11. Perbaikan kampung
  12. Perbaikan prasarana kawasan pasar
  13. Rumah sewa
Berkaca dari input-output bagi penduduk, komponen-komponen demikian dapat dikelompokkan kedalam 3 karakteristik, antaralain 
  • Komponen yang memberi input kepada penduduk yang dikategorikan misalnya prasarana air minum dan listrik
  • Komponen yang mengambil output dari penduduk yang dikelompokkan sebagai prasarana drainase/pengendalian banjir, pembuangan air kotor/sanitasi, dan pembuangan sampah.
  • Komponen yang dapat dipakai untuk memberi input maupun mengambil output yang dikategorikan terdiri dari prasarana jalan dan telepon.
Demikianlah informasi mengenai Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya. Semoga informasi ini dapat membantu teman-teman untuk memberikan klasifikasi terkait inftrastruktur yang saat ini ada di Indonesia atau di kota teman-teman, dan juga mampu memberikan perbedaan-perbedaannya berdasarkan apa yang telah disampaikan para ahli diatas.

Jenis-Jenis Infrastruktur dan Komponen-Komponennya - Membahas infrastruktur, ada banyak jenis-jenis atau variabel-variabel setiap komponen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengertian infrastruktur dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai sarana dan prasarana umum. Maksud dari arti Sarana secara umum diketahui sebagai fasilitas publik contohnya rumah sakit, jalan, jembatan, sanitasi, telpon, dan sebagainya.   Sedangkan dalam ilmu ekonomi, arti infrastruktur merupakan suatu wujud publik capital (modal publik) sebagai investasi yang dilakukan pemerintah. Infrastruktur dalam penelitian ini yang terdiri atas jalan, jembatan, dan sistem saluran pembuangan (Mankiw, 2003).  Dalam Ilmu Politik, Pengertian Infrastruktur atau Infrastruktur Politik adalah kehidupan politik rakyat yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi secara langsung dan tidak langsung akan kebijakan lembaga-lembaga kenegaraan dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya masing-masing. Untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.  Sehingga terjadi sebuah proses politik. Diperjelas oleh Gabriel A. Almond mengatakan bahwa proses politik dimulai dengan masuknya tuntutan yang diartikulasikan dan diagregasikan oleh parpol, sehingga kepentingan-kepentingan khusus itu menjadi suatu usulan kebijakan yang lebih umum, dan selanjutnya dimasukkan ke dalam proses pembuatan kebijakan yang dilakukan oleh badan legislatif dan eksekutif Infrastruktur memiliki sifat eksternalitas, sesuai dengan sifatnya dimana infrastruktur disediakan oleh pemerintah dan bagi setiap pihak yang menggunakan infrastruktur tidak memberikan bayaran langsung atas penggunaan infrastruktur. Infrastruktur seperti jalan, pendidikan, kesehatan, memiliki sifat eksternalitas positif. Dengan memberikan dukungan kepada fasilitas tersebut dapat meningkatkan produktivitas semua input dalam proses produksi (Canning dan Pedroni, 2004).  Eksternalitas positif dalam infrastruktur berupa peningkatan produksi perusahaan-perusahaan dan sektor pertanian tanpa harus meningkatkan modal input dan tenaga kerja/juga meningkatkan level teknologi. Pengertian Infrastruktur Menurut Para Ahli  Selain dari definisi atau pengertian akan yang dimaksud dengan inftrastruktur diatas, juga terdapat banyak arti inftrastruktur yang misalnya disampaikan para ahli. Adapun pengertian inftrastruktur tersebut antara lain:  1. Pengertian Infrastruktur Menurut Grigg  Hal yang dimaksud dengan arti Infrastruktur menurut Grigg dalam Nurmadimah (2012:19) bahwa “semua fasilititas fisik yang sering disebut dengan pekerjaan umum”.  2. Pengertian Infrastruktur Menurut American Public Works Association Menurut American Public Works Association (Stone,1974 Dalam Kodoatie, R., 2005) bahwa yang dimaksud dengan pengertian infrastruktur adalah fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkanatau dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi-fungsi pemerintahan dalam penyediaan air, tenaga listrik, pembuangan limbah, transportasi dan pelayananpelayanan similar untuk memfasilitasi tujuan-tujuan sosial dan ekonomi.  3. Pengertian Infrastuktur Menurut Peraturan RI No 67 Tahun 2005 Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 67 tahun 2005 dijelaskan bahwa penyediaan infrastruktur adalah kegiatan yang meliputi pekerjaan konstruksi untuk membangun atau meningkatkan kemampuan infrastruktur dan/atau kegiatan pengelolaan infrastruktur dan/atau pemeliharaan infrastruktur dalam rangka meningkatkan kemanfaatan infrastruktur.  4. Pengertian Infrastruktur Menurut Peraturan RI No. 38 Tahun 2015  Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2015, bahwa definisi infrastruktur adalah fasilitas teknis, fisik, sistem, perangkat keras, dan lunak yang diperlukan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung jaringan struktur agar pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik. 5. Pengertian Infrastruktur Menurut AGCA (associated General Conctractor of America) Menurut AGCA mendefinisikan infraktruktur adalah semua aset berumur panjang yang dimiliki oleh pemerintah setempat, pemerintah daerah maupun pusat dan utilitas yang dimiliki oleh para pengusaha.  6. Pengertian Infrastruktur Menurut MacMillan Dictionary of Modern Economics (1996)  Menurut MacMillan Dictionary of Modern Economics (1996) bahwa pengertian infrastruktur merupakan elemen struktural ekonomi yang memfasilitasi arus barang dan jasa antara pembeli dan penjual.  7. Pengertian Infrastruktur The Routledge Dictionary Of Economics (1995)  Menurut The Routledge Dictionary of Economics bahwa arti infrastruktur secara luas adalah bahwa infrastruktur memberikan pelayanan utama dari suatu negara yang membantu kegiatan ekonomi dan kegiatan masyarakat sehingga dapat berlangsung yaitu dengan menyediakan transportasi dan juga fasilitas pendukung lainnya.  Jenis-Jenis Infrastruktur  Selain itu  Menurut peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 38 tahun 2015, Jenis Infrastruktur ekonomi dan sosial mencakup : 1) Infrastruktur transportasi; 2) Infrastruktur jalan; 3) Infrastruktur sumber daya air dan irigasi; 4) Infrastruktur air minum;5) Infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat; 6) Infrastruktur sistem pengelolaan limbah setempat; 7) Infrastruktur sistem pengelolaan persampahan; 8) Infrastruktur telekomunikasi dan informatika; 9) Infrastruktur ketenagalistrikan; 10) Infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan; 11) Infrastruktur konservasi energi; 12) Infrastruktur fasilitas perkotaan; 13) Infrastruktur fasilitas pendidikan; 14) Infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian; 15) Infrastruktur kawasan; 16) Infrastruktur pariwisata; 17) Infrastruktur kesehatan; 18) Infrastruktur lembaga permasyarakatan; dan 19) Infrastruktur perumahan rakyat. Jenis Infrastruktur menurut paparan World Bank Repord, Infrastruktur dibagi ke dalam 3 golongan yang pertama adalah Infrastruktur Ekonomi yang diartikan sebagai aset fisik penyedia jasa difungsikan dalam produksi dan konsumsi final yang terdiri dari telekomunikasi, air minum, gas, dan sanitasi  atau dikenal public utilites selain itu terdapat bendungan saluran irigasi dan drainase yang dikenal public works serta terdapat sektor transportasi misalnya kereta api, lapangan terbang, jalan dan angkutan pelabuhan.  Yang kedua menurut World Bank Report, adalah infrastruktur Sosial yang diartikan sebagai asset yang bertujuan dalam memberikan dukungan kesehatan dan skill terdiri dari pendidikan (sekolah dan perpustakaan, rekreasi (taman, museum dll), dan kesehatan (rumah sakit, dan puskesmas).  Sedangkan yang terakhir menurut World Bank Report adalah infrastruktur Administrasi atau institusi yang terdiri dari koordinasi, kebudayaan, penegakan hukum dan kontrol terhadap administrasi.  Sedangkan secara sederhana menurut Ian Jacobs,(1999) membagi macam-macam infrastruktur yang dikenal dengan infrastruktur dasar dan pelengkap. Menurutnya bahwa infrastruktur dasar adalah sektor yang memiliki karakteristik publik dan kepentingan yang dasar dalam hal sektor ekonomi lainnya, tidak dapat diperjual belikan dan tidak dapat dipisah-pisahkan dalam hal ini baik secara teknis maupun spasial contoh dalam infrastruktur dasar adalah jalan raya, bendungan, kereta api, drainase, dan kanal.   Sedangkan arti dari infrastruktur pelengkap (complementary infrastruktur) misalnya telepon, gas, pengadaan air minum dan listrik. 1. Infrastruktur Keras (Physical Hard Infrastructure) Arti Infrastruktur keras adalah memiliki bentuk fisik yang nyata dan kegunaannya untuk kepentingan umum masyarakat. Contoh infrastruktur keras adalah dermaga, jalan raya, bandara, kereta api, saluran irigasi, got, bendungan, pelabuhan, dan lain – lain. 2. Infrastruktur Keras Non – Fisik (Non – Physical Hard Infratructure) Sedangkan pengertian Infrastruktur keras non fisik merupakan infrastruktur yang tidak mempunyai bentuk fisik yang nyata/jelas akan berfungsi dan bertujuan mendukung keberadaan infrastuktur keras lainnya yang erat kaitannya dengan permasalahan kepuasan publik dengan kolaborasi jenis infrastruktur lainnya.  Contoh infrastruktur keras non fisik yaitu jaringan komunikasi seperti internet dan telepon, pasokan listrik, ketersediaan saluran gas, pasokan energi, ketersediaan air bersih, jaringan pipa penyalur, dan lain – lain. 3. Infrastruktur Lunak (Soft Infrastructure) Pengertian infrastruktur lunak adalah infrastruktur berbentuk kelembagaan/kerangka institusional untuk mendukung berbagai macam nilai dan norma seperti nilai budaya, norma agama, norma asusila, norma hukum dan berbagai nilai dan norma lainnya.  Contoh infrastruktur lunak yaitu pelayanan kantor kecamatan/kelurahan, pelayanan kantor pos, pelayanan pembuatan surat ijin mengemudi, pelayanan polisi, dan berbagai infrastruktur lunak lainnya. Komponen - Komponen Infrastruktur Komponen-komponen di dalam infrastruktur menurut APWA (American Public Works Association) adalah : Sistem penyediaan air : waduk, penampungan air, transmisi dan distribusi, fasilitas pengolahan air (water treatment) Sistem pengelolaan air limbah : pengumpul, pengolahan, pembuangan, daur ulang Fasilitas pengelolaan limbah padat Fasilitas pengendalian banjir, drainase dan irigasi Fasilitas lintas air dan navigasi Fasilitas transportasi: jalan, rel, bandar udara (termasuk tanda-tanda lalu lintas dan fasilitas pengontrol Sistem transit publik Sistem kelistrikan: produksi dan distribusi Fasilitas gas alam Gedung publik: sekolah, rumah sakit Fasilitas perumahan publik Taman kota sebagai daerah resapan, tempat bermain termasuk stadion Komunikasi Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu  Sedangkan menurut Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu  atau dikenal P3KT menjelaskan bahwa komponen-komponen infrastruktur antara lain: Perencanaan kota Peremajaan kota Pembangunan kota baru Jalan kota Air minum Drainase Air limbah Persampahan Pengendalian banjir Perumahan Perbaikan kampung Perbaikan prasarana kawasan pasar Rumah sewa Berkaca dari input-output bagi penduduk, komponen-komponen demikian dapat dikelompokkan kedalam 3 karakteristik, antaralain  Komponen yang memberi input kepada penduduk yang dikategorikan misalnya prasarana air minum dan listrik Komponen yang mengambil output dari penduduk yang dikelompokkan sebagai prasarana drainase/pengendalian banjir, pembuangan air kotor/sanitasi, dan pembuangan sampah. Komponen yang dapat dipakai untuk memberi input maupun mengambil output yang dikategorikan terdiri dari prasarana jalan dan telepon. Demikianlah informasi mengenai Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya. Semoga informasi ini dapat membantu teman-teman untuk memberikan klasifikasi terkait inftrastruktur yang saat ini ada di Indonesia atau di kota teman-teman, dan juga mampu memberikan perbedaan-perbedaannya berdasarkan apa yang telah disampaikan para ahli diatas.  Ilustrasi: Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya  Sebagian dari informasi ini dirangkum dari berbagai sumber dari web dan juga dari jurnal ilmiah. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
Ilustrasi: Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya

Sebagian dari informasi ini dirangkum dari berbagai sumber dari web dan juga dari jurnal ilmiah. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Infrastruktur: Jenis-Jenis Infrastruktur & Komponennya