Artikel Belajar dan Bermanfaat

Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal


Advertisement
Loading...
loading...

Advertisement

Secara etimologi, bahwa pengertian modal atau harta dalam bahasa arab disebut dengan al-amal (mufrad tunggal) atau al-amwal (jamak). Sedangkan untuk secara harfiah, al-amal atau harta adalah segala sesuatu yang engkau miliki. 

Adapun dalam istilah syar'i, harta atau modal memiliki pengertian bahwa modal adalah sebagai segala sesuatu yang dimanfaatkan dalam perkara yang legal menurut syara' (hukum islam) contohnya bisnis, konsumsi, hibah dan pinjaman. 

Sehingga pengertian moda dalam konsep ekonomi islam adalah semua harta yang bernila dlaam pandangan syar'i yang aktivitas manusia ikut berperan serta dalam usaha produksinya demi tujuan pengembangan. 

Sedangkan dalam bahasa Inggris, pengertian modal secara etimologi diartikan sebagai capital. Capital yang mengandung arti sebagai barang yang dihasilkan oleh alam atau buatan manusia yang diperlukan bukan untuk memenuhi secara langsung keinginan manusia akan tetapi untuk membantu dalam memproduksi suatu barang lain yang dapat memenuhi kebutuhan setiap manusia baik itu secara langsung dan mampu menghasilkan suatu keuntungan. 

Pengertian Modal Menurut Para Ahli

Selain itu, terdapat pengertian atau definisi modal yang disampaikan oleh para ahli. Tentu salah satu pijakan kita adalah teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli salah satunya mengenai pengertian modal. Adapun pengertian modal tersebut menurut para ahli adalah sebagai berikut.. 

1. Pengertian Warren, Reeve dan Philip (2005:5)
Menurut Warren, Reeve dan Philip bahwa pengertian modal atau ekuitas pemegang saham adalah jumlah total dari dua sumber utama ekuitas saham, yaitu modal disetor dan laba ditahan. 

2. Pengertian Modal Menurut Mayo (2004:188) 
Menurut mayo bahwa pengertian modal adalah "A variety of debt instrument to tap the funds of investor who purchase debt securities, there are only two types of stock; preferred stock and common stock." 

3. Pengertian Modal Menurut Agustin (2006:2) 
Menurut Agustin bahwa pengertian modal adalah sebagai kekuasaan untuk menggunakan barang-barang modal. 

4. Pengertian Modal Menurut Akuntansi Indonesia 
Menurut Akuntansi Indonesia bahwa pengertian modal adalah (1) modal bagian hak milik perusahaan yaitu selisih antara aktiva dan kewajiban yang ada dengan demikian tidak merupakan nilai jual perusahaan, (2) Pada dasarnya modal berasal dari investasi pemilik dan hasil usaha perusahaan, modal akan berkurang khususnya dengan adanya penarikan kembali penyertaan oleh pemilik, pembagian deviden dan kerugian yang diderita, (3) penambahan modal disetor lazim dicatat berdasarkan, a. Jumlah uang yang diterima, b. besarnya kerugian yang ditimbulkan atau hutang yang dibatalkan. 

5. Pengertian Modal Menurut Brigham (2006:62)
Menurut Brigham (2006:62) bahwa pengertian modal adalah jumlah dari utang jangka panjang, saham preferen, dan ekuitas saham biasa, atau mungkin juga dari pos-pos tersebut dengan plus utang jangka pendek yang dikenakan bunga. 

6. Pengertian Modal Menurut Standar AKuntansi Keuangan 
Menurut Standar Akuntansi Keuangan (IAI, 2007:9) bahwa pengertian modal adalah hak residual atau asset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. 

7. Pengertian Modal Menurut Riyanto 
Menurut Riyano (2001:17) bahwa pengertian modal adaah hasil produksi yang digunakan untuk memproduksi lebih lanjut. Dalam perkembannya berubah yang bersifat non physical oriented yaitu lebih ditekankan kepada nilai daya beli, kekuasaan memakai atau menggunakan hal yang terkandung dalam barang-barang modal. 

8. Pengertian Modal Menurut KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa pengertian modal adalah uang yang digunakan sebagai pokok (induk untuk berdagang; harta benda (uang, barang) yang dipergunakan dalam menghasilkan sesuatu yang mampu menambah kekayaan dan sebagainya. 

Sumber-Sumber Modal 

Ditinjau dari asalnya, Berdasarkan pendapat Sjahrial (2009:18) bahwa sumber modal dibedakan menjadi sumber modal internal dan sumber modal eksternal. Pengertian sumber modal internal adalah sumber modal yang berasal dari dalam perusahaan (internal financing) sedangkan pengertian sumber modal eksternal adalah sumber modal yang asal muasalnya dari luar perusahaan atau external financing). 

1. Sumber Internal 
Sumber Internal adalah modal yang dihasilkan dari dalam perusahaan. Sumber internal ini dapat berasal dari laba yang dtahan dan akumulasi penyusutan, bergantung dari besarnya laba itu sendiri yang diperleh selama periode tertentu yang bergantung dari besarnya laba yang diperoleh selama periode tertentu dan tergantung kepada kebijakan dividen perusahaan tersebut. Sedangkan bagi akumulasi penyusutan yang dibentuk dari penyusutan, tiap tahunnya, beragantung dari metode penyusutan yang digunakan oleh perusahaan tersebut. 

2. Sumber Eksternal 
Sumber eksternal adalah sumber yang berasal dari luar perusahaan atau dana yang diperoleh dari para kreditur ataupun dari pemegang saham yang dapat ambil bagian dalam perusahaan. 

Jenis-Jenis Modal 

Adapun dari jenis-jenis modal adalah sebagai berikut..

1. Modal Sendiri 
Pengertian modal sendiri adalah modal yang didapatkan dari pemilik usaha itu sendiri. Modal yang terdiri atas tabungan, sumbangan, hibah saudara dan lain sebagainya. Kelebihan modal sendiri adalah
  • Tidak terdapat biasa misalnya biaya bunga ataupun biaya administrasi sehingga tidak mampu menjadi beban dari perusahaan. 
  • Tidak bergantung dari pihak lain artinya terdapat peroleh dana dari setoran pemilik modal 
  • Tidak memerlukan suatu persyaratan yang cukup rumit dan juga memakan waktu yang cukup relatif lama. 
  • Tidak terdapat keharusan pengendalian modal, artinya modal yang ditanamkan pemilik akan tertanam lama dan juga tidak ada masalah seandainya pemilik modal ingin mengalihkan ke pihak lain. 
Kekurangan Modal sendiri adalah 
  • Jumlah terbatas artinya untuk memperleh dalam jumlah tertentu tersebut sangat bergantung dari pemilik dan juga jumlah yang cukup realtif terbatas
  • Perolehan modal sendiri dalam jumlah tertenu dari calon pemilik baru (calon pemegang saham baru) sulit karena mereka dapat mempertimbangkan kinerja dan juga prospek usahanya. 
  • Kurangnya motivasi dari pemilik, artinya pemilik usaha yang dapat menggunakan modal sendiri motivasi usahanya lebih rendah ketika dibandingkan dengan memanfaatkan modal asing. 
2. Modal Pinjaman 
Modal asing atau modal pinjaman adalah modal yang sering diperoleh dari pihak luar perusahaan yang pada umumnya diperoleh dari pinjaman. Kentungan modal pinjaan tersebut adlaah jumlahnya yang tidak terbatas, artinya tidak tersedia dalam jumlah yang banyak. Disamping itu, dengan menggunakan modal pinjaman yang umumnya timbul dari motivasi pihak manajemen untuk mengerjakan usaha dengan sungguh-sungguh. Sumber dana dari modal asing yang dapat diperoleh dari: 
  • Pinjaman dari dunia perbankan, baik dari perbankan swasta maupun juga dari pemerintah atau perbankan asing
  • Pinjaman dari lembaga keuangan misalnya perusahaan pegadaian, modal ventura, asuransi leasing, dana pensiun, koperasi dan juga mengenai lembaga pembiayaan lainnya. 
  • Pinjaman dari perusahaan non keuangan 
Kelebihan modal pinjaman adalah 
  • Jumlahnya tidak terbatas, artinya perusahaan yang dapat mengajukan modal dari pinjaman ke berbagai sumber. Selama dana yang diajukan ke perusahaan layak mendapat perolehan dana tidak terlalu sulit. Banyak pihak yang berusaha dalam menawarkan dananya ke perusahaan yang dinilai mempunyai prospek cerah. 
  • Motivasi usaha tinggi. Hal demikian merupakan keblaikan dari menggunakan modal sendiri. Jika menggunakan modal asing, motivasi dari pemilik untuk mengajukan usaha tinggi, demikian dapat disebabkan dari adanya beban bagi perusahaan untuk mengendalikan pinjaman. Selain itu, perusahaan juga dapat menjaga image dan juga kepercayaan perusahaan yang memberi pinjaman agar tidak lagi tercemar. 
Kekurangan Modal Pinjaman 
  • Dapat dikenakan biaya misalnya bunga dan biaya administrasi. 
  • Harus dikembalikan dalam jangkah waktu yang telah disepakati.
  • Beban moral. Perusahaan yang mengalami kegagalan atau masalah sosial dapat mengakibatkan adanya kerugian yang mampu berdampak pada pinjaman sehingga mampu menjadi beban moral atas utang yang belum dibayar atau akan dibayar.

Demikianlah informasi Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal. Semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi teman-teman. 
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Modal, Sumber, & Jenis-Jenis Modal